MARRIAGE & BENEFIT

MARRIAGE & BENEFIT
Warisan?


__ADS_3

○○○


Punya usaha dengan omset lebih dari ratusan juta?.


Kenapa tidak!?


Semua orang ingin kaya, punya banyak harta, tahta dan semua nikmat dunia, tapi banyak yang enggan untuk berusaha dan memilih jalan pintas paling aman melalui, WARISAN!. catet!.


Satu diantara jutaan manusia, dialah Alfin Prambudi, ingin tetap kaya dengan mengandalkan harta warisan orang tua. Menjadi anak dari seorang pengusaha peternakan ayam tak lantas membuatnya hidup dengan penuh bakti kepada kedua orang tuanya.


 


💵💵💵💵💵


 


"Lu yakin bakalan nikah sama bocah tadi?."


"Ya mau gak maulah gue, dari pada melarat?."


"Elu mah taunya enak doang Fin!."


"Selagi ada bro, why not?. Ya gak?."


"Emang nenek elu kagak protes gitu lihat elu dijodohin ama dia?."


"Awalnya marah lah, gak setuju tapi pas lihat orangnya langsung, eh mendadak jatuh hati dong!. Aneh kan?."


"Apa jangan-jangan dia pasang pelet ya?."


"Nah itu dia yang gue curiga, sama kaya elu. Hampir semua keluarga gue itu suka lihat dia yang bentuknya gak banget, kaya minion."


"Eh, tapi bisa aja Fin. Kalo dilihat-lihat dari bocah tadi itu yang kurang cuman tingginya doang sih."


"Ya gak sebanding lah ama gue, cuman seketek dibanding ama Rosi."


"Ya gak gitu jugalah elu bandinginnya, jahat emang lu."


"Gue gak mau susah lah, emang apa enaknya nyip*k orang pendek?. Yang ada asam urat lama-lama."


"Ketulahan lu ngatain orang."


"Gak mungkin, soalnya dia gak denger."

__ADS_1


Alfin Prambudi, pria dengan wajah tampan dan prestasi membagongkan itu kini tengah berduka lantaran nasibnya yang akan melepas masa lajang akibat perjodohan demi kelangsungan hidup ayam-ayam dipeternakan ayahnya yang berada didesa tempat gadis bernama Devina itu tinggal.


Siapa yang tidak mengenal Alfin?. DJ tampan dengan pesonanya yang mampu memikat hati para wanita dalam sekali tatap dan membuat mereka berakhir mengenaskan.


Gila, kehidupannya benar-benar gila. Ayahnya yang merupakan sosok agamis tak bisa membayangkan bagaimana dosa yang akan ditanggung olehnya nanti diakhirat atas perbuatan maksiat yang dilakukan oleh anak lelakinya tersebut.


Meski menjadi anak sulung tak lantas membuat Alfin menyadari akan posisi yang seharusnya diemban olehnya. Hal itu berbanding terbalik dengan perempuan bernama Devina Mahlianti.


Wanita dengan tinggi 155 cm itu sudah menjadikan dirinya sendiri sebagai tulang punggung keluarga sejak lulus perguruan tinggi dua tahun silam. Ayahnya yang merupakan seorang pekerja dipeternakan cukup menjadikannya sosok yang tak pantang menyerah hingga bisa dipercaya untuk menjadi manager diusianya yang terbilang muda berkat latar belakang pendidikannya dibidang pakan dan kesehatan ternak.


Perjodohan?. Tentu saja, semua bermula saat terjadinya wabah yang menyerang hewan-hewan diseluruh peternakan dalam negeri dan mengakibatkan usaha mereka anjlok besar-besaran. Ditambah dengan ketatnya persaingan impor barang dari luar yang jelas menambah kerugian besar bagi seluruh pengusaha peternakan seperti pak Hamid, ayah dari DJ muslihat.


Kemampuan Vina dalam mengatasi masalah itulah yang akhirnya membuat pak Hamid dan istrinya membawanya untuk masuk kedalam lingkup keluarganya yang terbilang sedikit kurang harmonis demi membantu urusan pak Hamid dalam mengelola bisnisnya.


Sudah seminggu Vina berada dikediaman Hamid dan sekalipun ia belum pernah bertemu dengan anak-anak dikeluarga itu. Hari-harinya hanya diisi dengan urusan perayaman. Adapun libur ia tetap berada dikantor untuk bekerja demi mengembalikan perekonomian yang sempat terjun bebas beberapa waktu lalu.


Pergi pagi dan kembali pada sore hari ditemani oleh supir keluarga pak Hamid. Sedangkan pak Hamid sendiri lebih sering berada dipeternakannya, berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain untuk memantau perkembangan dari hari ke hari.


