
dari kejauhan ada dua pasang mata yang tengah memerhatikan mereka saat ini? dengan tangan yang terkepal erat menandakan bahwa mereka sedang marah.
akhirnya setelah berjuang cukup lama? dengan mengantri yang lumayan panjang dan membuat kaki mereka pegal.tapi itu semua membuahkan hasil dimana mereka berdua mendapatkan makanan dan juga meja yang kosong.
charizta dan Mira pun berjalan kearah meja yang kosong dengan membawa nampan berisi makanan,ditangan mereka masing-masing.
charizta dan Mira pun duduk dibangku yang sudah kosong itu? dan tidak lupa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum makan.setelah selesai berdoa mereka langsung menyantap makanannya itu,diiringi dengan sedikit obrolan agar tidak seperti kuburan yang sepi.
"riz loe tau tidak? Kevin terlihat sangat berbeda sekali.bahkan dia tidak mengenali kita sama sekali,terlalu lama berada diluar negeri membuat dia berubah drastis kaya gitu." tanya Mira kepada charizta.yang begitu heran melihat sahabat masa kecil mereka yang sudah kembali dari luar negerinya,begitu berubah dari sifat dan cara dia bicara.
apakah kehidupan luar negeri mempengaruhi kehidupan sosial dan. pergaulannya itu?
"entahlah mir? gue juga bingung melihat dia yang sekarang cenderung cuek,acuh dan dingin.seperti bukan seorang Kevin yang kita kenal begitu hangat dan ceria itu? baru kali ini gue lihat dia berubah drastis mir." jawab charizta yang juga merasa heran dengan perubahan sahabatnya itu yang begitu drastis.
charizta dan Mira pun tidak lagi meneruskan obrolannya dan lebih fokus kepada makanan yang ada dihadapan mereka.
tidak butuh waktu lama makanan yang mereka makan pun telah habis, berbarengan dengan bell masuk berbunyi.
semua murid bergegas meninggalkan kantin untuk menuju kelas masing-masing.begitu pun dengan charizta dan Mira yang juga bergegas kembali kekelas setelah membayar makan mereka berdua.
**Kevin pov**
setelah mereka berdua keluar kelas? aku memutuskan untuk segera pergi meninggalkan kelas menuju kantin untuk mengisi perutku yang sudah berbunyi dari tadi.
dari jarak kejauhan aku masih bisa melihat kedua gadis didepan sana yang sedang berjalan beriringan sambil bergandengan tangan itu? sampai tibalah aku dikantin.
tak kusangka ternyata sifat kalian tidak pernah berubah yang mau bersabar mengantri dan menunggu meja yang kosong? lantas sudut bibirku tertarik keatas kala melihat salah satu dari mereka yang mengeluh kakinya yang begitu pegal karena lama berdiri.
__ADS_1
disaat aku ingin menghampiri mereka berdua! aku urungkan niatku itu kala didepan sana aku melihat seorang guru pria berpakaian rapih,menghampiri mereka berdua yang tengah mengantri itu.
tidak merasa canggung atau malu guru pria tersebut pun menepuk salah satu kedua gadis didepan sana? yang mulai berbincang.yang entah apa mereka bicarakan disana,kukepalkan tanganku merasa sedikit cemburu melihat kedekatan mereka itu.
apakah kalian berdua sudah benar-benar melupakan diriku ini?
apakah ini sebuah hukuman bagiku karena terlalu lama meninggalkan mereka berdua saat itu?
aku hanya bisa mengusap wajahku dengan kasar dan memutuskan untuk berlalu dari sana.yang tidak ingin membuat hatiku menjadi begitu sangat sakit,kalau melihat kedekatan mereka itu? rasa lapar yang tadi aku rasakan pun harus menguap begitu saja di udara jika melihat pemandangan didepan sana.
aku kembali kekelas tanpa makan sedikit pun! aku duduk kembali dibangku ku sambil menunggu bell berbunyi.demi menghilangkan rasa bosanku saat ini,aku mengeluarkan buku pelajaran yang ada didalam tas? untuk ku baca sambil menunggu bell masuk berbunyi.
tidak butuh waktu lama bell masuk pun berbunyi dan dari arah luar bisa ku dengar suara dua orang sahabat wanitaku yang tengah berjalan menuju kelas? aku tersenyum kala melihat mereka berdua berjalan beriringan menuju kemejanya itu.
**POV **
"riz nanti sepulang sekolah kita ketoko buku dulu yuk? ada novel baru yang terbit hari ini." ajak Mira dengan mata puppy eyesnya itu.
charizta menautkan kedua alisnya dan menggelengkan kepalanya! tidak habis pikir dengan jalan pikiran sabahatnya itu.
