Marry With My Sensei

Marry With My Sensei
48. Hamil Anak Kembar.


__ADS_3

...🌸🌸🌸🌸...


Tidak terasa kandungan Sakura sudah masuk pada minggu ke-18 yaitu bulan ke-5 hingga tidak terasa 4 bulan lagi ia akan melahirkan,dan Kakashi serta Sakura memang belum mau periksa lebih lanjut selesai kontrol biasa dimana pengecekkan tekanan darah Sakura,serta hal lainnya namun Usg belum karena Sakura ingin bulan ke-5 Usg,agar semuanya bisa jelas. Sakura tentu memperhatikan perutnya yang sudah membuncit,dan sudah jelas ini lebih besar dari ukuran normalnya. Sakura pun mengingat kata dokter Pakura jika hal ini normal,jika ia hamil anak kembar. Sakura tentu tersenyum senang,namun juga khawatir jika itu tidak benar makanya Sakura belum memberitahukan hal ini pada Kakashi.


Kakashi yang sudah siap pun melihat Sakura yang kini melamun depan cermin. Kakashi dengan sigap menghampiri Sakura tidak lupa memeluknya serta mengelus perut Sakura lalu bertanya.


"Ada apa Cherry".? Tanya Kakashi.


"Tidak ada Kashi-nii,hanya senang saja melihat perutku sudah mulai besar artinya anak kita didalam semakin tumbuh dengan sehat". Jawab Sakura.


"Iya,aku sangat tidak sabar menantikan buah hati kita lahir kedunia iya pasti akan cantik seperti Mommnya". Ucap Kakashi.


"Dan akan tampan seperti Daddynya jika ia laki-laki". Seru Sakura.


"Iya,aku harap ia mewarisi ketampananku tapi ia tetap mengambil matamu yang sangat indah". Kata Kakashi.


"Semoga saja Kashi-nii". Balas Sakura.


Kakashi serta Sakura pun pergi menuju rumah sakit Haruno,dan hari ini Sakura tidak kuliah makanya ia bisa kerumah sakit untuk kontrol. Setelah 45 menit Kakashi serta Sakura sudah sampai di rumah sakit Haruno,begitu sampai mereka langsung menuju administrasi untuk mengkonfirmasi jika mereka sudah daftar secara online,dan sudah mendapatkan nomor antrian 4,setelah selesai Kakashi serta Sakura menuju instansi ibu,dan anak begitu sampai mereka pun menunggu hingga nomor mereka di panggil.


Kakashi kini fokus pada handphonenya untuk melihat grafik saham serta mengontrol pekerjaannya dari jauh,Sakura membiarkan Kakashi untuk bekerja hingga nomor mereka pun di panggil. Kakashi menyimpan handphonenya,lalu membantu Sakura berdiri lalu berjalan masuk ke dalam ruangan dokter Pakura.


Di Dalam Ruangan.

__ADS_1


Saat ini Sakura telah berbaring di atas ranjang serta bajunya pun sudah di angkat hingga perut Sakura yang membuncit kini sudah terlihat,Pakura pun memberikan gel lalu meratakan pada perut Sakura lalu mulai menggerakkan alat Usg,hingga kini terlihat jelas dalam monitor jika gambar 2 janin dalam rahim Sakura telah terlihat. Pakura tersenyum melihat itu begitu juga Sakura bahkan matanya sudah berkaca-kaca saat ini karena bukan satu tapi dua sekaligus anugerah yang di dapatnya dari sang Maha Kuasa, sedangkan Kakashi untuk pertama kalinya matanya berair saat ini karena dirinya mendapatkan anugerah terbesar dalam hidupnya.


"Selamat Sakura-chan,karena kau memang hamil kembar saat ini terjawab sudah keraguan yang sempat kau alami,dan semuanya sehat perkembangan mereka pun juga sangat baik". Seru Pakura.


"Hiks hiks aku sangat bahagia mendapatkan 2 buah hati sekaligus". Ucap Sakura.


"Iya,dan hal wajar jika perutmu lebih besar dari seharusnya karena kamu membawa 2 badan sekaligus,jadi jangan khawatir lagi semua nya normal,tidak ada masalah sampai nanti kau melahirkan serta hal wajar jika kamu cepat lapar atau makan dalam jumlah banyak". Seru Pakura sambil memprint hasil Usg.


