Meet 25 Years

Meet 25 Years
Bab 36


__ADS_3

" ada apa ?" tanya Pak Agra alias ayah kandung Naura,


" tuan... ada alur protes terhadap produk mie instant kita " lapor sekretaris ayah Naura,


" apa....!!!! pesankan tiket, jangan beritahukan manajemen disana... aku akan menuju kesana" perintah ayah kandung Naura menuju pabrik produk mie instantnya. Sementara di tempat kerja 100 IT Hacker milik Naura yang berbahaya masih disibukkan dengan penyelidikan mereka tentang asal usul suara merencanakan pembunuhan Keluarga Agra. Ibu Naura terlihat sedang menghadiri undangan peraga busana desainer bintang 3 Xio Yun, Ibu Naura kan terkenal sebagai Queen Of Fashion Business.


Naura juga telah menyelesaikan ujian akhirnya dan tinggal menunggu penerimaan rapor serta pengumuman yang dapat peringkat. Naura kini sekarang berada di gedung perpustakaan nasional dan


" Naura !!!" Naura merasakan ada yang menepuk pundaknya serta memanggil namanya, Naura sempat berbalik


" Xavier ??? jawab Naura, Xavier adalah mantan Naura yang pertama sebelum bertunangan dengan Michael.


" iya, kamu kesini?" tanya Xavier memilih duduk disamping Naura membaca bukunya dan menuliskan di kertas karena demi menjaga ketenangan para pengunjung perpustakaan lainnya.


" iya... aku disini karena ada bisnis, aku lagi bersantai sebelum aku mau menghadiri rapat" bunyi tulisan kertas dari Xavier yang Naura baca dan Naura membalas


" oh... maaf aku tidak mengenalmu, kamu berubah 180 derajat" jawab Naura di kertas

__ADS_1


" hahaha... " jawab Xavier dan mereka berdua membaca bukunya sampai pukul 03.00 siang, sehabis itu Xavier mengajak Naura pergi ke Reion Play Park. Reion Play Park adalah salah satu taman bermain yang sangat luas dan permainan disana tidak main-main bisa membuat para pengunjung yang naik memacu Jantungnya sendiri. Xavier paling paham betul jika Naura menyukai taman bermain hingga sekarang. Xavier tidak lupa memberikan hadiah sebuah buku novel sebagai salah satu kenang-kenangannya, ketika mereka berdua lagi asyik terlihat mata-mata Michael yang terus menghubungi tuannya mau melaporkan jika Naura jalan sama seorang pria. Sayangnya berapa kali nomor nya dipanggil, Michael tidak menjawab.


Michael sekarang berada di acara lelang dunia hitam, dalam lelang dunia hitam ada berbagai macam produk sihir, manusia, atau hak kekuasaan yang diperebutkan dengan harga fantastis. Semua peserta acara lelang harus memakai topeng, guna nya agar bisa menyembunyikannya idèntitas mereka. Michael memilih mengikuti acara pelelangan karena dia ingin mendapatkan mutiara hitam yang ajaib, konon mutiara hitam ini bisa memperlancar suatu bisnis pemilik nya. Kalau Naura punya pendapat, dia agak kurang mempercayai benda-benda seperti itu.


Di hotel Naura menemui Dokter Inaya dan berbincang-bincang pada salah satu restoran hotel. Dokter Inaya menanyakan rencana Naura ke depan, dimana Naura melanjutkan studinya, dan hal yang aneh


" aku rencana melanjutkan studi Washington.... ayahku sudah mendaftar kan ku ke salah satu kampus terbaik disana, aku tidak tahu berapa lama aku di negeri orang" cerita Naura dan kedua cewek cantik ini berbahagia terus. Berbeda halnya dengan Xavier yang sedang menunggu seseorang di restoran bintang 5,


" tuan Xavier kan ?" panggil seseorang pria yang umurnya sekitar 50 an dan menyapa Xavier,


" kasih kan dokumen itu ke tuan Xavier" perintah Tuan Hitoshi kepada sekretarisnya yang datang bersama nya,


" baik tuan" jawab sekretaris tuan Hitoshi dan menyerahkan sebuah dokumen tebal yang di maksud. Xavier membaca semua isi dokumen tersebut dan dia tidak percaya, di depan nya adalah paman dari Naura dan....


