
...🌸🌸🌸🌸...
Pasangan pengantin baru kita yaitu Kakashi serta Sakura kini melakukan perjalanan bulan madu mereka,terhitung sudah satu minggu Kakashi serta Sakura berada di Maladewa. Sakura kini lagi berjemur menikmati matahari pagi karena cuacanya sangat cerah,jadi sangat cocok untuk dirinya berjemur sedangkan Kakashi sudah berenang sejak tadi. Tidak lama kemudian Kakashi pun selesai dengan renang nya lalu menghampiri sang istri yang kini lagi tengkurap,dan Kakashi tidak perlu khawatir ada seseorang yang melihat tubuh Sakura karena Kakashi sudah memesan resort ini selama 2 minggu kedepan khusus untuk mereka berdua saja.
"Cherry". Panggil Kakashi yang kini sudah berbaring disamping Sakura.
"hmm Kashi-nii". Gumam Sakura.
"Tidak lapar".? Tanya Kakashi.
Sakura yang mendengar itu pun membuka matanya lalu menatap wajah sang suami,Sakura masih belum percaya jika saat ini dirinya telah sah menjadi nyonya Hatake.
"Kashi-nii lapar".? Bukannya menjawab Sakura malah bertanya.
"Sangat lapar". Jawab Kakashi.
"Baiklah ayo kita sarapan Kashi-nii". Ucap Sakura yang sudah berdiri.
"Hmm disini saja kita sarapannya". Seru Kakashi sambil menarik pelan tangan Sakura hingga Sakura kini menahan dada bidang Kakashi,dengan kedua tangannya tentu saja Sakura bingung karena itu.
"Kashi-nii,kan belum ada makanannya disini aku ambil dulu". Kata Sakura.
"hmm sarapanku sudah ada disini yaitu kamu Cherry". Balas Kakashi yang sudah mengelus belakang Sakura dengan sensual.
Sakura wajahnya merona saat ini Kakashi mulai mencium bibir sang istri dengan lembut,hingga ciuman mereka berubah jadi panas. Kini Sakura sudah berbaring dengan Kakashi sudah menindih tubuhnya,bahkan tubuh mereka telah menyatu saat ini alunan suara Sakura yang begitu indah menjadi melodi tersendiri bagi Kakashi,bahkan Kakashi menjadi semakin semangat menanamkan benihnya,pada rahim Sakura berharap penyerbu kecil mereka bisa ada dengan cepat.
3 jam pun sudah berlalu kini aktivitas Kakashi serta Sakura baru saja berhenti,Sakura bahkan meraup nafasnya dengan memburu karena Kakashi sanggup membuatnya tidak bisa bangun,ayolah dirinya masih merasakan lelah setelah pernikahan mereka,namun Sakura tetap harus bisa melayani suaminya dengan baik.
"Sarapannya lama sekali Kashi-nii". Keluh Sakura.
"Sarapannya sangat enak serta membuatku ketagihan hingga aku sanggup tambah hingga siang nanti,apalagi sampai sore pun sanggup Cherryku". Ujar Kakashi.
"Lemaslah Kashi-nii". Seru Sakura yang sudah masuk pada mode manjanya.
Kakashi pun dengan sigap menggendong Sakura ala bridal style berjalan masuk menuju kamar mandi begitu sampai di dalam kamar mandi,Kakashi pun menaruh tubuh Sakura didalam bathub lalu ikut masuk juga,mereka pun berendam dengan aroma favorit Sakura serta aroma lilin lavender yang membuat pikiran mereka jadi rileks saat ini. Kakashi dengan telaten menggosok punggung Sakura,hingga Sakura melotot horor saat merasakan big Kakashi kembali bangun.
"Hiyyahh Kashi-nii,keluar aku capek". Seru Sakura.
"Tenang Cherry aku tahu kau lelah". Ucap Kakashi.
Sakura yang mendengar itu seketika berbalik memeluk Kakashi.
"Maaf Kashi-nii,harusnya aku tidak boleh begini karena sudah tugasku serta kewajibanku sebagai istrimu harus bisa melayanimu". Kata Sakura.
"Tidak apa-apa Cherry,jangan memaksakan dirimu aku tidak mau kau lelah serta nanti jadi sakit". Balas Kakashi tidak lupa mengelus surai Sakura yang sudah agak panjang itu.
