
...🌸🌸🌸🌸...
Tepat pukul tiga sore kini Naruto sudah menyelesaikan kuliah serta pekerjaannya,dan ia pun bergegas untuk mandi karena satu jam lagi dirinya akan bertemu dengan Yamanaka Ino gadis yang ingin bertemu dengan dirinya. Saat Naruto sudah masuk kedalam kamar mandi handphonenya berbunyi dengan keras karena kini Sasuke menelpon dirinya,tidak lama kemudian panggilan sudah berakhir serta kini sebuah pesan dari Sasuke masuk memenuhi pop notifikasi Naruto. Setelah 15 menit Naruto sudah selesai mandi bahkan ia sudah rapi,Naruto pun mengikat rambutnya seperti biasa lalu memakai bedak serta lipblam saja karena Naruto tidak terlalu suka make up.
Setelah siap ia pun mengambil handphonenya lalu melihat ada 5 panggilan serta 1 pesan dari Sasuke,dan Naruto pun berjalan pergi dari sana tidak lupa membawa kunci mobil miliknya. Begitu sampai dibawah ia melihat Iruka sang kepala maid yang kini mengawasi para anak buahnya untuk bekerja.
"Uncle Iruka". Panggil Naruto.
Iruka yang mendengar itu pun berbalik lalu membungkukan badannya.
"Iya Nona". Sahut Iruka.
"Jika Sasuke kemari atau menelpon katakan padanya aku keluar untuk ketemu klien,dan tidak tahu jam berapa pulang". Seru Naruto.
"Baik Nona,apa anda perlu supir untuk menemani anda".? Tanya Iruka.
"Hmm Tidak,aku bisa sendiri bawa mobilnya". Jawab Naruto.
Naruto pun berjalan pergi dari sana menuju bagasi begitu sampai disana ia langsung memeluk mobil yang dia beri nama "Kitsune".
"Kitsune aku rindu padamu sudah lama sekali tidak mengendraimu". Seru Naruto memeluk mobil berwarna orange itu.
Setelah drama itu Naruto pun membawa mobil miliknya keluar dari mansion Namikaze,dan sekalipun sudah 3 tahun namun Naruto masih ingat jalan Konoha apalagi sekarang sudah ada "GPS" jadi Naruto tidak akan tersesat serta 10 menit lagi menunjukkan pukul 4 sore.
...🌸🌸🌸🌸...
Di Cafe NineTeen.
Tepat pukul 4 sore kini Naruto sudah sampai di cafe tempat janjiannya dengan gadis yang bernama Ino. Setelah memarkirkan mobil miliknya,Naruto berjalan masuk kedalam lalu mengedarkan pandangan miliknya hingga ia pun melihat seorang gadis mengangkat tangan,dan Naruto juga bisa melihat sosok pria berambut nanas yang merupakan sahabatnya sendiri yaitu Shikamaru,duduk tidak jauh dari gadis itu. Naruto melangkahkan kakinya menghampirinya begitu sampai gadis yang tidak lain adalah Ino berdiri lalu mengulurkan tangannya.
"Hai,aku Yamanaka Ino salam kenal Uzumaki-san". Ucap Ino.
Naruto pun membalas uluran tangan sambil tersenyum manis.
"Hai salam,aku Uzumaki Naruto kau boleh memanggilku Naruto saja". Seru Naruto.
"Baik Naruto,kau pun boleh memanggilku Ino". Kata Ino.
__ADS_1
"Iya Ino,jadi ada apa ingin ketemu denganku".? Tanya Naruto tanpa basa-basi lagi.
"Silahkan duduk dulu,kita pesan makanan sama minuman biar enak ngobrolnya". Jawab Ino.
"Baik". Seru Naruto yang kini duduk tepat didepan Ino.
Ino pun memanggil pelayan lalu ia kembali duduk di kursi miliknya, tidak lama kemudian sang pelayan pun datang untuk mencatat pesanan mereka.
"Aku ingin pesan,cake vanila serta minumnya jus blueberry". Ucap Ino.
Pelayan pun mencatat pesanan Ino lalu menatap Naruto tidak berkedip,lalu ia memekik tertahan karena itu.
"Kau Naruto kan". Pekik pelayan.
Naruto yang mendengar itu pun mengangkat wajahnya lalu mengerutkan keningnya saat melihat pelayan tersebut.
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya".? Tanya Naruto.
"Kau tidak ingat padaku,aku pernah membantumu dulu saat kau telat untuk manjat tembok belakang sekolah sampai kau sedikit lecet,dan aku harus di hajar oleh teman culunmu dulu". Jawab pelayan.
"Kau Kiba bukan yang selalu di hukum juga karena membawa anjingmu ke sekolah". Kata Naruto.
"Hehehe akhirnya kau ingat juga aku,dan kau ingin pesan apa".? Tanya Kiba.
"Aku mau cheesecake sama matchahiato". Jawab Naruto.
Kiba pun mencatatnya lalu mengulang pesanan mereka setelah tidak ada tambahan lagi,Kiba pun berlalu pergi dari sana untuk menyiapkan pesanan mereka. Tidak lama kemudian handphone Naruto berbunyi,dan Naruto pun melihat Sasuke menelponnya serta sudah 10 kali namun Naruto tidak angkat lalu mensilent handphonenya karena ia tidak ingin diganggu saat ini melihat Shikamaru yang berada disini juga,Naruto sudah bisa menebak jika Ino ingin menyampaikan hal penting.
Tidak lama kemudian pesanan mereka pun sudah datang,dan Ino serta Naruto menikmatinya terlebihi dahulu kue mereka setelah habis Ino meminum jusnya lalu ia pun mulai bicara.
