Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
Di lift


__ADS_3

Pemandangan rusak di lantai tiga membuat hati limwei galau berat.Dia pikir putranya akan ketakutan namun wajahnya jelas tidak mengatakan hal itu.


Sekarang bukan waktunya untuk bingung, mobil RV memiliki sistem perekam unik layaknya cctv. Bukankah dia bisa meminta herbie membukanya nanti untuk mencari tahu.


Sejak pagi dirinya dan youyou kecil memang belum mandi dan sarapan. Baik sekali jika dirinya membawa bayi kecil itu mandi dulu setelah itu pergi sarapan yang telat.


Youyou kecil memang sudah tidak terlihat bagus lagi .Dia begitu jorok dengan bubur yang berlepotan di wajah dan di pakaiannya.


Ibu dan anak turun kebawah untuk mandi membersihkan tubuh di kamar mandi kecil. Sebelum itu linwei melemparkan semua inti crystal yang di dapatkan nya sedari pagi.


Dia tau jika inti kristal itu asalnya sangat lah kotor.Meski mengandung energi yang begitu besar inti crystal itu masih mengandung banyak virus.


Manusia dengan kemampuan yang nekat menelan secara langsung inti crystal mem bisa naik level dengan mudah.Tapi konsekuensi nya agak berisiko bagi kemajuan kemampuan itu gara gara kekosongan yang dimiliki oleh inti crystal.


Cukup lam abadi para peneliti untuk menemukan cara membersihkan inti crystal. Tapi linwei sudah supaya sejak awal.Mobil RV dengan tenaga nuklir menolak sesuatu yang kotor.


Meskipun inti kista memiliki kemampuan setara dengan tenaga nuklir, tapi itu tidak akan banyak berguna jika inti crystal itu belum dibersihkan dengan sempurna.


Tidak mau mengambil resiko linwei telah memikirkan masalah ini dia cukup mencuci nya dengan begitu banyak air dan melemparkan nya ke ruang penetralisasi virus.


Setelah melakukan itu ada perbedaan besar antara inti crystal yang sudah di netral kan dengan inti crystal yang belum .


inti crystal yang sudah dicuci jelas lebih jernih dan transparan dibanding dengan inti kristal yang belum dicuci . Sebelum dicuci inti kita itu seperti memiliki kabut di dalamnya.


Setelah melewati proses di kamar ruang anti virus .Barulah linwei berani memasukkannya ke kotak bahan bakar mobil. Dengan cara ini barulah mobil RV menerima inti crystal sebagai bahan bakarnya.


Tidak perlu repot melakukan ini hanya merendam nya sebentar ke dalam air dan melempar nya ke ruang ini antivirus.


Terkadang linwei bertanya tanya apa kah reaksi seseorang yang terkena virus zombie jika dikatakan di ruang antivirus ini. Tapi dia tidak berencana untuk mencobanya kepada seseorang karena dia tidak ingin rahasia mobil ini diketahui oleh serigala bermata putih.


Linwei bukanlah seorang pahlawan.


Di waktu yang sama,ayah linwei memberanikan diri untuk turun ke lantai bawah. Dia menarik saudaranya ,paman sem untuk ikut bersama membersihkan lantai pertama.


Tidak ada gunanya berdiam diri di atas. dia tidak mengatakan kepada saudaranya dari mana dia mendapatkan keinginan untuk tumbuh.


"Kita lelaki yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keluarga tetap utuh dan dalam kondisi selamat. pt pun tidak memiliki kemampuan kita masih mempunyai tenaga. Suatu hari bahan makanan yang kita simpan pasti akan habis lalu kita juga terpaksa keluar. Tapi semuanya pasti akan terlambat barat zombie akan menjadi lebih kuat."


" apa kau yakin ?" tanya paman Sam ragu-ragu


"Sebenarnya aku sudah mendapatkan bocoran mengenai mengenai masalah ini lebih awal. pemerintah sudah berusaha menanggulangi Semuanya tapi mereka jelas kalau kewalahan dan kejadian ini tidak bisa dihindari lagi"


"Apa kau bilang? kau sudah tau sejak awal?" tentu saja paman Sam terkejut mendengarnya. Jika adiknya ini memang benar-benar tahu masalah ini sejak awal kenapa dia menolak untuk mengatakan kepada semua orang terlebih lagi saudara terdekat mereka.


