Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab 7


__ADS_3

Bella dan genknya masih ttp diam ditempat tanpa ada sedikit pun niatan untuk pergi dari sana.dengan tampang bodoh dan bengongnya itu,sampai sebuah tepukan dipundaknya yang membuat mereka kaget.dan berbalik kearah belakang untuk melihat siapa yang sudah berani menepuk pundaknya itu.


" ehmz....bagus kalian masih berada diluar,kalian tidak tahu dari tadi bell masuk sudah berbunyi dari 15 menit yang lalu.cepat masuk kekelas kalian masing-masing atau kalian mau saya hukum." ucap sang guru BK pak Ridwan,sambil bersedekap dada memandang muridnya yang sudah menghalangi jalan itu.


"ehehehhe...bapak saya kira siapa." ucap teman bella sambil cengengesan.


" kamu pikir saya ini siapa....setan,kalian ini tidak ada kapoknya selalu membuat masalah dari orang lain.mau saya skor kalian." ucap pak Ridwan dengan wajah garangnya itu.


Bella dan genknya bergegas pergi meninggalkan koridor menuju kelasnya,sambil terus mengerutu disepanjang jalan menuju kelas yang berada dilantai dua sebelah Utara.


Bella berjanji dia akan membalas perlakuan dari sahabat sijalang sok kecantikan itu,yang sudah berani membuat dirinya dipermalukan didepan semua orang tadi.lihat saja nanti tanggal mainnya gue bakal balas loe *****.


*** tempat Kevin ***


sementara itu ditempat lain,Kevin sudah bersiap untuk berangkat menuju ke sekolahnya yang baru.tidak butuh waktu lama,mobil yang Kevin kendarai telah sampai didepan gerbang sekolah yang bertuliskan ' SMA TARUNA BANGSA '.


Kevin bergegas keluar dari dalam mobil,dan masuk kedalam lingkungan sekolah yang begitu asri dan bagus itu.


semua mata tertuju kepadanya begitu dia menginjakkan kakinya disana,Kevin langsung menuju keruang kepala sekolah begitu sudah bertanya kepada salah satu murid yang ada disana.


** kelas 3 MIPA 1 **


setelah sampai didalam kelas,Mira langsung duduk di bangkunya dengan termenung seorang diri tanpa ada yang menemani dirinya itu.


" rese amat tuh Mak lampir..... bener-bener ingin gue getok aja tuh pala dia tadi,udah tau dia badmood karena gak ada teman.eh dia malah ngajakin ribut segala lagi,cepetan sembuh riz.gue kesepian gak ada loe disini." ucap mira bermonolog sendiri.


tidak tahukah dia,aksinya barusan disaksikan oleh sepasang mata yang memandang dirinya bingung berbicara seorang diri.yups orang tersebut yang tidak lain adalah pak Andra yang sudah datang dari tadi untuk mengajar dikelas ini,tanpa sepengetahuan sang murid sekaligus pujaan hatinya tahu.bahwa dari tadi sudah ada guru yang datang.


" ehmz.....sudah mendumel ya." ucap pak Andra sambil berdehem kepada Mira.


Mira yang merasa ada yang berbicara kepadanya tersentak kaget,sejak kapan gurunya ini sudah datang.perasaan tadi belum ada.

__ADS_1


" sejak kapan.....bapak masuk kedalam kelas ini." jawab Mira kikuk dengan wajah bingungnya itu.


" sejak....kamu melamun dan berbicara seorang diri kaya orang kurang waras." ucap pak Andra acuh dan cuek.


mata Mira membola kala disebut kurang waras,betapa kurang ajarnya gurunya itu.enak banget nyebut dirinya gila.mira cemberut dengan pipi mengembung tidak suka dengan ucapan sang guru.


" CK." decak Mira tak suka disamain dengan para pasien RSJ.


" kenapa kamu." ucap pak Andra bersidekap dada.


" gak...ada." jawab Mira dengan ketusnya.


pak Andra menaikan kedua alisnya keatas dengan jawaban nada ketus dari muridnya itu.


" kemana teman sebangkumu....tidak masuk hari ini." ucap pak Andra menanyakan perihal keabsenan salah satu siswinya itu.


" siapa...charizta,dia ijin tidak masuk sekolah hari ini karena sakit." jawab Mira dengan malasnya.


" oh." ucap pak Andra singkat.


" hmz." jawab pak Andra singkat,sambil berlalu dari hadapan Mira.menuju depan kelas.


Mira hanya memutar bola matanya malas,rese amat tuh guru benak Mira.


sayang seribu sayang dia tidak berani mengatakannya secara langsung.sebab nilainya yang cukup berharga akan menjadi taruhan untuk kelulusannya nanti.mira hanya mendumel dan misuh-misuh gak jelas dalam hati.


akhirnya pak Andra pun memulai pembelajarannya itu,dengan serius tidak ada satu murid pun yang berani berbicara disaat beliau mengajar.


disaat tengah serius menerangkan mata pelajarannya pak Andra menghentikan sejenak pelajarannya,sebab ada seseorang yang mengetuk pintu kelasnya dari luar.


tokk....

__ADS_1


tokk.....


tokk.....


mendengar suara ketukan yang berasal dari luar,pak Andra bergegas berjalan menuju kearah pintu dan melihat siapa yang mengetuk pintu kelasnya.


clek....


" ya...ada yang bisa saya bantu,Bu." ucap pak Andra kepada guru wanita yang ada diluar kelasnya.


" maap pak....menganggu waktu mengajar anda,saya kesini hanya untuk mengantarkan murid baru yang akan menjadi murid anda dikelas ini." jawab guru wanita itu kepada pak Andra.


" baiklah...terima kasih banyak,sudah mau repot-repot mengantarkan siswa baru kekelas saya." ucap pak Andra berterimakasih kepada guru wanita itu.


" sama-sama pak...kalau begitu saya permisi dulu,masih ada kelas.mari pak." ucap guru wanita itu berpamitan.


" iya." jawab pak Andra singkat.


" kamu ikuti saya...untuk masuk kedalam kelas." ucap pak Andra kepada murid baru itu.


sang murid baru hanya menganggukkan kepalanya,sambil mengekori gurunya dari belakang masuk kedalam kelas.


" mohon perhatiannya sebentar.... anak-anak,hari ini kelas kita kedatangan murid baru.silahkan perkenalkan dirimu kepada semua temanmu yang ada disini." ucap pak Andra kepada siswa baru itu.


siswa baru itu hanya menganggukkan kepalanya saja.


" perkenalkan.....nama gue Kevin angelio Stuart,gue pindahan dari London.mohon bantuannya semua." ucap Kevin panjang lebar.


semua murid bersorak sorai,apalagi yang perempuan begitu bahagia sebab kelas mereka kedatangan seorang cogan ( cowok ganteng ).


Mira yang yang begitu familiar dengan nama milik sahabat masa kecilnya itu,dia mendongkakkan wajahnya dari buku catatan kearah depan.dan benar saja disana berdiri seorang cowok tampan dengan perawakan tubuh tinggi,yang begitu mempesona bagi seluruh kaum hawa.

__ADS_1


' apakah benar....itu Kevin teman semasa kecil mereka dulu.' ucap Mira dalam benak.


betapa bahagianya sekali Mira saat melihat orang yang sudah lama menghilang,sekarang telah kembali lagi dan bahkan berdiri dihadapannya didepan kelas sana.ingin sekali Mira menangis saat ini juga,tapi dia coba tahan demi menjaga imagenya itu.


__ADS_2