MANTAN POSESIF

MANTAN POSESIF
eps 08 perkara hamilnya alin part 2


__ADS_3

Clara kini tengah termenung dikelasnya pelajaran pun tak ia perhatikan pikirannya selalu tertuju pada kejadian tadi sampai kini waktu istirahat Clara pun masih sibuk dengan pikirannya,tiba tiba Mel menepuk pundak Clara


"Claa .. ngapain ngelamun kesambet Lo entar .. "ucapnya Mel


Clara hanya menatap malas Mel


"Gua lagi gak mood buat ngelucu .."


Ucap clara


"Siapa yang mau ngelucu coba .. "sindir Mel dan mulai membaca novelnya


Clara menyadari sesuatu iya pun menatap Mel serius


"Mel .. "panggil Clara dan dijawab deheman dari Mel


"Mel gue serius dengerin gue ... "Ucap Clara


"Iya iya apa an "ucapnya malas dan langsung menutup bukunya


"Lo tau kan alin hamil ..?"tanya Clara


Mel pun tiba terdiam mendengar itu,lalu iya menatap Clara datar


"Gue tau .." ucap Mel tanpa menatap Clara ia kembali membuka novelnya


"Mel terus lo mau diem aja gitu itu temen kita Mel .." seru Clara menatap Mel serius


"Temen?tersenyum sinis


"Temen apanya masalah sebesar ini aja gue gak dikasi tau ... " ujarnya


Clara pun menggeleng mendengar itu


"Mel alin pasti punya alasan .. "terang Clara


"Maksud Lo alasan kalo emang Angga yang ngehamilin dia .. "jawab Mel mata Clara pun melotot mendengar jawaban Mel


"Lo .."ucap Clara tak percaya


"Iya gue tau claa semuanya udah bahas itu dari tadi .."ucapnya malas


"Lo nggak apa apa Mel ...?" Tanya Clara was was


"Kenapa? Semuanya udah jelas kan..dipikir sakit hati ya emang kenyataan emang sakit .. yang buat gue tambah sakit itu Sandra ama alin gak kasih tahu gue masalah sebesar ini.." jelas Mel pada clara terlihat wajah kesal nya saat menjelaskan itu pada clara


Clara menghela nafasnya melihat itu


"pulang sekolah kita kerumah sakit .. ?"terang Clara


"gak gua gak mau .." tolak Mel mentah mentah


"Mel Lo jangan egois gini .. bagaimanapun alin juga temen kita yang masa masa sulit gini nih harus nya kita ada sama dia Lo denger kan seluruh murid disini udah ngegosipin alin Mulu kalau alin tau gimana.. lo gak khawatir gitu sama dia .."ucap Clara panjang lebar Mel mendengar itu pun terdiam,


sebenarnya iya kasian juga sama alin tapi ia masih kecewa alin nutupin ini dan ditambah lagi orang yang masih iya cintai itu pelakunya gimana gak sakit hati coba


"gue butuh waktu.. "ucap Mel ia pun tiba tiba langsung pergi dari kelasnya


Clara melihat kepergian Mel pun sendu bukan hanya Mel yang sakit hati ia pun sama tapi ia berusaha untuk menutupi rasa sakitnya walaupun Clara yakin ia juga tidak bisa menahan rasa sakitnya.


tiba tiba Clara mendengar suara nada dering ponsel ia pun mengecek ponselnya tapi tak ada panggilan disana,mata Clara pun tertuju pada kolong meja tepat disamping duduknya siapa lagi kalo bukan meja Mel Clara pun langsung mengambil ponsel itu tertera disana nama si pemanggil


Ayah calling ...


dengan pelan Clara pun menjawab panggilan itu


"halo om .. "cicit Clara ia sedikit takut sebenarnya pada ayah Mel


"lah Lo siapa .."ucap orang diseberang sana


(ini beneran ayah Mel gak sih kok suaranya gak kaya bapak bapak yah terus langsung pake Lo lagi ..batin mel heran)


"Maaf om ini saya temen Mel .. "ucap Clara


"ye Lo gue juga bukan om om masih muda gue .." ucapnya diseberang sana


Mel pun semakin mengerutkan kedua alisnya ia sangat bingung saat ini


"*oh ya Lo kasih tau Mel bilangin ayahnya gak bisa jemput dan bilangin aja sepupunya yang nanti jemput.." ucapnya lagi*


"Tut .. "panggilan pun berakhir .