Meskipun banyak yang mengatakan jika Vina hanyalah boneka yang dimanfaatkan oleh keluarga itu, sekalipun ia tak pernah peduli. Yang tertanam dibenaknya adalah membantu dengan sebaik-baiknya. Sendirinya pun percaya jika tak semua keburukan yang tampak dimata orang lain adalah benar, karena ia melihat bagaimana cara pak Hamid memperlakukan setiap orang yang bekerja dibawahnya tanpa terkecuali. Sebagian ada yang dikirim ke tanah suci untuk melakukan ibadah umroh seperti ayahnya dan beberapa orang lainnya yang sudah bekerja sejak pertamakali peternakan beroperasi.


Sedangkan istri dari pria tua itu juga sama baiknya. Ibu Fatimah merupakan seorang pensiunan guru dan pernah mengajar dirinya saat SMP sebelum akhirnya keluarga pak Hamid pindah ke kota. Beliau guru yang sangat baik karenanya para murid selalu mengingat jasa serta momen-momen saat bersamanya.


Dan dari mana gosip miring itu berasal?.


Tepat sekali!. Rata-rata orang akan menutup kebaikan yang ada dengan satu keburukan saat mereka merasa tak suka dengan pencapaian yang didapat oleh orang lain.


Anak sulung pak Hamid adalah biang dari segala image buruk yang tercipta. Pria tampan itu benar-benar membuat kekacauan karena tingkah lakunya yang tidak sejalan dengan sang ayah. Alfin tak pernah mau mengurusi ayam-ayam milik pak Hamid dan memilih untuk mengejar mimpinya menjadi seorang DJ.


"Apa kamu pikir jadi DJ itu bisa ngasih makan ayam?. Hah!?." Suara pak Hamid membentak penuh emosi.


"Itu Haram Fin!. Kamu harusnya bisa menghargai perjuangan ayah, temani ayah, karena kamu anak ayah, sulung laki-laki, tidak seperti Alma. Alma itu perempuan, nantinya dia menikah dan akan ikut dengan suaminya. Kamu harusnya tahu itu."


"Yah, kalo ayah capek, kasih aja keorang lain."


Pak Hamid menghembuskan nafasnya sedikit kasar. Pria tua itu tak ingin larut dalam hasutan syaitan.


"Baiklah, sesuai perkataan mu. Tapi ayah minta satu hal sebelum kamu benar-benar menolak untuk mengurusi ayam-ayam itu."


Alfin menatap malas kearah pak Hamid dan sang istri.


"Nikahi Devina."


"What???."

__ADS_1


"Kenapa?."


"No!. Big No!. Maksud ayah apa?."


"Niat ayah untuk menjadikan perempuan itu sebagai anak sendiri dan jalan satu-satunya adalah menikah dengan mu karena Alma adalah perempuan dan Devina tidak memiliki saudara laki-laki."


"Terus aku kemana-mana harus bawa status menikah gitu?."


"Ya itu urusan mu bukan ayah."


"Gak bisa!. Aku gak mau."


"Ayah cuman minta itu biar dia juga jadi anak ayah. Masalah kamu gak mau ngakuin dia nantinya atau kamu mau kabur bahkan keluar dari daftar penerima warisan sekalipun ya itu urusan mu. Terlepas dari ahli waris ayah untuk Alma dan untuk kamu yang nantinya akan ayah ganti jadi wasiat buat Devina."


Alfin seketika terdiam. Pria itu tak bisa lagi membantah kalimat sang ayah yang telah membawa-bawa warisan.


Oh jelas, jelas saja ia takut melarat karena penghasilannya sebagai DJ tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang hedon. Belum lagi ia memiliki kekasih yang sama borosnya dan gemar menghabiskan waktu dengan tidur bersama dihotel mewah.


"Jika kamu menolak mengurusi ayam maka kamu harus nikahi Devina, tapi kalau kamu bersedia dengan ikhlas dan lapang dada ayah tidak akan memaksa Devina untuk jadi menantu lagi."


"Bagaimana?."


Alfin masih bergulat dengan pikirannya sebelum akhirnya ia menyetujui permintaan aneh pak Hamid yang sangat-sangat memaksa dirinya untuk berkata,


"Ya sudah!. Aku nikahi dia tapi gak ada nafkah apapun yang harus aku tanggung."


"Tidak masalah." Pak Hamid akhirnya bisa berbafas lega. "Devina juga gak butuh nafkah haram dari kamu. Dia pintar, baik, cantik, supel pasti bisa menghasilkan uang yang halal untuk dirinya sendiri."


Alfin mendengus kesal mendengar bagaimana ayahnya membandingkan dirinya dengan perempuan bernama Devina itu.


-


-


-


-


Hola hola gaes, balik lagi ya hiburannya. Kali ini otor nut-nut🐛 bikin cerita antara si pria yang menolak melarat dan perempuan yang mengincar harta waris.


Tetap seperti biasa konflik ringan, seringan hutang negeri wakanda, Eeiiittsss!!!!.


Gak gitulah ya gaes,

__ADS_1


canda hutang!. 😌


__ADS_2