
setelah keluar dari ruangan angga Clara dibuat terkejut akan keberadaan ayah bram tepat dihadapannya
"om .. "ceplos Clara tak sadar
ayah brams ikut terkejut akan Clara yang ada didepannya raut wajah nya pun menyendu teringat bahwa kedua orang tua Clara yang tak lain sahabatnya sendiri telah tiada
tanpa permisi ayah brams mengelus pelan rambut Clara
"gimana keadaan kamu nak .. ?"tanya ayah brams lembut
Clara agak terkejut akan perlakuan tiba tiba ayah Angga padanya,
"i..iya om Clara baik baik aja .." ujar Clara memaksakan senyumnya
"jangan panggil om dong panggil ayah aja .."pinta ayah brams lembut
Clara menggaruk tengkuknya tak gatal ia berlalu menatap ayah brams didepannya ini
"emmmm iya om eh papah eh salah ayah .. "
setelah mengatakan itu raut wajah clara kembali menyendu teringat dari salah satu kata yang diucapkannya ada panggilan papa disana yang mana panggilan itu panggilan yang sehari hari clara ucapkan pada papa nya Arya,seketika itu air matanya kembali turun tanpa permisi
ayah brams melihat itu jadi khawatir ia kemudian membawa Clara kedalam pelukannya
"Clara kenapa menangis nak .." lirih ayah bram
"papah .. hikh ...papah .." Isak Clara dipelukan ayah brams
"maafin om karena meminta kamu buat panggil om ayah dan akibatnya kamu malah teringat sama almarhum papa kamu .."jawab ayah brams merasa bersalah
tiba tiba bunda Hana yang baru kembali dari kantin pandangan matanya tertuju pada Clara yang terlihat terisak itu dipelukan suaminya,dengan rasa khawatir yang menjadi jadi bunda hana dengan cepat menghampiri keduanya
"mas Clara kenapa? "tanya bunda Hana dengan raut khawatirnya
ayah brams menatap istrinya itu dengan pandangan merasa bersalah
"salah ku .. "ucap ayah brams tanpa suara
"kamu apa in ?'' tanya bunda Hana yang ikut ikutan bicara tanpa suara
"nanti aku jelasin .."jawab ayah brams dan akhirnya bunda Hana mengangguk
serasa sudah puas menangis kini akhirnya clara mengurai pelukannya
"maafin Clara om ...ini bukan salah om kok ini salah Clara,karena Clara belum Nerima kenyataan aja .." ucap Clara sambil memaksakan senyumnya
"enggak nak .. _" ucapan ayah brams terhenti
"om .. udah gak usah membela diri .. udah ya ngebahas itu kepala Clara jadi pusing .." ucap Clara ia memang merasakan pusing luar biasa saat ini dan tak lama,lagi lagi Clara pun tak sadarkan diri ayah brams dan bunda Hana dibuat kaget
"Clara .." teriak bunda Hana hal itu memancing keberadaan Angga didalam ruangan untuk segera keluar dan begitu juga fans yang juga baru datang dari kantin melihat tiba tiba Clara yang tak sadarkan diri ia pun segera menghampiri dan ia segera mengangkat tubuh clara dan membawanya keruangan rawat clara.
.....
"bagaimana keadaan keponakan saya dok .." tanya fans khawatir
"dia baik baik aja mungkin karna terlalu banyak fikiran juga tapi saya harap kalian saat ini jangan terlalu membahas hal yang membuatnya drop kondisi Clara saat ini masih rentan dan saya takutnya depresi kambuh lagi .." ujar dokter itu menerangkan
semuanya pun mengangguk mengerti
"baiklah kalau begitu saya pamit permisi .."
ucap dokter itu
"iya terimakasih dok .. "jawab semuanya
sepeninggal dokter tak lama Clara pun akhirnya sadar dari pingsannya,semuanya yang melihat itu akhirnya bernafas lega
Bunda Hana berjalan mendekat kearah Clara dan mendudukan dirinya tepat disamping ranjang Clara ia mengelus Surai itu lembut
"sayang .. gimana kondisi kamu apa kamu butuh sesuatu ?"tanya bunda Hana lembut
Clara mencoba mendudukan dirinya bunda Hana dengan sigap membantu yang lainnya hanya memperhatikan tanpa berniat mendekat
"bunda air .. "lirih Clara dengan suara yang agak serak.
bunda Hana mengangguk dan segera mengambil air di nakas samping ranjang
"ini sayang .."
