MANTAN POSESIF

MANTAN POSESIF
eps 17 pasrah


__ADS_3

di ruangan yang putih bersih ini terlihat Clara yang terbaring tak sadarkan diri dengan wajah pucat disana sudah seharian clara seperti ini,


apalagi penjelasan dari dokter yang menyatakan bahwa Clara mengalami depresi yang cukup parah,membuat fans dan Angga sangat khawatir,para keluarga Clara pun mengetahui bagaimana keadaan Clara juga ikut khawatir,dari pagi saat Clara dibawa ke rumah sakit dan sampai malam sekarang pun ada saja yang menjenguknya walaupun hanya untuk sebentar,mereka tak hentinya menatap sang ponakan sedih,mereka tau apa yang dirasakan Clara bagaimana kehilangan orang tua sendiri.


...........


Angga kini masih terjaga walaupun malam masih larut ia tak hentinya mengenggam lembut tangan sang kekasih,fans melihat Angga yang dari tadi berada disini pun menghela nafasnya


"Lo pulang aja biar gue ngejaga dia .."


Angga menoleh kearah fans yang tengah menatapnya ada raut sendu disana


"enggak bang .. gue mau tetep disini .."


fans menggeleng melihat keras kepalanya bocah dihadapannya ini


"gue tau Lo dari tadi gak istirahat istirahat bukan clara doang yang sakit Lo juga harus mikirin diri Lo sendiri .."


"gue gak papa bang masih kuat kok .."


tiba tiba pintu ruangan terbuka menampilkan bunda Hana yang baru saja kemari menatapnya dan dilihat dari raut wajahnya yang menyendu Angga tau bunda nya itu tengah mengkhawatirkannya


fans mendengar suara pintu terbuka segera menolehkan kepalanya ia tersenyum sopan pada bunda Hana dan dibalas juga oleh bunda Hana,kemudian mata bunda Hana kembali memperhatikan anaknya itu


ia menghampiri Angga yang masih setia menatap sang kekasih,


"ngga bunda mau kamu pulng aja yaa ..


bunda juga cemas sama kamu apalagi tau kamu sakit juga kaya gini masalah Clara nanti bunda yang jagaian gantian sama pamannya Clara ya .. "terang bunda Hana pada angga


Angga menoleh kearah bundanya,ia dengan cepat menggeleng


"enggak Bun Angga mau disini aja temenin Clara .."


bunda Hana menghela nafasnya ia sudah tau anak nya itu begitu keras kepala ya memang mirip dengannya sih.


"angga dengerin bunda ..kalau kamu keras kepala kayak gini terus tambah sakit gimana mau rawat clara..terus apa kamu tega biarin bunda sedih liat kamu kayak gini .. bunda udah sedih ya liat Clara sakit dan kamu mau nambahin sedih nya bunda gara gara keras kepalanya kamu ini hah .." lelah bunda Hana


Angga terdiam merenungi perkataan bundanya,ia menatap Clara didepannya yang masih terbaring lemah belum sadarkan diri,matanya kembali tertuju pada bundanya dan fans


"bun Angga sakit juga kan ?" tanya Angga


bunda Hana mengangguk ia bahkan kini mengelus lembut rambut putra nya itu


"iya jadi kamu dengerin bunda ya pulang istirahat dirumah .."


angga menggeleng cepat


bunda Hana bingung melihat Angga yang menolak ajakannya


"Bun Angga dirawat dirumah sakit aja!!


terus suruh perawat nya biar sediain tempat disini buat Angga ya bunda yaa .."mohon nya sambil menampilkan pup eyes nya


bunda Hana tak percaya mendengar ucapan anaknya bagaimana ya menjelaskannya ada sedikit kekhawatiran di dirinya membiarkan Angga disini


"biarin aja kak ... fans setuju kok .. "ucap fans tiba tiba menjawab ucapan angga


bunda Hana menatap tak percaya pada adik sahabatnya itu tidak dengan Angga ia malah


tengah bersuka ria akan jawaban dari paman ipar nya itu,akhirnya bunda Hana pun pasrah dan mengangguk saja.


kini Angga dan clara sama sama dirawat diruangan yang sama,bersyukurnya dipagi hari yang cerah ini Clara telah sadar dari komanya entah apa itu koma atau tidaknya itu tak penting yang penting Clara sudah sadar kan?


