
Kevin melanjutkan kembali perjalanannya yang sempat tertunda.karena sebuah drama mini penolakan yang dilakukan oleh sahabatnya itu.
setelah sampai didepan gerbang charizta dan Mira langsung masuk kedalam mobil masing-masing! untuk membawa pergi menuju ketoko buku.
kedua mobil mewah itu berlalu meninggalkan perkarangan sekolah,melesat membelah jalan raya menuju toko buku terbesar yang ada dipusat kota itu.
begitu pun dengan Kevin yang juga pergi meninggalkan sekolah dengan mobil yang membawa dirinya itu.mengikuti kedua mobil sahabatnya itu menuju ketoko buku juga.
Kevin ingin tahu? apa yang akan mereka lakukan selanjutnya setelah dari toko buku.apa akan pergi cuci mata seperti para gadis lakukan umumnya,atau justru mereka akan kembali pulang setelah mendapatkan barang yang menjadi incaran mereka itu.
setelah sampai ditempat yang mereka tuju yakni toko buku? charizta dan Mira langsung berpencar ketempat buku yang mereka inginkan dari awal.
Kevin yang melihat mereka berpencar dari luar pun langsung buru-buru masuk kedalam dan mengikuti salah satu dari mereka.
charizta tidak sadar? kalau sedari tadi ada yang mengikuti dirinya.namun sayang seribu sayang Kevin tidak berani menyapa sang pujaan hati,yang jelas ada didepannya saat ini? yang tengah asyik memilih buku yang akan dia beli.
berbeda dengan Mira Dewi Fortuna menghampiri dirinya ternyata disaat mereka pergi meninggalkan sekolahan? disana bukan hanya Kevin yang mengikuti mereka.tapi ada satu orang lagi juga yang menjadi mengikuti mereka,siapa lagi kalau bukan sang guru yang masih muda diusianya baru aja 25 tahun itu.dialah Andra Sultan Adiningrat? sang guru yang mengajar bahasa Indonesia itu.
__ADS_1
pak Andra memberanikan diri menghampiri Mira yang tengah asyik dengan novel yang menjadi incarannya itu.
"ehmz." dehem pak Andra.
merasa ada orang yang berderet dibelakangnya itu lantas Mira pun menoleh kebelakang? betapa terkejutnya dia.ternyata orang yang berdehem tadi adalah pak Andra sang guru muda disekolahnya itu.
"astaghfirullah? bapak ngagetin saya saja.bisa gak sih pak datangnya tuh secara manusiawi dan gak ngagetin orang kaya gitu." jawab Mira ketus sambil mengelus dadanya merasa kaget akan kehadiran sang guru yang bak setan itu.
"kamu kenapa? kaya yang habis melihat setan saja." jawab pak Andara dengan acuhnya itu.
setelah dirasa jantung aman! Mira merotasi matanya.
"iya! pak saya habis melihat raja setan barusan." jawab Mira ketus? tidak peduli dengan raut wajah sang guru.
" dimana kamu melihat raja setan." jawab Andra dengan menautkan kedua alisnya.bingung dengan jawaban dari muridnya itu.
" disini! didepan saya,bapak raja setannya yang datang dan pergi sesuka hati? yang selalu bikin orang jantungan.dengan kehadiran bapak yang secara tiba-tiba kaya setan." jawab Mira dengan acuhnya itu,sambil menunjuk dada sang guru menggunakan jarinya.
__ADS_1
mata pak Andra membola! apa dia tadi katakan,orang setampan geu disamain dengan raja setan.wah bener-bener nih murid satu ini,perlu di kasih pelajaran kayanya.
"berani sekali kamu ngatain saya raja setan? punya stok nyawa berapa kamu.hingga berani berbicara kaya gitu! mau saya hukum kamu." jawab Andra sedikit marah sambil menangkap jari tangan milik wanita yang dia cintai diawal masuk kesekolah.selalu memerhatikan dirinya,tidak berani walau hanya sekedar menyapa saja.
Mira meneguk salivanya susah melihat wajah menyeramkan dari guru dihadapannya itu.
" maap pak? tadi saya hanya asal bicara saja dan tidak ada sedikitpun mengatai bapak raja setan." mohon Mira dengan mengatupkan kedua tangannya itu.
Andra ingin sekali tertawa tapi dia tahan? melihat wajah pucat dari muridnya itu.yang tengah berdiri dihadapannya saat ini.
" CK! bapak gak ada kerjaan ya? ganggu orang tengah serius memilih buku." jawab Mira dengan dengan wajah juteknya itu.
"gak ada niatan sedikitpun.saya buat menganggu kamu? barusan saya gak sengaja melihat kamu seorang diri.itulah sebabnya saya hampiri kamu." jawab pak Andra berbohong.
"masa? gak percaya tuh dengan semua ucapan bapak." jawab Mira memicingkan matanya menatap sang guru tajam.
"terserah kau saja mau percaya ataupun tidak? itu bukan urusan saya." jawab pak Andra cuek.
__ADS_1
"ya udah sana! bapak jauh jauh jangan dekat-dekat dengan saya.nanti jadi fitnah." jawab Mira mengusir secara halus sang guru.