"makasih bunda" jawab Clara
"iya sama sama .."
setelah meneguk minuman itu pandangan Clara pun kini tertuju pada 3 orang laki laki yang terlihat memperhatikannya .
"loh kalian juga disini ... ?"tanya Clara polos
fans pun berjalan mendekat kearah Clara
"kamu gak papa om khawatir loh claa tiba tiba kamu pingsan lagi ... "jelas fans dengan nada cemasnya
Clara mendengar nya jadi terharu
om kayak gitu gue jadi terharuu .. btw makasih ya udah khawatirin gue ... ucap Clara
fans hanya menghela nafasnya mendengar itu
"yaudah kalo dilihat sih kamu kayaknya baik baik aja gini ya,mendingan istirahat aja tidur udah malem juga ini .. "
"yah om baru jam 8 juga .."rengut Clara
"nak .. apa yang dibilang om kamu itu bener kamu kan masih sakit jadi harus banyak istirahat.." ucap ayah brams dan diangguki semuanya kecuali Angga ia dari tadi tak hentinya menatap Clara dengan pandangan yang sulit diartikan
"yaudah kalo gitu bunda sama om pamit ya sayang kasian gio ditinggal dirumah sendirian .." ujar bunda Hana
"lah bukannya tadi siang gio ada ya .. "jawab Clara heran
"iya tapi setelah keluar dari ruangan Angga dia minta pulang yaudah Tante anterin aja pulang dulu baru balik lagi kesini sama om yang katanya juga mau jenguk kamu sama Angga .."jelas bunda Hana
Clara pun mengangguk mengerti mendengar ucapan bunda Hana
"yaudah kalo mau pulang tapi besok kesini lagi ya Tante .." pinta Clara dengan menunjukan pup eyes nya yang membuat bunda Hana tak bisa menahan gemasnya melihat itu
"iya sayang bunda bakal kesini lagi kok besok ya kan yah .. ?"tanya Bunda Hana pada ayah brams
"iya dong om juga bakal kesini nanti .."
Clara mendengar itu jadi senang dibuatnya
"yaudah kalo gitu kami pamit ya .." ucap ayah bram pada fans Dan diangguki fans
setelah pamit dengan fans bunda Hana dan ayah Bram belum menyadari akan keberadaan anak mereka diruang Clara
"ayah bunda gak mau nengukin Angga gitu .." ceplos Angga tanpa menatap kedua orang tuanya
sontak keduanya pun langsung menoleh kearah Angga agak terkejut mendapati Angga disana
__ADS_1
kapan dia ada disini batin bunda Hana
"gitu ya anak nya gak dianggep lagi,tega banget .. "rajuk Angga
bunda Hana dan ayah bram berlalu mendekat kearah Angga
"kapan kamu kesini nya nggaa .?".tanya bunda Hana heran
"gimana sikunya masih sakit ..?" tanya ayah bram
"aduh duh yah sakit yah jangan dipegang disitunya juga kali .. " desis Angga campur kesal
"eh salah ya maaf maaf ayah kelepasan gak sadar neken siku kamu .."cengir ayah Bram
"mas ih kasian itu angganya .. "seru bunda Hana menatap kasian anaknya
"iya iya ayah salah ..kamu masih sakit gak? kalo enggak mending pulang aja .."seru ayah Bram pada anaknya itu
Angga berdecak kesal mendengar ucapan ayahnya itu,gak ada khawatir khawatirnya sekali sama anak sendiri pikirnya
ngapain ngedumel gitu .. tanya ayah bram
"gak tuh Angga enggak ngedumel ayah salah lihat kali .." elak angga
"ada ada aja .."geleng ayah Bram
tak lama itu ayah Bram kini memperhatikan anaknya dari atas sampe bawah berulang kali ia begitu seperti tengah memikirkan sesuatu,bunda Hana melihat suaminya begitu jadi heran
"ayah kenapa sih ..?"tanya bunda Hana
"Angga ikut ayah bentar bund ikut juga .." titah ayah Bram
"fans Clara kami pamit ya .. "ucap ayah Bram sambil menoleh kearah mereka yang dari tadi memperhatikan,setelah mendapat anggukan dari mereka ayah Bram,angga,dan bunda Hana pun melenggang pergi dari sana
"om Angga kenapa ya ..?" tanya Clara
"gak tau .. udah mending istirahat aja gak usah dipikirin .."seru fans Clara mendengus mendengar nya tapi ia tetap mengiyakan .
