Meet 25 Years

Meet 25 Years
Bab 21


__ADS_3

Pov Michael


   " tuan.... apakah ini kamar kita? bagus sekali" kata Pak Ricky alias asistenku terkagum begitu kami masuk ke kamar kami, aku meletakkan tas sederhanaku di kursi panjang yang telah disediakan dan khusus di dalam kamar trainee diikuti Pak Ricky juga meletakkan tasnya. Kami dibiarkan beristirahat terlebih dahulu baru sesuai jadwal kami harus menghadiri kelas bahasa Negara Korsel, aku bisa mengerti sedikit bahasa Negara Korsel karena Naura mengajariku, benar ibunya adalah orang asli negara ini.


" tuan.... kalau boleh tau kelas apa yang tuan hadir di hari pertama? tanya Pak Ricky yang sedang berbaring dan belum tidur sama sekali. 


" kelas bahasa" jawabku singkat dan aku tidak lupa menghubungi Naura, aku kangen sama gadisku karena kami sepakat sebelum menyelesaikan masalah yang ada pada kedua perusahaan manajemen artis milik Ibu Naura kami berdua tidak bisa bertemu. Kami berdua juga memutuskan cara berkomunikasi kami lewat chat Whatsapp saja, readers mau liat isi pesan kami apa aku ceritakan ? Hahahaa.


    Keesokan harinya kami dibangunkan dengan salah satu staff yang mengurus para trainee kalau tidak salah namanya Roy dan kami para trainee harus memanggilnya Kak Roy. Untungnya aku terbiasa bangun pagi dan Pak Ricky juga jadi tidak masalah, aku cepat mandi dan setelah itu baru Pak Ricky mandi habis itu kami berduab cepat-cepat berpakaian. Jadwal hari ini adalah lari pagi pukul 05.00 terus akan dilanjutkan kelas bahasa dimulai pukul 07.00-11.00, ya kami diberikan istirahat selama 1 jam katanya sih untuk persiapan.


    Sehabis kami selesai, aku dan Pak Ricky membaur di barisan para trainee yang sudah selesai untuk menunggu para trainee yang belum selesai,


" CEPAT !!! WAKTU KALIAN SISA 20 MENIT, JIKA TERLAMBAT ADA HUKUMAN" teriak Kak Roy menggunakan loud speaker, aku melihat para trainee lainnya terburu-buru turun karena takut mendapatkan hukuman. Para trainee sudah berkumpul semuanya, kami diabsen dan habis itu kami bisa lari pagi. Entah kenapa kegiatan ini sangat membuat senang para trainee semuanya, mungkin karna kegiatan lari pagi ini bertepatan dengan kegiatan lari pagi para trainer Yoedu Entertainment. Aku ingat Naura cerita apa, ia sih CV Entertainment sangat suka mencari para trainer pria daripada para trainer wanita.

__ADS_1


     Katanya idol, aktor, model, dan produsen pria bisa sangat laku dibandingkan para wanita. Ya mungkin juga mereka baca di internet tentang data yang mengatakan perempuan lebih banyak dari laki-laki tapi mungkin tidak ada hubungannya ya. Banyak kemungkinan yang bisa aku tebak, aku penasaran bagaimana kedepannya, aku berharap semoga tidak terjadi pertumpahan darah lagi. Pendapat Penulis ( konglomerat atau orang kaya banyak yang suka melakukan pembunuhan tanpa mengotori tangannya sendiri, para reader akan tertipu dengan citra yang mereka bangun jika berhadapan dengan kamera.


    Mereka melakukan itu karena pertama hal untuk bertahan hidup seperti mempertahankan posisi, mempertahankan kekayaan, kedua untuk menjaga nama baik keluarganya, dan terakhir menjaga martabat atau harga dirinya. Kan lucu seorang konglomerat terkenal dan diberita malah dikenal sebagai tukang selingkuh ? Itu bisa merusak Citra nya dan bisnis nya juga dan satu hal atau satu cara yang mereka bisa buat demi menutup bobrok mereka adalah dengan melakukan pembunuhan tanpa mengotori tangan mereka). 


