Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab 1


__ADS_3

Hai Perkenalkan namaku CHARIZTA LAURENZA SERGIO.putri dari pasangan suami-istri EDWARD SERGIO dan VELOVE LAURENZA, aku adalah seorang siswi kelas 3 SMA. yang bersekolah di salah satu sekolah ternama dan terkenal dikota metropolitan ini.


' SMA TARUNA BANGSA '. salah satu sekolah elite dan terkenal dikota Jakarta ini? disinilah aku menuntut ilmu.


aku memiliki dua orang teman namanya KEVIN ANGELIO STUARD dan MIRA APRILIANI ALEXANDER. mereka berdua adalah sahabat masa kecilku dari dulu sampai sekarang.


salah satu dari sahabatku, harus pergi meninggalkan kami berdua. dimana dia harus mengikuti kedua orang tuanya, untuk sebuah pekerjaan yang mengharuska ayahnya turun tangan.perusahaan milik keluarganya yanh ada sedikit masalah itu, itulah alasannya yang mengharuskan dia harus ikut pergi dengan kedua orang tuanya itu.


walaupun dia pergi jauh tapi aku akan selalu menunggunya disini..????


menunggu kepulangannya.walaupun aku tidak tahu kapan dia akan datang....!!!!


inilah kisah hidupku yang selalu menunggu kehadiran dirinya.yang entah kapan akan datang memenuhi janjinya itu.


Tok....


Tok....


Tok....


"Sayang.....ayo cepatan bangun ini sudah siang! nanti kamu terlambat berangkat ke sekolah."kata sang mommy Velove membangunkan putrinya sambil terus mengetuk pintu.


"Ya....mom Charis udah bangun kok dari tadi juga."kata charizta dengan wajah bantal dan mengantuknya itu khas orang bangun tidur. mimpi indahnya harus terganggu karena suara sang momy tercinta.


"Baiklah kalau begitu.cepetan sana mandi terus turun kebawah untuk sarapan,momy dan Daddy tunggu dibawah."kata sang momy sambil berlalu dari hadapan kamar sang putri sulungnya itu.


charizta hanya bergumam dan sambil berlalu masuk kedalam kamar mandi untuk memulai ritual mandi paginya sebelum berangkat ke sekolah.


setelah dirasa semuanya selesai dan sempurna charizta memutuskan untuk segera turun kebawah untuk bergabung dengan kedua orangtuanya itu.


"Wajah ok....seragam lengkap! tidak ada yang terlewatkan sedikitpun,cus kita turun sebelum suara mommy memanggil terus- menerus."monolognya pada diri sendiri.


Akhirnya charizta pun turun kebawah dengan menuruni anak tangga satu persatu menuju meja makan dimana kedua orang tuanya berada.


"morning mom....morning dad."kata charizta sambil mencium pipi kedua orang tuanya sebelum duduk disebelah sang mommy.

__ADS_1


"morning princess."serempak mommy dan daddy-nya.


charizta hanya tertawa melihat kekompokan kedua orang tuanya itu.


mereka akhirnya menikmati sarapan pagi bersama dengan khidmat tanpa ada sepatah kata pun yang keluar.


setelah selesai sarapan. mereka bersiap-siap untuk segera memulai aktivitasnya, dari sang Daddy dan mommy yang harus pergi ke kantor karena akan ada meeting penting dengan klien begitu pun dengan charizta yang juga harus berangkat ke sekolah sebelum terlambat dan kejebak macet jalanan yang menyebabkannya terlambat masuk sekolah.


tidak butuh waktu lama akhirnya charizta pun sampai disekolah dengan selisih waktu kurang dari 30 menit lagi bell akan berbunyi dan beruntungnya dia datang tepat waktu.


"huh.....untungnya gue datang tepat waktu. kalau tidak ucapkanlah selamat tinggal pada kehidupan tenangku yang kena hukum guru BK."kata charizta bermonolog dan merasa sedikit bersyukur karena datang tepat waktu kesekolah.


Sebuah tepukan dipundaknya menyadarkan dia dari acara berbicara sendiri. charizta membalikkan badannya kearah belakang, disana sang guru BK sudah berdiri dengan wajah bingungnya melihat tingkah laku sang murid yang berbicara seorang diri.


"kamu sudah gila.....berbicara sendirian! tumben hari ini.kamu datang tepat waktu dan tidak terlambat seperti biasanya."kata pak Ridwan sang guru BK.


charizta hanya cengenggesan mendengar celotehan sang guru bknya itu.dengan wajah tanpa dosanya charizta menyapa sang guru tersebut.


"eh....bapak selamat pagi! Saya kira siapa gitu."kata charizta dengan wajah tanpa dosanya itu.


"bukan.....charizta loe pak yang bilang tapi bapak sendiri."jawab charizta dengan wajah nyebelinnya itu.


"kamu.....cepat sana buruan masuk sebelum saya hukum."ucap pak Ridwan dengan wajah geramnya menahan kekesalannya itu.