" ok ." jawab charizta singkat dan padat.
" ck!! loe niat jawab atau gak sih." jawab Mira sambil berdecak dengan jawaban sang sahabat yang irit itu.
" no." jawab charizta merotasi matanya malas.
" terserah loe sajalah Riz? gue gak tau harus nanggapi loe kaya gimana lagi." jawab Mira dengan wajah kesalnya itu.
__ADS_1
melihat wajah jelek sahabatnya itu yang tengah merajuk saat ini? charizta lantas langsung mengusap wajah sahabatnya itu menggunakan tangan.hingga membuat Mira marah,itulah hiburan komedi yang sangat lucu untuk dia saat ini.
" kampret!! loe riz." jawab Mira dengan wajah kesalnya yang habis diusap secara tidak manusiawi itu oleh sahabatnya.
charizta hanya mengendikan bahunya tidak peduli dengan sahabatnya yang tengah mengomeli dirinya saat ini.
Kevin yang ada dibelakang mereka berdua tersenyum melihat kebersamaan mereka yang masih sama seperti dulu? yang suka jahil,mengumpat dan mengejek satu sama lainnya.ternyata tidak ada yang berubah dari mereka berdua tetap sama seperti dulu.
saking asyiknya Kevin mengangumi kedua sahabatnya itu.kevin tidak sadar jika sang guru sudah memasuki kelas dan tengah memulai pembelajarannya,dengan materi yang tengah sang guru itu terangkan didepan sana? begitu banyak para murid yang menguap,disaat jam pelajaran sang guru yang sedang berlangsung itu.
tak terasa bell pulang pun berbunyi? semua murid begitu bahagia,lantas mereka buru-buru membereskan alat tulisnya dan memasukannya kedalam tas.walaupun sang guru masih ada didalam kelas mereka itu.
setelah sang guru keluar dari kelas! mereka langsung berhamburan menuju keluar kelas walaupun harus berdesakan dengan murid lainnya.yang penting mereka bisa cepat sampai rumah untuk mengistirahatkan tubuh serta pikiran mereka yang lumayan lelah dan capek itu.
begitu pun dengan charizta dan Mira yang juga memasukkan alat tulisnya kedalam tas? lalu berjalan keluar kelas.untuk segera sampai kedepan gerbang sekolah,yang dimana mobil jemputan dirinya berada.
tidak jauh berbeda dengan Kevin juga yang melakukan hal sama! memasukkan semua peralatan tulisnya kedalam tas dan berjalan keluar kelas untuk menuju mobilnya yang sudah terparkir sepaket dengan sang supir yang berdiri disana.
seperti biasa Kevin akan berjalan dibelakang kedua gadis yang sedang berjalan beriringan sambil mengobrol ringan? dari jarak jauh Kevin mengikuti mereka yang sama-sama akan menuju depan gerbang sekolah.tapi ada satu yang membuat dia tidak suka yaitu didepan sana seorang pria asing berdiri menghadang kedua sahabat masa kecilnya itu? yang membuat dia begitu sangat marah karena ketidaksukaan kepada sang pujaan hati dengan sebutan ' honey '.ingin sekali Kevin berlari dan menerjang pria asing tersebut yang berani berbicara seperti itu didepan matanya sendiri,tapi apalah daya dirinya yang saat ini tidak bisa melakukan apa pun! Kevin hanya bisa pasrah dengan apa yang dia lihat didepan sana.dia tidak punya hak apa pun atas gadis pujaan hatinya itu? seandainya mereka sepasang kekasih,mungkin dia sudah ajak duel pria tidak tahu malu itu.
" hay,honey baby sweetienya bang Reza? mau pulang ya.yuk pulang bareng dengan Abang dan biar Abang anterin sampai rumah dengan selamat." kata Reza dengan begitu sangat pdnya sekalinya.
"penting banget! gue harus jawab pertanyaan. dari loe itu." jawab charizta dengan ketusnya dan menautkan kedua alisnya,ada apa gerangan! dengan orang Yang ada dihadapannya saat ini.
" kok kamu ngomong gitu sih honey? hati Abang sakit loe mendengar jawaban dari kamu yang ketus itu." jawab Reza dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin agar mendapat perhatian dari charizta.
bukan sebuah perhatian yang Reza dapat tapi sebuah penolakan dimana charizta langsung pergi berlalu dihadapannya itu.
__ADS_1
Kevin tertawa puas dalam hati dengan jawaban sang sahabat.dan bahkan dia langsung pergi meninggalkan pria asing dengan gengnya itu.tanpa sepatah kata pun lagi yang dia ucapkan.