
Anaknya Landy sama Dania
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Bayusuta Cakra Arkananta, di sini dapat lihat: http://h5.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=320277&\_language\=id&\_app\_id\=2
Anaknya Bayu sama Afa👇
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Kamu (Wira Rencaka Aji), di sini dapat lihat: http://h5.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=323639&\_language\=id&\_app\_id\=2
Baca ceritaku yang lain ya guys
***
Berita kehamilan Sania sudah menyebar luas, bahkan sampai masuk lambe kampus. Landy yang seorang petinggi organisasi kampus pun lantas tercoreng namanya. Usaha yang sudah dilakukan Landy selama 3 tahun serasa hilang ditelan angin hanya karena skandal tidak berguna itu.
Ingin marah tetapi sumber kemarahanku menghilang di telan paus laut. Sania menghilang tidak berjejak setelah menyebarkan berita fitnah itu. Argh sial! Harusnya sudah aku bunuh dia sejak dulu. Dasar manusia kambing! Menyebalkan!
“By… berhenti berjalan tidak jelas seperti itu”
Mataku menyorot tajam Landy, ke kalutan yang dia pertontonkan tadi sudah hilang tidak berbekas. Ada apa dengannya? Bukannya berfikir mencari cara untuk keluar dari masalah ini malah terduduk santai menikmati teh buatan Bunda.
Kami ditinggal berdua, Bunda mertuaku, eh? Pergi menyusul Ayah entah kemana. Setelah kesalahpahaman ku dan Landy terselesaikan Bunda pamit pergi, dia yang sedang ditengah pekerjaannya terpaksa pulang dipaksa Landy untuk menyiapkan pernikahan kami. Bunda yang belum mengerti permasalahannya pun harus menelan pil pahit kalau nyatanya anaknya itu tidak mau memberikan penjelasan, dia hanya ingin persiapan pernikahan kami dipersiapkan. Dasar Landy b*doh! Tidak mungkin bunda mau mengurusi sesuatu yang tidak jelas juntrungannya itu. Akhirnya mau tidak mau bunda meminta penjelasan dari beberapa kawan Landy dikampus, dan dengan tenang menyuruh anaknya untuk membawaku pulang kerumahnya. Bunda yang sudah memahami kelemahan Landy hanya tersenyum jumawa mendengar skandal yang menyebar itu.
__ADS_1
Pantas saja Landy masih diterima dirumah walaupun sudah membuat skandal besar seperti itu, kupikir dia akan terusir dari rumah dan pindah keluar kota menghilang selama bertahun-tahun kemudian menjadi pengusaha sukses seperti cerita beberapa novel romanku tapi ternyata aku salah, Bunda terlalu tenang untuk di usik. Dia paham sekali dengan anaknya.
“Sekarang kamu masih bisa tenang?” Jawabku tidak percaya.
“Kenapa harus tidak tenang? Kamu sudah disini dan percaya padaku, untuk apa aku harus khawatir by..”
Ah Sial. Kenapa wajahku memanas seperti ini.
“Tapi mas…”
“Tapi kenapa? hmm” Tangannya terjulur meminta ku sambut.
Aku menjatuhkan diriku duduk disamping Landy kesal. Dia tidak paham sekali, bagaimana mungkin dia akan merelakan reputasi yang sudah dia jaga bertahun-tahun hancur hanya karena skandal bohong yang tidak jelas itu.
“Kenapa? Hmm..” Landy memelukku dari belakang. Tangan hangatnya merengkuh ku hangat. Hembusan nafas hangatnya terasa sekali ditengkuk dan bahuku. Kedua pipiku pasti sudah memanas dengan warna merah yang memenuhinya.
“Gimana sama reputasi kamu? kalo kamu dimarahin pak dekan gimana?”
“Hmm..”
“Ish! Ngeselin!”
__ADS_1
Bukannya menjawab kegelisahanku Landy malah mengecupi bahuku. Dia sudah lupa dengan masalahnya. Bahkan bukan lupa lagi, dia sudah amnesia.
“Kalungnya cocok sama kamu. Kamu cantik”
Ish. Malu! Senyuman sudah tidak terelakkan lagi tercetak di bibirku. Dasar murahan, jeritku dalam hati, mudah sekali Landy mengalihkan fokusku.
“Cincinnya juga cantik kan mas..”
“Hmm..”
“Ish. Kamu harusnya jawab iya cantik, kamu tambah cantik bukan hmm..”
“Hmm…”
“Ish. Mas.. ngeselin!”
Kecupannya yang terasa dibahuku bertambah cepat intensitasnya, membuatku terkikik geli.
“Geli tahu!”
“Kamu milikku! Hanya milikku!"
__ADS_1