"ashiap....pak! charizta akan segera masuk kedalam dan bapaak harusnya bersyukur hari ini saya tidak datang terlambat loh ke sekolah."kata charizta dengan wajah nyebelinnya yang senang berdebat dengan sang guru.


karena tak ingin melihat sang guru marah dan semakin murka charizta memutuskan untuk segera berlalu pergi dari hadapan sang guru menuju ke kelas.


***


sementara itu dilain tempat lebih tepatnya sepasang suami istri dan seorang remaja tampan yang baru saja turun dari pesawat dan berjalan menuju keluar. dimana disana sang supir yang ditugaskan untuk menjemput mereka sudah datang.


yups! siapa lagi kalau bukan Kevin angelio stuard. dengan keluarga yang baru saja mendarat di tanah air ini, sahabat masa kecil dari charizta dan Mira yang memutuskan untuk kembali ketanah air.sikarenakan perusahaan sang ayah yang telah stabil kembali seperti semula, sang Ayah lebih memilih kembali mengurus perusahaan yang sudah lama dia tinggalkan.hanya diurus oleh orang kepercayaan dirinya itu.


seorang pria tampan dengan perawakan tinggi 180 kulit putih dan hidung mancung. siap menghipnotis kaum hawa yang melihatnya,ditambah dengan tatapan tajam bak elang yang mampu membuat semua orang merasa takut.

__ADS_1


tidak butuh waktu lama mobil yang membawa Kevin beserta keluarganya pergi meninggalkan bandara dan menuju kediaman yang sudah lama mereka tinggalkan itu.


**


sementara disekolah charizta.


bell masuk telah berbunyi dari 15 menit yang lalu, semua murid berhamburan memasuki kelasnya masing-masing untuk memulai pembelajaran.


sambil menunggu sang guru datang? tak jarang para murid pada diam ada yang bergosip,bermain game online,berdandab,ada yang ngelive Ig,tidur dan lain sebagainya itulah keseharian para murid SMA taruna bangsa disaat gabut menunggu guru datang.


"oh iya ris.....loe tau gak! kira-kira kapan Kevin akan kembali ke indonesia."kata Mira sahabat sebangku sekaligus sahabat masa kecilnya itu.


"gue.....kurang tau mir kapan dia beserta keluarganya datang? loe tau sendiri kan kita lost contect cukup lama. terakhir kali kita saling sapa saat kita masih kecil, sekarang kita saja sudah tumbuh jadi gadis remaja dan bukan anak kecil lagi.jadi! bisa loe bayangin. sudah berapa lama kita gak ada kabar dari dia beserta keluarga dinegerikan orang sana." jawab charizta dengan wajah sendu dan murungnya itu.


"kira-kira.....kalau seandainya! nanti dia kembali lagi ketanah air. apakah dia bakalan ingat lagi dengan kita berdua atau tidak."kata Mira bertanya kepada sang sahabat.


"entahlah....mir! gue juga kurang tau dia masih ingat atau gaknya sama kita berdua."kata charizta dengan mengangkat kedua bahunya tanda tidak tahu.


baik Mira maupun charizta! keduanya sama-sama merindukan sang sahabat masa kecil.


itulah yang menjadi beban pikiran charizta selama ini,apakah sang sahabat masih mengingat mereka atau tidak! khususnya untuk dirinya yang selalu merindukannya setiap saat. yang jauh disana.


apakah semua janjinya. akan dia tepati begitu kembali ketanah air ini.


karena tidak ingin terlalu larut dalam kesedihannya. charizta memutuskan untuk tidak terlalu memikirkannya saat ini.karena ada yang jauh lebih penting, yang harus dia utamakan.


karena charizta tahu! sudah cukup lama bahkan hingga bertahun-tahun. mereka tidak bertemu, apakah wajahnya masih tetap sama kaya dulu atau sudah berubah.secara jaman sudah berubah begitupun dengan dirinya itu.


hampir sama dengan dirinya dan Mira yang dulunya masih anak-anak bau kencur tapi sekarang tumbuh menjelma menjadi remaja yang begitu sangat cantik dengan postur tubuh yang semampai dan kulit putih seputih susu serta halus tidak seperti dulu yang gemuk dan juga chubby.


disaat tengah asyik berkecamuk dengan pikiran mengenai sang sahabat masa kecilnya itu tanpa dia ketahui sang guru kimia sudah datang dan memasuki kelas.


"Assalamu'alaikum,selamat pagi anak-anak."kata pak Ghani guru kimia


"Waa'allaikum salam,selamat pagi juga pak."serempak semua murid.

__ADS_1


melihat sang sahabat melamun Mira menyenggol lengan sang sahabat guna memberitahu bahwa sang guru sudah datang dan tengah berdiri didepan sana yang sudah siap dengan buku pelajaran. serta spidolnya itu.


__ADS_2