
Diperjalanan Angga tak henti memukul dasbor mobilnya mengingat kejadian di bar tadi ia merasa mengkhianati Clara saat ini tapi itu semua bukan keinginannnya dan bagaimana nantinya Angga berjanji akan menjelaskannya agar Clara tak salah paham dengannya tapi ..
Bagaimana ia harus menjelaskan jika orangnya tidak ada air mata Angga tiba tiba jatuh sungguh kerinduan ini sangat menyakitkan baginya.
"Sayang kamu dimana kenapa gak ngasih kabar?...kamu tau gimana sakitnya aku nahan rindu kayak gini .... ?"Lirih angga sambil mengendarakan kepalanya dikursi dengan pandangannya ia arahkan kelangit mobil ia membiarkan air matanya mengalir tanpa berniat mengusapnya.
"Aku cengeng ya .. "kekeh angga disela tangisnya
"Dan kamu penyebabnya .."lanjut Angga Seraya menatap wajah cantik Clara diwalpa ponselnya.
Ting ...
Perhatian Angga teralih dengan pelan ia membuka 1 pesan terlihat kerutan dikening Angga
+6281**********
Aku tunggu dirumah
Kemudian tak berapa lama setelah pesan itu hadir bunda Hana pun menghubungi Angga
Sebelum mengangkat telpon bundanya Angga lebih dulu mengahapus air matanya dan mendehemkan suara agar tak kentara terdengar ia habis menangis
"Assalamu____ "ucapan Angga terpotong
KAMU DIMANA HAH JAM 12 MALAM KELUYURAN MAU JADI APA KAMU HAH ..
Angga menjauhkan ponsel itu dari telinganya sungguh bunda nya ini sangat sangat meresahkan tak tau kah jika suara nya itu bisa saja membuat Angga jantungan kalo jantungan kan takutnya mati dan kalo mati Angga gak bisa nikmatin malam pertamanya nanti sama clara kan berabe
Angga kembali mendekatkan ponselnya ke telinga
"Bun__" lagi lagi ucapan Angga terpotong
PULANG SEKARANG ..
KALO GAK ..SIAP SIAP AJA BESOK BURUNG KAMU MAMA SUNAT LAGI..
Glek
Angga meneguk Salivanya kasar bundanya itu benar benar Angga dengan cepat mengapit kan kedua kakinya sembari menutupi bawahnya tidak akan Angga biarakan bunda nya itu memotongnya itunya lagi.
"Iya bunda ini Angga pulang .."cicit Angga pelan
Tut ..
Panggilan pun terputus Angga menghela nafasnya pelan kemudian menyalakan mesin mobil dan melajukan nya untuk pulang.
___________
Angga memasukan mobilnya ke halaman rumah,setelah menyuruh pak Mamat satpam rumahnya untuk membukakan pagar rumah,setelah itu dengan perlahan Angga keluar dari mobil sebelum itu Angga terlebih dahulu mengganti bajunya agar bundanya tak curiga jika ia tadi tengah minum minum
Angga mengambil sebuah aqua dimobil kemudian meminum dan sekaligus membasuh kan mukanya disana setelah dirasa kembali segar Angga pun membuangnya botol itu sembarang dan segera berjalan masuk kedalam rumah.
Hal pertama yang Angga dapati setelah masuk adalah tatapan tajam bundanya menatap Nyalang kearahnya dengan pakaian tidurnya ia bangkit dari duduknya dan menghampiri Angga
Angga hanya diam menunggu apa yang akan bundanya itu lakukan nanti padanya
"Cepat masuk kekamar .."ujar bunda Hana dingin kemudian berlalu dari hadapannya
Angga tiba tiba menggaruk kepalanya tak gatal kemudian memandangi ayahnya yang terlihat sibuk disofa ruang tamu dengan ponselnya apalagi yang ayahnya lakukan selain bermain game disana
Angga berjalan mendekat kearah ayahnya
"Yah .."panggil Angga tak ada sahutan disana
Angga mengerucutkan bibirnya kemudian menghempaskan tubuhnya tepat disebelah ayahnya kemudian dengan manjanya Angga memeluk lengan ayahnya
"Yah .. "panggil Angga lagi
"Apa sih kamu kaya perempuan aja .. "ujar ayah brams seraya menggoyangkan lengannya yang dipeluk Angga menyuruh agar melepaskan
Angga pun menurut kemudian menyandarkan punggungnya disofa
"Angga tadi dapet pesan aneh dari orang ..." Ujar Angga memulai pembicaraan
"Masa dia bilang aku tunggu dirumah maksudnya apa coba .."ujar angga lagi
Ayah brams seketika menghentikan kegiatannya dan menatap penuh kearah Angga kemudian tersenyum penuh arti dan segera bangkit sebelum itu ia sempatkan menepuk bahu Angga
"Cepat kekamar dan tidur ... "Ujar ayah brams seraya berlalu dari hadapan Angga
Angga semakin merosotkan tubuhnya kebawah ia berdecak kesal tak ada yang mau mendengarkan curhatannya,mata Angga pun tertuju kearah ponselnya dan kembali melihat isi pesan orang aneh itu
"Ini gue udah dirumah apa yang ditunggu .. "
"Gak ada apa apa dirumah ..."gumamnya entah apa yang diharapkan Angga ia pikir itu adalah pesan dari Clara namun harapannya itu tak mungkin terjadi
Dengan gerakan malas Angga bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya,setiba dikamar Angga pun segera membuka pintu kening angga mengerut mendapati keadaan kamar nya terasa gelap dan sunyi ia berjalan semakin kedalam mencari saklar lampu dan
Klik ..
