Meet 25 Years

Meet 25 Years
Bab 59


__ADS_3

 Midarashi keluar dari kamar rawat Mara Mari lalu menelpon adiknya untuk memberitahukan soal Mara yang sudah sadar. Tanpa berlama-lama Midara langsung pergi menuju rumah sakit, sesampainya di rumah sakit Midara sudah ditunggu oleh kakaknya Midarashi diluar dan mereka berdua sama-sama masuk ke dalam. Mara Mari yang senang melihat kakak kesayangan mereka Midara meminta Midara untuk memeluk mereka.


    Midara memeluk kedua putri majikan mereka dan Midara memutuskan menceritakan semuanya ke Mara Mari.


" kakak akan menceritakan apa yang terjadi tapi kalian janji dulu jangan sedih dan mengamuk dengarkan cerita kakak... janji?" kata Midara memberikan jari kelingkingnya dan diikuti Mara Mari sebagai tanda janji mereka bertiga,


" tuan Michael dan Nona Naura, ayah ibu kalian tewas sewaktu pembantaian di hari ulang tahun kalian. " jelas Midara


" kakak tidak membohongi kami kan ?" tanya Mara yang hampir mau menangis tapi saudaranya Mari menenangkan sekaligus mengingatkan akan janji mereka,


" kakak tidak bohong... kakak, kalian berdua, dan kakak Midarashi adalah orang-orang yang selamat dari kejadian itu... terus kalian tahu siapa dalang nya ? Saudara angkat nenek kalian bernama Pak Hitoshi Furuka dan Pak Sulivan Manuel, dua pengusaha besar sekarang dan mereka berdua telah mengambil peninggalan dari kedua orang tuamu secara paksa" cerita Midara yang membuat Mara dan Mari kesal setengah mati,


" kakak yakin ?" tanya Mari lagi dan ya Mari adalah wanita yang tenang dan selalu memiliki pemikiran logis, Mari tidak ingin terpengaruh apapun.


" iya... kakak dan kakak Midarashi adalah orang yang selamat di pembantaian tersebut" cerita Midara dan .....


" aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku, kakak tolong bantu kami dan aku berjanji akan membalaskan kematian ayah dan ibu. Pak Hitoshi aku tidak akan pernah melupakanmu dan kamu harus minta maaf sama kedua orang tuaku nanti di akhirat " kata Mara Mari kompak menyebutkan sumpah mereka, waktunya menghukum Pak Hitoshi dan berkat dukungan Midara Midarashi.... Mara Mari memilih lebih fokus ke dendamnya.


Time Skip berlanjut dan si kembar Mara Mari telah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang keduanya telah berumur 25 tahun serta sudah menjadi seorang dokter. Perpaduan Michael Naura sangat kental di kedua anak kembarnya, Pak Hitoshi sangat kejam setelah dia mendapatkan Agra Group dan Owl Group. Mara Mari bekerja di rumah sakit Celine Feli dengan mengubah namanya menjadi Olivia dan Cindy, Mara adalah seorang dokter seorang dokter spesialis tulang dan Mari adalah seorang dokter spesialis mata.

__ADS_1


    Mereka berdua tercatat sebagai dokter yang memiliki penghargaan atas penemuannya demi dunia kesehatan, Mara Mari dengan cepat mengumpulkan pundi-pundi uangnya, ketenarannya, dan membagikannya kepada kedua orang tua angkat mereka. Midara selalu mengingatkan untuk tidak terlena pada namanya cinta dan fokus membalaskan kematian kedua orang tua mereka, benar Midara aslinya sakit hati karna orang yang dianggapnya sebagai orang tua dia dibantai dengan kejam.


" dokter Olivia, ada pasien lagi" panggil suster Rina, suster yang bertugas membantu Mara dalam pekerjaannya, Mara ditemani 2 suster selain Suster Rina ialah Suster Daniela dan Suster Hikari.


" baiklah pandu mereka kedalam" jawab Mara dan Suster Rina membawakan pasien baru ke ruang kerja Mara,


" Dokter Cindy ada yang ingin konsultasi soal penyakit matanya" kata Perawat Bendi, Mari memilih Perawat laki-laki karna baginya perawat laki-laki bisa diajak kerja sama.