....
"yah mau kemana sih .. ?" tanya bunda Hana disela jalannya
"keruangan dokter Eriska .. "jawab
"ngapain kesana yah .." tanya Angga
"buat laporan biar kamu pulang aja .. jawab ayah Bram
ucapan ayah Bram sontak membuat Angga memberhentikan jalannya
"apa yah .. enggak ah Angga masih sakit yah nih ya aduh kepala Angga jadi pusing nih aduh .. aduh siku angga juga yah .. aduh .." seru Angga pura pura
bunda hana terdiam menatap anak sulungnya ini kenapa tiba tiba jadi lebay begini pikirnya tak habis pikir
"Angga..udah ketahuan bohongnya kamu .." ucap ayah bram malas
"beneran yah aduh kayaknya Angga mau pingsan deh .. "seru Angga agak lebay ia terlalu mendalami peran akibatnya orang orang dirumah sakit yang melihat bukannya prihatin malah tergelak angga sangat tak pandai untuk berakting permisahhh haha
bunda Hana dan ayah bram memijit pelipisnya melihat tingkah memalukan anaknya itu.
"angga udah yah kamu malu maluin bunda tau .."kesal bunda hana ia kini menatap sekelilingnya dan mendapati beberapa pengunjung tergelak melihat tingkah absurd anaknya
"Angga .." tegas ayah brams menatap anaknya itu tajam
mendengar nada ketegasan dari ayahnya membuat Angga menghentikan tingkahnya
"bagus "angguk ayah brams
"yaudah ayo .." ajak ayah bram dan diikuti keduanya
....
setelah mendapat ijin dari dokter akhirnya kini Angga pun dinyatakan pulang dan disuruh untuk istirahat saja dirumah
dipertengahan jalan Angga tak hentinya menghela nafasnya apa yang dipikirkannya? tentu saja clara siapa lagi ia berdecak kesal setelah pulang dari rumah nanti ia pastikan bundanya itu tak akan membiarkannya untuk keluar dari rumah pikirnya dan memikirkannya saja Angga ingin menangis bagaimana tidak? akan berhari hari nantinya iya tak menemui Clara entah bagaimana kata dilan rindu itu berat dan Angga tak akan kuat emang gak kuat enggak tau nantinya gimana mungkin Angga harus menyusun rencana nanti agar bisa bertemu dengan claranya.
bunda Hana menoleh kearah Angga seulas senyum tipis terbit disana melihat kegalauan yang dialami sang anak iya mengerti mungkin nantinya Angga bakal rindu sekali dengan Clara,dan itu sudah konsekwensi nya dan bunda Hana tak akan mengijinkan Angga keluar rumah sampai angga benar benar pulih nantinya.
