Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
di pukul


__ADS_3

Ketika tim guan berlari keluar dari garis batasan .Paman lin Jinxi dan bibi wan sebenarnya berlari pergi ke kondominium.


Awalnya mereka berdua tidak mengerti arti dari kata daftar hitam itu.


Mereka juga bukan orang bodoh. Setelah mengawasi situasi tim guan di luar .Mereka akhirnya menyadari situasi semakin memburuk.


keduanya berlari dan naik ke tingkat atas dia mana Nenek lin dan kakek Lin sedang sibuk mengurus jamur jamur mereka.


"Ayah,ibu"panggil lin Jinxi dengan berteriak keras.Ini mengejutkan dua lansia yang tidak siap.


"Aa apa, semakin tua kau semakin tidak bisa berpikir kah? Kami sudah tua ,jantung tidak begitu kuat lagi.Apa kalian berdua ingin membunuh kami?"bentak kakek lin tidak senang.


baru tadi malam nenek line mengatakan kecurigaan nya jika anak pertama memiliki ciri ciri serigala bermata putih.


Mereka berdua hanya memiliki tiga orang putra. Dua anak di antaranya sudah menjalani hidup bersama sama sejak hari kiamat terjadi. Kemungkinan untuk menjadi serigala bermata putih itu hanyalah putra pertama.


Namun hati orang tua selalu ingin membantah pernyataan ini. Tapi inilah kenyataan yang tidak mereka inginkan. Hanya saja mereka tidak mau mati konyol hanya demi seorang anak yang tidak berbakti.


tapi kakek line percaya ini hanya bbku nasi sementara mereka berpikir anak-anak masih bisa di perbaiki lagi.


Ada banyak hal yang terjadi di kehidupan sebelumnya. Tapi di kehidupan ini tidak terjadi sama sekali .Memikirkan hal itu dua lansia memiliki harapan besar.Berharap tidak ada serigala bermata putih di keluarga mereka.


Namun menurut informasi yang diberikan oleh linwei itu .Keluarga Guan di ibukota memegang peranan penting atas kejadian yang menimpa seluruh anggota sekarang.


Awalnya mereka tidak berpikir banyak.Setrakh nenek Lin melihat kepura pura itu barulah mereka sadar.


Menantu perempuan pertama lin i adalah salah satu anggota penting di keluarga Guan tersebut .Bukankah ciri-ciri dari serigala bermata putih itu sangat cocok disematkan kepada menantu perempuan dan putra pertamanya ini.


Sebagai seorang ibu tua. Nenek lin mematahkan hatinya sendiri .Dis berpikir anaknya bisa berpikir jernih ketika keluarga mereka saat ini baik-baik saja.


Lin Jinxi dan istri nya mungkin berpegang pada keluarga Guan untuk hidup dan makan.Jadi dia tidak punya pilihan selain bertahan di sana.


Sekarang keluarga lin bahkan memiliki supermarket besar yang bisa menampung kehidupan begitu banyak orang sekaligus.


Jika hanya mereka berdua . Bukankah ini hanya masalah menambahkan dua sumpit tambahan saja. Supermarket masih sanggup.


masalah hidup mereka yang terjadi di laboratorium kemungkinan besar anak pertama tidak mengetahuinya sama sekali jadi dia tidak bisa disalahkan sepenuhnya ini mungkin ide dari keluarga Guan sendiri.


Mereka sedang mencari kelinci percobaan dan kebetulan sekali keluarga lin waktu itu telah membangkitkan kemampuan khusus di awal hari kiamat.


Mungkin ini benar.


Karena itulah dua lansia meminta kepada yang lain agar memberikan kesempatan lagi kepada putra pertama dan menantu perempuannya ini.


Dia yakin dengan melihat bagaimana berlimpah nya makanan di supermarket .Keduanya akan berubah pikiran dan memiliki akal sehat untuk tidak mengkhianati keluarga seperti di kehidupan sebelumnya.