"Aku sudah lebih baik,jadi mau lanjut yang tadi atau tidak Kashi-nii". Goda Sakura sambil memainkan jarinya di dada Kakashi.
__ADS_1
"Kau yang memaksaku Cherry,jadi ku terima hidanganku". Setelah mengatakan itu Kakashi kembali menyatukan tubuh mereka kembali.
Suara indah Sakura kembali mengalun bagai melodi didalam kamar mandi,Kakashi semakin semangat bahkan gairahnya semakin tinggi akibat lilin aroma terapi serta aroma sabun yang mereka gunakan menghantarkan r@ngs@ng@n tersendiri buat Kakashi.
...🌸🌸🌸🌸...
Tidak terasa bulan madu Kakashi serta Sakura akan berakhir 2 hari lagi,dan Sakura tentu merasakan remuk pada badannya bahkan moodnya selalu berubah-ubah hingga ia merasa jengkel sendiri sama dirinya,karena selalu marah-marah tidak jelas sama Kakashi. Sakura menghela nafasnya dengan pelan kenapa bulan madu yang harusnya indah,jadi seperti ini bahkan Kakashi sampai angkat tangan menghadapi dirinya ngomong-ngomong soal Kakashi ia baru sadar jika suaminya seharian ini tidak ada di resort. Sakura pun menelpon Kakashi namun tidak diangkatnya kini ia sudah mondar-mandir,dan sekali lagi menelpon Kakashi tapi tidak di angkatnya.
"Ada apa denganku ini tidak biasa nya moodku jadi kacau seperti ini,bahkan sekalipun Kashi-nii selalu menggodaku aku tidak akan marah-marah apalagi sampai bertindak tidak sopan bagaimana pun Kashi-nii adalah suamiku". Inner Sakura.
Sakura terduduk di kasur lalu menitikkan air matanya ada apa dengan dirinya ini,mengapa ia jadi menyebalkan saat ini tidak lama kemudian Kakashi pun muncul lalu membulatkan matanya saat Sakura menangis,ia langsung menghampiri Sakura lalu menarik pelan tangan Sakura tidak lama kemudian Kakashi mendekap tubuh wanita yang sangat di cintainya ini.
"Cherry ada apa".? Tanya Kakashi.
"Hiks hiks hiks maafin aku Kashi-nii,karena mood ku sampai merusak bulan madu kita,hiks hiks aku sendiri bingung apa yang terjadi dengan diriku ini,sampai aku jadi menyebalkan bahkan melampiaskan padamu,hiks hiks". Jawab Sakura sambil terisak.
"Sttt tidak apa-apa Cherry,aku tidak masalah karena aku tahu kau lelah tapi aku sangat sulit mengendalikan diriku". Seru Kakashi.
"Kashi-nii,jangan tinggalkan aku lagi hiks hiks hiks". Ucap Sakura.
"Maaf,tadi aku angkat telepon serta ada urusan di sekitar sini,dan aku tidak menjawab teleponmu karena aku sudah didalam resort". Jelas Kakashi.
Sakura semakin erat memeluk tubuh Kakashi sedangkan Kakashi tersenyum tidak lupa mengelus rambut Sakura dengan sayang, sebenarnya tadi Kakashi menelpon Mebuki sang ibu mertua untuk bertanya mengapa mood Sakura berubah-ubah,dan ada satu kemungkinan yang terjadi namun belum bisa di pastikan juga itu benar terjadi.
"Ayo sekarang istirahat dulu Cheeryku karena lusa kita sudah pulang,maka kita harus menikmati moment ini dengan baik". Kata Kakashi.
"Maaf Kashi-nii seharusnya ini menjadi bulan madu terindah buat kita". Balas Sakura.
"Apa itu Kashi-nii".? Tanya Sakura sambil mendongkak.
"Cup".
"Rahasia Cherry,jika aku bilang bukan kejutan namanya". Jawab Kakashi setelah mencium kening Sakura dengan lembut.
"Aku tidak sabar untuk tahu kejutanmu Kashi-nii". Seru Sakura.
"Sabarlah Cherryku". Ucap Kakashi.