HAPPY BIRTHDAY TO YOU ...
__ADS_1
HAPPY BIRTHDAY TO YOU ..
HAPPY BIRTHDAY DAY ..
HAPPY BIRTHDAY DAY
HAPPY BIRTHDAY TO YOU ...
Angga terperangah mendapati kamarnya yang terang dihiasi beberapa balon balon dan juga angka serta huruf huruf bertuliskan namanya,ia menatap haru para sahabat dan kedua orang tua nya yang kini berada disana,dengan wajah bahagia mereka saja mampu membuat Angga tiba tiba menitikkan air matanya argh kenapa Angga hari ini cengeng sekali .
Bunda Hana langsung memeluk anak sulungnya dengan sayang
"Selamat ulang tahun anak mamah yang tersayang dan paling bandel ini .."ujar bunda Hana seraya mencubit sedikit perut Angga
"Awh .."ringis Angga seraya mengusap pelan perutnya
"Kamu minum ..." Ujar bunda tajam
sial tetep ketahuan batin Angga meringis
Angga berlalu hanya cengengesan tak jelas menanggapi ucapan bundanya
"Maaf bunda lain kali enggak lagi janji deh .."ujar Angga melas
"Oke karna kamu hari ultah bunda maafin tapi lain kali kalo ketahuan .. bunda gak segan segan motong itu kamu sampai habis .. "ujar bunda sengit seraya menunjuk bawah Angga
Angga menggeleng cepat takut tentu saja
Kini berlalu ayah brams
"jadi laki laki yang tanggung jawab dan gak nyakitin perempuan ..." ujar ayah brams
seketika ingatan Angga kembali kebeberapa saat yang lalu apakah ayahnya ini cenayang atau bagaimana kata kata sangat menohok hati seorang Angga yaampun
Angga hanya mengangguk dipelukan ayah brams
dan para sahabatnya itu bergantian memeluknya
"Cepet mati ya bro .."ujar Juan seraya menepuk bahu Angga pelan
Angga yang mendapati doa sahabatnya itu lansung saja memukul kepala Juan tak santai
"Sebelum gue mati Lo yang gue bunuh .." ujar angga sewot
"Ampun mang jago.." ujar Juan seraya menangkupkn kedua tangannya kemudian terkekeh pelan
Ares yang terakhir pun memeluk Angga hangat
Angga menautkan alis nya heran mendapati ucapan Ares sahabatnya,Ares mengarahkan pandangannya kearah belakang Angga dan menunjuk sesuatu dengan dagunya
Sontak saja Angga pun memalingkan kepalanya matanya terbelalak mendapati seorang gadis cantik yang ia rindukan saat ini seraya membawakan sebuah kue dikedua tangannya tak lupa dengan lilin yang menyala disana dan Angga baru menyadari jika sedari tadi ia belum diberi kue
jadi ini kejutan dari pesan itu batin Angga mengulum senyumnya
"Make u wish dong .." kekehnya pelan
Angga tak mampu menahan kuasa air matanya ia memejamkan matanya sembari berdoa
Yallah Angga mohon beri Angga kebahagiaan untuk bersama clara sampai mati doa angga dalam hati
Setelah itu Angga meniup lilinnya mengambil kue itu dari tangan mungil itu
"Bunda bantu Angga buat bawa ya .. "ujar Angga
Bunda Hana pun tersenyum dengan senang hati ia mengambil kue itu,
Angga menatap gadis cantik didepannya dengan tatapan rindu mendalam sungguh ia sangat merindukan wajah itu dia kekasihny dia cintanya dia claranya dan selamanya akan begitu
"Gak mau peluk apa .. ?"tanya Clara
Angga mengusap air matanya kasar dan langsung menubrukkan tubuhnya kedalam pelukan Clara dan menenggelamkan kepalanya diceruk leher clara,Clara terkekeh mendapati tubuh Angga yang bergetar ia menepuk pelan punggung itu pelan
"Jangan pergi lagi .. "ujar Angga dengan suara seraknya
"Gak boleh .." ujarnya lagi seraya semakin mengeratkan pelukannya
"Iya iya gak pergi lagi udah ya ..."