Setelah hasil keluar Pakura mematikan alat Usg serta monitor nya juga,Kakashi pun dengan sigap membantu Sakura untuk bangun dari tidurnya lalu memperbaiki penampilan sang istri.


"Cherry".Lirih Kakashi dengan serak.


"Sttss tunda dulu,karena masih banyak pasien yang antri Kashi-nii". Ucap Sakura.


Kakashi menganggukkan kepalanya lalu membantu Sakura turun dari ranjang,kini mereka sudah duduk didepan Pakura yang sudah menyiapkan hasil Usg,bahkan telah selesai menulis di buku kontrol Sakura untuk pemeriksaan hari ini.


"Kadang-kadang saja mual itu muncul dokter". Jawab Sakura.


"Baiklah aku tetap berikan obat mual padamu namun tidak banyak,serta ini vitamin,dan jangan lupa susunya kau minum juga". Seru Pakura.


"Iya dok,jika saya lupa ada suamiku yang selalu membawakan susu untukku". Ucap Sakura.


"Benar-benar suami idaman,dan ingat Sakura-chan karena ini kehamilan pertamamu serta kembar makanya kau harus hati-hati,jangan stress serta lelah berlebihan yang menyebabkan terjadi kram pada perutmu,dan emosimu harus kau jaga agar tetap stabil hingga kau melahirkan nantinya". Jelas Pakura.

__ADS_1


"Iya dok,saya akan menjaga buah hati kami ini dengan baik". Seru Sakura.


Pakura menganggukan kepalanya hingga Sakura kembali berbicara.


"Dok boleh saya minta tolong,jika Kaa-chan tanya bilang saja bayi kami sehat,karena aku ingin memberikan kejutan pada mereka saat bayi kami nanti lahir". Kata Sakura.


"Tapi Sakura-chan,Kaa-chanmu pemilik rumah sakit ini serta ia sudah jelas tahu dari kondisi perutmu jika kau hamil anak kembar". Balas Pakura.


"Aku tahu itu tapi biarkan saja Kaa-chan jadi penasaran lagian ada aturannya jika informasi pasien tidak boleh di tahu oleh pihak lain selain dokter sendiri". Ujar Sakura.


"Baiklah Sakura-chan,namun kau harus membantuku nanti karena aku takut dipecat". Seru Pakura.


"Baiklah Dokter,aku akan bertanggung jawab". Ucap Sakura yang sudah berdiri.


Pakura pun berdiri lalu mereka bersalaman setelah itu Kakashi serta Sakura keluar dari ruangan karena pasien Pakura masih ada 6 orang lagi untuk hari ini. Kakashi menggenggam tangan Sakura dengan erat hingga kini mereka sudah di apotik untuk antri ambil obat.


"Cherry". Seru Kakashi.


"Kashi-nii,aku tahu kau sangat bahagia serta sudah ingin memelukku kita bisa lakukan saat hanya berduaan saja". Ucap Sakura.


Tidak lama kemudian Kakashi sudah mendapatkan obat Sakura hingga kini mereka pun keluar dari rumah sakit Haruno,dan begitu didalam mobil Kakashi yang sudah tidak tahan pun memeluk Sakura sangat erat tanpa menekan perutnya. Sakura tersenyum senang lalu mengelus belakang Kakashi dengan sayang,karena ia bisa merasakan air mata suaminya yang telah turun saat ini. Sakura tidak pernah menyangka jika Kakashi sang suami yang selalu tampak dingin pada semua orang,namun sama dirinya bisa mengeluarkan berbagai macam ekspresi Sakura benar-benar merasa beruntung memiliki Kakashi sebagai suaminya,serta cinta,dan rumah yang baru untuk Sakura tentunya.


Setelah kejadian penuh haru itu kini mobil Kakashi sudah pergi meninggalkan rumah sakit Haruno,dan ia tidak kembali ke kantor lagi karena hari ini ia ingin menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk Sakura bersama kedua buah hatinya tanpa mereka sadari ada satu sosok wanita yang menatap semua itu dengan pandangan penuh arti miliknya,ia tidak pernah menyangka jika bisa melihat sosok yang pernah hidup dalam hatinya bisa meraih kebahagiaan yang lebih baik saat bersama orang lain dibandingkan bersama dirinya. Wanita tersebut berlalu pergi dari sana ia tidak menyangka jika kedatangannya di rumah sakit Haruno bisa mempertemukan dirinya dengan masa lalunya.

__ADS_1


TBC.


See You Next Chap.


__ADS_2