Meet 25 Years

Meet 25 Years
Bab 40


__ADS_3

Flashback


" ayah... apa kita harus pindah ?" tanya ibu Michael saat mendengar percakapan antara suaminya dan sekretarisnya,


" nanti kita kembali berdiskusi lagi" kata ayah Michael menutup teleponnya dan mau berbicara empat mata dengan istrinya


" ia ma... papa terpaksa melakukan ini demi melindungi keluarga kita tapi perusahaan masih atas nama papa cuma papa menyamarkan nama Papa dan Papa sudah menaruh tumbal jadi papa bisa mengkontrol sekaligus mengawasi di rumah. Sayangnya kita satu keluarga terpaksa pindah karena musuh sudah mengetahui dimana rumah kita" jelas Papa Michael


" baiklah... mama mengerti, mama akan mencoba membujuk Michael karna susah juga jika Michael berpisah sama Naura. Mereka kayak perangko saja, papa harus hati-hati" jelas mama Michael


" baik ayo kita tidur mama... nanti kita pikirkan cara membujuk putra kita tapi kita harus cepat-cepat bersembunyi dan pindah" kata papa Michael yang merangkul pinggang istrinya dan sama-sama naik ke kamar tidur mereka,


" ia papa... serahkan saja pada mama, papa cepat-cepat saja" jawab Mama Michael. Keesokan harinya Papa Michael memilih tidak ikut sarapan dulu dan tentu saja papa Michael sudah minta ijin pada istrinya, Mama Michael mengerti dan dia menjalankan apa yang suaminya suruh kan,


" ahhhh putra mama yang tampan... kenapa masih Kacau balau sih Hmmm ??? sana pergi mandi dulu baru turun sarapan" ucap Mama Michael setelah melihat putranya yang berjalan turun dari kamarnya dengan penampilan muka bantal alias baru bangun,


" mama... papa kemana ? hoammm...." tanya Michael kecil yang mencari keberadaan Papa nya,


" papa sudah pergi kerja nak... sini mama bantu mandi supaya tidak terlambat" kata Mama Michael mengenggam tangan mungil Michael dan mengajak nya untuk mandi agar Michael tidak terlambat ke sekolah. Michael waktu ini berumur 12 tahun, 2 tahun setelah kejadian penculikan kedua orang tuanya menambah keamanan di sekitar Michael. Keluarga Michael disini bertetanggaan dengan Keluarga Agra apalagi mama Michael dan Mama Naura dulunya sahabat baik dari kuliah, kembali ke kegiatan Michael dengan mamanya.

__ADS_1


" aduh anak mama tampan nya tapi lebih tampan kalau bisa mengurus diri sendiri" cerita Mama Michael yang sengaja mengatakan seperti itu dengan tujuan bisa memprovokasi putranya,


" benar kah mama... apa saya bisa membuat Naura jatuh cinta ? aku ingin lebih tampan asal Naura bisa jatuh cinta pada ku" ucap Michael yang girang saat mendengar mamanya memuji dia,


" tentu saja sayang.... Nak Naura pasti menyukai putra mama jika anak mama yang tampan ini bisa mengurus diri sendiri dan tubuh lebih baik lagi" kata Mama Michael yang membantu mengeringkan rambut anaknya,


" Michael mau jadi lebih tampan... sini sini mama biar Michael yang bersiap-siap" kata Michael kegirangan dan belajar bersiap-siap sendiri, mama Michael jadi tidak tega untuk menyampaikan berita pindah lagi dan mama Michael harus cari cara sebelum waktu tanggal pindah telah tiba.