"Aku udah disini .. "ujar clara seraya mencoba melepaskan pelukan mereka,Angga pun terpaksa melepaskannya walaupun enggan
"Ih gemes banget kaya anak kecil aja .." kekeh Clara seraya mengusap lembut air mata dikedua pipi Angga
"Haduh panas gue mah ..." ujar Ares seraya mengipasi wajahnya dengan tangannya siapa yang tak iri menatap pemandangan uwu didepannya wajar saja kan dia jomblo
"Res peluk gue aja .. sini .. "ujar Juan seraya merentangkan kedua tangannya
"Anjir najis .. "gidik Ares menatap jijik ke Juan
"Ah elah bilang aja Lo gengsi sini gak papa babang juan siap kok disandarin .. "ujar Juan dengan lebaynya
Ares menempeleng kepala juan dengan kasar
__ADS_1
"Sialan 2 kali gue dinistain .. "ujar jua seraya mengelus kepalanya
"Lo emang pantes mukalo nistable bro .."ujar Genta menimpali dengan kekehannya
"Gue tempeleng juga Lo .."ujar juan
"Giwi timpiling jigi li.."cibir genta
"Bangsat sini Lo gelud kita .."ujar Juan seraya menaikan lengan bajunya keatas
"Udah udah kalian ini.." lerai bunda hana seraya menggelengkan kepala tak habis pikir dengan anak anak remaja didepannya ini
Juan dan genta pun menyengir lebar tak lama Juan pun berdehem
"Om Tante kita pergi aja ya .." ujar Juan dan diangguki para sahabatnya
"Eh gak usah nginep aja .. "ujar bunda hana
"Emm malam ini gak dulu deh Tan takut ganggu "ujar Juan seraya menatap Angga dan Clara yang terlihat mesra mesraan didepannya melihat itu Juan mendengus sebal bisa bisanya sahabatny itu tak ingat dirinya ia jadi merindukan nindi kekasih cantiknya itu.
"Oh yaudah deh hati hati ya kalian makasih loh udah mau Dateng .."ujar bunda Hana
"Iya Tan sama sama .."ujar mereka
"Kami pergi dulu ya tan om..'timpal juan
"Iya hati hati "ujar bunda Hana dan ayah
Juan dan yang lainnya pun kemudian berjalan kearah pintu namun mereka bersama an menatap sinis Angga
"Mesra an aja terossss .. "cibir Juan seraya memutar bola matanya malas
"Apa Lo ngiri bilang ...." Sinis Angga seraya merangkul pundak clara
"Dih .. "gidik Juan kemudian berlalu dihadapan kedua nya seraya diikuti yang lain
"Bahagia terus bro.." ucap Genta seraya menepuk pelan bahu Angga dengan senyum tipisnya
"Makasih bro .." ujar Angga dengan senyum bahagianya
Setelah kepergian sahabatnya dan kedua orang tuanya kini Angga dan Clara pun berada ditaman belakang rumah menatap langit yang dihiasi kerlapan bintang yang bertebaranan walaupun sudah tengah malam namun rasa kantuk dikedua pasangan itu pun belum kunjung tiba
Clara semakin mengeratkan pelukannya didada Angga Angga pun tak hentinya mengecup lembut rambut sang kekasih
"Kamu kemana aja 2 Minggu hmmm ..?"tanya Angga lembut
Clara mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan sang kekasih,kemudian tak lama ia menundukan pandangannya
"Aku sakit .." cicit Clara namun masih didengar oleh Angga
Angga sedikit menjauhkan tubuhnya kemudian memegang kedua bahu Clara lembut
"Clara tatap aku .." titah Angga
Clara dengan pelan menegakan kepalanya dan pandangan kedua nya pun bertemu
Mata Angga pun tertuju kearah wajah Clara. memandangnya,memang gadisnya itu terlihat pucat bibir yang dulunya selalu merah kini terlihat sedikit memutih
Angga menghela nafasnya kemudian dengan tatapan tajamnya ia menatap Clara
"Ada yang kamu sembunyiin dari aku
cla .."tanya angga
Deg ..
______________
nah seperti apa yang author bilang karna part tadi agak pendek makanya disini aku ngelanjutinnya
gimana ngegantung kan hikh ..😭
maaf yah sekali lagi buat yang nungguin up aku atau kalo gak nungguin juga gak papa pede sendiri aja ini semua gara gara akun aku ngilang alhmdulillah ketemu lagi dengan usaha dan doa khususnya
btw btw ada yang kangen gak sama visualnya.
oke karna author sayang kalian author bakal kasih bunos visualnya
tapi boong nanti aja ya hihi .. tapi tetap bakal kasih kok tapi enggak dipart ini ..
nanti kalo ada yang minta sih aku bakal kasih jadi visual mana yang kalian kangen nin nih apa jangan jangan visual author ahahhaa
gak dg author rahasia ... mm gimana siapa yang kalian kangenin
siapa Angga ? Clara ? atau gio nih hihi ..?
jangan lupa like komen nya ya author tunggu loh ini maksa ya ...hmmm
see you salam author i love you muach
papay 🖐️
__ADS_1