
Penampilan fisik Michael dan asistennya memang terbilang layak jadi seorang idol di Negara Korsel jadi Michael berpikir untuk memanfaatkan tampangnya. Keesokan harinya mereka berdandan ala anak remaja sekitar 17-20 tahun dan dilengkapi juga dokumen yang mereka sudah edit. Michael tahu hari ini CV Entertainment mengadakan audisi mencari para trainee baru dan Michael ingin mengambil kesempatan itu, sebenarnya bisa dia datang begitu saja layaknya seorang bos tetapi dia ingin melihat sifat asli mereka jika Michael tidak ada.
Pak Ricky yang sebagai seorang asisten dengan profesional lah beliau mempersiapkan semua dokumen itu, mungkin saja Pak Ricky begadang atau bagaimana tapi entah kenapa Pak Ricky mungkin punya firasat yang buruk.
" sudah siap semua ?" tanya Michael alias tanyaku kepada Pak Ricky dan kami berdua segera menuju lokasi audisi, sesampainya di lokasi audisi mereka berdua pergi mendaftarkan diri dan mendapatkan nomor antrian. Pak Ricky ini penulis kasih rahasia besar adalah seorang koreografer, Pak Ricky sangat menyukai dunia tari modern dan Pak Ricky bisa menguasai semua jenis teknik tari modern. Michael memiliki suara yang sangat bagus, sewaktu dia SMP Michael sering suka menciptakan lagunya sendiri karena dia mengekpresikan rindunya kepada Naura dan Michael juga terkadang menyanyikan lagu ciptaannya.
Benar-benar bos dan asisten yang cocok kan para readers ?. Kita kembali ke cerita, mereka berdua menunggu di ruangan antrian karena rasa penasarannya ingin menelusuri perusahaan manajemen artis itu dan Michael berpikir dia mau mencoba mengecek kamar mandi paling terutama. Michael memperhatikan suasana kamar mandi para calon trainee yang perusahaan siapkan,
" hmmmmm.... lumayan, mereka bagus menjaga kebersihannya, berikutnya aku mau melihat kinerja para pekerja disini " gumam Michael di tengah kamar mandi para calon trainee dan segera kembali ke ruangan audisi, Pak Ricky yang melihat bosnya telah kembali bertanya ke bosnya rencana berikitnya apa ?
" pak.... rencana berikutnya kita apa ?" tanya Pak Ricky berbisik,
__ADS_1
" kita harus menilai kinerja para staff disini, tadi aku ke toilet tamu dan toilet khusus para calon trainee, syukurlah aku lihat mereka bisa menjaga kebersihan disana jadi aku ingin melihat langsung kinerja kerja mereka bagaimana " ceritaku, akhirnya kita berdua dipanggil dan audisinya dipanggil satu persatu sesuai nomor antrian. Pak Ricky yang memiliki nomor antrian nya duluan dari saya masuk ke ruangan penilaian audisi,
" aku lulus pak" jawab Pak Ricky dan tibalah giliranku. Di dalam ruangan audisi aku melihat ada 3 juri dan satu orang staff yang membantuku berinteraksi dengan para juri, staff tersebut memperkenalkan para jurinya
" para juri terdiri dari bapak general Manager CV Entertainment, ibu directur of Casting CV Entertainment, dan ibu Directur of Trainee CV Entertainment.... silahkan untuk dimulai" kata salah satu staff itu, setelah aku bernyanyi dan melewati komentar para ketiga juri dan hasil nya aku lulus. Aku menilai mereka lumayan bekerja nya bukan karena efek senang aku lulus ya.