"apa an sih nih urang gak jelas banget asal mati-mati in aja .. belum juga gua jawab.. Ishhh" kesal Clara dan langsung bangkit dari duduknya dan mulai mencari keberadaan mel


disela jalannya tiba tiba ia dihadang oleh queen dan para printilan-printilannya


"eh ada matilan .. "ucap queen tiba tiba


"apa an matilan ?"tanya Clara heran


"mantan tapi kegatelan .." jelas queen tepat didepan wajah Clara


"maksud Lo apa bilang gue kegatelan hah .. ?"sewot Clara emosinya pun jadi tak terkendali saat melihat queen


queen dan printilannya pun terkekeh mendengar itu


"gue tau Lo mantannya Angga .. "ucap queen sambil mencolek sedikit dagu Clara


"apa an sih Lo? tepis Clara pada tangan queen yang tengah mencolek dagunya


"hmmm dari cara Lo natap Angga gue tau kok kalo Lo masih suka sama dia,atutu .. kasian banget sih Lo hhaha..."ucap queen pura pura sedih


"heh.. Udah bicaranya,ucapan Lo barusan gak ada efek nya buat gue mendingan Lo pada minggir deh lama lama gue enek liat muka-muka Lo pada .."


ucap Clara mencoba menjauhkan dirinya dari hadapan queen


"queen Lo biarin aja tuh dia pergi .. "ucap fanya sambil melihat punggung Clara disana


queen pun terkekeh mendengar ucapan fanya


"enggak kok gue cuman beri dia kebebasan bentar .."


"gak lama lagi kok tuh anak nasib nya juga sama .."ucap queen lagi dengan senyum liciknya


fanya dan Yuna pun mengangguk saja mendengar ucapan queen.


Clara dari tadi bisa nya cuman muter muter kesana kemari gak tau kapan berhentinya dari mulai depan sekolah sampe belakang sekolah hanya untuk mencari Mel.


"nyari Mel susah banget sih ..." keluh nya seraya mengipaskan wajahnya dengan tangannya


"nyari siapa Claa .. ?"tanya juan tiba tiba Dateng


Clara langsung menolehkan kepalanya ia pun dibuat terkejut akan orang yang ada didepannya ini


"Juan.." ucap Clara tak percaya


"kenapa?tambah ganteng yah .. "ujarnya sambil menaik turunkan alisnya


Clara pun menggelengkan kepalanya tak habis pikir


"Lo sekolah disini juga ternyata.. gila bisa bisa nya gue gak tau .."ucap Clara


juan pun terkekeh mendengarnya


"iya gila bisa bisanya Lo ngelewatin wajah tampan gue dahal kan gue terkenal disini .. "cemberut Juan


Clara pun terkekeh mendengar itu ia pun menepuk pundak kekar Juan sedikit


"Lo gak berubah dari dulu .." ucap Clara dengan senyum yang mengiringinya


"Lo juga gak berubah cantik aja Mulu gak capek jadi cantik apa .." ujar Juan gak jelas


"apa an sih loh hhaha .." kekeh Clara


tiba tiba disela canda Juan dan Clara


"siapa beb ?"tanya seorang perempuan tiba tiba langsung menggandeng lengan Juan posesif lalu ia menatap Clara sinis

__ADS_1


Juan pun menatap nindi gemas ia tau kekasihnya itu sedang cemburu


"Beb .. nih kenalin dia mantan Angga namanya Clara .. adik kelas kita.. "ucap Juan memperkenalkan


mata nindi pun membola mendengar itu


"Clara .. jadi ini Clara toh .. "ucap nya tiba tiba langsung merubah raut wajahnya jadi takjub


Juan pun mengangguk


Clara langsung menatap Juan kesal


"apa an sih Lo gak usah bawa bawa mantan deh .." sewot Clara kesal pada Juan


"iye iye sorry sorry.. "ujar Juan


nindi pun langsung mendekatkan dirinya pada Clara


"gue nindi .. "ucapnya sambil mengulurkan tangannya mengajak berjabat


Clara pun langsung membalas jabatan itu


"Clara "ucapnya


"akhirnya gue bisa ketemu sama Lo.." ucap nindi lagi disertai senyum manisnya itu