" boleh bawa dia masuk " jawab Mari, sementara Midara dan Midarashi tengah duduk di ruangan kerjanya saling berdiskusi bagaimana rencana membantu Mara Mari merebut harta warisan mereka,


" ada sih... mau tidak mau kita harus turun ke dunia mafia" kata Midarashi ke adiknya,


" susah juga jika kita tidak mengambil pilihan yang sangat beresiko tinggi.... Aku akan mencoba mendiskusikan nya ke Mara Mari, kita tidak boleh bertindak gegabah" jelas Midarashi


" baiklah" jawab Midara, kembali ke Mara yang nama samarannya adalah Dokter Olivia Kenneth bersama para Suster nya di ruang kerjanya. Mara mengawasi bagaimana pemulihan salah satu pasien nya yang mengalami patah tulang di kaki, Mara yang tau jika pasien nya ini adalah atlet senam indah dan Mara sangat kasihan impiannya tertunda atas kecelakaan yang menimpa dirinya.


" bawakan alat bantu berjalan, tolong ambil kan di gudang, terus buat kan dia susu yang mengandung banyak protein dan omega... aku juga sekalian bawakan susu dan aku akan mengajarkan kalian penanganan pertolongan pertama, ok" perintah Mara yang dijawab anggukan kepala oleh Semua perawatnya, semua perawat sangat suka bekerja dengan Mara karna Mara baik hati serta tidak pelit ilmu.


" Nama kamu siapa ?" tanya Mara ke pasien kecilnya,

__ADS_1


" aku Flina Giora kak, aku atlet senam indah cabang nasional..." kata Flina memperkenalkan dirinya dengan bangga sebagai atlet senam indah,


" kakak sudah tau kok, kakak akan berusaha merawat mu agar nanti kakak bisa melihat mu perform...." kata Mara mencoba mengajak Flina berbicara agar Flina tidak bosan menunggu para perawat Mara,


" kakak suka senam indah ? wah kakak sangat berkelas sekali... kakak ter tuaku saja tidak suka, dia sangat menjengkelkan kak.... terus mama papa juga tidak suka dan malah menyuruhku untuk berhenti, bagi ku senam indah adalah harus agar aku bisa menikmati tarian" jelas Flina yang penuh semangat menceritakan kesukaan nya dengan senam indah


" mau dengar cerita kakak ?" tanya Mara ke Flina yang lagi asyik duduk di kasur perawatan,


" boleh apa itu kak" jawab Flina


" sebelum kakak menjadi dokter, kakak dulu atlet ice skating... kakak sangat ahli dalam bidang seni terutama soal tarian" cerita Mara yang tanpa sadar Mara menceritakan dirinya sendiri,


" kak.... kenapa kakak kayak Kak Mara Owl ya? sang legenda seniman tari yang menghilang bak ditelan bumi, ini bertanya kak" kata Flina memperlihatkan berita tentang dirinya yang viral di internet lewat handphonennya.


Mara membaca bagaimana foto museum seni nya di ubah sama Pak Hitoshi menjadi restoran nasi, Mara sangat kesal karna semua karya seni nya Pak Hitoshi musnahkan. Mara akhirnya bisa menenangkan diri setelah dia sadar dalam penyamaran sebagai Dokter Olivia dan masih ada pasien kecilnya,


" kamu suka pada seniman Mara Owl ? tanya Mara di meja dokter nya,


" aku adalah fans beratnya kak bahkan teknik Mara Owl yang aku pelajari dari video shownya itu membuatku selalu memenangkan peringkat nomor satu di setiap pertandingan yang aku ikuti kak" jelas Flina dengan bersemangatnya dia menceritakan betapa kagum nya dengan Mara Owl. Mara menghampiri Flina dan mengelus kepalanya dengan lembut, Mara sangat gemas melihat kepolosan Flina.

__ADS_1


" kakak doa kan semoga kamu bisa menjadi next Mara Owl, sekarang fokus dulu untuk sembuh ya" kata Mara memberikan semangat dan pas itu juga semua perawatnya sudah datang kembali membawa barang yang Mara ingin kan.


__ADS_2