
merasa ada yang menyenggol lengannya *charizt***a pun lantas menoleh kesebelahnya kearah sang sahabat menanyakan ada apa dia sampai menyenggol lengannya itu.
"**pak Ghani.......sudah datang dodol dan sekarang tengah berdiri didepan sana."ucap Mira geram dengan sahabatnya itu.
"oh."charizta hanya ber'oh' saja dengan jawabannya itu membuat sang sahabat ingin sekali memukul kepalanya kalau tidak ingat didepan sudah ada sang guru yang tengah berdiri untuk memulai pelajaran.
charizta pun mulai fokus dengan pelajaran kimia yang diterangkan oleh pak Ghani didepan white board tersebut.
banyak para murid yang sudah mulai merasa jenuh dan mengantuk dengan pelajaran kimia yang tengah diterangkan didepan sana,kapan bell akan berbunyi sebab perut mereka sudah keroncongan menahan lapar dan juga sudah pada mengantuk dengan mulut yang menguap serta mata yang sudah tinggal beberapa Watt lagi karena merasa bosan walaupun pikiran masih tetap stabil untuk tetap memerhatikan,mendengarkann serta menyalin yang sudah sang guru tulis didepan sana.
tidak butuh waktu lama bell jam istirahat pun berbunyi pertanda berakhirnya pelajaran dan semua murid begitu bahagia kala mendengar suara bell yang sudah mereka tunggu dari tadi.yang tadinya sudah mengantuk mata mereka semua mendadak bersinar dan bersemangat lagi.inilah yang paling dinantikan oleh semua dimana mereka semua akan segera menyerbu kantin untuk mengisi perut yang sudah keroncongan dari tadi minta untuk segera diisi,sebelum ada kejadian pingsan masal disekolah yang menyebabkan sekolah heboh serta gempar dengan berita tersebut.jangan sampai terjadi kejadian yang seperti itu.
Teet....
Teet....
Teet....
"berhubung waktu mengajar..... saya sudah habis, mari kita akhiri saja sampai disini dulu pembelajarannya. dan jangan lupa tugasnya dikerjakan, dikumpulkan lagi Dimata pelajaran yang akan datang. assalamu'alaikum,selamat siang semuanya."kata pak Ghani mengakhiri pembelajarannya.
"waa'allaikum salam dan selamat siang juga pak."serempak seluruh murid berkata sambil membereskan alat tulis sebelum menuju surga dunianya perut yaitu kantin.
begitupun dengan dua sejoli sahabat ini yang juga langsung menuju kantin sebab perut mereka sudah keroncongan untuk segera minta diisi tapi seribu sayang begitu sampai kantin ternyata kantin sudah penuh berdesakan dengan semua para murid dan guru dengan terpaksa charizta beserta Mira mau tidak mau ikut mengantri yang lumayan panjang itu yang sudah mirip seperti ular saja.
"ya penuh mir......gimana kita mau makannya coba."kata charizta bertanya kepada sahabatnya itu dengan wajah kesalnya.
"ya mau gimana lagi .......palingan juga ikut mengantri sambil menunggu meja yang kosong gtu,daripada kita gak makan sama sekali."kata Mira menyemangati sahabatnya yang sudah berwajah bt itu
__ADS_1
"huft.....ya udah mending kita mengantri saja."kata charizta dengan lesunya.
saking lamanya mereka mengantri sampai kaki pun begitu sangat pegal sekali karena terlalu lama berdiri.
Dewi Fortuna memang sangat baik hari ini dan berpihak pada mereka.dimana! disana ada satu meja yang sudah kosong,akhirnya charizta pun memutuskan untuk menghampiri meja kosong tersebut sedangkan Mira mengantri untuk memesan makanan dan minuman untuk mereka berdua.
***
sementara itu dilain tempat Kevin beserta keluarganya sudah sampai dikediamannya.sekarang mereka tengah membersihkan rumah dibantu oleh beberapa art,rumah yang dulu sempat mereka tinggalkan karena sebuah urusan pekerjaan selama beberapa tahun ini. dan dari semua bangunannya tidak ada yang berubah sama sekali,masih tetap seperti dulu. kedua orang tuanya menyewa jasa pembantu untuk sekedar membersihkan rumah mereka setiap hari.
"sudah lama sekali aku meninggalkan rumah ini. semuanya tidak ada yang berubah sedikitpun, masih tetap sama."kata Kevin bermonolog. sambil terus menikmati pemandangan jalanan diatas balkon kamarnya.