"beb gak usah senyum kek gitu aku masih maafin kalo itu buat Cewek kalo cowok jangan kecuali aku, untung juga Clara bukan lesbi .." cerocos Juan tanpa henti ia pun menatap nindi dengan wajah menggemaskannya


mendengar ucapan kekasihnya itu sontak saja nindi tak kuat menahan kegemasannya pada juan ia langsung menarik kedua pipi Juan gemas


"atututuuu ..bebeb gemes banget cih .." gemas nindi


"cium "minta Juan dengan wajah imutnya


membuat nindi gemas berkali kali lipat ia pun mengiyakan permintaan juan


disisi lain terlihat Clara yang menatap datar kedua pasangan yang ada didepannya ini


sungguh ia sangat muak dan iri.(iyalah iri karena Clara kan masih jomblo>.< )


"woy udah dong romantis-romantisannya panas nih gue .. "kesal Clara pada Juan dan nindi dari tadi ia sudah kepanasan karena cuaca lah ini makin panas gara gara mereka


nindi dan Juan mendengar ucapan Clara pun langsung cengengesan,juan pun menatap Clara heran


"Lo nyari siapa sih claa dari tadi gue liat Lo muter muter Mulu kaya mesin gulali aja .. "ujar juan


clara pun menghembuskan nafas beratnya


"kalian liat Mel gak dari tadi gue nyari dia gak ketemu- ketemu .."keluh Clara sungguh iya sangat capek saat ini


"oh dia dari tadi di rooftop .. "ceplos nindi sadar apa yang ia bicarakan ia pun langsung menutup mulutnya


duh lemes bener mulut gue batin nindi berucap


"Ngapain Beb Mel kesana ..?" tanya juan ia pun menatap nindi serius


nindi pun menatap Juan hati-hati


duh bilang gak yah batin nindi berucap lagi


ia sedikit ragu mengatakannya karena disini masih ada Clara yang juga ikut minta penjelasan dari nindi


"kalo Lo gak mau kasih tau biar gua aja langsung kesana "terang Clara dan langsung pergi meninggalkan Juan dan nindi dengan wajah yang tak karuan


"Beb Mel kenapa bisa disana ..?" tanya juan lagi setelah kepergian Clara


nindi pun menceritakan apa yang terjadi dirooftop


setelah mendengar cerita nindi sontak saja Juan pun langsung berlari menyusul Clara dan diikuti nindi dibelakangnya .


~disisi lain dirooftop


Angga pun hanya terdiam mendengarkan segala umpatan yang Mel berikan padanya,


setelah puas mengumpat tiba-tiba Mel pun terisak dan kini ia pun tersimpuh dilantai tepat dihadapan angga,Mel pun menegakan kepalanya dengan mata berkaca ia menatap angga yang hanya diam menatapnya datar.


"hikh hikhh .. ngga Lo bajingan ..bisa bisanya Lo ngehamilin sahabat gue sendiri ..hikh .."ucap Mel disela tangisnya


"kenapa Lo diam hah .. kenapa ngga .. gue butuh penjelasan dari Lo dengan Lo yang diam kek gini.. semakin meyakini gue bahwa Lo emang ngehamilin alin ..hikhh .." lirih Mel sungguh ia tidak mau percaya dengan ini


tiba tiba pintu rooftop pun terbuka menampilkan Clara dengan raut cemasnya,


clara terkejut melihat Mel yang bersimpuh dihadapan angga sambil terisak,ia pun langsung menghampiri Mel disana


menatap Angga sekilas yang hanya memandang mereka datar


''Lo apain Mel hah .." tajam Clara pada Angga


Angga pun hanya menghendikan bahunya tak peduli lalu berlalu dari situ Mel yang melihat kepergian Angga pun semakin terisak,terlihat ia mencoba bangkit dan ingin mengejar Angga tapi Clara dengan cepat menahannya


"Mel Lo apa-apa an sih hah .."marah clara sungguh emosi Clara kini tak terkendali


"lepasin gue "ucap Mel datar


"gak gue gak bakalan lepasin Lo,Mel buat apa Lo kayak gini sih,Lo pikir dengan Lo bersimpuh dihadapan dia masalah akan kelar..hah" cerca Clara mencoba membuat Mel mengerti


Mel pun lagi lagi terisak


"gue gak terima claa .. hikh gue gak terima orang yang gue cintai nantinya bakal Sama sahabat gue sendiri..."


isaknya tanpa babibu Clara pun langsung memeluk Mel mencoba menenangkan.


