
...🌸🌸🌸🌸...
Karui serta Mebuki masih terus ngobrol satu sama lain hingga tidak terasa,mereka berdua sudah cerita selama 5 jam lebih kini jam sudah menunjukkan pukul 16.30 pm. Karui melirik jam tangannya seketika menepuk pelan jidatnya,dan berkata.
"Astaga Mebuki-Chan,sudah jam setengah 5 sore tidak terasa kita ngobrol sudah sangat lama sekali". Ucap Karui.
"Kau benar Karui-chan,kita benar-benar lupa pada waktu". Seru Mebuki.
"Baiklah nanti kita lanjut lagi ngobrolnya,aku harus pamit dulu mau ke butik sebentar lalu pulang ke mansion".Pamit Karui yang sudah berdiri.
Mebuki pun berdiri juga,dan berkata.
"Baiklah ayo aku temanin sampai pakiran". Kata Mebuki.
"Tidak usah kawan,aku bisa sendiri sampai jumpa". Balas Karui sambil berpelukkan dengan Mebuki,tidak lupa mereka cium pipi kiri,dan kanan.
Karui beranjak pergi dari kantin rumah sakit tidak lupa melambaikan tangannya pada Mebuki,dan Mebuki membalasnya sambil tersenyum setelah Karui tidak terlihat lagi ia pun menghela nafasnya dengan pelan,semoga saja perjodohan yang sudah di atur oleh mereka nantinya bisa berjalan dengan baik. Mebuki pun berjalan pergi dari sana untuk kembali keruangannya mengambil tasnya,dan ia akan pulang lebih awal untuk membahas pembicaraannya dengan Karui dengan sang suami,semoga saja Kiazhi setuju sama niat baik dari Karui sang sahabat.
...🌸🌸🌸🌸...
Di Mansion Hatake.
Saat ini seluruh keluarga Hatake sudah makan malam bersama,sang putra pun beranjak untuk pergi menuju kamar nya.
"Mau kemana Kakashi".? Tanya Karui.
"Mau ke kamar Kaa-chan istirahat". Jawab Kakashi.
"Kamu nggak jalan gitu,ini malam minggu". Pancing Karui.
"Ck,Kaa-chan lupa ini malam jumat,dan besok aku masih kekantor sudahlah Oyasummi Kaa-chan,Tou-san". Ucap Kakashi.
Kakashi pun pergi dari sana untuk menuju ke kamarnya,dan entah kenapa ia merasa nggak mood hari ini bahkan semua pegawainya harus merasakan efek dari moodnya itu,bahkan hal kecil saja yang salah ia memarahi pegawainya habis-habisan. Mungkin bagi kalian itu hal kecil,namun bagi perusahaan mau hal besar atau pun hal kecil,sama saja bisa mendatangkan kerugian pada perusahaan. Sakumo sendiri menggelengkan kepalanya lalu berkata.
__ADS_1
"Sudahlah Tsuma,biarkan saja putra kita seperti itu". Ucap Sakumo.
Karui yang mendengar itu menyipitkan matanya,sedangkan Sakumo mengusap tengkuknya,sepertinya ia salah bicara saat ini.
"Umur putramu sudah 32 tahun Danna,jadi dia sudah harus menikah aku mau gendong cucu masa putramu itu dikalah sama Kurama yang baru 26 tahun,tapi sudah menerima lamaran yang diberikan Rasa bahkan Temari romantis sekali karena ia meminta Rasa melamarkan Kurama untuk dirinya". Ujar Karui.
Sakumo yang mendengar itu pun mendengus karena sang istri sepertinya lupa sama jika sang putra itu mempunyai trauma dalam hubungan komitmen sekali seumur hidup.
"Tsuma,jangan lupa apa yang sudah terjadi sama putra kita". Kata Sakumo.
"Sampai kapan Danna,sudah 6 tahun berlalu aku tahu dalam 6 tahun luka,serta trauma itu masih ada jadi kita harus menunggu sampai berapa lama 10 tahun,atau 20 tahun kita menunggu putra kita membuka hatinya untuk menikah,dan kau pikir dalam jangka waktu panjang itu kita masih hidup siapa tahu besok atau lusa kita tiada bagaimana,umur tidak ada yang bisa memprediksinya semua tergantung kehendak Kami-Sama,aku hanya ingin sebelum aku tiada putraku sudah membangun,serta bahagia bersama keluarga kecilnya". Balas Karui dengan sengit.
Sakumo yang mendengar itu pun menghela nafasnya dengan pelan,lalu ia melihat sang istri yang sudah berjalan kedapur untuk cuci piring.
"Tsuma,aku tahu keinginanmu hanya ingin melihat putra kita bahagia,karena aku pun sama juga namun kita juga tidak bisa memaksa putra kita untuk mencari pasangan, yang sesuai dengan keinginan hatinya". Seru Sakumo.
"KAU TIDAK PAHAM DANNA,KARENA BAGIMU MELEBARKAN SAYAP HATAKE ADALAH HAL YANG UTAMA APA KAU PIKIR KAKASHI KEHILANGAN HANARE,BUKAN TANPA SEBAB KAU YANG INGIN SAAT ITU KAKASHI MELEBARKAN SAYAP HATAKE,KARENA IA BARU MENJADI CEO MENGGANTIKAN DIRIMU,DAN KAU TAHU ALASAN MENGAPA KAKASHI MEMAKAI MASKER KARENA IA MENGINGAT JIKA ALASAN IA KEHILANGAN CINTANYA,ADALAH KARENA ULAH TOU-SANNYA SENDIRI,DAN JIKA BUKAN KARENA AKU YANG MINTA KAKASHI KEMBALI TINGGAL BERSAMA KITA,PUTRA KITA TIDAK AKAN PERNAH MAU KEMBALI KE MANSION,JADI JANGAN MENGATAKAN SEOLAH-OLAH KAU INGIN PUTRAMU BAHAGIA NYATANYA,KAU TIDAK PAHAM PERASAAN PUTRAMU SENDIRI". Teriak Karui dengan keras.
