Masih Tetap Menunggumu!!!

Masih Tetap Menunggumu!!!
Bab 5


__ADS_3

!!! hufth !!!


charizta hanya bisa pasrah dengan keputusan sang mommy,yang bisa dia lakukan saat ini adalah mengikuti keinginan sang mommy.untuk pergi ke dokter memeriksakan keadaan dirinya yang tengah sakit.


" ya..sudah ayo cepetan bangun,biar mommy bantu kamu ke kamar mandi untuk cuci muka dan berganti pakaian."ucap sang mommy sambil membantu putrinya untuk bangun dan berganti pakaian dikamar mandi.


"iya.. mom." jawab charizta dengan nada lemahnya itu.


charizta bangun dari tempat tidurnya dengan dibantu sang mommy menuju kamar mandi,dengan cara memegang lengannya agar tidak terjatuh.


setelah selesai cuci muka dan berganti pakaian,charizta dan sang mommy memutuskan untuk turun kebawah dimana sang Daddy tengah menunggu mereka dimeja makan.


"met pagi...bang/dad."ucap serempak charizta dan mommy kepada sang Daddy yang tengah duduk sambil meminum kopi.


"pagi juga sayang....loh kamu kenapa princess."jawab sang Daddy dengan wajah paniknya itu.


"charizta demam bang dari semalam....dan hari ini Abang anterin kami kedokter untuk periksakan kesehatannya rizta."ucap sang mommy kepada Daddy memberitahu perihal dirinya yang tengah sakit.


"baiklah...hari ini Daddy akan anterin kalian kedokter,kebetulan hari ini jadwal Daddy tidak sedang sibuk dikantor."jawab Daddy kepada mommy.


"duduklah dulu sayang....kita sarapan bersama dulu,setelah itu kita pergi kedokter."ucap mommy kepada putrinya itu.


charizta hanya menganggukkan kepalanya saja sambil duduk disebelah sang mommy.


mereka bertiga makan dengan khidmat tidak ada satu suara pun yang keluar hanya dentingan sendok yang beradu dengan garpu.


setelah selesai makan,mereka segera pergi menuju rumah untuk menemui dokter pribadi keluarga Sergio buat memeriksakan kesehatan sang putri.


tidak butuh waktu lama mobil yang membawa keluarga Sergio,akhirnya sampai juga di pelataran rumah sakit,mereka segera turun dari dalam mobil dan berjalan masuk kedalam lobi rumah sakit menuju resepsionist untuk menanyakan keberadaan sang dokter.


" selamat datang,ada yang bisa saya bantu." ucap sang sang suster yang bertugas dibagian resepsionist itu.


" maap sus...apa dokter Tommy ada diruangannya." jawab mommy Velove kepada suster tersebut.


" sebentar ya bu,akan saya cek dulu." ucap sang suster tersebut.


suster tersebut segera mengecek dikomputernya,untuk mengetahui jadwal praktik sang dokter pagi ini.


" maap Bu,dokter Tommy ada diruangannya saat ini.kalau begitu dengan ibu siapa,biar saya catat terlebih dahulu nama pasiennya siapa." ucap sang suster tersebut.

__ADS_1


mommy Velove menggukan kelapanya.


" charizta Laurenza sergio...nama anak saya yang akan memeriksakan kesehatannya itu." jawab mommy velove.


sang suster segera mencatat nama sang pasien dalam absen pemeriksaan pasien.


" baik ibu,ruangan dokter Tommy ada dilantai 2 kelas mawar.ibu bisa menemui beliau diruangannya saat ini." ucap sang suster.


" makasih banyak sus." jawab mommy Velove.


" sama-sama,ibu." ucap suster tersebut.


mommy Velove dan keluarganya berjalan menuju lift untuk menuju lantai 2,menemui sang dokter yang tengah praktik itu.


disaat merasa boring,charizta mengchat sahabatnya itu,perihal keabsenan dirinya hari ini.


