
Flashback
Keesokan harinya Michael menjemput Naura sesuai dengan janjinya ke Naura,
" Selamat pagi om" kata Michael menyalim tangan ayahnya Naura,
" selamat pagi bibi" Michael juga melakukan hal yang sama,
" pagi nak Michael.... Nak Michael tolong jaga putriku ya bantu dia mengurus 2 perusahaan manajemen artis milik bibi, tolong bantu dia bekerja ya " kata ibuku mengenggam tangan Michael,
" baik bi... Ayo" ajak Michael dan diikuti oleh para pelayan yang membantu mengangkat koper milik Naura ke bagasi mobil Michael,
" ibu ayah... Aku dan Kak Michael mohon ijin pergi dulu ya, nanti kami akan menghubungi ibu dan ayah" ucapku pamit dan memeluk kedua orang tuaku
" baiklah kalian berdua hati-hati di jalan" kata ibu dan ayahku mengucapkan selamat tinggal ke kami, kami berdua pun bergegas ke bandara tempat dimana pesawat pribadi milik Keluarga Agra terparkir. Mereka berdua masuk ke bandara seperti biasa tetapi mereka tidak ke loket check in kasir dan langaung menuju ke pesawat pintu khusus serta sudah ditunggu oleh pramugari yang bertugas.
" selamat pagi tuan Michael dan nona Naura, suatu kehormatan saya ditugaskan bertemu dengan nona Naura" jawab pramugari yang ditugaskan di pintu depan menyambut kami berdua, aku tahu pesona Kak Michael memang tidak bisa dihindari. Aku memperhatikan banyak para pramugari yang bekerja disini berusaha menggoda Kak Michael, aku jadi penasaran dengan cara Kak Michael menangani hal tersebut.
Perjalanan ke Negara Korsel memakan waktu selama 10 jam lebih dan 4 kali transit, aku sangat suka melihat suasana diluar dan ya biasa ikut juga terlelap tidur sementara Kak Michael cuma berdiam mendengarkan musik dan membaca buku novelnya. Pramugari pesawat pribadi keluargaku mulai berulah, terlihat mereka sengaja membuka kancing seragam mereka sampai ke dada dan sengaja berpura-pura jatuh ke pangkuan Kak Michael.
Awalnya Kak Michael membiarkan saja tetapi karena dia sempat pula menyentuh dada bidang Kak Michael, Kak Michael menjadi marah atas kelakuan pramugari centil itu. Aku terbangun mendengar teriakan amarah Kak Michael dan memperhatikan Kak Michael sedang memarahi pramugari itu juga pramugari senior yang mencoba menenangkan amarah Kak Michael,
__ADS_1
" ada apa ini ?" tanyaku menghampiri mereka berdua,
" BEGINI CARAMU MENDIDIK PARA PRAMUGARI JUNIOR, SEOLAH-OLAH AKU BISA TERPESONA DENGAN TUBUH MOLEK KALIAN.... HAHAHA, NAURA LEBIH BAIK DARIPADA KALIAN" marah Kak Michael yang dia tidak lupa menyelip pujian untukku dan membuatku merona malu saja, aku pun mengelus pundak Kak Michael berusaha menenangkannya,
" biar aku urus mereka kak... Mereka adalah pekerja keluarga ku" jawabku dan Kak Michael mengangguk mengerti serta kembali ke kursinya,
" maafkan atas kelancangan kami nona " jawab pramugari senior itu sementara pramugari yang bersalah tadi tertunduk malu,
" aku memaafkan kalian karena kalian mungkin tidak tahu kalau aku dan Michael Owl sudah bertunangan.... Aku Naura, aku memaafkan kalian dan hukuman berlaku ya kembali bekerja" perintah ku dan dianggukan mengerti oleh Pramugari senior itu dan membawa pramugari junior yang bersalah tadi, aku menghampiri Kak Michael yang masih kesal dan aku mempelajari jika memang dia betul-betul mencintai ku bukan hanya gombalan semata.
" sudah kak... Aku sudah mengurus nya, kakak tenang ya aku tahu kakak bakalan bisa memaafkan nya" jawabku mengenggam tangan Kak Michael dan mengelus kepalan tangan nya, Kak Michael telah berjanji pada ku untuk tetap menjaga ku sampai kita menikah, suatu janji seorang pria yang sangat di pastikan. Aku memeluk Kak Michael duluan dan mengelus punggung serta rambutnya tetapi ternyata Kak Michael malah ketiduran di pelukan ku, Kak Michael sangat lucu persis bayi besar.
