Mauku Kamu (Possesive Boyfriend)

Mauku Kamu (Possesive Boyfriend)
12


__ADS_3

Aku meletakkan tas ku keras, lebih tepatnya membanting. Landy yang sedang duduk diam hanya melirikku sekilas dan kembali fokus menghadap laptopnya. Teman-teman Landy yang baru pertama kali melihatku pun tertegun. Terang saja mereka baru mengenalku apalagi setelah berita yang tersebar pagi ini.


"Kamu bohong!" Tanganku mengepal erat, nafasku memburu, wajahku memerah menahan nafas.


"Duduk.."


"Engga mau!" Mataku sudah berkaca-kaca siap menumpahkan tangis.


"Sayang... Duduk!" Aku menggeleng keras, sungguh kali ini Landy benar-benar menyebalkan.


"Sayang..."


Mendengar penuturan Landy dan lirikan dalamnya mau tidak mau aku duduk mengikuti perintahnya. Dia memang berkata dengan pelan, namun bagiku terasa seperti lonceng peringatan yang mematikan.


Landy menutup laptopnya dia menghadap ku, mengusap dahi ku yang pasti penuh keringat, tentu saja aku lari tunggang langgang mencari Landy di fakultas teknik, yang ternyata malah berada di markas Mapala dengan wajah datar postur santai sedang berdiskusi ria dengan anak-anak satu kelasnya. Suasana senyap benar-benar siap, mendukung pertengkaran kami, teman-teman Landy pun terdiam dan berpura-pura menyibukkan diri masing-masing sewaktu melihatku berjalan tergesa-gesa dan terkesan penuh amarah. Jantungku berdetak tidak karuan, menahan kemarahan yang siap aku luapkan. Berbeda hal dengan Landy yang masih diam dan tenang, raut wajahnya tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali. Ketenangan Landy yang seperti ini sering membuatku kapok untuk membuatnya marah. Tapi ini sudah keterlaluan, aku harus melawannya. Iya harus!


Landy menata rambutku menyelipkannya dibelakang telinga dan berujar pelan.


"Ceritain.. Kenapa aku bohong" Landy menatapku menuntut jawaban.

__ADS_1


"Kamu bohong!" Air mata yang sudah ku tahan sedari tadi akhirnya meluncur, tanganku mencengkram pinggiran sofa keras menahan kekesalanku. Landy masih menatapku tanpa mengatakan sepatah katapun hanya tangannya saja yang bergerak sistematis mengusap air mataku yang mengalir. Melihat hal itu membuatku semakin marah, tanganku dengan brutalnya mencari HP yang tadi aku masukkan ke dalam ransel.


"Ini apa?" Tanganku menunjukkan HP yang sudah membuka laman Instragram miliknya yang menampilkan fotoku dan dia. Landy sengaja memasang foto itu di sana, mengkhianati perjanjian yang sudah kita buat. Dia berbohong, dan berlaku seenaknya dengan memajang foto kami berdua, praktis semua warga kampus mengetahui hubungan kami, rahasia yang sudah ku tutupi habis-habisan malah sengaja di ungkap tanpa meminta persetujuanku lebih dahulu. Si kembar pun akhirnya marah padaku. Banyak mahasiswi yang memusuhiku sekarang. Aku terlihat seperti seorang kriminal. Bodoh!


"Yo... Ambilin minum"


Tanpa menatapku, Landy memerintah temannya. Cowok yang duduk di samping Landy pergi tanpa membantah.


"Aku lagi ngomong!"


"Hmm... Aku dengerin"


"Kenapa foto kita di upload?"


"Kenapa nggak harus di upload?" Landy tersenyum miring menjawab ku, tangannya mengulurkan satu botol air mineral mini ke hadapanku.


"Minum!"


Aku menghela nafas kasar, mengalihkan perhatianku.

__ADS_1


"Sayang.."


Shit! Dengan kasar aku ambil air mineral itu dan meminumnya cepat. Setidaknya ini akan sedikit mengurangi emosiku.


"Yok... Lanjut aja diskusinya"


What?! Landy ****!


Tanpa memperdulikan ku lagi Landy dan teman-temannya melanjutkan diskusi yang tanpa sadar sudah aku ganggu tadi. Sial! Aku benar-benar mempermalukan diri sendiri dihadapan teman-teman Landy. Merasa bodoh sendiri, lebih baik aku pergi! namun tangan Landy menarik ranselku agar aku duduk kembali.


"Sini aja... Tungguin aku ngerjain tugas, udah aku pesenin makanan"


Oke! Tarik nafas, hembuskan, ngalah dulu aja Dan! Daripada makin ribut. Rutukku dalam hati.


"Se-enggak berharga itu ya pendapatku?"


Landy masih diam, mendengarkan penjelasan temannya tanpa mengalihkan pandangannya padaku. Maka tanpa berpikir panjang aku putuskan untuk pergi dari tempat laknat ini.


"Sayang... Duduk! Kamu tau sendiri gimana aku kalo marah"

__ADS_1


Arghh! Jerk!


__ADS_2