Angga tak hentinya bermanja pada clara saat ini ia bahkan merabahkan kepalanya dipaha Clara,Clara pun tak masalah akan itu,ia bahkan dengan senang hati mengusapi lembut rambut Angga,sewaktu Clara sadar tadi ia agak terkejut menemukan Angga yang tiba tiba berada disebelahnya,tapi keterkejutannya itu tak lama karena Angga dengan cepat menjelaskannya,


memang Angga adalah obat untuk Clara jika tak ada Angga mungkin Clara saat bangun dari tidur kemarin mungkin akan mengamuk lagi,dan saat ini pun entah mengapa melihat Angga yang ada disampingnya membuat Clara tenang adanya walaupun kenangan kenangan manis saat bersama kedua orang tua nya itu kadang masih hadir tanpa permisi dipikiran clara.


"kamu mau ke taman ...?"tanya Angga sambil menatap mata Clara dalam


Clara hanya tersenyum menanggapi ucapan Angga ia masih dengan kesibukannya mengelus lembut rambut angga


Angga berdecak karena ucapannya tak dijawab oleh Clara tangannya terulur dan menarik belakang kepala Clara hingga membuat Clara semakin tertunduk,Angga tersenyum melihat wajah kaget plus kesal kekasihnya itu bahkan kini wajah Angga pun sempurna tertutupi oleh rambut panjang clara Clara mencoba menegakan kepalanya tapi Angga dengan cepat menahannya,


"Angga lepasin aku capek nunduk kayak begini .. "


"aku tanya kamu mau ketaman atau enggak tapi gak dijawab ?"rajuk Angga dengan bibir yang dimajukan


seketika itu Clara terkekeh melihat wajah menggemaskan itu tanpa permisi ia bahkan mencium kening Angga cepat


"iya aku mau tapi lepasin dulu .. pegel tau ..."


bukannya melepaskan Angga malah semakin menundukan wajah Clara untuk lebih dekat padanya membuat Clara merasakan deru nafas Angga diwajahnya


"kamu salah cium aku disitu .. gak berasa .." ujar Angga masih merajuk


"apa an sih .. " elak Clara sambil terkekeh


"aku mau nya kamu cium aku disini .."ujar Angga sambil menunjuk bibir merahnya


mata Clara langsung tertuju pada bibir Angga ia meneguk liurnya melihat bibir itu entah kenapa pagi ini bibir itu membuatnya memang meresahkannya,Clara mengigit bibir bawahnya ragu Angga memutar bola matanya malas melihat Clara yang terlihat ragu ragu,


Angga melepaskan tangannya dari belakang kepala Clara dan langsung bangkit dari rebahan nya,clara jadi bingung melihat raut wajah Angga yang tiba tiba datar itu padanya,


tapi tak lama Angga mendekatkan dirinya pada clara,sontak clara jadi was was,tak sadar ia memundurkan tubuhnya dan tepat disudut ranjang,mata angga masih tak pernah lepas dari clara


"Angga .. "lirih clara sambil menatap Angga was was


Angga masih diam tak menjawab


otak Clara tiba tiba mengingat ucapan Angga barusan bahwa ia ingin Clara mencium bibirnya,


"ka..kamu masih mau yang tadi?" tanya clara


dan refleknya Angga malah mengangguk cepat kali ini bahkan terlihat seperti anak kecil,Clara melihat itu Clara tak percaya


"ayooo .. "pinta Angga cepat ia bahkan memajukan wajahnya sendiri pada clara agar memudahkan Clara untuk menciumnya


Clara ragu ragu ia bahkan melihat sekelilingnya takut takut ada yang melihat adegannya nanti kan bahaya,clara menatap Angga yang ada didepannya,pelan pelan ia mendekat kewajah Angga sampai jarak mereka hanya beberapa senti lagi,


tiba tiba pintu ruangan terbuka,menampilkan sosok fans dengan barang belanjaan disebelah tangannya,sontak Clara mendengar itu langsung menjauhkan tubuhnya dari angga,bagaimana wajah Angga saat ini?


berdecak kesal ia bahkan menatap fans didepannya dengan raut permusuhan hal itu membuat fans mengerutkan keningnya bingung melihat Angga.

