Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab10


__ADS_3

akhirnya charizta beserta sang momy sampai dimeja makan yang dimana sang Daddy sudah menunggu kehadiran dua bidadari tersayangnya itu.


mereka pun memakan makanannya dengan khidmat tanpa ada satu suara pun yang keluar dan hanya suara dentingan sendok yang beradu dengan garpu serta piring itu,setelah selesai makanan mereka memutuskan untuk keruang keluarga guna bersantai sejenak sebelum tidur nanti.


"Daddy tau gak kalau Kevin beserta keluarganya sudah kembali dari luar negeri."kata charizta berbicara kepada sang Daddy perihal sang sahabat yang sudah pulang ketanah air,sementara sang Daddy terkejut dan bengong mendengar penuturan sang putri yang mengatakan keluarga teman semasa kecil putrinya sudah kembali,tidak ingin salah mendengar sang daddy memutuskan untuk bertanya kepada putrinya itu.


"maksud kamu Kevin putra dari keluarga stuard itu bukan."kata sang ayah mencoba memastikan.


charizta menganggukkan kepalanya pertanda bahwa tebakan sang Daddy benar adanya.


melihat wajah ketidak percayaan sang suami terhadap putrinya sang mommy mencoba ikut andil menjelaskan yang sedetailnya.


"iya dad,kata charizta kemarin Kevin dan keluarganya sudah kembali ke Indonesia dan bahkan dia juga satu sekolah dan sekelas dengan charizta."kata sang mommy menejelaskan panjang lebar.


"apa Daddy tau besok Kevin akan main kesini dan katanya dia kangen banget dengan mommy and Daddy yang sudah lama tidak bertemu."kata charizta dengan wajah antusias dan bahagianya itu.


"tapi sayang banget besok Daddy akan ada meeting dengan klien jadi gak bisa bertemu dengan Kevin dan menemani waktu libur sekolah kamu,gak apa-apa kan sayang."kata Daddy dengan wajah menyesalnya.


"gak apa-apa dad,gak usah dipikirin biar besok chariz,sendiri yang bilang sama Kevin perihal Daddy yang gak bisa bertemu dengannya."kata charizta dengan tersenyum hangat yang dia berikan kepada sang Daddy.


"Ok,makasih banyak sayang atas pengertiannya dengan kesibukan daddymu ini."kata sang Daddy yang bangga dengan pemikiran sang anak tersayangnya itu.

__ADS_1


sang mommy hanya bisa tersenyum hangat melihat interaksi antara ayah dan anak itu,inilah moment yang selalu mereka berikan dikala siang hari sibuk dan dimalam harinya mereka akan berkumpul bersama sekedar bersantai dan bercanda walau cuma dengan waktu sebentar.


"oh iya mom dad chariz tidur duluan ya sudah malam dan mata sudah tidak bisa diajak kompromi lagi."pamit charizta kepada kedua orang tuanya itu.


keduanya orang tuanya hanya tersenyum sambil mengangguk kepalanya pertanda mengerti dengan apa yang dikatakan sang anak dan sebelum membiarkan sang anak pergi kebiasaan sang Daddy yang akan selalu mengusap rambut dan mencium pucuk kepala sang anak setelahnya dia akan membiarkan putrinya itu pergi.


charizta juga tidak lupa sebelum pergi menuju kamar dia terlebih dahulu mencium pipi kedua orang tuanya dan juga mencium tangan mereka.


"assalamu'alaikum mom dad,malam."kata charizta berpamitan sambil berlalu dihadapan mereka berdua menuju lantai atas.


"waa'allaikum salam,have a nice dream princess."jawab serempak kedua orang tuanya.


setelah sampai didalam kamar charizta segera membaringkan tubuhnya yang sudah lelah dan letih itu tidak butuh waktu lama lagi charizta pun sudah memasuki alam mimpi yang sangat indah itu,tanpa kita tahu apa yang tengah dia mimpikan saat ini.