Sakumo terdiam mendengar itu,dan Kakashi yang turun ingin pergi jalan-jalan menghirup udara malam sebentar saja mendengar pertengkaran sang Tou-san,serta sang Kaa-chan. Kakashi menghela nafasnya dengan pelan lalu memilih kembali ke kamarnya,begitu sampai di kamar Kakashi pun melepaskan masker di wajahnya,lalu membaringkan tubuhnya di ranjang miliknya,ia memilih untuk tidur saja.
Setelah cuci piring Karui ingin langsung ke kamar karena ia sudah malas untuk mendiskusikan,masalah pembicaraannya dengan Mebuki pada sang suami,yang sangat egois itu masa Sakumo di kalahkan sama Minato dimana Minato jauh lebih muda darinya namun tidak menuntut sang putra untuk memajukkan perusahaannya sebelum mereka menikah. Minato mau memajukkan bagaimana lagi,jika perusahaan Namikaze saja no 1 di London,serta sekitarnya begitu juga di Konoha jadi Kurama tinggal menjaga saja perjuangan sang Tou-san hingga bisa sampai di tahap itu.
Sakumo yang melihat sang istri mau naik pun memanggil dirinya.
"Tsuma kemarilah". Panggil Sakumo.
"Danna aku mau tidur, besok mau ke butik". Ucap Karui.
"Kemarilah sayang,jangan begitu". Seru Sakumo.
Karui yang mendengar itu mendengus lalu berjalan menghampiri sang suami,begitu sampai di sofa Karui pun duduk serta menjaga jarak dari Sakumo,sedangkan Sakumo dengan sigap membawa Karui kedalam dekapannya,tentu saja Karui mendekap suaminya ia tidak bisa membenci Sakumo bagaimana pun ia sangat mencintai suaminya,Karui hanya kecewa saja dengan tindakkan Sakumo di masa lalu.
"Maaf Tsuma,sudah membuatmu serta Kakashi kecewa padaku". Ucap Sakumo.
__ADS_1
"Di maafkan asalkan kau setuju dengan rencanaku". Seru Karui.
"Rencana apa Tsuma".? Tanya Sakumo sambil menatap Karui yang berada di dalam dekapannya.
"Aku sengaja memata-matai putra kita,dan aku mendapatkan informasi foto putra kita bersama gadis bersurai pink,dan aku sangat menyukai gadis tersebut ia sangat cocok dengan putra kita,dan gadis tersebut Haruno Sakura putri dari sahabatku Mebuki,serta Kiazhi salah satu rekan bisnismu jadi aku ingin menjodohkan mereka,dan Kakashi pun sudah mengenalnya karena Kakashi pernah jadi wali kelasnya selama 3 tahun". Jawab Karui.
"Kau yakin putra kita mau".? Tanya Sakumo lagi ia tidak keberatan karena tahu kepribadian Kiazhi juga seperti apa.
"Harus mau Danna,aku sudah membicarakan ini dengan Mebuki ia pun akan mendiskusikan hal ini dengan Kiazhi,dan Kakashi pasti mau karena sudah mengetahui sosok Sakura seperti apa". Jawab Karui.
"Baiklah,aku ikut saja semua keputusanmu jika memang ini yang terbaik buat putra kita,maka kita lakukan saja namun jika Kakashi menolak jangan memaksanya Tsuma". Kata Sakumo.
"Iya Danna". Balas Karui.
"Baiklah sudah larut mari kita tidur". Seru Sakumo yang langsung menggendong Karui ala bridal style menuju kamar mereka.
"Kebiasaan Danna,aku bisa jalan sendiri". Ucap Karui tidak lupa menggalungkan tangannya pada leher Sakumo.
"hmm Tsuma,kau adalah Ratuku jadi sudah tugasku mengistimewakan dirimu pemilik hatiku". Seru Sakumo.
"Blush".
Astaga sudah mau 33 tahun mereka menikah namun tetap saja Karui,tidak bisa tidak merona jika setiap kali mendengarkan gombalan dari suaminya ini. Sakumo sendiri terkekeh melihat rona merah di pipi sang istri,hingga ia pun berbisik di telinga Karui tentu saja Karui hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan. Sakumo bersiul pelan melihat persetujuan sang istri,sedangkan Karui jangan di tanya ia semakin malu saat ini umur mereka tidak muda lagi,namun Sakumo tetap saja bisa membuatnya malu serta kembali seperti seorang remaja yang baru merasakan namanya jatuh cinta.
TBC.
See You Next Chap.
Alasan Kakashi menunda melamar Hanare karena permintaan Sakumo yang meminta dirinya,untuk lebih fokus pada perusahaan yang baru di pegang sang putra. Kira-kira apa yang dibisikkan Sakumo di telinga Karui,entahlah hanya mereka yang tahu.
Note:
*Tsuma : Istri
__ADS_1
*Danna/Otto : Suami.