
"Mel .. !!!"
teriak semua kecuali Angga dan gio yang ada diruangan rawat itu,Angga menatap Mel yang didepan pintu ruangannya malas,Mel berjalan mendekat kearah angga ia menyapa semuanya
"ngapain Lo dimari .." ketus Angga
"kenapa?ya nengukin Lo lah katanya Lo juga sakit ..?"
"gue baik baik aja .."jawab Angga datar
"tapi gue liat enggak tuh ..."
"perasaan Lo aja kali .." elak angga
"ah bodo Lo ngomong apa ..,btw Lo tadi pasti lagi kangen gue kan ..iya gue juga kangen lo..._"ucapan Mel terhenti
"woy ngga ... gak papa Lo ..?" tanya Sandra nyelonong masuk
Edo yang kebetulan naksir Sandra tiba tiba bangkit dari duduknya dan menghampiri Sandra
"eh ada yayang Sandra .. "ujarnya sambil tersenyum cerah melihat orang yang ditaksirnya
"apa an sih Lo deket deket jauh jauh Sono .."usir Sandra sambil menjauhkan dirinya dari Edo
"yayang Sandra galak banget tapi gak papa Edo makin cinta jadinya .."cengir Edo
"apa an sih Lo jijik tau "ucap Sandra sambil bergidik ngeri natap Edo yang ada disampingnya
angga menolehkan kepala nya pada Sandra ia tiba tiba bangkit dari ranjang nya
"Clara gimana .. ?" tanya Angga
"clara gak gimana gimana .. baik aja tuh dia lagi bincang sama Bu reta terus ada om nya clara juga disono .." jawab Sandra
"oh gue mau nyusul .."ujar Angga sambil mencoba melangkahkan kakinya menuju ruangan sebelah,baru angga ingin keluar tiba tiba seorang dokter cantik datang
"permisi .." ucapnya dokter cantik itu dan ia seketika terkejut melihat betapa banyak nya orang diruangan Angga
"ini ruangan apa pasar sih .. "ceplos dokter itu ia menggelengkan kepala nya matanya melotot melihat beberapa bungkusan ciki ciki yang berserakan dilantai
"apa apa'an ini... "marahnya tapi masih keliatan cantik
semuanya langsung kicep mendengar amarah dokter cantik itu
"Gila cantik cantik galak.."ucap Daniel
"ah tapi biar galak cantik juga.."lanjut juan
"sama aja oncom ..."ketus Genta menanggapi ucapan Juan
"hehe .."cengir juan
dokter cantik itu menatap Angga yang ada didepannya
"kamu juga mau kemana ..?" seru dokter cantik
Angga menatap malas dokter yang ada didepannya ini
"ketemu calon istri saya .. "jawab Angga malas
"Apa .. siapa calon istri Angga .." ucap Mel dengan wajah kagetnya
Angga tak menanggapi perkataan Mel
"udah Mel diam aja .." bisik sandra
"tapi gue gak terima apa an tadi .. "elak Mel
"udah Mel diem .." lanjut juan
Mel berdecak kesal mendengar nya tapi akhirnya ia pun diam
" enggak bisa .. " cerca dokter cantik itu
"lah kenapa? terserah saya dong mau kemana itu bukan urusan dokter .. "
"kamu itu pasien saya,jadi itu juga termasuk urusan saya kamu harus saya periksa.. "jelas dokter cantik itu
"gak mau .." kekeh angga tetap ingin keluar dari ruangannya tapi dokter itu menahannya
"Angga kamu itu masih sakit dan selama kamu sakit itu tanggung jawab saya .. "
"dokter gak usah tanggung jawab saya bisa jaga diri saya sendiri .."
dokter cantik itu kini lelah dibuatnya,Angga terlalu keras kepala pikirnya,kemudian mata dokter itu tertuju pada para sahabat Angga
"kalian mau terus disini setelah membuat kekacauan apalagi ini ruangan pasien ...
apa perlu saya panggil pak satpam buat ngusir kalian hah .. "geram dokter cantik itu
__ADS_1
"biasa aja dong dok!! kita semua disini juga lagi ngejenguk teman kita masa gak dibolehin sih.." ucap Mel dengan wajah kesalnya
"udah Mel .. udah kita juga yang salah .." ujar Genta dan diangguki yang lainnya
"salah apa an kalian pada tuh yang salah bawa makanan disini udah tau ini ruang rawat .." kesal Mel
semuanya hanya diam mendengar ocehan Mel tanpa berniat untuk menanggapinya
"dokter maafin kami ya.. yaudah kami pamit dulu .." ucap Genta lagi dan menyeru para sahabatnya untuk keluar dari ruangan itu tanpa terkecuali Mel dan Sandra
setelah kepergian mereka Angga juga berniat untuk keluar tapi lagi lagi dokter itu menahannya
"baik saya bakal ngijinin kamu buat nengukin calon istri kamu,tapi setelah saya periksa kamu .." ucap dokter itu
Angga pun menimang beberapa detik Akan tawaran itu tak lama akhirnya ia mengangguk
disela Angga diperiksa pintu ruang rawat lagi lagi terbuka tanpa permisi memperlihatkan sosok clara disana sambil membawa selang infus disebelah kirinya,matanya langsung membola menatap sang kekasih tengah..