...CHAT CHARIZTA - MIRA...


^^^CHARIZTA_BEE🐝 mir....hari ini gue absen gak masuk dulu sekolah.^^^


MIRA_MIOW🐈 tumben loe...ijin gak akan masuk sekolah,what happen Riz.


^^^CHARIZTA_BEE🐝 gue....lagi ada dirumah sakit saat ini mir.^^^


^^^CHARIZTA_BEE🐝 gue yang sakit mir....semalam badan gue panas banget,dan sekarang ortu membawa gue kerumah sakit untuk periksakan kesehatan gue.^^^


MIRA_MIOW🐈 kok loe...gak ngasih tau gue semalam,kalau loe sedang sakit Riz.


^^^CHARIZTA_BEE🐝 sorry🙏mir gue gak sempat ngasih tau....sebab kepala gue semalam pusing banget,untuk bangun pun susah banget.^^^


MIRA_MIOW🐈 cepet sembuh BESTie....nanti pulang sekolah,gue jenguk loe Riz.


^^^CHARIZTA_BEE🐝 ok👌...gue tunggu loe,mir.^^^


setelah selesai berchat dengan sang sahabat,charizta memasukkan kembali ponselnya kedalam tas kecil.


akhirnya lift yang membawa mereka bertiga sampai dilantai 2,keluarga Sergio segera keluar dari dalam lift dan berjalan menuju ruangan sang dokter.


setelah sampai didepan ruangan sang dokter dengan name ' DOKTER TOMMY '.mommy Velove segera mengetuk pintu ruangan dokter tersebut.

__ADS_1


tokk....


tokk....


tokk...


" iya,silahkan masuk." ucap dokter Tommy dari dalam sana.


mommy Velove segera memutar knop pintu,dan sedikit mendorong pintu ruanagan tersebut.


krrett....


" met pagi dok,maap apakah saya menggangu waktu anda." ucap mommy Velove.


" oh,nyonya Sergio silahkan masuk." jawab dokter Tommy.


mommy Velove membuka lebar pintu ruangan itu,untuk mereka bertiga masuk.


"wah,ternyata anda datang bertiga dan tidak sendirian." ucap dokter Tommy dengan diselingi bercandanya itu.


" iya dok,kedatangan kami kesini untuk memeriksakan kesehatan charizta.yang semalam badannya panas sekali." jawab mommy Velove.


" baiklah kalau begitu,ayo KK silahkan tidur diatas brankar itu.biar dokter periksa dulu." ucap dokter Tommy menyuruh charizta untuk membaringkan tubuhnya diatas brankar yang ada diruangan itu.


charizta segera berjalan menuju brankar dan tidur diatasnya,dokter Tommy berjalan untuk memeriksa dirinya itu.


tidak butuh lama dokter Tommy selesai memeriksa kesehatan charizta.


charizta segera turun dan berjalan. menuju kedua orang tuanya itu,dokter Tommy segera mencatat resep obat untuk mereka tebus diapotek rumah sakit ini.


" jadi,charizta sakit apa dok." ucap mommy Velove kepada dokter Tommy.


" tidak ada yang serius,KK cukup banyak istrahat saja dan jagan lupa untuk selalu minum vitamin agar kesehatan KK tidak drop."jawab dokter Tommy.


"syukurlah kalau begitu dok." ucap mommy Velove lega.


" saya sudah meresepkan obat apa saja didalam kertas resep ini,dan jangan lupa untuk perbanyak makan sayuran dan juga buah-buahan." jawab dokter Tommy.


" baik dok,terimakasih banyak.kalau begitu kami permisi dulu." ucap mommy Velove.

__ADS_1


" iya silahkan,semoga cepet sembuh ya kk." jawab dokter Tommy.


charizta hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa ada niatan sedikitpun untuk menjawab ucapan sang dokter.


__ADS_2