Kami pun sampai ke Negeri Korsel dan Kak Michael menyuruh ku menunggu dia sebentar. Sehabis itu Kak Michael mengirimkan pesan dan menyuruh ku ke parkiran mobil Bandara Sancheon Korsel,
" ia " jawab nya singkat dan membuka kan pintu mobil nya untukku, aku naik dan kami berdua menuju ke villa milik ayah. Villa milik ayah berdekatan dengan 2 perusahaan manajemen artis milik ibu, kami disana disambut beberapa pelayan dan menuju ke kamar tidur masing-masing yang sudah disediakan. Aku membaringkan tubuhku dan berselancar internet mencari informasi yang tertulis tentang Yoedu dan CV Entertainment,
" oh ini idol yang tersisa dan idol serta trainee yang bunuh diri.... Cantik-cantik mereka, terus kenapa yang mempunyai lesung pipi yang bunuh diri ya aneh" gumamku memperhatikan kembali informasi yang tertulis di internet. Sehabis itu kepala pelayan yang bertugas menjaga Villa ayah mengetik pintu kamar ku dan memberitahukan kalau makan siang kami sudah disiapkan. Aku mengucapkan terima kasih dan menyuruh nya dulu pergi lalu aku mengunjungi kamar Kak Michael,
" tok tok tok... Kak" aku mengetuk pintu 3 kali dan memanggil Kak Michael tetapi tidak ada balasan jadi aku memutuskan untuk masuk saja dan mematikan keadaan Kak Michael. Aneh kenapa pintu nya tidak terkunci jadi aku masuk perlahan,
" kak .... Permisi" jawabku berjalan pelan-pelan dan betapa terkejut nya aku Kak Michael yang habis mandi bertelanjang dada menampilkan perut kotak-kotaknya yang bgus dan pinggangnya dililitkan handuk. Mukaku memerah dan kututupi kataku sampai,
__ADS_1
" lo dek Naura ada apa?" tanya nya polos lagi,
" Kak Michael, aku mau memberitahukan makan siang sudah siap tapi tolong pakai baju mu" aku segera berlari keluar kamar Kak Michael dan berusaha menenangkan debaran jantungku yang terus berdegup, pertama kali nya aku melihat tubuh polos seorang pria dan setiap ku ingat lagi mukaku menjadi merah. Aku menuju duluan ke meja makan dan tidak menunggu Kak Michael,
" selamat pagi nona... Silahkan" kata kepala pelayan yang melayani ku dengan baik,
" terima kasih" jawabku duduk dan para pelayan lain menghidangkan makan siang dihadapanku secara telaten, aku memilih mengambil mie goreng suir ayam keju mozarella,
" Hmmm enak... Tolong ucapan pada koki yang bertugas memasak ini, terima kasih makanan yang mereka buat enak sekali" jawabku dan aku tidak tahu koki dapur yang bertugas sudah berdiri dibelakang ku agak jauh sedikit tapi mereka masih bisa mendengar percakapanku menitikkan air katanya terharu. Dan senang. Setelah itu 20 menit baru turun Kak Michael menggunakan baju polos dan celana pendek bergabung untuk makan siang, Kak Michael memilih makanan steak daging ayam dan memakan nya dengan tenang tanpa berbicara satu kata pun.
Aku baru sadar itu tradisi keluarga Owl, aku sempat memperhatikannya dan sehabis mereka selesai makan biasa mereka mulai berbicara. Sehabis Kak Michael menyantap makan siangnya, Kak Michael mulai mengusilku dan bertanya,
" kenapa kamu lari tadi dek ? Ada apa ? Apa kamu melihat hantu di kamarku di villa ini ?" tanya Kak Michael sengaja dan aku teringat kembali badan bagus Kak Michael malah pipiku merah lagi dan Kak Michael menangkap pipiku bersemu merah,
" kenapa pipimu merah dek ? Apa adek sakit? Lo adek tidak demam" tiba-tiba Kak Michael menempelkan tengkuknya ke tengkukku yang membuat jarak kami sangat dekat dan ya aku tidak bisa mengontrol debaran jantungku lagi, Kak Michael dari kecil membuat saya bisa malu juga. Karena tidak tahan aku mendorongnya dan menutup mukaku,
" aku malu Kak Michael tidak memakai baju" jawabku polos dan Kak Michael yang mendengar jawabanku seketika tertawa lepas,
" hahahaha.... Dek kamu harus biasakan, kakak ini calon suamimu, jadi bagaimana nanti kalau menikah hmmm?" tanya Kak Michael yang malah menggodaku, aku pun berpikir ada benar nya sih Kak Michael.
End
__ADS_1
Asal semangat dan kekuatan Michael mengingat setiap kebersamaan nya dengan Naura. Untuk itu Michael rela membantu tunangannya.