" mama, aku sudah rapi" kata Michael memanggil mamanya dan benar saja Michael sangat rapi dan bersiap mau ke sekolah,


" wah... anak mama harum dan tampan, ayo kita sarapan dulu" kata Mama Michael mengajak putranya untuk sarapan. Sarapan mereka adalah nasi goreng sosis kansler kesukaan Michael, sehabis sarapan Michael diantar oleh mamanya yang telah dijemput Guru nya naik bus sekolah. Setelah Michael pergi sekolah, mamanya langsung menelpon teman baik nya yakin mama Naura. Mama Michael juga menceritakan bagaimana mereka sekeluarga mau pindah demi keamanan keluarganya dan Mama Naura mengerti keadaan sahabat nya.


" aku paham... tapi aku ingin kita berjanji jika suatu saat anak-anak kita bertemu lagi, aku tanpa pikir panjang merestui hubungan mereka... kamu hati-hati ya jaga keselamatan bersama keluarga" ucap Mama Naura dan Mama Michael sangat terharu atas doa serta janji yang Mama Naura hadiah kan buat nya.


" huh... aku malas menunggu Pak Ritz, beliau selalu terlambat " keluh Naura yang menyandarkan kepalanya di meja menghadap Michael yang sedang asyik membaca buku,


" tunggu saja " jawab Michael singkat, padat, dan jelas.


" huh.. kau saja Tidak pernah berubah" kesal Naura yang melihat respon jawaban sahabat nya menurut dia sangat super jutek,

__ADS_1


" apa katamu ?" Kesal Michael berdiri dan Naura tidak kalah galak juga sampai menghebohkan sekelasnya serta ketua kelas datang buat mau melerai mereka tapi


" tenang ketua kelas... kami tidak berkelahi kok, aku mana mungkin mau pukul cewek " jawab Michael menenangkan kekhawatiran ketua kelasnya,


" ia ketua kelas... cara berteman kami memang seperti ini, aku mana mungkin ada tenaga buat pukul cowok" kata Naura mencoba menenangkan ketua kelasnya dan di jawab anggukan kepala tanda setuju oleh Michael,


" tapi cewek bar bar seperti mu, aku rasa tidak mungkin melawan ku " ledek Michael lagi


" oh ya... aku juga tidak selevel sama bencong ... huh" jawab mereka berdua serentak dan memalingkan wajah mereka sementara ketua kelas serta teman-teman kelasnya tertawa senang melihat tingkah laku mereka berdua. Pak Ritz pun tiba dan memulai kelas Bahasa Jerman pada semua siswa kelas 7, kedua sahabat ini juga saling tidak menganggu kalau proses belajar mengajar dimulai. Setelah selesai sekolah, kedua sahabat itu juga duduk bersampingan di bus dan mereka berdua asyik bercerita.


" kau liat tadi Jelita ??? hahaha Ibu Hilda selalu membully dia" cerita Naura dengan seumangat,


" jangan begitu, liat saja ada juga yang dibully sama Pak Ritz" ledek Michael dan membuat Naura kembali naik darah lagi,


" ala... kau juga begitu sama Ibu Yozin... hahaha" ledek Naura dan kembali lagi mereka berkelahi kecil-kecilan, sesampainya di rumah mereka berdua disambut hewan peliharaan dan


" ma !!!!.... mama" panggil Michael mencari keberadaan mamanya dimana-mana tapi tidak menemukan mamanya,


" mama di gudang nak" teriak Mama Michael keras dan Michael bisa mendengar teriakan mamanya lalu lari menuju ke gudang,

__ADS_1


" mama... kenapa mama disini ? ada apa? tanya Michael yang memperhatikan mamanya sedang berberes-beres gudang padahal sudah ada asisten rumah tangga yang membantu,


' mama menyuruh yang lain buat membereskan kamar, ayo sini ada yang mama mau ingin perlihatkan padamu" panggil mama Michael dan Michael mendekat ke mamanya serta duduk disamping mamanya. Mamanya membuka beberapa foto album dan mamanya menceritakan asal usul pertemanannya dengan mama Naura dan apa hubungan takdir antara Keluarga Agra serta Keluarga Owl.


__ADS_2