"Lo harus bisa Mel .. Lo gak harus nangis kek gini buat laki laki bajingan kayak dia .. " ucap Clara mencoba menenangkan Mel


Mel pun melepas pelukan mereka ia pun menatap Clara sendu


"apa gue bisa cla" ucapnya dengan air mata masih berjatuhan Clara pun tersenyum mendengar itu ia pun menghapus sisa air mata dipipi mel


"gue yakin Lo pasti bisa asalkan Lo mau berusaha .. "ucap Clara lembut


Mel pun mengangguk mendengar itu


"yaudah bentar lagi bel bunyi .."ucap Clara dan diangguki Mel lagi Clara pun langsung membantu mel bangkit


"udah "ucap Clara menatap Mel yang tengah memperbaiki pakaiannya setelah selesai Mel pun mengangguk dan mereka pun mulai melenggang pergi dari sana.


disisi lain Angga yang kini termenung dikelasnya dengan airphone yang menempel ditelinganya pikirannya pun tertuju pada kejadian Mel tadi,dan melihat pandangan Clara padanya membuat hatinya berdenyut sakit ia juga tak tau ingin membela diri tapi dia tidak mempunyai cukup bukti untuk membela dirinya bahwa ia tak bersalah.


tiba tiba ..


(panggilan kepada Angga Raditya kelas XIII IPA segera menuju ruangan kepala sekolah ..


sekali lagi lagi kepada Angga Raditya kelas XIII IPA segera menuju ruang kepala sekolah ..)


lagi lagi terdengar suara suara bisikan dari para siswa dan siswi yang lagi lagi membicarakannya


Angga pun masa bodo dengan itu ia pun langsung bangkit dari duduknya dan mulai melangkahkan kakinya menuju ruang kepala sekolah,sampai Juan yang memanggil nya pun tak dihiraukan oleh Angga.


setelah sampai diruang kepsek


"masuk .. "ucap pak Tio setelah mendengar ketokan dari luar ruangannya


terlihat Angga memasuki ruangan disana


mata pak Tio pun tak luput dari perhatian Angga


"ada apa pak .. "tanya angga datar setelah mendudukan dirinya tepat didepan pak Tio yang kini hanya terhalang oleh sebuah meja


pak Tio pun menatap sang murid kesayangan tak habis pikir ia pun sesekali memijit pangkal hidungnya


"bapak tanya apa benar kamu ngehamilin anak orang Radit ..?" tanya nya


"kalau saya membela diri pun gak akan ada yang percaya pak.."ucap Angga


"kamu bisa membuktikan diri kamu tidak bersalah ..?"tanya pak Tio


"saya lagi berusaha pak buat cari bukti .." ucap Angga serius

__ADS_1


melihat keseriusan diwajahnya Angga membuat pak Tio berpikir ulang


"bapak akan beri kesempatan kamu buat cari bukti,tapi sebelum itu dengan berat hati bapak menskors kamu selama seminggu .. "ucap pak Tio


Angga pun menatap pak Tio tak percaya


"seminggu pak .. "ulang Angga


pak Tio pun mengangguk


"itu lebih dari cukup untuk kamu mencari bukti" ujar pak Tio


Angga pun menghela nafasnya lelah,ia pun akhirnya pasrah


"baik pak kalau begitu saya permisi"ucap Angga sopan dan langsung melenggang pergi dari ruangan kepsek


disisi lain pak Tio pun menatap sendu kepergian Angga


"bapak harap kamu bisa mendapatkan buktinya Radit .." ucap pak Tio


trringgg ...


suara bel pun berbunyi pertanda bahwa jam pulang pun tiba


Mel dan clara pun kini tengah berjalan bersama menuju parkiran sekolah


"Mel mana sih sepupu Lo ..?" tanya Clara


"iya mana sih tuh anak .."ucap Mel ikut ikutan


tiba tiba seseorang dengan motor besarnya pun tak jauh dari parkiran terlihat ia tengah melambai kearah Mel