*** kediaman Kevin ***


setelah berchat ria dengan para sahabatnya itu Kevin memutuskan untuk menemui kedua orangtuanya yang sudah lama menunggu dirinya diruang makan guna untuk makan malam bersama.


setelah sampai dimeja makan Kevin dengan kedua orang tuanya itu makan dengan khidmat tanpa mengeluarkan suara sedikit pun hanya suara dentingan sendok beradu dengan garpu dan piring,setelah selesai makan malam mereka memutuskan untuk keruang keluarga guna bersantai sejenak sebelum kantuk melandanya.


"oh iya pah mah,besok Kevin akan pergi berkunjung kerumah om Edward ayahnya charizta sahabat Kevin waktu kecil bersama Mira anaknya om Brian dan Tante Stella masih ingat gak."kata Kevin berbicara sambil meminta ijin untuk hari esok pergi berkunjung kerumah sang sahabatnya itu.

__ADS_1


"charizta anaknya jeng Velove bukan sayang,yang seorang desainer dan pemilik butik laurenza itu."kata sang momy mencoba memastikan apa yang dikatakan sang putra semata wayangnya itu.


"yups mamah bener sekali charizta anaknya Tante Velove teman semasa TK Kevin dulu dan ternyata Kevin dengan mereka berdua satu sekolahan serta bahkan kita satu kelas dijurusan yang sama juga."kata Kevin menceritakan pertemuannya lagi dengan kedua sahabatnya itu.


"Oalah tak disangka kamu bisa bertemu dengan mereka begitu cepatnya,mamah kira akan ada pertualangan dulu yang berjudul …petualangan mencari kedua sahabat dan cinta pertama…."kata sang mamah menggoda putranya itu sambil tertawa lucu melihat ekspresi sang putra yang wajahnya sudah memerah bak kepiting rebus itu.


"CK,mamah ini mana ada judul kaya gitu,emangnya ini sebuah sinetron atau drama Korea yang ada didalam film-film itu,ini dunia nyata mah bukan dunia sinetron ada-ada saja mamah ini."kata Kevin dengan wajah masamnya menjawab pertanyaan sang mamah yang menurut dia sangat menyebalkan sekali diusianya yang sudah tidak muda lagi.


"boleh juga usul judul dari mamahmu itu dan papah setuju dengan apa yang mamahmu itu katakan."kata sang papah sambil menarik turunkan alisnya yang juga ikut menggoda sang anak dan bukan membela dirinya ini malah membela sang mamah.


sang mamah malah tertawa terbahak melihat wajah ditekuk serta tidak bersahabat dari putranya itu setelah mendapat persekutuan dari sang suami yang juga ikut menggoda putranya itu.


"CK,gak mamah gak papah sama saja gak ada yang bener,percuma Kevin bercerita sama kalian berdua kalau ujungnya akan jadi Boomerang untuk diri Kevin sendiri."kata Kevin dengan protesannya itu,tau begini dia tidak akan cerita apa pun tadi dan jadi menyesal dia jadinya sekarang ini.


"kalau memang kamu suka dan cinta banget dengan dia maka perjuangkan cintamu itu dan jangan sampai kalah start duluan sama orang lain,semangat Boya."kata sang papah memberi semangat kepada sang putra.


"betul apa yang papahmu katakan semangat untuk memperjuangkan cinta mu dan kejar sampai dapat jangan pernah menyerah untuk berjuang,kami akan selalu mendukungmu."kata sang mamah memberikan support kepada sang putra.


Kevin tersenyum lebar mendapat dukungan dari kedua orang tuanya itu.


tidak ingin mendapat godaan lagi dari kedua orang tuanya Kevin memutuskan untuk segera pergi menuju kamar setelah meminta ijin untuk beristirahat duluan dengan senyuman yang begitu merekah tidak henti dia tampilkan sampai masuk kedalam kamar dan memutuskan untuk segera tidur sebab dia sudah tidak sabar menunggu hari esok untuk segera bertemu dengan pujaan hati yang merangkap menjadi sahabatnya itu,tidak butuh waktu lama Kevin pun sudah menyelami alam mimpi begitu cepat dengan senyum yang terus tersungging sampai terbawa alam mimpi saking bahagianya dia saat ini.

__ADS_1


__ADS_2