Meet 25 Years

Meet 25 Years
Bab 23


__ADS_3

Aku melaporkan kejadian ini kepada ibu dan ibu sangat syok mendengarnya serta aku meminta tolong kepada ibu untuk tidak perlu khawatir. Aku senang trainee wanita itu akhirnya tenang dan mau diajak berbicara,


" siapa namamu ?" tanyaku yang membawakan nampan makanan dan juga susu coklat,


" aku Sherin Oh, umurku 17 tahun dan aku sudah masuk line up debut untuk proyek Girls group baru mereka " kata Sherin memperkenalkan dirinya, aku sudah curiga memang jika Sherin ini akan debut karena umurnya yang sudah cukup. Aku bertanya lagi


" apa rencana mu berikutnya?" tanyaku


" aku ingin balas dendam, aku tidak mau dimanfaatkan" kata Sherin dengan mata yang berapi-api, aku bangga Sherin sudah tidak terpuruk lagi, aku ingin mengujinya sekali lagi


" jika aku memberimu jabatan yang lebih tinggi, mana yang kau pilih ? tanyaku ke Sherin sambil mencuci peralatan makanan dan minumannya,


" keluargaku tercipta dari musik dan aku berasal dari keturunan Oh Sei Lin yang sangat dikenal sebagai ahli musik dalam dinasti Myon, ayah dan ibuku bilang para keturunan Oh Sei Lin diwajibkan untuk berkarir dalam dunia musik " jelasnya dan aku mengangguk-ngangguk kan kepala mengiyakan, aku tidak tahu kalau trainee disini keluarganya sangat terpandang.


" aku akan membantumu, ini adalah kartu ijin masuk ke ruangan khusus yang sangat langka... kartu ini cuma bisa diakses ke tempat usaha milik Agra group dan termasuk tempat kita trainee disini. Jadi pakai kartu ini dan jaga kartu ini " kataku memberikan kartu yang isinya adalah simbol resmi keluarga Agra, Sherin yang bahagia sekali tiba-tiba memelukku dengan erat,


" terima kasih" ucapnya dan dia kembali ke UKS karena para trainee sebelum jam 12.00 malam tidak diperbolehkan kembali ke asrama. Aku memberikan kartu itu karena kartu itu dirancang oleh tim ilmuwan ayah, apabila kartu tersebut digunakan dengan niat tidak baik dan bukan keturunan Keluarga Agra maka kartu itu akan membakar dirinya sendiri. Setelah aku menenangkan Sherin yang awalnya ingin bunuh diri karena telah dilecehkan oleh General Manager Yoedu Entertainment, aku terus merenungkan apakah memang masalah yang terjadi bersumber dari General Manager Yoedu ? Ada apa sebenarnya, mana belum ada kabar dari tim hackerku.


  Aku harus menyelidikinya lagi dan kemudian aku bisa menyimpulkan apa yang kulihat adalah apa yang betul terjadi. Aku menenangkan diri lagi di ruangan latihan dengan berlatih menari, sangat keras dan keras sampai

__ADS_1


" huh huh..." aku mendengar suara tangisan perempuan dan untungnya bukan hantu melainkan Misya temanku yang sedang menangis. Aku mungkin terbiasa dengan tingkah alay Misya tapi melihatnya gemetaran dan menangis kencang begini rasanya aneh,


" kenapa kau menangis sampai gemetaran begini ?" tanyaku menghampiri Misya yang tiba-tiba terdiam,


"  Riona... tolong jangan anggap aku lebay tapi aku takut dengan perusahaan manajemen yang tempat aku Training" kata Misya 


" ia ada apa ?" tanyaku penasaran


" baru kali ini ada lagi ada lagi berita bunuh diri dari senior kita yang kamar nya di lantai 7, kalau tidak salah namanya Vicky Bae. Aku takut" cerita Misya sesenggukkan,