"Jadi aku ingin mengatakan hal penting padamu". Seru Ino.
"Tentang apa".? Tanya Naruto.
"Tentang,hubungan yang terjadi antara Sasuke-Kun serta Sakura yang merupakan sahabat kecilku,dan aku melihat kemarin kau sangat senang ketemu dengan Sakura jadi aku menyimpulkan jika kau pun dekat dengan Sakura". Jawab Ino.
"Deg Deg Deg"
__ADS_1
Jantung Naruto seketika berdetak cepat saat mendengar hal itu,dan ia berharap jika kecurigaannya tidak terbukti adanya.
"Apa maksudmu".? Tanya Naruto.
Ino pun menghela nafasnya lalu mulai menceritakan semuanya,dan Naruto mendengar semua itu tanpa memotongnya sama sekali. Tentu saja hati Naruto berdenyut sakit mendengar semua itu,dan air matanya pun turun karena kecurigaannya benar terjadi adanya jika Sasuke sahabat sekaligus cinta pertamanya selama 2 tahun menjalin hubungan dengan Sakura sahabatnya juga. Ino tentu mengenggam tangan Naruto lalu berbicara.
"Aku minta maaf serta aku paham perasaanmu karena aku pun merasakan hal yang sama denganmu". Ucap Ino.
"Apa alasanmu mengatakan semua ini padaku".? Tanya Naruto dengan serak.
"Aku ingin membalas tamparan Sakura sebulan lalu serta ingin ia merasakan bagaimana rasanya kehilangan sahabat yang dia percaya,serta bagaimana bisa dia mengkhianatimu jadian dengan orang yang kau cintai sekalipun Sasuke-Kun berpenampilan culun Sakura pasti menyadari jika ia orang yang sama dengan cintamu". Jawab Ino jujur apa adanya.
Naruto tentu terkekeh bahkan tertawa namun bukan tawa kebahagiaan,jadi ini alasan mengapa mereka selama 2 tahun bungkam pada dirinya, karena Sasuke jadian dengan sahabatnya sendiri. Ino bukan kesal atau marah namun kasihan karena Naruto lebih terpukul darinya.
"Jadi kecurigaanku benar adanya,mereka benar-benar sudah menipu serta mengkhianatiku bahkan aku mempercayakan Sasuke pada Itachi-nii agar menjaga cintaku,namun ia membiarkan mereka jadian selama 2 tahun mereka menipuku dan jika aku tidak tahu Sasuke sudah memiliki kekasih,pasti mereka tidak akan putus serta terus bersama di belakangku". Ujar Naruto.
"Maaf Naruto,aku sengaja mengatakan hal ini padamu karena aku sadar sudah jelas mereka akan diam saja". Seru Ino.
"Justru aku senang kau mengatakan semua ini padaku karena aku sudah sering bertanya pada Sasuke,sejak ia bilang sudah memutuskan kekasihnya, untuk tahu nama mantannya sekaligus mematahkan asumsiku jika Sakura adalah sosok yang aku curigai sebagai kekasih Sasuke,namun dia selalu diam serta hari ini aku sadar mereka sengaja agar terus bisa membuatku seperti orang bodoh tentunya". Jelas Naruto.
Ino yang mendengar itu pun menghela nafasnya dengan pelan, dan Naruto pun berdiri dengan sempoyongan karena ia kembali merasa sesak pada dadanya. Ino sigap berdiri lalu menahan tubuh Naruto Shikamaru yang melihat itu dengan sigap menghampiri mereka,lalu mengambil alih tubuh Naruto namun Naruto mendorong Shikamaru menjauh darinya lalu menatap Shikamaru dengan pandangan kecewanya.
"Kau sahabatku Shika aku yang membuatmu bisa kenal dengan Sasuke serta Gaara,dan juga kau bisa menjadi bagian dari kami namun kau membuatku kecewa dengan menyembunyikan hal penting ini dariku,dan apa alasan kalian melakukan hal itu". Tutur Naruto.
"Kami hanya tidak ingin kau kecewa serta sakit mendengar semua ini,dan Sasuke sudah janji akan memutuskan Sakura setelah ia pulang dari London". Seru Shikamaru.
"Justru aku semakin sakit hati serta sangat kecewa kepada kalian semua kau tahu aku sangat mencintai Sasuke,sejak kecil kami sudah janji akan selalu bersama-sama,namun saat tahu dia sudah membagi hatinya membuatku sadar jika semuanya hanya mimpiku saja". Ucap Naruto dengan air matanya kembali turun.
"Naru,Sasuke tidak mencintai Sakura dia hanya mencintaimu saja". Seru Shikamaru.
"Jangan menghiburku Shika,jika dia mencintaiku dia tidak akan jadian serta menerima cinta Sakura jadi simpan saja omong kosongmu itu,dan mulai saat ini hingga nantinya, kau serta Gaara bukan sahabatku lagi aku membenci kalian semua". Setelah mengatakan itu Naruto pun membuka tasnya lalu mengeluarkan uang untuk membayar makanan mereka.
Naruto pun berjalan pergi dari sana tentu saja Shikamaru ingin mengejarnya namun saat melihat Ino hanya melamun,ia dengan cepat menarik tangan Ino untuk menyusul Naruto namun mereka telat karena Naruto sudah membawa mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Shikamaru serta Ino mengejar Naruto dengan menggunakan motor bahkan Ino memeluk erat Shikamaru yang kini sudah balap.
TBC.
See You Next Chap.
__ADS_1