" aku rasa anda sudah mengerti ? aku mau menjadi penanam modal terbesar di perusahaan anda, asal anda bersedih membantuku untuk merebut kerajaan bisnis Agra sekaligus membunuh semua keluarga Agra ? tapi itu pilihan dari mu saja, aku tidak memaksa... ini nomor HP ku, dibelakangnya ada formulir persetujuan jadi kamu bisa menghubungi ku kalau berubah pikiran. Kami permisi" jelas tuan Hitoshi dan Xavier seketika terdiam, dirinya mana mungkin mau membunuh wanita yang selalu berada di hatinya.


Kembali ke Michael dan mata-matanya, Michael mendengar semua laporan dari mata-mata yang dia tugas kan mengawasi Naura. Michael kesal dan mengepalkan tangannya kuat saat mendengar laporan jika Naura bersenang-senang dengan pria lain selain dirinya. Michael langsung mencari profil Xavier dan mengutus seseorang buat menghancurkan salah satu cabang restoran nya di Mekarta. Preman kiriman Michael datang dan memporak-porandakan semua isi di salah satu cabang restoran milik Xavier, Xavier yang mendengar laporan itu sangat geram dan untungnya anak buah Xavier yang Xavier cepat kirimkan datang menangkap salah satunya.

__ADS_1


Xavier menyuruh menahan dulu di gudang rahasia mereka dan Xavier segera datang lalu menginterogasi preman tersebut dengan siksaan paling kejam. Akhirnya karena tidak tahan, preman tersebut mengaku dan Xavier senang sayangnya


" dooorrrr" Xavier menembak mati preman itu,


" aku tidak pernah lembut.... kalian cepat singkirkan mayat nya dan ubah jadi makanan ikan" perintah Xavier ke semua anak buahnya dan dirinya berjalan keluar gudang diikuti oleh supirnya serta sekretarisnya yang Xavier memang suruh menunggu di luar. Dalam perjalanan Xavier memerintahkan menuju lokasi restoran nya yang diporak-porandakan serta membantu sisa nya. Pada pukul 18.00 siang, Naura sedang bersiap-siap dan memutuskan pulang dari hotel karena besok dirinya harus bersekolah dan melanjutkan ujian yang tersisa.


Naura dijemput oleh supir kesayangan mamanya, yaitu Pak Jalil. Pak Jalil sangat ceria dan positive, Naura saja senang berada dekat-dekat dengan Pak Jalil. Pak Jalil selalu menemani Naura bercerita dan cerita nya itu bukan cerita sembarang tapi cerita berbobot dimana Pak Jalil juga mengajarkan berbagai banyak ilmu untuk Naura. Sesampainya di mansion, Ibu Marta atau nanny Naura datang buru-buru menyambut nona kecilnya.


" Non... selamat datang" kata Ibu Marta memberikan penghormatannya dan Naura yang memang pernah diajarkan moral menghargai siapa pun membalas nya,


" terima kasih... tolong siapkan makan malam ya dan tolong juga salah satu pelayan datang membantuku di kamar" kata Naura dan dia melangkah menuju kamar nya. Naura bersantai dan pelayan yang Naura suruh pun datang tidak lama lagi, Naura menyuruh masuk saja dan pelayan itu menuruti apa yang Naura perintahkan.


" kamu bisa memijit ? kalau bisa tolong bantu aku menyiapkan tradisi berendamku" perintah Naura dan pelayan itu segera melaksanakan perintah dari Naura, sambil menunggu Naura membaca sedikit buku pelajaran untuk mata pelajaran yang akan diujikan besok.


" sudah nona, air mandi anda sudah siap... " lapor pelayan tersebut


" baiklah makan malam ku bawa di dalam kamar ya" perintah Naura dan dia melangkah menuju kamar mandinya serta pelayan itu segera pergi keluar dari kamar tidur Naura.

__ADS_1


__ADS_2