
charizta dan Kevin gak mau ambil pusing dengan kelakuan absurd sahabat satunya itu.
"terserah loe aja deh asalkan loe senang gue juga ikut senang apalagi kalau loe saat ini berada di planet Pluto biar gak kelihatan sama sekali,itulah yang membuat hati gue senang banget melihatnya itu."jawab charizta dengan .e cibir sahabatnya itu sambil terkikik merasa menang karena melihat wajah sang sahabat yang langsung ditekuk dan masam itu,tidak berbeda juga dengan Kevin yang sama tertawa melihat wajah sang sahabat yang masam dan siap menerkam bak singa betina yang tengah kelaparan itu.
"CK,rese loe berdua ngertawain gue,seneng loe yah kalau gue sengsara kaya gini."jawab Mira Dangan senggamanya itu.
"emang gue senang mau apa loe,gak suka loe gue ngomong kaya gini,mau jadi anak durhaka loe ngelawan orang tua,mau gue kutuk loe jadi Upik abu."jawab charizta tak kalah ketus dan galaknya itu,sambil berkacak pinggang.
Kevin dan Mira melonggo mendengar ucapan sang sahabat yang panjang lebar itu tanpa titik Koma.
charizta menautkan kedua alisnya melihat kedua sahabatnya yang bengong begitu ingin rasanya dia joroki kedalam selokan yang airnya sudah hitam.
( tuh anak GK lagi salah makan obatkan,bukankah tadi dia sendiri yang bilang gak mau disebut mamih tapi lihatlah sekarang dia sendiri yang bilang orang tua, bener-bener aneh nih anak ).benak Mira dalam hati.
tidak jauh juga dengan Kevin yang melakukan hal yang sama dengan dirinya itu.
__ADS_1
( sejak kapan dia berbicara panjang lebar seperti itu yang aku tau dia siminim kata itu, bener-bener pemandangan yang sangat langka sekali ) benak Kevin juga dalam hatinya itu.
!!!!!!Daebak!!!!! Mira bertepuk tangan dengan keajaiban tuhan itu nyata adanya lihatlah wajah bengong sang sahabat kala mendengar suara tepukan darinya itu,kemana sahabat yang cerewet tadi kenapa sekarang menjelma menjadi orang bloon yang minta kucek otaknya itu biar fresh.
charizta yang bingung pun dengan kedua sahabatnya menaikan sebelah alisnya tanda tidak mengerti dengan dua orang yang ada dihadapannya saat ini.
"kalian berdua kenapa bengong begitu mau kemasukan setan jomblo baru tau rasa dan kenapa loe tepuk tangan seperti itu apa ada yang lucu."sengak charizta dengan wajah garangnya itu.
Mira dan Kevin serempak menggelengkan kepalanya tanda tidak ada apa-apa pada dirinya itu.tidak ingin berbuntut panjang akar masalahnya itu Kevin memutuskan untuk mengganti topik bicara dengan yang lain sedikit mengalihkan pembicaraan yang tadi.
charizta dan Mira saling pandang pertanda mereka juga bingung mau ngapain setelah ini dan gak mungkinkan mereka cuma berdiam diri saja minimal ada sedikit kegiatan biar tidak boring saja.
seakan mendapatkan sinyal lampu kuning yang begitu cemerlang,charizta beserta Mira pun sama-sama tertawa mendapatkan sebuah ide yang cukup bagus.
"bagaimana kalau kita pergi nonton bioskop saja."jawab keduanya serempak dan saling lirik setelah tertawa sebab ide mereka berdua sama.
__ADS_1
Kevin menautkan kedua alisnya dengan usulan kedua sahabatnya itu yang begitu kompak kalau masalah mencari acara diluar berbeda dengan yang tadi dimana mereka berdebat bak anggota dewan saja,Kevin pun mempertimbangkan usulan kedua sahabatnya itu dengan tangan disimpan diatas dagu pertanda bahwa dia tengah berpikir.
"ok aku setuju dengan ide kalian berdua,bagaimana kalau kita berangkat sekarang sebelum hari menjelang siang dan jalanan akan menjadi macet nantinya."jawab Kevin memberi usul
"ok."jawab keduanya.
"kalau gitu gue ambil tas dulu sekalian mau bilang sama bi Nina supaya tidak usah capek-capek memasak."kata charizta sambil berlalu menuju dapur untuk memberitahukan perihal kepergiannya keluar rumah bersama dengan kedua sahabatnya itu,setelah selesai dari dapur charizta memutuskan naik lantai atas menuju kamarnya untuk mengambil tas,setelah mengambil tas charizta memutuskan untuk segera turun kebawah guna menemui kedua sahabatnya yang sudah menunggu kehadiran dirinya itu.
setelah sampai dibawah charizta berpapasan dengan bi Nina.
"bi charizta pergi dulu keluar dan pulangnya sedikit terlambat,jika mommy dan Daddy nanyain charizta pergi bersama Mira dan Kevin."kata charizta sambil berlalu keluar rumah diikuti kedua sahabatnya itu.
saat sampai diluar mereka memutuskan untuk menaiki kendaraannya masing-masing untuk memudahkan mereka untuk pulang kembali kerumah mereka masing-masing nantinya.
ketiga mobil mewah yang membawa mereka keluar dari perkarangan rumah charizta membelah jalanan yang cukup macet dan cuacanya yang sangat panas itu.untuk menuju mall besar yang ada di kota ini.
__ADS_1