
Malam pun tiba, suasana dingin dan gelap datang serta matahari sudah jatuh ke laut. Ayah Naura mengirimkan tiket buat Naura untuk ke Hotel Triat dan Hotel X, Naura juga sudah mengirimkan pesan dan meminta maaf ke Dokter Inaya jika dia tidak bisa datang tapi Naura tidak tahu jam begini Dokter Inaya lagi memulihkan kekuatan nya alias tidur 10 jam. Naura tidak lupa memberikan kabar ke Michael tunangannya, Michael memberi nasihat dan doanya agar Naura bisa selamat.
Keesokan harinya Naura memanggil nanny nya atau ibu kepala pelayan.
" nanny.... tolong bantu aku mengepack ya, aku mau ke perpustakaan dulu ada aku mau lakukan di perpustakaan" kata Naura karena dia mau berdiskusi dengan Pak Handoko untuk masalah kasus korupsi terbesar di Hotel Triat dan Hotel X. Naura menghubungi Pak Atmojo dan
" Pak... apa ada perkembangan ?" tanya Naura
" aku tidak terlalu yakin nona, aku menemukan jika ada aliran dana misterius masuk di akun rekening milik Pak Saryo dan Pak Kwonto" jelas Pak Handoko yang membuka komputer kerja nya dan mencari hasil laporan anggota nya
" mereka adalah pekerja disana ?" tanya Naura lagi.
" ia... Manager akuntansi kedua nya" jawab Pak Handoko,
" baiklah kalau kamu sudah selesai... kirimkan ke saya buktinya agar aku bisa mengeksekusi 2 bandot tua itu" kata Naura geram, kali ini Naura hamya menggerebek dan dia tidak menyusun rencana apapun. Naura diantar oleh Pak Rio ke bandara, check in ticket, dan menunggu pesawatnya. Naura merasa kayak berlibur lagi dan kamarnya sudah dibooking di Hotel Triat langsung, Naura ketawa tersenyum licik melihat kenekatan bapaknya.
" selamat datang nona Naura.... selamat datang di hotel kami, suatu kehormatan nona memilih hotel kami, Ini kunci kamar nona.... selamat beristirahat" sapa sang receptionist hotel serta bellboy hotel sudah siap mengantarkan barang bawaan milik Naura,
" terima kasih"jawab Naura dan Naura menuju ke kamarnya, receptionist yang tadi menghandle Naura dengan cepat menginformasikan tentang keberadaan Naura di hotel. Naura terkesima dengan mode bangunan hotel super mewah, Pak Agra jika membuka suatu usaha jasa pasti sangat mementingkan beberapa aspek semuanya yang bisa menarik pelanggan. Setelah sampai bellboynya juga membantu Naura merapikan barangnya habis itu dia kembali ke posnya di lobby hotel.
__ADS_1
Suasana kamar hotel tempat Naura pesan menggambarkan bagaimana kamar tidur seorang putri kerajaan. Ada Bath Up, Kasur empuk dan sedikit keras, minuman, dll sangat mewah dan tentu saja wow. Naura tidak lupa tradisinya jika sehabis berpergian, Naura akan berendam dengan berbagai aroma terapi yang menenangkan. Demi mencapai tujuannya Pak Hitoshi nekat menempatkan mata-mata untuk mengawasi kegiatan Naura, Pak Hitoshi mempunyai rencana dan menamainya Lie.
" sekretarisku.... panggil putri ku, ada yang ingin aku mau bicarakan dengannya" perintah Pak Hitoshi ke sekretarisnya untuk menghubungi putri tercintanya dan menyuruh bertemu dengannya di kantor. Selang beberapa jam Putri Pak Hitoshi datang,
" ada apa papa?" tanya anak Pak Hitoshi
" aku ada misi untukmu, kamu tahu Naura Agra Wirna sepupu angkatmu ? papa ingin kamu mendekatinya dan berpura-pura menjadi temannya. Papa mau kamu jangan mengkhawatirkan hal lain lagi selain fokus pada misimu" perintah Pak Hitoshi dan Putri semata wayang Pak Hitoshi tersenyum licik. Putri Pak Hitoshi bernama Sakura Fukura, usianya beda 2 tahun dengan Naura, Sakura adalah gambaran Papa nya versi perempuan.