"nah tuh dia .." tunjuk Mel pada seseorang yang tengah melambai kearahnya Mel pun dengan cepat menarik Clara untuk mengikutinya


"Mel apa an sih gak usah tarik Tarik juga kali .."ceplos Clara tanpa melihat orang yang didepannya kini tengah menatapnya dalam


"Clara kenalin nih sepupu gue .. "ucap Mel


clara yang dari tadi menunduk pun lalu menegakan kepalanya matanya pun membola melihat orang yang ada didepannya ini


"Lo .." ucap Clara tak percaya


laki laki itu pun terkekeh melihat wajah melongo Clara


"Hay claa ketemu lagi, tapi kayanya nanti kita akan ketemu terus deh .." ucapnya dengan senyum menggodanya


"Lo kenal sama Clara rak ?"tanya Mel heran


Raka pun mengangguk cepat


"iya dia orang yang gue suka "ucap Raka gamblang


Clara mendengar itu pun memutar bola matanya malas.


"woahh kebetulan banget "seru Mel sambil menutup mulutnya tak percaya.


"apa an sih Mel .. "kesal Clara


"udah ah gue mau pulang bay .. "ucap Clara dan langsung menjauh dari hadapan keduanya.


disisi lain rumah sakit


"Sandra .. udah berapa hari Lo gak masuk sekolah hanya buat nemenin gue .. "ucap alin sendu


Sandra pun tersenyum mendengar ucapan alin


"enggak apa apa Lin Lo temen gua udah sewajarnya gue kayak gini .. "ucap Sandra


"tapi kan .._" ucap alin terpotong karena Sandra yang lebih dulu menyela


"gak papa Lin lagian Lo disini cuman sendiri kalo bukan gue yang nemenin siapa lagi .." terang Sandra


alin pun langsung memeluk sandra haru


"makasih sand cuman Lo yang saat ini ngerti'in gue .." ucap alin


"iya Lin Sama-sama" jawab Sandra sambil mengusap pelan punggung alin


tiba tiba terdengar suara dering dari ponsel alin


alin pun dengan cepat melihat siapa yang tengah menghubunginya itu


tertera disana


Abang calling ...


alin membola kan matanya melihat siapa si pemanggil ia pun menatap Sandra dengan tatapan takutnya


Sandra pun tersenyum mencoba menguatkan alin


"angkat aja .." ucap Sandra


dengan ragu alin pun mengangkat panggilan itu


"ha.halo bang .. "jawab alin


"kamu kemana sih .. ini Abang ada dirumah .."ucap orang diseberang sana


mata alin pun lagi lagi membola ia pun menatap sandra


"loudspiker "ucap sandra tanpa suara alin pun menuruti


"Abang tanya kamu dimana alin .." terdengar nada tegas disana


"mmmm.. alin dirumah temen alin bang kayaknya alin malam ini nginep deh .. "bohong alin sambil menatap Sandra takut takut jujur ia sangat takut saat ini


"siapa nama temen kamu .." tanyanya


baru alin ingin menjawab tiba tiba dokter pun masuk


"Nona alin waktunya cek kandungannya yah .. "ucap dokter itu


mata alin dan Sandra pun terbelalak mendengar ucapan dokter bukan ucapan dokter yang mereka takutkan tapi orang sedang alin hubungi lah


" Alin abang tanya apa maksudnya tadi hah .. "


ucap lantang seseorang diseberang sana


dari nada suaranya saja alin sudah tau Abang nya itu tengah menahan amarahnya tak lama alin pun kembali terisak


"maafin alin bang .. "ucap alin dan panggilan pun dimatikan.


.


.


.


**gimana menurut kalian๐Ÿ˜


jangan lupa coment yah


bonus visual Raka**



unyu pengen ditabok mukanya eh tapi sayang deh๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜


nah ini aku kasih visualnya Juan yahu**



ututu Juan๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


dan ini next buat abangnya alin


__ADS_1


nih visualnya Abang alin Arta .. bang kece bat dah๐Ÿ˜š


ini aku revisi juga ya ..


__ADS_2