Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab 10


__ADS_3

" kenapa kamu, tersenyum kaya begitu sudah gila." ucap pak Ridwan dengan cueknya kepada Bella.


kedua mata Bella membola, tidak pecaya dengan apa yang barusan dikatakan oleh gurunya itu.


what the hell!!!! gak salah gue dikatain gila,oh my good.ucap Bella dalam hati nelangsa.


" sekarang juga kalian berempat, ikut saya keruang BK. tidak ada bantahan atau pun protestan dari kalian, sebab saya tidak menerima keluhan apa pun." ucap pak Ridwan mutlak dan gak bisa diganggu gugat lagi.


" CK !!! tapi pak,dia juga harus dong ikut dengan bapak. masa iya cuma dan teman-teman saya saja, gak mungkinkan pak." ucap Bella mencoba membela diri sendiri.


" apaan woey, enak banget loe nyuruh gue ngikut loe dan Genk loe tuh ke ruang bk. gue yang loe bully dan gue juga yang mau loe fitnah, enak banget loe ngomong ' ibarat kata lempar batu sembunyi tangan ', nah itulah loe orangnya." kata Mira marah sebab dia Mira gak terima difitnah begitu saja.

__ADS_1


" heh.! ngomong apa loe ******,sini loe gue Jambak lagi tuh rambut dan biar botak sekalian." tanpa sadar Bella sudah membongkar kelakuan buruknya tadi dihadapan sang guru BK pak ridwan.


setelah loading cukup lama,akhirnya Bella sadar dengan apa yang dia ucapkan barusan dan membuat semua temannya menepuk jidat mereka saat ini.


" bell.! kenapa loe malah buka aib sendiri sih, didepan pak Ridwan pula, coba loe liat betapa menakutkanya sekali pak Ridwan saat ini." ucap teman Bella ayu berbisik sambil melirik kearah sang guru BK yang sudah tidak bersahabat dengan wajahnya itu.


" sumpah.! gue lupa barusan keceplosan dan tidak tahu bahwa pak Ridwan ada didepan kita saat ini, sekarang apa yang harus gue lakukan coba. agar kita tidak kena masalah dan hukuman." jawab Bella kepadanya ayu temannya itu.


" mana.! gue tau bell,sebab gue juga bingung harus bagaimana lagi caranya coba.supaya kita semua tidak kena hukuman." ucap ayu kepada Bella dengan setengah berbisik pula.


sementara itu berbeda dengan isi hati Mira,pak Ridwan justru menaikan kedua alisnya keatasnya dengan wajah sangarnya itu,melihat tingkah laku siswi didepannya ini.

__ADS_1


" kenapa kalian dari tadi berbisik,apakah ada yang lucu dengan saya ini, hah!! cepat Jawab pertanyaan dari saya ini. apakah benar yang dikatakan oleh Mira dan murid lainnya,kalau kalian sudah melakukan pembullyan diarena lingkungan sekolahan." jawab pak Ridwan tegas dan tak terbantahkan.


" bohong itu pak,kami tidak melakukan apapun kok sama dia.tadi kami hanya acting doang,iyakan." ucap Bella mencoba mencari pembelaan diri sendiri.


" kalian pikir saya anak kecil yang bisa dibohongi begitu,sudah tidak usah banyak bicara.cepat ikut saya keruangan BK sekarang juga." jawab pak Ridwan murka.


Bella dan genknya menelan salivanya susah payah dengan wajah yang pucat pasti,dengan gerakan cepat Bella dan genknya langsung lari terbirit-birit menuju ruangan BK,tidak ingin membuat sang guru killer tambah murka.


berbeda dengan Mira,yang tidak dimintai untuk menuju ke ruang bk tapi dia disuruh pulang oleh pak Ridwan.


" Mira,kamu pulang saja dan mereka biar bapak yang urus." ucap pak Ridwan lembut menyuruh Mira pulang.

__ADS_1


" baik pak,kalau begitu saya permisi dulu, assalamualaikum." jawab Mira berpamitan sambil berlalu dari hadapan sang guru menuju depan gerbang sekolah.dimana sang supir sudah menunggu kedatangannya.


setelah Mira pergi dari hadapan sang guru,pak Ridwan membubarkan semua murid dari kerumunan tadi,tanpa mereka sadari dari kejauhan ada beberapa pasang mata, yang menyaksikan kejadian tadi.tanpa mereka sadari.


__ADS_2