Andai saja dia diberi tahu, mungkin dia akan melakukan hal yang sama seperti menimbun beberapa bahan makanan .Bahkan rela menjual semua aset yang telah dimiliki.


" Saudaraku, jika aku mengatakannya kepadamu apa kau tidak akan berpikir jika aku menjadi gila?" Masalah ini adalah masalah besar dia sendiri tidak mempercayai perkataan linwei waktu itu jika linwei tidak mengeluarkan kemampuan sistem kayunya.


Akan sulit bagi dirinya untuk membuat orang lain percaya sesuatu yang bahkan dirinya sendiri tidak mempercayai nya.


" Baiklah ,baiklah jadi apa rencanamu sekarang ?" tanya paman Sam yang setuju apa yang dikatakan oleh saudara termuda nya ini


Jika disebutkan sejak awal dia kemungkinan besar pasti tidak percaya dan menganggap saudaranya ini sudah hilang akal.


" Kita berdua akan turun ke lantai bawah untuk membersihkan beberapa zombie setiap harinya. kita harus lebih kuat untuk mendukung keluarga. Kita ada baiknya kita belajar dari sekarang?"


" belajar ?"


" Ya kita harus belajar membunuh zombie"


"Mem...bu..nuh.?" betapa terkejutnya paman sam mendengar kata-kata itu keluar dari mulut saudaranya. Mengapa dia bisa berpikir sejauh itu sedang sebelumnya membunuh kucing pun dia tidak bisa.


" Sekarang belum terlambat untuk belajar para zombie belum begitu kuat nanti ketika di mereka sudah semakin kuat kita bahkan tidak bisa mengejarnya"


Paman Sam berpikir lama untuk mencerna apa yang dikatakan saudaranya ini .Setelah dia berpikir semua yang dikatakannya itu adalah benar sekali.


Untuk bisa hidup mereka harus menjadi lebih kuat lagi.


Dalam hidup semua mempunyai resikonya masing-masing. Seperti seorang pengusaha mereka harus memiliki modal dan jangan pernah takut untuk rugi.


Sepanjang pagi dua saudara itu tenggelam ke dalam pemikiran masing-masing yang berujung kepada peman Sam yang mengajak dua anaknya untuk ikut bersama membersihkan lantai satu.


Mereka sepakat untuk membunuh paling sedikit lima zombie setiap harinya.

__ADS_1


Awalnya dua anak paman Sam jelas tidak mau tapi mereka di bujuk dengan sedikit paksaan. tapi siapa yang bisa menolak ajakan orang tua akhirnya mereka berdua setuju dengan dibekali senjata tajam berupa pisau pemotongan sedangkan yang tajam dan tipis.


Teksture pisau ini sangat ringan sehingga mudah dibawa.


Dengan cara ini lah empat orang pada akhirnya turun melalui lift ke lantai pertama. Seperti yang diperkirakan oleh Linwei sebelum nya.Listrik sudah tidak bisa dipakai lagi tapi kondominium ini memiliki listrik khusus.


Empat orang yang berada di dalam lift menggenggam pisau masing-masing dengan erat tapi tidak tega untuk keluar dari dari dalam lift ketik alif sudah berhenti di lantai satu.


Siapa tahu jika pintu lift dibuka sudah ada makhluk menyeramkan bernama zombie di depannya. Lazimnya orang-orang yang belum pernah membunuh memiliki perasaan yang tidak nyaman dengan jantung berdebar.


Mereka juga berusaha memperkuat mental masing-masing tapi masih tidak bisa menyembunyikan raut wajah khawatir dengan keringat dingin yang bercucuran.


" Ayah ?"


" jangan jauh-jauh ingat itu, jangan juga sok menjadi kuat lari lah jika kau sudah tidak sanggup lagi bertempur" pesan paman Sam kepada dua anak nya ini.Mereka semua belum pernah membunuh ,wajar jika merasa takut untuk pertama kalinya.


Anak anak paman Sam tidak terpaut jauh usianya dengan linwei .Dengan ketidakhadiran linwei, mereka adalah penawar rindu di mata nya.Tidak mungkin ayah linwei merasa nyaman ketika keselamatan mereka terancam.


Jika bisa biarkan mereka duduk di atas saja tanpa khawatir apapun .Dunia memang sudah tidak aman lagi untuk siapapun juga.


Namun jika putrinya bisa mengapa mereka tidak.Ini juga untuk kebaikan mereka sendiri. Bertarung lah dan tumbuhkan kemampuan sistem mu.


