Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab 13


__ADS_3

** kediaman Sergio **


setelah mengakhiri berchat ria dengan sang sahabat charizta memutuskan untuk segera berganti pakaian dengan yang lebih manusiawi lagi supaya tidak ditertawakan lagi seperti tadi pagi karena tergesa-gesa akhirnya charizta memakai pakaian yang tabrak warna padahal selama ini dia tidak pernah ceroboh masalah style dan gaya hidup tapi lihatlah tadi pagi dimana dia memakai baju dan celana jeans berbeda warna dan rambut yang masih dipasang rollan yang membuat sang mommy dan juga sang Daddy tertawa lepas yang membuat hari baiknya menjadi suram dan bt rasa-rasanya dia ingin makan sesuatu saat ini juga melampiaskan kekesalannya kepada sang mommy dan Daddy tapi sayang tidak ada yang bisa dimakan masa iya dia harus makan banyak dan guling GK bangetkan.


'hufth'charizta menghela nafasnya kasar kala mengingat kejadian itu bagaikan kaset rusak yang sudah disetting terlebih dahulu didalam otak charizta saat ini.


padahal kalau seandainya charizta tahu beberapa hari yang lalu dia juga mengalami hal yang sama dan serupa dimana dia merasa Dejavu dengan kilasan yang terus berputar tiada henti tanpa dia mau kejadian dimana dia melihat hal yang super super memalukan menyaksikan secara live adegan 18+ yang tidak seharusnya sebagai seorang pelajar melakukan hal atau perbuatan tidak terpuji seperti itu.


mengingat hal itu membuat wajah charizta langsung murung dan tidak bersemangat rasanya untuk pergi kesekolah dan ingin rasanya charizta cepat-cepat lulus supaya kejadian tersebut tidak dia ingat dan juga Waja dua orang tersebut tidak akan bertemu dengannya setiap hari kalau mereka sudah lulus sekolah sementara ini dia akan terus bertemu bahkan bertatap muka setiap hari dengan dua orang tersebut ingin rasanya charizta mengirim mereka ke planet mars saat ini juga biar menjadi salah satu penghuni para alien Disana.


disaat tengah asyik melamun dan membayangkan kejadian memalukan itu membuat dia tidak sadar bahwa dari tadi diluar kamarnya kepala pelayan terus saja mengetuk pintu sambil memanggil namanya beberapa kali tapi sayang sang empunya kamar tidak menyahut satu kata pun saat ini yang dia lakukan saat ini adalah bengong yang tiada ujungnya.


karena merasa tidak ada jawaban sang kepala pelayan pun mengetuk pintu kamar charizta dengan tanpa manusiawinya begitu keras memekakkan telinga siapa saja yang mendengarnya.


tok.....


tok.....


tok....


"maap non dibawah ada orang yang mencari anda,apakah non mendengar suara saya."kata sang kepala pelayan kita sebut saja namanya Nina yang dimana usianya sudah cukup tua sebab beliau sudah bekerja semenjak sang ayah masih muda dulu.

__ADS_1


Bi Nina pun merasa heran kemana sang putri majikannya itu apa dia tidak mendengarnya dari tadi ataukah nona mudanya itu kembali tidur atau berada dikamar mandi,tidak ingin menyerah bi Nina pun mengetuk pintu lebih kencang lagi lebih tepatnya dengan caraenggedornya supaya sampai ke telinganya sang putri majikannya itu.


duukkk......


duukkk......


duukkk......


"non apakah nona charizta tidur kembali atau ada dikamar mandi kenapa bibi panggil tidak menyahut juga dari tadi."kata bi Nina sambil terus mengedor pintu kamar charizta dan charizta yang mendengar begitu keras suara gedoran yang berasal dari arah luar pintu kamarnya merasa sangat kaget sekali sampai dia terjatuh kebawah saking kaget dengan suara gedoran pintu yang tidak manusiawi.


"akh,sial siapa sih yang berani mengedor pintu begitu keras Sampai gue jatuh segala lagi."dumel charizta yang merasa kaget hingga membuat dia terjerembab kelantai,dengan perasaan kesalnya akhirnya charizta pun berjalan kearah pintu dengan memegang dahi yang kebentur tadi dengan wajah garangnya itu.


pintu pun terbuka oleh sang empunya kamar dengan wajah yang tidak bersahabatnya.


Bu Nina yang mendengar sang nona mudanya mengomel Hanay bisa bengong,sejak kapan nona mudanya berbicara panjang lebar tanpa titik koma itu,yang setau di nona mudanya itu akan berbicara irit dan seperlunya saja kalau tidak ditanya terlebih dahulu kecuali sama kedua orang tuanya dia akan menunjukan sifat manjanya itu.daebak ini patut untuk diberikan sebuah penghargaan.'benak bi Nina dalam hati.


Bi Nina tersadar dari acara bengongnya kalau suara sang nona mudanya masuk kedalam indera pendengarannya itu.


"Bi,bi Nina dengar gak sih apa yang saya katakan,hallo apakah ada orang didepan saya ini."tanya charizta sambil melambaikan tangannya didepan wajah sang kepala pelayan itu.


"eh iya non ada apa."jawab Bi Nina linglung.

__ADS_1


charzita membulatkan kedua bola matanya tanda tidak mengerti dengan jalan pikiran kepala pelayan didepannya ini yang sudah tidak muda lagi di usianya yang sudah 50 tahun ini,charizta hanya menepuk keningnya pertanda dia pusing menghadapi tingkah kepala pelayan dihadapannya ini yang sudah dia anggap sebagai seorang ibu sebab dialah yang sudah mengurus dan merawat diri dikala sang mommy dan Daddy sibuk bekerja maka beliaulah yang mengurusnya dari bayi hingga sekarang ini.


"bibi ada apa memanggil charizta sampai menggedor pintu kamar begitu keras tanpa rasa manusiawi sekali."jawab charizta sambil menyilangkan kedua lengannya didada.


Bi Nina cuma bisa nyengir tanpa dosanya kepada sang nona mudanya itu.


charizta menautkan kedua alisnya tanda tidak mengerti jalan pikirannya itu.


"jadi."ulang charizta lagi.


"dibawah ada orang yang mencari nona."jawab Bi Nina kepada nona mudanya itu.


"siapa bi,yang ingin bertemu dengan charizta." kata charizta bertanya balik kepada sang kepala pelayan.


"kurang tau non,seorang cowok dia ada ruang tamu menunggu non charizta katanya teman sekolah."jawab sang bibi.


charizta hanya ber'oh'ria mendengar penuturan sang kepala pelayan dan di hanya menganggukan kepala saja tanda mengerti.


"baiklah nanti charizta,turun kebawah bilang sama dia untuk menunggu sebentar."jawab charizta kepada sang kepala pelayan tersebut.


Bu Nina hanya menganggukan kepalanya saja dan berlalu dihadapan sang nona mudanya itu.

__ADS_1


setelah sang kepala pelayan pergi dari hadapannya,charizta memutuskan masuk kembali kedalam kamar guna bersiap-siap sebelum turun kebawah untuk menemui tamu yang ingin ketemu dirinya saat ini,apakah Kevin yang sudah datang kerumahnya itu dan kenapa dia bisa tidak tahu bahwa sang sahabat sudah datang dan juga kenapa dia tidak menghubunginya terlebih dahulu perihal kedatangannya itu.tidak mau ambil pusing akhirnya setelah dirasa perfectnya dengan stylenya charizta memutuskan untuk segera turun kebawah guna menemui sang sahabatnya itu yang sudah menunggunya sejak tadi.


__ADS_2