Target penilaianku selanjutnya adalah suasana asrama, kehidupan para trainee, dan protes pelatihan mereka. Aku dan Pak Ricky bersama-sama pergi ke lokasi asrama yang diberitahukan oleh salah satu staff bagian pengurusan anak trainee karena aku ini cerita nya menyamar sebagai kakak adik,
" aku tidak tahu, kita ikut saja dulu, untuk sementara aku mau mengawasi lingkungan para trainee. Aku penasaran kenapa CV Entertainment juga dijuluki perusahaan manajemen artis memakan tumbal idol dan trainer wanita saja kalau Yoedu Entertainment semua gender" ceritaku saat kami menuju lokasi asrama, Pak Ricky asisten ku yang bagus mengangguk mengerti dan kami sudah tiba. Secara desain dan kemewahan di luar gedung ini bagus juga buat menutupi dari para ssaeng dan wartawan, kami berdua masuk menunjukkan surat tanda kami sudah menjadi trainee baru ke security.
Security membawa kami ke kamar kami berdua dan berkata 1 kamar terdiri dari 3 orang trainee dan kebetulan aku diterima dua orang jadi kami mendapatkan kamar baru. Kamar nya sangat mewah, fasilitasnya lengkap, kasurnya empuk, memiliki AC, dan ruangan nya luas, kuakui diluar memang kelihatan kumuh tetapi di dalamnya sangat mewah. Pintar ide yang cemerlang, aku memuji taktik Ibu Naura membuat perusahaan manajemen artis nya yang sangat detail.
__ADS_1
Pov Naura
Sekarang aku berada di kelas menyanyi dan kami masih berlatih dari jam 09.00 malam sampai jam 11.30 malam pukul sekarang saat ini. Aku tersanjung pelatih dan guru menyanyi kami memuji kemampuan bernyanyi ku dan dia juga bercerita kepada kami semua, dia hanya cuma melatih sampai konser evaluasi yang diadakan setiap akhir 6 bulan. Konser evaluasi adalah momok menakutkan bagi para trainee karena siapa yang mendapatkan peringkat terbawah dan nilai rendah perusahaan akan mengeluarkan para trainee yang mendapatkan hal tersebut. Ya aku bisa maklumi demi menciptakan sosok idol yang bisa laku dipasaran dan sangat disenangi,
" hah... suara ku betulan habis, kita menyanyi dari pukul 09.00 malam dan baru di ijinkan pulang ke asrama sampai jam 12.00 malam" keluh Misya di perjalanan, kami di antarkan 1 bus besar menuju asrama. Setelah selesai kami dikumpulkan dulu dan diberi arahan oleh kak Meydara,
" baiklah besok kalian harus bangun pagi pukul 05.00, kita semua akan lari pagi dan tentu saja jangan khawatir akan ada dari timku yang menjaga kalian semua lari pagi, ok silahkan beristirahat dan semangat menganggapai mimpi kalian" kata Kak Meydara mengakhiri pemberitahuaannya dan kami semua para trainee kembali ke kamar kami masing-masing, Misya adalah teman kamarku yang periang. Aku dan Reina sepakat sangat menyukai Misya, kami berdua bahagia mendengar celotehan Misya ya Misya selalu mengatakan apa yang dia tidak suka secara langsung. Aku nilai bagi Misya itu lebih baik daripada menyimpannya dalam hati dan malah menjadi penyakit hati yang merugikan kita sendiri.
Reina adalah tipikal seorang kakak, dia penyayang dan peduli terhadap orang terdekatnya apalagi sam teman kamarnya meskipun aku tahu dia adalah detektif yang menyamar tapi kita tidak tahu nanti bagaimana apakah Reina dikeluarkan atau debut menjadi idol. Kehidupan para trainer di hari pertama yang aku jalani lumayan gembira, tidak ada yang membuat mental tertekan, tidak ada pelecehan atau apapun, para trainer bisa tertawa bahagia, ya mungkin hari pertama sih belum juga kita melewati sampai bertahun-tahun.
Aku dengar dari cerita Misya kalau lantai 7-9 adalah kamar untuk para trainer yang sudah menjalani masa pelatihannya selama bertahun-tahun dan tinggal menunggu namanya masuk di line up debut. Aku berpikir apa mungkin ini penyebab utama para trainer di perusahaan ini yang bunuh diri karena ya keadaan mereka yang belum debut, aku semakin curiga.
__ADS_1