" ingatlah untuk langsung menyerang kepalanya, mereka hanya mati dengan cara itu" kata ayah linwei mengingatkan dua keponakan nya ini.


Di kondominium dia memang banyak menyimpan novel berkisar hari kiamat dan beberapa film yang menceritakan kisah zombie.


Meski tidak mendekati dengan apa yang terjadi sekarang paling tidak keduanya tahu apa yang harus mereka lakukan.


Dua keponakan ini ini telah membaca salah satu dari novel itu tentu mengerti dan paham sekali resiko yang harus mereka tanggung jika mereka legah sedikit saja.


Sebelum turun dia juga menceritakan perihal inti crystal yang sudah dihasilkan oleh para zombie kelaparan ini.Setiap inti crystal yang di temukan adalah milik masing-masing. Jangan repot untuk iri dengan penghasilan orang lain.


Mungkin mereka jijik mengenang betapa kotornya benda itu .Hanya saja di novel juga diceritakan jika suatu hari,inti crystal yang terhasil dari para zombie ini akan menjadi mata uang untuk nilai tukar di pangkalan yang lahir nanti.


Zombie vs uang


Ting..


Pintu lift terbuka pelan-pelan ketika lift berhenti di lantai satu.Beruntung tidak ada satu pun zombie yang berdiri di depan pintu lift seperti yang mereka pikirkan.


Tidak jauh dari tempat mereka berdiri ada tiga zombie dengan pakaian seragam pekerja. Diyakini ini adalah para pekerja yang awalnya datang untuk merenovasi lantai satu ini.


"Jangan berisik!" bisik ayah linwei.


Tiga yang lain mengangguk setuju dan bergerak dalam diam takut menimbulkan suara yang tidak perlu.


Namun naas, zombi ternyata visa mencium aroma daging segar.Mereka langsung memutar kepala ke arah empat orang ini dan bergegas dengan mengaum kegirangan


Grraaammmm


Grraaaumm


kgguuumm


"Ayahhhh ahhhh..


Lin tiana menjerit dengan keras.Padahal dia sudah di beri tau agar jangan menimbulkan suara yang tidak perlu.


Gadis itu lupa dengan nasehat ayah linwei karena ketakutan .Dia menjerit melihat zombie berjalan cepat ini.Jangan salahkan dia,dia memang ketakutan sekarang.


Teriakan nya berhasil menarik puluhan zombie lain yang agak jauh.Untung sekali ayah nya dan ayah linwei siap dengan senjata di tangan.


Kresss.


Kresss


Kresss


Dengan sigap tiga zombie tumbang. Satu di tebas oleh paman Sam ,satu oleh ayah linwei dan satu lagi di tebas oleh Lin


Lin tiana yang masih menggigil merosot ke lantai. Kejadian ini hanya sebentar tapi tubuh tubuh menyeram kan itu masih di tergeletak sana,itu sangat lah bau dan.. menjijikkan..


Huekkk...

__ADS_1


Mereka semua merasa kan mual di perut tapi masih terkejut dengan pemandangan di depan,ada lebih dari sepuluh zombie di belakang sana.


Mereka berjalan cepat jika tidak bisa di sebut berlari.


"Saudaraku?" tanya ayah linwei yang tidak tau mau berkata apa.Ini pembunuhan pertama mereka tapi sekarang ada begitu banyak zombie.


"Mundur?" tanya paman Sam juga takut tapi bukankah mereka sudah membicarakan resiko ini sebelum berangkat tadi. Hanya saja tidak sesuai dengan yang diperkirakan. Seharusnya mereka bisa membunuh zombie diam diam.


"oke" ayah linwei juga memikirkan hal yang sama. Ada baiknya mereka mundur terlebih dahulu dan menyimpan energi untuk hari esok. Jika kondisi secara mini apa yang dirasakan oleh putri tunggal nya di luar sana hanya dengan bersama bayi kecil yang masih perlu di gendong itu.


"Kalian berdua pergi lah ke lift,tunggu di situ " kata ayah linwei tidak senang. Gadis ini menjerit membuat para zombie tertarik ke arah mereka. Sungguh merepotkan sekali.Putri kecilnya tidak begitu, dia kuat tidak seperti keponakan nya yang cengeng ini.


Gadis itu merasa bersalah di hati.Dia tidak bisa membantu di sini jadi dia berusaha tegar dan bergegas mengikuti saudara lelaki nya untuk berlari ke arah lift. Mereka akan mundur.