" sudah sudah" jawabku menenangkan Misya sampai dia tertidur, habis itu Reina datang menyusul, Reina berbicara pada ku dan dia sudah yakin kalau  General Manager Yoedu Entertainment adalah dalang nya. Aku tidak terlalu yakin karena belum ada bukti dan hasil dosa yang tim ku kumpulkan, jadi aku menasihati Reina


" ayo kita ke kamar kak Vicky!! Ajak Reina 


" untuk apa?" tanyaku


" aku mau melihat langsung kondisi mayat Kak Vicky" jawab Reina


" memang nya bisa ?" tanyaku

__ADS_1


" aku akan diam-diam " jawabnya dan aku mengikuti Reina menuju kamar 708 lantai 7 kamar Vicky Bae. Dugaan Reina betul, polisi dan tim forensik masih ada di TKP, Reina menunjukkan sebuah kode yang aku rasa itu kode khusus dari kesatuan kepolisian Negara Korsel dan


" ayo kita masuk, mudahkan ? Kata Reina dan aku menerobos para kerumunan yang mau lihat TKP, Reina mengajakku ke kamar tidur nya dan memperlihatkan mayat Vicky Bae,


" mayat nya persis dengan Kak Meydara. Matanya kaya habis dicekik, liat lehernya warna biru banget dan kata tim forensik ditemukan sidik jari pria. Mereka masih menyelidiki siapa yang punya sidik jari itu" jelas Reina dan ini pertama kali nya aku melihat para korban yang diduga bunuh diri tapi dari pengamanan Reina bukan bunuh diri malah di bunuh.


" tapi kenapa disebut kan bunuh diri ? Aku tidak mengerti" tanyaku ke Reina,


" aku tidak tahu karena itu keputusan penyidik, aku hanya seorang penyidik magang" jelas Reina dengan raut wajah kecewa,


" ayo kita kembali, kalau kita berlama-lama sebentar kau akan dicurigai" ajak ku dan kami berdua segera meninggalkan TKP. Reina sangat tidak mengerti dengan semua skenario ini tapi aku ingat Reina pernah berkata intuisinya tidak pernah salah. Aku dan Reina kembali ke ruangan latihan serta terlihat Misya yang lagi asyik berlatih menyanyi, Misya sangat bagus suaranya dan dia juga menjadi favorit para instruktur kelas menyanyi.


Aku lega Misya kali ini tidak sedih dan dia kembali seperti biasa lagi.


Penulis Pov


Sebelum Naura ke Negeri Korsel dan menyelidiki permasalahan yang terjadi di dua perusahaan manajemen artis milik ibunya, Naura terlebih dahulu memerintahkan tim IT Hackernya mencari dalang yang merusak Yoedu dan CV Entertainment. Naura sangat sedih karena melihat apa yang terjadi di mukanya, dia melihat bagaimana keras nya para anak trainee demi debut, membanggakan keluarga mereka, serta mencari uang yang banyak tetapi mereka diperlakukan layaknya budak. Naura sangat marah karena sebagai pewaris para trainee adalah adik-adik Naura yang harus dilindungi.


Naura bertemu dengan detektif magang bernama Reina dan menyamar juga sebagai anak trainee. Naura saja kagum, bakat Reina bukan kaleng-kaleng dalam menari karena dia saja selain menyanyi Naura kan legend masked Dancer yang tidak lain idola Reina. Reina bilang dia selalu menonton tiap video milik Naura yang menyamar sebagai legend masked dancer, ada pernah Reina berkata mau meminta ijin akan menangkap siapa pelaku nya meskipun itu orang penting di perusahaan.

__ADS_1


Naura yang memiliki darah sama dengan ayahnya dan memiliki sifat asli ayahnya yang kejam malah mengijinkan Reina menangkap dalang nya. Naura juga sangat peduli terhadap Reina karena selain dia membantu penyelidikan nya, dia adalah anak trainee nya. Kalau di Michael di CV Entertainment, Michael dan asistennya Pak Ricky dinobatkan sebagai calon trainee paling ganteng.


__ADS_2