....
setiba dirumah tak diduga ternyata para sahabatnya Angga tengah menunggunya termasuk Ares disana
"selamat datang Broo ..."ujar Ares sambil mendekat kearah Angga
"ngapain Lo dimari malam malam lagi ngapain .."Ketus Angga setelah keluar dari mobilnya
"itu bunda yang suruh buat jaga gio .." jawab bunda Hana
"Ares mana gio .. ?"tanya Bunda Hana
"ada Tante tuh diruang tamu .." jawab Ares
"terus yang lainnya kemana.. ?"tanya bunda Hana lagi
"semuanya ada diruang tamu Tante .."jawab Ares
bunda Hana mengangguk mendengarnya
"makasih udah jaga gio .." ujar ayah bram sambil menepuk pelan bahu ares
"santai aja om .." cengir Ares
"yaudah ayo masuk .. "ajak bunda Hana
mereka pun segera memasuki rumah,sekilas info semua sahabat Angga memang sangat dekat dengan keluarga Angga dan mereka pun tak segan untuk makan atau menginap dirumah Angga mereka sudah dianggap anak oleh ayah Bram dan bunda Hana baik banget kan orang tua Angga hehe ..
tepat saat memasuki rumah lagi lagi ruang tamu terlihat acak Adul dibuatnya siapa lagi kalau bukan sahabat Angga pelakunya,bunda Hana terdiam melihatnya ayah bram tak peduli iya bahkan ikut ngumpul disana dan segera mengambil ponsel di sakunya dan ikut bermain game jangan kira..tua tua begitu ayah bram jiwanya masih muda loh bahkan ia pun begitu lihai Dalam bermain game bahkan dapat gelar gamer juga disana dan perusahaan yang dipimpin ayah brams pun kebetulan juga mengambil bidang elektronik dan hiburan yang mana disana terdapat banyak produk produk PlayStation juga disana dan bahkan permainan yang paling digandrungi masa kini pun terbitnya dari perusahaan yang ayah bram pimpin.back to topic
"ayah.. "kesal bunda Hana melihat sang suami yang lagi lagi ikut ngumpul bermain game
"apa bunda apa .." jawab ayah bram tanpa menatap istrinya
ishh .. decak bunda Hana ia menghentakkan kakinya dan melenggang pergi dari sana menuju kamarnya sungguh ia sangat kesal dengan kebiasaan sang suami yang lupa waktu itu
"udah tua juga masih aja kek anak anak" gerutu bunda Hana disela jalannya
dilain sisi diruang tamu Angga merengut menatap ayah dan sahabatnya itu tak hentinya bermain kini yang ia lakukan hanya duduk memperhatikan mereka sambil mengunyah kacang yang ia dapatkan dari kantong plastik Ares.
matanya tertuju pada gio yang menyendiri duduk tanpa ikut mengumpul dengan ayahnya terlihat fokus dengan buku ditangannya melihat dari cover bukunya membuat Angga penasaran apa yang dibaca adiknya itu sampai sefokus itu
"gio .. "panggil Angga
gio tak menyahut ia masih sibuk dengan bukunya
Angga diam diam bangkit dari duduknya dan berjalan mendekat kearah gio ia mengintip apa yang tengah dibaca adiknya itu dan terkejut apa yang dilihat adiknya itu disana
"wah seksi banget yah .. "ujar Angga
__ADS_1
gio mengangguk cepat
"iya .. "ujar gio sambil mesem mesem menatap gambar dibuku itu kini gio tak sadar jika abangnya itu yang bertanya ia masih sibuk membaca dan menatap gambar gambar disana
"dari mana beli bukunya .. ?"tanya Angga
"dari ..._"sontak gio tersadar dan langsung menutup bukunya dengan kilat ia menoleh dengan pelan dan mendapati abangnya itu tengah tersenyum dengan mata yang dilototkan
gio tercengir dan menunjukan jari peachnya pada Angga
"bang diem ya .." cicit gio sambil menatap was was pada ayah Bram yang masih terlihat sibuk disana
Angga menggeleng cepat menunjukan bahwa ia menolak akan permintaan gio
"bang ayo dong diem ya .. gio janji deh bakal bantuin Abang nanti kalo ketemu Kaka Clara .."