     Kembali ke cerita, yup para trainer pria CV Entertainment kesenangan saat bertemu dengan rombongan trainer wanita Yoedu Entertainment yang lari pagi. 


" para trainer wanita di perusahaan manajemen artis tetangga memang cantik-cantik tapi aku heran trainer pria nya kok tidak ada ?" aku mendengar gosip para trainer lain sambil berlari pagi, aku berpikir dari cerita Naura juga katanya trainer pria asrama serta tempat pelatihan nya memang terpisah. Naura tidak yakin sendiri apa memang ini peraturan ibunya ataukah peraturan yang dibuat oleh manajemen perusahaan. Setelah selesai lari pagi dan kami kembali ke asrama kami, kami diberikan waktu 1 jam buat istirahat dan bersiap-siap menghadiri kelas bahasa.


   " permisi.... selamat pagi" aku mendengar ada yang mengetuk pintu kamar kami dan aku membuka nya,


" aku Dani Jang dan yang tidur itu Min Michael kalau kamu siapa?" tanyaku sambil memperkenalkan diri sementara Pak Ricky cuma terdiam melihat trainee muda itu,


" aku Ferry Song kak, salam kenal" jawab nya tersenyum riang, aku senang ada trainer baru seorang pria kecil yang sangat polos,

__ADS_1


" dek Ferry jadwal pertama mu apa ?" tanya Pak Ricky yang bersiap mau mandi duluan,


" kelas bahasa kak Michael " jawab Ferry dan jadwalnya sama dengan kita berdua,


" jadwalmu sama dengan kami, sebentar kamu ikut saja kita sama-sama menuju kelas bahasa" jelas ku dan Ferry mengangguk senang, seorang anak yang rela menjadi trainee aku terharu melihatnya. Setelah Ricky selesai mandi aku mandi duluan dan mengajak Ferry untuk mandi bersama supaya bisa menghemat waktu. Kami bertiga selesai dan turun pergi ke kantor CV Entertainment menghadiri kelas bahasa bersama-sama.


   Asrama nya dekat dengan kantor perusahaan dan sudah disediakan jalanan rahasia agar terbebas dari paparazzi dan wartawan. Kami betul-betul disembunyikan, peralatan kami atau belanjaan kami biasanya kami disediakan oleh seorang staff pekerja kurir yang membantu kami berbelanja. Kami cukup tinggal menunggu, kami mengikuti peta lokasi ruangan yang sudah diberikan sebelum kami memasukki kamar asrama kami.


   Aku membuka pintu sebuah ruangan yang bertuliskan kelas bahasa dan mengambil kursi dimana saja. Aku melihat banyak nya para trainee, ada yang berumur sekitar 16 tahun kalau tidak salah para trainee itu menunggu namanya masuk ke line debut. Aku bergidik ngeri karena membayangkan mereka pasti melewati konser evaluasi dan deg degan  menunggu aslinya apakah bagus atau tidak. Banyak para trainee baru yang masih muda ada yang umurnya 5 tahun lo, aku salut mereka bahkan rela membuang masa anak-anak nya demi menjadi seorang pelaku dunia hiburan dan bekerja sangat keras. Kelas pun dimulai dan hari ini instruktur kami seorang wanita muda yang umurnya sekitar 27 an,


    " namaku Joan Bae, aku adalah instruktur yang ditugaskan mengajarkan kalian bahasa Korsel dan pelajaran pertama ialah alphabet" jelas Kak Joan dan para trainer membuka buku tulis mereka mau mencatat penjelasan penting yang disampaikan Kak Joan,


" tapi sebelum kita masuk ke pelajaran, kakak mau kalian memperkenalkan diri sesuai urutan bangku jadi dimulai paling belakang" kata Kak Joan dan trainee yang duduk paling belakang memperkenalkan diri, berikutnya sampai selesai.

__ADS_1


   


__ADS_2