Sangat sayang sekali pemikiran keduanya itu salah di kehidupan sebelumnya menantu perempuan sudah memiliki rasa iri dan dengki bahkan sebelum hari kiamat terjadi setelah hari kiamat terjadi di keluarga Guan tiba-tiba memegang sedikit kekuasaan dan dia langsung mengangkat wajah di depan keluarga suaminya saat itu.


tanpa hati nurani menantu perempuan menarik mertua lelaki dan mertua perempuannya langsung ke laboratory laboratorium dengan alasan untuk memecahkan misteri inti crystal.


Putra pertamanya itu sebenarnya juga berpartisipasi dalam hal ini. Dengan dalih untuk membawa orang tua dan saudaranya berkeliling pangkalan. Dia langsung menarik semua keluarga tidak terkecuali dua sepupu linwei untuk masuk ke laboratorium dan mengakhiri hidup mereka di sana.linwei tidak mengetahui sejarah itu. Dia hanya tahu sedikit dari mulut seseorang yang ditemui di jalan . Itupun ceritanya tidak begitu lengkap sehingga dia tidak tahu bagaimana dan siapa kah serigala bermata putih itu.


Yang dia tahu semua anggota keluarganya itu sudah berakhir di ruang laboratorium.


Saat ini dua lansia tidak tau jadi mereka masih berharap banyak untuk perubahan kedua.


Sekarang mereka suami istri datang dan berteriak tanpa peduli dengan usia orang tua nya.


Setelah di tegur lin Jinxi buru buru memasang wajah sedihnya.Dia berkata.


"Ayah ibu,katakan bagaimana cara membatalkan daftar hitam di supermarket?"


"Daftar hitam supermarket?"


keduanya saling pandang,mereka tidak berpatisipasi dalam hal pengurusan supermarket.Asalnya supermarket adalah milik linwei pribadi.


"Ayah tadi ada sedikit salah faham tapi kami berdua ada di daftar hitam sekarang.Tidak mungkin bisa masuk lagi ke supermarket"keluh nya.


"Ayah mertua ibu mertua,kita keluarga kan.Kenapa kami di batasi seperti ini.Ini sangat tidak adil "kata bibi Wan.


Kakek lin mengambil kursi dan duduk di sana dengan tenang.Dia menggigit semangka merah yang manis.


Kakek pikir masalah yang di buat putra pertama nya ini tidak kecil.Dia pasti melakukan hal hal yang merugi kan supermarket sebelum nama mereka ada di daftar hitam.

__ADS_1


"Ayah mertua katakan sesuatu, jangan diam saja"kata bibi Wan tidak senang.


Bagaimana mungkin orang tua tidak tau diri ini duduk santai menakan semangka .Bukankah dia seharusnya mengajak dia untuk makan bersama alih alih memperlakukan nya seperti udara.


Hem tunggu keluarga Guan tiba, orang tua tidak tau diri ini akan di bereskan nanti.Saat itu dua mertua akan merangkak untuk meminta maaf dan dia tidak akan sudi.


Huh


Dia selalu menekankan posisi suaminya sebagai putra tertua yang memiliki hak besar untuk mengurus harta keluarga.


Dulu suaminya tidak di sini,tapi sekarang mereka sudah kembali.Bukan kah ini saat nya untuk menyerah segala nya kepada pemilik aslinya.


Berpikir seperti ini bibi wan tersenyum masam.Dia harus bermanis muka sebelum semuanya di serahkan.Setelah itu jangan harap belas kasihan .


Dasar orang tua yang mati.


"Kami berdua tidak sangkut pautnya dengan supermarket.Bisa hidup dan makan cukup saja kami sudah bersyukur.Ada pun supermarket adalah milik linwei sendiri.Dia membangun dan mencari perbekalan di sana sini.Jadi itu milik nya bukan milik keluarga Lin "kata kakek lin dengan sabar.


"Ayah jangan bohong, walaupun linwei yang membangun nya.Itu masih milik keluarga Lin bukan.Aku sebagai anak tertua juga punya hak atas supermarket ini"kata lin Jinxi yang mulai meninggi kan suara nya.


"Apa hak mu,bukan kah dulu aku meminta kalian memilih ikut Keluarga ataupun berdiri sendiri?apa kau lupa tentang itu?"kata kakek lagi.


Nenek lin ingin menangis mendengar putra nya bisa meninggikan suara di depan ayah kandung nya sendiri.