Sakura tersenyum mendengar itu kini Kakashi serta Sakura pun tidur siang sejenak.
...🌸🌸🌸🌸...
Sesuai janji Kakashi pada Sakura yaitu memberikan kejutan kini mereka sudah sampai di lokasi yang sudah di dekor sangat indah, Kakashi berharap Sakura bisa suka dengan kejutannya.Sakura pun bisa merasakan jika ia sudah berada di dalam air saat ini.
"Kashi-nii,aku merasakan air di kakiku". Ucap Sakura.
"hmm kita memang berada didalam air Cherry". Seru Kakashi.
__ADS_1
"Nanti saat hitungan ke-3 baru kau boleh membuka matamu Cherry". Tambah Kakashi.
"Iya Kashi-nii". Kata Sakura.
Kakashi pun melepaskan kain hitam yang kini digunakan oleh Sakura,dan saat terlepas Kakashi pun mulai menghitung.
1
2
3
"Buka matamu Cherry". Pinta Kakashi.
Sakura pun membuka matanya secara perlahan-lahan manik emerladnya seketika bergetar,bahkan sudah berkaca-kaca saat ini karena pemandangan ini sangat indah sekali.
"Bagaimana Cherry".? Tanya Kakashi.
"Hiks hiks ini sangat indah Kashi-nii,aku sangat menyukai ini bahkan aku tidak pernah berpikir akan mendapatkan kejutan terindah dalam hidupku,namun kau memberikan semuanya Kashi-nii,Terima kasih suamiku aku sangat mencintaimu". Jawab Sakura.
Kakashi tersenyum lebar mendengar itu ia pun melepaskan maskernya,dan berkata.
"Masih ada banyak kejutan yang sudah aku siapkan untukmu Cherry,karena aku ingin membahagiakan istri manisku ini,dan aku pun sangat mencintaimu Cherry". Kata Kakashi sambil memperlihatkan kalung dengan liontin kelopak bunga Sakura yang sangat indah.
"Kashi-nii". Lirih Sakura ia tidak bisa berkata-kata saat ini.
Kakashi pun memakaikan kalung pada leher Sakura setelah selesai Sakura menyentuh lehernya,dimana ada tanda cinta Kakashi yang telah terpasang disana. Sakura langsung menubruk tubuh Kakashi lalu memeluknya dengan sangat erat,bahkan bahu Sakura sudah bergetar hebat saat ini. Kakashi pun merengkuh tubuh Sakura lalu mencium kening Sakura dengan sayang,tentu saja Sakura semakin terisak karena itu. Setelah kejadian haru kini mereka sudah makan malam dengan posisi berada di tengah air sambil menikmati keindahan Maladewa di malam hari. Sakura tidak pernah menyangka bisa merasakan semua ini.
"Kashi-nii,Terima kasih sudah datang dalam hidupku serta membawakan cinta baru untukku". Ujar Sakura.
"Justru harusnya aku yang berterima kasih padamu Cherry karena mau menerima pria tua ini menjadi suamimu". Kata Kakashi sambil meminum wine nya.
"Pria tua yang hot serta sexy,dan kuat hanya milik Hatake Sakura". Balas Sakura sambil mengedipkan matanya pada Kakashi.
"Menggodaku Cherry". Seringai mesum Kakashi sudah terlihat saat ini.
"Apa memuji suamiku sama dengan menggodanya". Seru Sakura yang sudah berdiri lalu menghampiri Kakashi.
Sakura pun duduk di paha Kakashi tidak lupa mengalungkan tangannya pada leher sang suami. Kakashi pun memeluk pinggang Sakura tidak lupa merematnya. Sakura memulai lebih dulu mencium bibir Kakashi dengan lembut,dan Kakashi membiarkan Sakura terlebih dulu menciumnya hingga saat Sakura mau menjauhkan wajahnya,Kakashi mengambil alih ciuman dengan menahan tengkuk Sakura agar ciuman mereka semakin dalam,dan Kakashi pun menggendong Sakura ala koala lalu berjalan pergi dari sana kembali ke resort tanpa memutuskan ciuman mereka.
TBC.
See You Next Chap.
Bonus gambar suasana Dinner
__ADS_1
Bonus gambar Kalung Liontin Sakura.