( hei!!apa kabarnya kalian berdua saat ini,apakah kalian masih mengingat aku atau kalian sudah melupakanku,doa serta harapanku kepada Tuhan semoga kalian berdua diberikan kesehatan,keselamatan dan selalu dilindungi oleh Allah SWT dimana pun kalian berada saat ini ). benak Kevin dalam hati sambil tersenyum mengingat kenangan masa kecilnya dengan sang sahabatnya itu.
apalagi dengan satu sahabatnya itu yang sudah membuat dirinya tidak bisa melupakannya sampai kapan pun juga bahkan dia rela menolak semua cewek demi cintanya kepada sang sahabat apakah sang sahabat juga memiliki perasaan yang sama dengannya itu.
demi tidak ingin merusak persahabatannya itu, Kevin rela memendam perasaan sayang dan cintanya kepada sang sahabat siapa lagi kalau bukan anak semata wayang dari keluarga Sergio itu.yups! Kevin menyukai sahabatnya itu yang bernama charizta laurenza Sergio. sang sahabat yang sudah mencuri hatinya sejak dulu hingga kini, tidak akan ada yang bisa. Menggantikan posisinya dihatinya,hanya ada satu nama 'charizta' seorang.yang akan terus bertahta dihatinya sampai kapan pun juga.
****
sementara disekolah charizta dan juga Mira sudah menyelesaikan makan siangnya.setelah membayar makanannya,charizta dan Mira.bergegas keluar dari kantin menuju kelasnya sebelum bell masuk berbunyi,bertepatan dengan mereka berdua memasuki kelas.bell pun berbunyi pertanda istirahat telah berakhir.
charizta dan Mira langsung duduk di bangkunya
"males banget riz.... sama pelajaran matematika pak tua Roni itu! yang ada bukan semua rumus masuk.eh malah bikin kepala pusing dan mengantuk saja."keluh Mira kepada sang sahabat.
charizta hanya tertawa mendengar keluh kesah sang sahabat terhadap pelajaran yang membuat dirinya jenuh tiada tara,padahal dia tau banget kalau pak roni itu termasuk jajaran guru paling
__ADS_1
killer walaupun di usianya sudah tidak muda lagi alias udzur.
"loe tuh ya....pergi kesekolah niatnya mau apa sih! ngeluh aja dari tadi.
kalau loe...niat datang ke sekolah hanya untuk mengeluh kaya gini.mendingan loe gak usah sekolah sekalian"jawab charizta berbicara panjang lebar. mengerti dengan jalan pikiran sahabatnya itu. dan Mira hanya mengerucutkan bibirnya mendengar jawaban sang sahabat seperti itu,bukannya menghibur dirinya ini malah menceramahi dirinya lagi.
"ngapain.....tuh bibir dimonyongi kaya gitu.mau dibilang imut gitu,bukannya imut tapi malah amit-amit."jawab charizta bergidik ngeri.
Mira pun merasa kesal dengan jawaban sang sahabatnya.lantas ia pun langsung menyerang charizta dengan jurus jitunya. yaitu mengelitiki perut sahabatnya yang tiada hentinya itu, membuat charizta tertawa terbahak-bahak menahan rasa geli apalagi dia sambil menahan ingin pipis.
"charizta awas loe ya.....rasain nih jurus pamungkas tiada henti dari Mira,hiyaat"kata Mira sambil menyerang sang sahabat tiada henti dan ampunnya itu.
semua kelas ikut tertawa melihat sang primadona sekolah yang sudah tidak berkutik sama sekali,antara lucu dan kasihan itulah yang mereka rasakan saat ini.
"ampun.......Mira gue nyerah.dan lepasin gue tidak kuat mau pipis."ucap charizta sambil tertawa dan menahan kencing karena terlalu banyak tertawa.
mendengar sang sahabat meminta ampun lantas Mira pun melepaskan gelitikannya.begitu berhenti charizta langsung berlari keluar kelas menuju toilet, yang sudah tidak tahan menahan pipisnya itu.hingga mengabaikan panggilan sang sahabat yang terus memanggil dirinya.
begitu sampai didalam toilet charizta langsung menuntaskan hajatnya itu.
setelah dirasa cukup charizta memutuskan untuk segera kembali ke kelas. takut sang guru sudah datang dan memulai pembelajaran, dengan setengah berlari menuju kelasnya.tetapi sayang sekali, ditengah jalan charizta dikejutkan oleh suara aneh yang begitu tidak asing masuk kedalam gendang telinganya.
"kok.....gue seperti mendengar suara aneh! didalam gudang ini.dan suaranya pun gue kenal, kira-kira siapa ya? ataukah cuma perasaan gue saja. kalau didalam sana ada orangnya."ucap charizta bertanya-tanya.
karena merasa penasaran akhirnya charizta pun.memutuskan untuk mendatangi asal suara itu, dari arah dalam gudang.
betapa terkejutnya charizta menyaksikan adegan 18+ yang dimana disana sepasang sejoli tengah bercinta tanpa sehelai benang pun yang membalut tubuh mereka alias telanjang bulat. mata charizta langsung membulat melihat pemandangan didepan sana. apalagi dibarengi dengan suara ******* yang cukup keras hingga membuat bulu kuduk charizta meremang.
__ADS_1
satu kata yang charizta rasakan saat ini. yaitu merasa jijik dengan,dua orang didalam sana yang tidak merasa malu melakukan perbuatan zina.yang tidak seharusnya mereka lakukan.
tidak sepantasnya dua orang yang menjadi.kebanggan sekolah melakukan perbuatan hina seperti itu,apalagi ini dilingkungan sekolah.