__ADS_1


kenapa ? batin nya berucap


kemudian ia menatap clara yang kini sudah pindah ranjang


"kenapa pindah ranjang ..?"tanya fans pada Clara yang kini terlihat salah tingkah


"enggak om pengen aja .. "ngeles clara


tapi fans tak percaya ia memicing curiga pada kedua bocah didepannya ini


"kalian ngelakuin apa barusan .." curiga fans


"gak om gak ngelakuin apa apa .. "elak clara dengan cepat


fans menatap Angga yang masih terlihat kesal padanya


"Lo ngapain ponakan gue .. "


"gara gara Lo masuk gue gak jadi ciuman ama calon bini gue .." ceplos Angga dengan wajah malasnya


fans tentu saja kaget,ia bahkan melototkan kedua matanya mendengar ucapan Angga barusan,


"kurang ajar ni bocah satu .. "emosi fans


kini fans siap untuk menabok Angga tapi Clara dengan cepat menahannya


"udah om udah apa an sih pagi pagi ribut .. "


"dia yang kurang ajar apa an mau ciuman segala hey kalian itu masih muda jangan rusak masa muda kalian dengan hal hal yang begini pacaran boleh tapi harus tau batasan nikah aja belom udah mau nana Nina apa orang bilang nanti kalo kamu sampe Clara hamil ... "


"kalian pacaran kan bisa dengan jalan yang sehat,gak usah ada ciuman sebelum nikah om larang kalian kalo sampe ketahuan lagi kek kemarin om gak bakal ngerestuin kalian .."


Angga dan Clara termenung mendengar ucapan fans mereka sadar apa yang mereka lakukan ada salahnya tapi,memang mereka tidak bisa menahannya lalu bagaimana?


Angga menatap fans yang terlihat memijit pangkal hidungnya


"bang .. nikahin gue Ama clara secepatnya bisa gak sih.. gue kalo udah didekatnya suka khilaf gimana bang? sekarang pun gue siap buat nikah beneran deh .."


fans menegakan kepalanya dan menatap tajam Angga


"gak bisa .. "tolak fans


"terus gimana bang .. masa gue harus jauh jauhan sih sama Clara gak bisa lah gue kek begitu,gak liat mukanya aja gue sehari udah berasa kek setahun rindunya berat banget bang kek dilan..."cerocos Angga


Clara mendengar ucapan Angga pun jadi salah tingkah anggap lah ia baper sekarang emang kenyataannya begitu,di angga emang bisa banget luluhin si Clara.


fans terdiam ia menatap Clara dan Angga bergantian


"nanti gue pikirin .. "ujarnya menyelesaikan


Angga mendesah mendengar jawaban fans padahal kan ia sudah tulus berbicara begitu agar cepat dinikahkan sama clara ya fans iyalah fans butuh waktu lama ia untuk menimbang suatu keputusan,apalagi ini menyangkut masa depan ponakannya ia tak mau sembarang pilihlah,yekan.


"nih kalian makan dulu .. belum makan kan?


gue pesenin bubur ayam nih .." ujar fans sambil menyerahkan kedua kotak bubur itu pada Angga dan clara


"setelah ini ruangan kalian akan pisah,om gak bakalan biarin kalian lagi satu ruangan .." ucap fans sambil menatap clara yang hanya diam tertunduk menatap bubur nya.


"apa bang .. ?"malas Angga ia sudah pasrah


"gue ngijinin Lo buat jenguk clara tapi kalo saat ada gue aja atau ada orang lain .. pokoknya jangan sampe berdua .."


"iya bang iyaa ... gue usahain tapi semoga aja gue gak khilaf .. "ucap Angga sambil menyuap buburnya,


ah enaknya .. gumamnya dalam hati sambil merasakan lumernya bubur nikmat itu dimulutnya


fans berdecak mendengar ucapan Angga tapi setelah itu ia ikut melahap bubur ayam itu.mereka pun menghabiskan makanan itu dalam keheningan.