Jika ini bukan serigala bermata putih di sebut apa dia sekarang.


"Ayah tidak mengatakan apa-apa tentang hari kiamat . Salah Ayah yang tidak jujur.Jika saja ayah dan ibu tidak menyembunyikan dari kami bukankah aku juga bisa berpartisipasi dalam hal membangun supermarket ini?" katanya dengan menjerit.


"Siapa yang bisa menduga hari kiamat terjadi hah.Aku sudah tua ingin menguji siapa anak berbakti dan siapa serigala bermata putih.Ternyata itu adalah kau .Aku sebagai ibu yang melahirkan mu malu untuk mengakuinya "kata nenek lin dengan sedih.


"Ibu selalu berat sebelah .Aku putra pertama kalian . Kenapa harus berbeda.Jika kalian tua kami lah yang harus memberikan kalian pensiun yang nyaman.Bagaimana bisa aku mendukung hari tua kalian tanpa sesuatu yang bisa di makan?"kata lin Jinxi berapi api.


Bukan lah sudah tradisi orang tua selalu bersandar pada anak pertama nya juka mereka sudah tidak bisa bergerak.Dia hanya minta harta keluarga lebih awal.Apakah itu salah, tidak kan.


"Linwei masih muda dan dia sudah menikah dengan keluarga Shen.Jika di biarkan bukan kah supermarket ini akan menjadi milik keluarga Shen bukan Keluarga kita?" kata bibi Wan berhati hati.


"Orang tua, inikah anao yang kita besarkan dulu.Dia memiliki istri.melupakan ibunya.oooh nasib ku tidak baik huhuhuhuh" kata nenek lin menangis.


Dia jarang melihat istri tuanya menangis seperti ini.Sekarang demi anak yang tidak tau berterima kasih dia harus menanggung air mata nya.


"Ayah..kau.."


"Keluar dari sini!"bentak kakek Lin bersungguh-sungguh.


"Baik kah aku keluar tapi berikan aku cetak biru sistem perisai.Setelah itu aku tidak akan meminta hak supermarket lagi "kata lin Jinxi meminta ayah nya dengan sangat.


Jika ada cetak biru sistim perisai di tangannya.Dia dan istrinya bisa kembali ke ibukota dengan dada terangkat.


Mengenai supermarket dia hanya perlu mengintip bagaimana cara linwei menjalankan nya.


Linwei menumbuh biji bijian dari kemampuan kayunya.Hanya perlu satu hari untuk menanam dan memanen nya.


lihat saja Ayah dan Ibu yang membiak kan ayam dan angsa di apartemen .Ada juga jamur beraneka ragam.Semua ini adalah ilmu yang bagus.


Jika bisa di pelajari dengan singkat metodenya dia yakin keluarga Guan di ibukota juga bisa membuka supermarket sendiri.


Ini mimpi yang indah tapi tidak mungkin terjadi.Kakek lin segera menarik sepatu nya dan memukuli lin Jinxi dengan itu.


plak


Plak


plak


"Ayah . sakit.. oh henti kan" teriak nya terkejut.


Dia belum pernah di pukul sejak dia dewasa.Sekarang dia terlalu tua untuk menahan sol sepatu ayah nya lagi seperti ini


"Ada apa huh , siapa yang mengajari kau untuk berhati hitam.Tidak menginginkan keluarga sendiri ,mau jadi apa kau jika keluarga Lin tidak ada huh?" pekik kakek tua lin.


Dia mengejar lin Jinxi dengan semangat.Lin Jinxi sedikit kesal tapi dia tidak berani membalas pukulan yang dilayangkan oleh ayah tuanya.


Dia hanya bisa berlari untuk menghindari dengan kemampuan sistem kecepatan.

__ADS_1


"Henti kan ayah, kesehatan mu tidak begitu baik , berhenti" kata lin Jinxi saat dia berlari.


Kakek lin segera kehabisan energi.


Dia sesak nafas mengejar putra nya yang tidak berbakti ini.


Sementara itu Entah kapan menantu perempuan di Jambak oleh nenek Lin yang tadinya sedang menangis sedih.