Sakura sangat menjengkelkan, dia adalah wanita pintar dan manipulatif, berakting sangat baik tapi hasilnya busuk. Dia membenci Naura karena Naura telah mengambil ketenarannya, tujuan dia ingin agar Naura jatuh sampai orang sangat membenci Naura sampai mati. Kembali ke aktivitas anak dan ayah yang merencanakan niat jahat
" baik papa... sudah lama aku tidak berbuat ulah" jawab Sakura penuh licik
" baik papa" jawab Sakura dan sehabis itu mereka berdua turun makan malam. Pak Hitoshi aslinya menganggapku Sakura sebagai beban untuk nya, dia benci putrinya, dia benci istrinya yang suka berbelanja dan manja. Pak Hitoshi tidak punya pilihan lain kalau mau menceraikan istrinya, maka otomatis impiannya gagal dia raih. Naura sedang menikmati makan malam juga di restoran Xcy milik Hotel Triat, Pak Manager restaurant mengawasi Naura dibalik tempat kasir karena Naura sudah pesan untuk tidak terus berdiri di dekat nya.
" bagaimana hidangannya n-no-nona ?" tanya Pak Manager Restoran Hotel dengan perasaan cemas dan gugup, Naura tidak memperdulikan hal itu dan menyuruh lagi membawakan jus manga serta meninggalkan nya sendiri dulu. Sementara 2 Manager akuntansi incaran Naura memang goblok dan terinfeksi Sifat serakah saling contact kan terutama memberitahukan kedatangan Naura jadi mereka tidak bisa korupsi tapi tertangkap kegiatannya dengan 100 IT Hacker Naura.
Pak Handoko merasa geli membaca dokumen percakapan mereka tadi. 25 anggota Pak Handoko ditugaskan menyelidiki siapa yang mau membunuh keluarga Agra. Ayahnya memberikan waktu selama 1 minggu Naura harus mengawasi kedua hotel yang ditugaskan. Hotel Triat dan Hotel X terletak di Kota Mekarta sementara Naura tinggal di Kota Makassar. Naura memutuskan tidak pergi kemana-mana dan tinggal di lingkungan hotel, hal ini dalam pikiran karyawan mereka tidak bebas tapi Naura sengaja melakukan hal tersebut.
Naura hanya tunggu hasil kerja 100 IT Hacker nya saja, Naura sangat suka suasana pantai di malam hari. Angin yang berhembus-hembus,bunyi suara ombak, dan bau pantai bisa menenangkan jiwa. Naura tidak lupa memesan produk Chocolate Milk Hotel Triat untuk menghangatkan badannya.
__ADS_1
" Halo Kak Michael ada apa?" Naura menerima panggilan telepon dari tunangannya dan bertanya kenapa Kak Michael atau tunangannya menghubungi duluan,
" tidak aku cuma kangen saja... huh, maaf aku harus mengurus semua kekacauan yang pekerja ayahku hasilkan" cerita Tunangannya diseberang kota sana,
" hahaha... itulah resiko kita kak" jawab Naura
" dek... kamu tau atau pernah ketemu sama adik angkat ibumu ? tanya Michael
" adik angkat ibu ?... aku belum pernah bertemu dengannya " kata Naura
" coba buka room chat kita di whatsapp " perintah Michael dan Naura mengikuti apa yang tunangannya suruh kan,
" tunggu ... kenapa dia ngaku-ngaku saudara ibuku ? aku saja tidak pernah bertemu dengannya " kata Naura membaca pamflet iklan buatan Pak Hitoshi yang dikirimkan Michael,
" coba kamu cocokkan dengan wajah kakek mu" perintah Michael dan Naura melihat di galeri hpnya ada foto kakeknya ternyata sama. Ini anak angkat atau putra kandung ?
" ini anak angkat atau putranya ? kok sangat mirip? kata Naura heran
" hati-hati sama dia... aku dengar dari mata-mataku katanya dia mau merencanakan sesuatu" Michael terus saja memberi nasihat ke tunangannya karena tunangannya definisi manusia sangat polos.
__ADS_1