.....


jam menunjukan pukul 15.21 siang


clara yang ditemani bunda Hana dan kebetulan gio yang juga ikut pun kini mereka tengah larut dalam perbincangan hangat,memang clara terlihat ceria saja tapi bunda Hana tau dibalik senyumnya itu Clara banyak menyimpan kesedihannya,


kamu pandai banget sayang nutupinnya batin bunda Hana berucap


"kemana fans sayang ..?" tanya Bunda Hana


"oh itu katanya mau beli sesuatu tapi lama banget datengnya .. "


bunda Hana mendengarnya menganggukkan saja,pandangan mata bunda Hana tertuju pada gio yang masih sibuk dengan ponselnya


"gio kekamar sebelah gih temanin Abang kamu .. nanti dia kesepian lagi .." ucap bunda hana


"baik Bun .. "ucap gio dan langsung bangkit dari duduknya dan keluar menuju ruangan sebelah Clara .


kini bunda Hana pun mulai berbincang lagi dengan clara.


....


fans kini terlihat sibuk dengan barang belanjaannya sungguh ia dibuat lelah karena clara terlalu banyak mau nya jika saja clara bukan keponakannya sudah lama iya tendang,


tanpa melihat jalan fans tiba tiba tertabrak seseorang


brukkkkk ..


belanjaan pun jatuh dan berserakan fans ingin marah melihat belanjaannya itu jatuh tapi setelah melihat wanita didepannya ini ia malah mengurungkan niatnya untuk marah ia bahkan tak segan memandangi wanita didepannya ini dengan lama.


"ah mas maaf ya .. belanjaan nya jatuh gara gara saya "ucap seorang wanita itu merasa bersalah


fans masih terdiam menatap wanita yang telah menabrak nya ini ia bahkan terpesona akan kecantikan wanita didepannya ini jujur ia tak pernah merasakan ini sebelumnya


ia memegang dadanya yang tiba tiba berdegup dengan kencang


"mass .. "panggil wanita itu lagi


fans segera tersadar dari lamunannya,ia menggaruk tengkuknya tak gatal ia sedikit salah tingkah dengan wanita ini


wanita itu tersenyum pada fans


"mas sekali lagi saya minta maaf .. ah ini belanjaannya sudah saya bereskan tadi .."


ucap wanita itu Dan langsung menyerahkan plastik besar itu pada fans,fans pun segera menerimanya

__ADS_1


"ma..makasih .." ucap fans sedikit gagap karena melihat senyum dari wanita itu


lagi lagi wanita itu tersenyum


"iya mas kalau begitu saya pamit permisi .. "ujar nya dan langsung melenggang pergi dari hadapan fans,fans pun masih memandangi wanita itu dengan senyum nya setelah sadar,ia langsung menepuk jidatnya


"yaelah gue belum tau namanya lagi,nomor telponnya belum,dia udah punya pacar apa belum,terus apa udah punya suami,pekerjaannya apa .. "ucap fans tak hentinya ia bahkan sampai menghitungi jarinya


tentang pertanyaan apa saja yang ingin iya tanyakan pada wanita nya?eh wanita tiba tiba saja fans mengklaim wanita itu sebagai wanitanya memikirkan itu iya jadi salah tingkah sendiri ia tak percaya apakah ia kini sedang jatuh cinta? ah fans tak tau itu,sadar akan belanjaannya fans pun segera melangkahkan kakinya lagi menuju ruangan clara keponakannya.


fans baru sampai dari berbelanja nya ia membuka kenop pintu ruangan,menatap seseorang yang ada didepannya yang sepertinya tengah menjenguk clara,melihat punggung wanita itu seperti tidak asing bagi fans


"siapa claa .. ?"tanya fans


wanita itu mendengar ucapan fans lantas menolehkan kepalanya sontak ada rasa terkejut didirinya menatap fans begitu juga fans ia bahkan entah kenapa jadi ketar ketir sendiri baru ia tadi dijalan memikirkan wanita itu,eh sekarang malah dihadapkan kembali,