Sebelum benar benar mundur,ayah linwei segera merogoh isi otak zombie dan menemukan inti kristal di dalam sana.Temukan satu dan beralih ke zombie yang satunya lagi.


Rogoh..Rogoh..Rogoh..


Melihat itu paman Sam melakukan hal sama.Agak jorok awalnya tapi dia harus membiasakan diri dengan ini. Ini adalah mata uang di masa depan. Paman Sam menelan rasa jijik di hatinya dengan terus mencari di sana.Sesatq kemudian dia akhirnya menemukan inti crystal berwarna merah di sana.


Ini indah lebih indah dari permata manapun.


"Ayah,paman cepatlah " Panggil Lin Sie.Kefuanya saling pandang menyadari jika mereka sudah lengah.


Dari arah depan sudah ada beberapa zombie yang mendekat. Belum lagi zombie zombie lain di belakang mereka. Ada begitu banyak ,ini tidak bagus.


Keduanya segera mengantongi inti crystal dan berlari cepat menuju lift yang sudah di buka oleh dua sepupu linwei itu.


Hari ini mereka berniat untuk membunuh lima zombie tapi hanya menemukan tiga.Tidak buruk.


Belum sampai ke lift,ada dua zombie yang datang duluan ke sana,lintiana dan kakaknya tidak sadar itu.


"Ana..Di belakang mu?"pekik paman Sam. Dia shock berat melihat keberadaan zombie yang datang persis di belakang putri nya,Ana.


Gadis itu masih terpana, untung kakaknya Lin Sie ada di samping nya dan langsung menarik pisau pemotong semangka yang dia pegang.


Bukan sok kuat tapi itu adalah gerak refleks nya yang bagus.


Kresss


Kresss


Dua zombie segera runtuh di kakinya, barulah Lin tiana sadar.Dia hampir menangis saat ini.


"Kakak,huhuhu..."


Segera ayah linwei dan paman Sam masuk ke lift dan menutup pintunya dengan cepat. Dia zombie yang di lumpuh kan oleh Lin Sie tadi di tinggalkan begitu saja di sana.


Sayang memang tapi ketika pintu di tutup beberapa zombie sudah mencapai pintu lift. Jika lewat dua detik saja mungkin mereka sudah terkejar.


Di dalam lift,Ana menangis sedih. Ana adalah panggilan sayang untuk Lin tiana.Jika kakaknya tidak ada di samping mungkin dia sudah menjadi zombie saat ini.


"Kakak..huhuhu ayah.." Serunya yang langsung menghamburkan diri ke dalam pelukan ayah nya.Ketikq tinhnya di peluk paman Sam,jelas di rasa jika tubuhnya masih menggigil ketakutan.


"Sayang "


"Ayahh.aku..tidak mau lagi ayah huhuhu "


Sejak awal dia sudah menolak untuk pergi memburu zombie ini tapi ayahnya masih juga memaksakan kehendak nya. Lihatlah akibatnya,tidak ada yang baik-baik saja sekarang.


Sebagai seorang ayah paman Sam juga mengerti ini semua adalah salahnya karena memaksa anak anak untuk pergi.Tapi dia juga tidak menginginkan anak-anaknya masih terpuruk di dalam kenangan lama.


Merasa jika dunia akan di selamat kan sebentar lagi.Virus virus aneh akan segera di temukan penawarnya.Mereka menolak kenyataan yang jelas-jelas sudah di depan mata.


Penyelamatan dari pemerintahan mana yang akan mereka tunggu.


Tak lama kemudian lift sudah membawa mereka kembali ke lantai atas. Dimana keluarga mereka yang lain sudah menunggu dengan cemas.


Begitu pintu lift terbuka lebar,Ana bergegas keluar dari lift dan berhamburan masuk ke dalam kamar pribadinya. Dia melewati nenek dan ibunya yang sebenarnya ingin bertanya apa yang terjadi di bawah.


Entah kenapa dia begitu membenci ayahnya yang tidak punya hati nurani sama sekali. Dulu dia adalah putri yang paling dicintai oleh sang ayah. Ayah dan ibu pasti akan merasa tertekan jika dirinya terluka sedikit saja.


Tapi sekarang dia dipaksa untuk membunuh hal yang menjijikan itu .Apa ayah tidak melihat betapa mengerikan kejadian tadi .

__ADS_1


"Huhuhuhu...ayah sudah tidak mencintai Ana lagi...


__ADS_2