ujarnya
ada raut keterkejutan disana mendengar ucapan gio
Lo dari mana tau kalo gue bakal gak ketemu Clara .. tanya Angga
"dari bundalah pas nganter gue pulang tadi bunda bilang gitu kalo Abang pulang nanti ya gak boleh ketemu kak Clara dulu katanya .."jelas gio
Angga mengangguk mengerti tak lama iya pun setuju akan usulan gio.
"oke janji Lo ya bantuin gue.."
"iye bang asal Lo diem aja gue baca beginian .."
ujar gio
"iye gue bakal diem tapi sini bukunya biar gue simpen biar bunda sama ayah gak tau .. "ujar Angga sambil menengadah tangannya pada gio
"mana bukunya" ujar Angga lagi
gio agak ragu menyerahkan nya ia takut gak bisa baca buku itu lagi kalo beli harga nya mahal ini aja buat beli buku ini harus nabung dulu dan butuh lama duitnya untuk terkumpul apalagi gio orang nya boros gak bisa liat makanan enak sedikit ia langsung beli makanya duitnya lama kekumpul,tak lama gio pu tetep menyerahkan nya pada angga
"tapi kalo gue kasih gue bisa baca itu lagi kan ..?"
"tergantung .. kalo Lo berhasil buat bantu gue nemuin Clara sampe gue pulang gue bakal kasih ni buku lagi sama Lo .." ujar Angga
"iya deh iya .. "decak gio malas
"woy kalian ngomongin apa an sih tuh .. "teriak juan
mata Angga dan gio pun tertuju pada Juan dan yang lainnya
"kalian mau kemana ?"tanya Angga
"makan lah tuh nyokap Lo udah siapin tapi kalo Angga katanya nanti dulu .."
"lah kenapa nanti gue kan juga lapar elah .." decak angga
"gak tau pokoknya nanti katanya Lo tunggu dikamar aja .." ujar juan
"kenapa dikamar sih emang meja makan segitu kecilnya ya sampe gue aja gak bisa makan Disana.."
"udah bang iyain aja biar cepet "kekeh gio sambil menyusul yang lainnya kemeja makan
"dasar adik laknat Lo .." umpat Angga melihat adiknya itu tengah memeletkan lidahnya padanya
dengan perasaan dongkol angga pun berjalan menaiki tangga dan menuju kamarnya menunggu makanan untuknya makan
setelah sampai dikamarnya dan menutup pintu kamar pandangan Angga tertuju pada buku yang dipegangnya alias buku yang gio baca tadi,dengan senyum yang terbit dibibirnya ia berlalu naik kekasurnya dan duduk disenderan ranjang sambil membuka buku itu,
halaman pertama ..
"widih bohay .. hahha .. "
halaman kedua ...
"Boset duh kenapa ceweknya harus kek begitu .."
"ahhh meresahkan sekaliii ..hihi .. "
halaman ketiga ....
"gak kuat gak kuat woy .. tolong karungin hahaha .."
dan berlanjut sampai halaman yang berikutnya
ditengah asiknya membaca buku itu Angga tak sadar bahwa bundanya sudah ada didepannya dan menatapnya tajam
"Anggaaa baca apa kamu hah ... "marah bunda Hana
mampus gue ketahuan ..batin Angga berucap
next capter ...
.
.
.
.
Bonus nya aku double in
angga
clara
ayah Bram dan bunda Hana
terakhir gio nih
baca buku apa dia ðŸ¤ðŸ˜†
hehe udah ya
makasih udah baca jangan lupa like coment dan simpan dirak favorite kalian dan juga jangan lupa follow aku ya ...
__ADS_1
see you 👋😘