"kamu .. "ucap wanita itu yang tak lain adalah ibu reta wali kelas clara


"mas siapa ya .. ?"tanya Bu reta


dengan wajah merahnya fans menatap perempuan didepannya ini


"sa..ya om..eh salah ..anu .." ucapan gagap fans terhenti


"dia om saya bu .. " ucap Clara


ibu reta pun lantas menatap clara tak percaya


"beneran ..?" tanya ibu reta


Clara mengangguk


"oh begitu.." ibu reta pun kembali menatap fans ia pun langsung mengulurkan tangannya mengajak berjabatan


"kenalin mas saya reta wali kelas nya clara .." ucap ibu reta dengan senyum manisnya


baru saja fans ingin membalas jabatan itu tiba tiba seseorang menabrak tubuhnya dari belakang yang tak lain adalah Mel dan Sandra yang tiba tiba Dateng dan nyelonong masuk tanpa mengetuk pintu dulu akibatnya kini fans pun menabrak tubuh ibu reta dan posisi mereka pun kini seperti berpelukan,mata ibu reta dan fans pun bertemu lama mereka seperti itu tapi deheman clara pun akhirnya menyadarkan keduanya,


"hehe maaf Bu reta sama siapa ya .. ?"tanya Sandra tak tau nama fans


"dia om gue .."jawab Clara


sandra dan Mel pun mengangguk


"maafin kami om clara ..." ucap keduanya


fans berdehem sambil memperbaiki sedikit dirinya ia kadang melirik ibu reta disebelahnya yang sepertinya malu itu.


"lain kali jangan seperti itu lagi.." ucap fans dengan gaya cool nya


clara yang melihat itu memutar bola matanya nya malas


dasar om narsis .. batin clara berucap


disisi lain diruangan sebelah


jika kalian berpikir Angga kini tengah kesepian? kalian salah buktinya baru gio memasuki ruangan abangnya,ia sudah dilihatkan pada sahabat Abang abangnya terlihat disana ada yang bergitar dan ada juga tengah main game bareng,gio melihatnya tak kesal,ia malah menghampiri mereka


"bang game apa .. ?"tanya gio tiba tiba dateng dan bertanya pada juan yang terlihat sibuk dengan ponselnya


"gio disini lo ..? "tanya Edo yang juga ikut kesini


"eh bang Edo baru Dateng juga .. ?"tanya gio


"iya ini gue bawa camilan para cunguk minta makanya gue beli'in tadi .."ujarnya sambil meletakan barang belanjaannya dinakas ruangan


tiba tiba Angga meghempaskan ponselnya


"gue nyerah capek siku gue sakit.." keluh Angga


semua sahabatnya termasuk gio pun menatap Angga


"tumben Lo kek begini perasaan kalo udah main game walau sesakit apapun Lo tetep main lah ini tumben Lo ..."ucap Juan tak percaya pada sahabatnya itu


"bang Lo sakit banget yah .. ?"tanya gio


"lah Lo ngapain disini bunda mana ..?" tanya Angga baru sadar bahwa adiknya itu diruangannya


bunda disebelah diruangan ka clara jawab gio


"ngga gimana keadaan clara?" tanya genta dan diangguki yang lainnya


Angga mendengar pertanyaan sahabatnya itu raut wajah Angga pun menyendu


"untuk saat ini baik baik aja tapi gue gak jamin nantinya dia gimana .. "ujar Angga


para sahabatnya itu memang sudah tahu apa yang terjadi pada clara,rumor pun juga telah menyebar disekolah akan kematiannya kedua orang tua Clara.


"gue kangen dia .. "lirih Angga dengan muka nelangsanya


"aku juga kangen kamu .. "ucap seseorang yang tengah tersenyum manis didepan pintu ruangan


sontak mata semuanya pun langsung tertuju pada sang suara mereka pun melotot tak percaya.siapa dia?


next capter ...


.


.


.


.


makasih udah ngebaca jangan lupa like comentnya ya


bonus kali ini ibu reta ..




see you 👋😘

__ADS_1


__ADS_2