Dia melihat bagaimana putra nya ini menghindari sang ayah yang sudah tua.Dia juga harus bertarung juga dengan menantu perempuan nya.


Jika tidak ada doa apakah putra pertama nya ini akan menjadi serigala bermata putih itu.


Jadi ini semua adalah salah menantu perempuan ini.


Plak


Plak


"Huhuhuhuh xixi tolong ..ibu mu sudah gila huhuhuhuh " pekik bibi Wan .


Dia adalah pengguna kemampuan air.Dia sangat ingin membalas orang tua ini tapi air tidak memiliki daya serang yang cukup.


Dia membenci orang tua ini dulu dan dia semakin membencinya sekarang.


"Ibu jangan pukul istriku bu" kata lin Jinxi yang datang dengan kecepatan kilat nya.


Istri nya yang cantik di pukul sedemikian rupa oleh ibu tua nya.Dia tidak mau melihat tubuh istri nya terluka barang sedikit.


Guan wan sedikit lemah dia tidak akan berdaya melawan ibu mertua yang energik seperti ini.


"Ohh anak kurang ajar,kau berani hah?aku melahirkan mu dengan darah di lantai.Menattik kencing mu dengan wajah tersenyum.Inikah balasannya hah?"kata Nenek lin yang langsung mengambil tongkat tua untuk memukul lin Jinxi.


Tuk


Tuk


tuk.


"Bukan begitu bu, bukankah want tidak dalam keadaan baik. Dia selalu sering sakit ke belakangan ini.


Jadi jangan tambahkan lagi penderitanya ibu " kata lin Jinxi membujuk ibu nya.


" Apa dia sedang tidak sehat ? dan sering sakit, jadi bagaimana dengan aku .Apa kau pikir aku selalu sehat dan tidak pernah sakit begitu.


Omong kosong, memang dasar anak kurang ajar tidak tahu diri. Menyesal aku melahirkan mu di dalam dunia ini .kau tidak berguna untuk kami setelah kau punya istri " rungut nenek Lin.


Dia belum puas memukul anaknya ini. Sekarang sayap nya sudah keras dan dia ingin pergi terbang menjauh.Mari pukul dia dengan keras.Ada suara gaduh di kamar yang sekarang di tempati oleh anak anak saudara ketiga ini.


Tuk


tuk


Nenek lin memukul lagi dengan keras sampai dia tidak bisa bergerak tangannya lagi .Dia benar-benar.


Melihat perilaku manusia pertama yang ingin yang dianggap tidak berbakti kepada orang semua sendiri .


Dia lebih menginginkan berada dengan keluarga besar jika ini yang dipikirkan maka keluarkan saja dari ranselnya.


Karena tidak berdaya melawan dua orang tua yang sedang bersemangat ini.paman lin Jinxi dan istrinya bibi wen .Bergegas turun ke lantai dasar. Mereka lebih suka tidak bertemu dengan keduanya terlebih dulu.


Dengan cara seperti ini mereka akan baik baik saja.


"Ayah dan ibu mu sudah gila.lihat lah rambut ku.Dia terlalu kuat untuk ukuran orang tua kan "


" Sudahlah lupakan saja lagi. Sekarang mari pikirkan bagaimana caranya kita bisa mengambil cetak biru itu . Pelajari juga cara menanam biji-bijian seperti yang dilakukan oleh linwei. Aku yakin mereka melakukan sesuatu pada benih atau pada tanah nya" bujuk lin Jinxi pada istri nya.


Dia merasa tertekan melihat istrinya diserang oleh ibu tua dengan membabi buta . Benarlah.kata orang,ibu mertua adalah musuh bebuyutan seorang menantu perempuannya.


"Kau benar suami ku, tidak apa apa jika tidak dapat supermarket tapi teknologi nya tidak kalah penting nya" kata bibi wan dengan senyum kecil.


Sekarang mereka tidak perlu lagi memikirkan masalah supermarket yang bau itu. Mereka memiliki tujuan yang baru ini.Ini. lebih mulia dan lebih berarti untuk dibawa kembali ke ibukota.Keluarga Guan akan sangat berterima kasih pada mereka nanti.


Hebat..

__ADS_1


__ADS_2