"Angga .." panggil clara dengan pandangan marahnya
Angga Dan dokter cantik segera menolehkan kepala pada sang suara mereka pun dibuat terkejut akan kehadiran Clara disana
"claa ini gak seperti yang kamu pikirin .."
clara bukannya pergi ia malah menghampiri Angga tak segan ia langsung mendudukan dirinya dipangkuan Angga tentu saja hal itu membuat angga kaget ditambah lagi kini clara dengan seenak jidat menganggantungkan kedua lengannya dileher Angga dan menatap sinis dokter cantik yang ada didepannya
"aku kangen .. "ucap Clara ia bahkan juga melabuhkan kecupan singkat dipipi Angga
Angga entah kenapa jadi senang melihat clara yang terlihat posesif itu jarang jarang clara seperti ini yang ia ingat Clara adalah sosok yang pemalu jika menyangkut hal hal seperti ini.
dokter cantik itu melihat betapa posesifnya Clara jadi terkekeh ia menggelengkan kepalanya menatap clara
"maaf mba ya .. tapi saya belum selesai .."ucap dokter itu ambigu tentu saja mendengarnya pikiran Clara langsung kemana mana Angga menatap kekasihnya yang terlihat waspada tanpa sadar seiris senyuman manis terpancar disana
"selesai apa .." ketus Clara tajam menatap dokter didepannya
"saya belum selesai memeriksa Angga nya .."jelas dokter cantik sambil tersenyum
"oh gitu mana yang mau diperiksa biar saya aja .."
"tapi itu tugas saya sebaga__" ucapan dokter itu terpotong
"saya bilang biar saya aja .. saya bisa dokter .. dia ini calon suami saya jadi yang nanti ngerawat dia itu saya bukan dokter .. "cerocos clara dengan wajah yang menurut Angga sangat menggemaskan andai saja mereka berdua sudah Angga pastikan clara habis ditangannya dalam artian ya terserah kalian mau arti'in apa hehe ..
akhirnya dokter itu mengangguk sambil menatap Angga jahil
"apa an dokter kenapa natap kek gitu sama angga gak boleh .. "protes clara sambil menatap kesal pada dokter cantik itu
"baiklah saya permisi kalau begitu,karena mba nya mau rawat Angga silahkan .. dan ini suruh Angga nya minum obat ini ya dan jangan lupa ganti'in perbannya saya permisi kalo butuh bantuan panggil suster aja ya .."ujar dokter itu menerangkan
"iya iya saya ngerti dokter pergi aja .. kalo saya biarin dokter disini bisa bahaya bagi saya .."ceplos clara
Angga dan dokter cantik mengerutkan kedua kening nya heran tak mengerti akan ucapan Clara
"yaudah sana dokter pergii .". seru clara
dokter cantik akhirnya mengangguk dan segera melenggang pergi diikuti para susternya yang Clara pikir tengah bisik bisik membicarakannya tapi Clara tak peduli.
sepeninggal mereka kini hanya tinggal clara dan Angga lah diruangan yang terlihat senyap itu clara yang sadar langsung bangkit dari duduknya dipangkuan Angga,Angga melihat itu membiarkan saja tanpa menahannya dari tadi ia tak hentinya menatap clara entah apa yang digerutu Clara angga tak paham mulut Clara sedari tadi tak hentinya mengumat ngamit yang sulit Angga ijabarkan bahasanya.
Angga menatap Clara yang terlihat mengambil balutan perban beserta lainnya dan membawanya keranjang,
"mana tangannya ?"ketus clara
Angga pun menunjukan kedua tangannya
"satu aja dulu .. gak bisa langsung dua .." masih dengan nada yang ketus
Angga jadi heran kenapa tiba tiba Clara jadi ketus begini padanya
"hey .. "panggil Angga
"...." tak ada jawaban disana
Angga menghela nafasnya karena tak direspon oleh Clara
"awwww .." desis Angga karena Clara terlalu kencang mengikat perban disikunya
setelah selesai tangan yang pertama tanpa suruhan dari Clara Angga segera menunjukan tangan sebelahnya clara pun mulai membersihkan nya lagi sama persis seperti yang pertama dan kembali mengikat perban itu
dan sama Angga kembali mendesis karena Clara yang lagi lagi terlalu kencang mengikatnya,setelah itu Clara mengambil obat dinakas yang sudah diberitahu dokter tadi lalu ia segera menyerahkan obat itu pada Angga beserta minumannya
"minum .." perintah Clara Angga pun mengiyakan dan mengambil obat itu ia menatap was was pada Clara didepannya
"kenapa?" tanya Clara dengan muka datarnya
Angga menggeleng kemudian menatap obat ditangannya
"kenapa gak diminum ..?" tanya Clara
__ADS_1
"masa kamu gak tau .. "keluh Angga
Clara menghela nafasnya menatap Angga ia tau sebenarnya Angga tak bisa memakan obat pahit ya anggap saja Dia bayi dan harus dihancurkan dulu diberi gula/madu dulu baru bisa meminumnya.
"dimana madunya .." tanya Clara
Angga diam karena ia tidak tahu hanya bunda nya yang tahu dimana letak madu itu.
"aku tanya dimana madunya Angga ?"ucap Clara sambil mencari dilaci laci ruangan
"aku gak tau" ucap Angga sambil menundukan kepalanya
Clara menegakan kepalanya menatap Angga yang terlihat menunduk,kemudian clara berlalu menghampiri Angga
"Angga .." panggil Clara
"yaa .." jawab Angga sambil menegakan kepalanya menatap Clara yang kini duduk diranjang tepat didepannya.
Clara mendekatkan dirinya pada Angga dan merentangkan kedua tangannya
"pengen dipeluk .." seru Clara dengan mata yang terlihat sudah berkaca kaca,melihat itu Angga tak tega ia segera membawa Clara kepelukannya
"kenapa hmmmm .." tanya Angga lembut sambil membelai rambut Clara dipelukannya
"hikh hikh .. aku gak suka .."
Angga mengerutkan keningnya bingung gak suka apa?pikirnya
"gak suka kenapa ..?"
"aku gak suka kamu deket deket sama dokter itu Angga.. gak suka gak boleh kamu cuman punya aku aja ... hikh" Isak Clara dipelukan Angga
Aaah Angga baru sadar ternyata perubahan mood yang dialami Clara karena cemburu toh?ia pikir kenapa?kalo diingat dulu Clara juga seperti ini tapi dulu sepertinya Clara lebih bisa menahannya dan tidak seposesif ini tapi sekarang.. entah kenapa Angga jadi khawatir sikap posesif Clara jadi lebih parah nanti dari ini dan semoga saja dugaannya salah.
"iya iya aku juga gak suka kok sama dokter itu kan aku sukanya kamu .. cinta malah .."goda Angga
Clara menegakan kepalanya dan menatap Angga
"apa an sih gombal .. "malu Clara Dan kembali menenggelamkan kepalanya didada bidang Angga
Angga terkekeh melihat tingkah malu malunya gadisnya ini
"ehmmm tadi aku denger loh ada kata emm apa ya emm c..calon suami .. beneran gak nih .." goda angga lagi
Clara terdiam dipelukan angga ia segera menguraikan pelukannya dan berlalu bangkit tanpa sepatah kata pun jujur ia terlalu malu menatap angga,melihat Clara yang tiba tiba ingin pergi Angga tak akan membiarkan itu terjadi ia ikut bangkit dan segera menahan Clara
"eh eh kemana gak boleh pergi harus tanggung jawab .."ucap angga
Clara menundukan kepalanya karena malu tanpa diduga Angga malah menggendongnya dan merabahkannya pelan diranjang
"tangan kamu gak papa ?"tanya Clara cemas ia tadi sedikit khawatir bisa bisanya Angga menggendongnya
"sakit sih tapi gak terlalu .." jawab Angga
"kamu ngapain rebahin aku diranjang Angga.." kesal Clara dan berlalu ingin bangkit tapi Angga dengan cepat menahannya
"kamu harus tanggung jawab .. "ujar Angga
"tanggung jawab apa an sih aku aja gak ngehamilin kamu .. "
Angga terkekeh mendengar nya kemudian 1 ide gila terpikir di otaknya ia menatap Clara dengan pandangan jahilnya
"Mau aku hamilin gak? biar kita cepet cepet nikah gitu .. "seru Angga dengan wajah tanpa dosanya
mata Clara melotot mendengar ucapan gila Angga,karena posisi Angga yang memang kini tengah berdiri dengan wajahnya yang didekatkan padanya,dengan itu mudah bagi Clara bisa menjedotkan kepalanya pada kepala Angga cukup keras hal itu sontak membuat Angga meringis kesakitan ia menegakan kepalanya dan mengusap dahinya yang sepertinya merah itu
"aduh sayang kamu kejam banget sih sama pacar sendiri .. "desis Angga memegangi dahinya
"biarin kamu nya ke mesuman ..udah ah aku mau balik keruangan aku bisa bisa kalo lama lama disini kamu nya malah ngelahap aku lagi .. "ucap Clara dan segera melenggang pergi dari ruangan Angga meninggalkan Angga yang mencak mencak gak jelas karna menahan sakit di dahinya .
untung aku sayang kamu claa. kalo enggak udah aku sambit kamu ..batin Angga berucap
next capter ..
.
.
.
.
kali ini part nya agak pendek ya ..
oke makasih dah baca
dan maaf kali ini aku gak bakal kasih bonus visual dan bonus visual nya nanti di capter berikutnya dan bakal aku double Lin nanti ..
jangan lupa like comentnya 👋
__ADS_1
see you ..