Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
ke kondominium


__ADS_3

Melihat sosok linwei di depan mata Shen you langsung terjun keluar tanpa aba aba.Dia menerobos beberapa orang di depan sekaligus.


Melihat perilakunya yang tidak biasa tentu saja semua terkejut.Padahal yang seharusnya antusias pastilah Asu yang batu akan mengejar cinta nya.


"Xiou You " Kapten yang di depan menahan tangan Shen you dengan penasaran. Ada apa gerangan.


"Kapten itu.. itu ahh...


Shen you seperti akan menjadi gila karena terlalu semangat.Dia lupa jika doa sudah menyemangati Asu untuk mengejar istri sendiri.


Dia melepaskan tangan Kapten dan berlari ke depan dengan berteriak lantang.


"Weiwei ..weiwei "


Di panggil tentukan aj linwei menarik wajah ke arah nya.Dia juga terkejut melihat siapa yang memanggil nya tadi.


" Shen..You?"


Semua terpana mendengar nya.Nona linwei sebenarnya mengenali Xiou You. Apa jangan jangan..


Shen You datang tiba jadi linwei yang tercengang tidak siap. Dia langsung di peluk oleh Shen Yau dengan hangat.Dia tidak peduli dengan pandangan Asu yang masam.Semua segera mengerti duduk masalahnya.


Bukan hanya nama yang sama sebenarnya wanita ini justru adalah orang yang sama. Dengan begitu mereka tidak perlu pergi ke kota A untuk menemukan nya.


"Astaga weiwei,hahahaha aku menemukan mu syukur lah hahahaha "Untuk sesaat Linwei blank.Tidak siap dan tidak mengerti apa yang terjadi. Kenapa suami plastik yang ada di sini,di tim pahlawan. Linwei hanya berdiri kaku tidak bergerak. Apa dia harus bahagia atau sedih. Mau menangis atau tertawa.


Keyiak linwei menyadari situasinya dia menolak keras pelukan Shen you. "Maaf kita bukan suami istri lagi Aku sudah menikah dengan yang lain " kata linwei beralasan.


Anak sudah hampir tiga tahun dia baru kembali dan ingin mengambil berkah dengan nya.Huh tidak ada pintu atau jendela , mimpi saja lah.


"A apakah benar?" Shen you pikir juga begitu. Linwei yang cantik dan kaya lelaki mana yang tidak tertarik. Apalagi dia sekarang punya bayi untuk mendukung cerita itu.


Shen you lemas.


"Weiwei..aku minta maaf .Dulu aku selalu membuat kau terluka. Aku tau salah ,weiwei " Shen you berkaca kaca,dia tidak mengharapkan hal ini.


Dulu dia tidak menyukai nya,membenci dan membuang nya begitu saja. Tapi sekarang setelah dia memimpikannya setiap malam merinduknya lagi. Itu sebenarnya sudah sangat terlambat. Dia sudah memiliki yang lain.


"Lupa kan saja,kita orang asing dan kau menjadi tamu ku sekarang. Oh jangan panggil aku weiwei.Dulu saja kau memanggil ku dengan sebutan "sampah" kan?" kata linwei sinis.


Jantung linwei masih saja berdetak kencang hanya dengan melihat shen You.Dia tau jika dia masih sangat mencintai nya seperti dulu tapi bayangan tentang kematian tragis youyou kecil.Dia tidak mau mengulangi hal yang sama.


Dia tidak menyukai keluarga nya.


"Weiwei aku tau kita tidak mungkin tapi setidaknya aku harus meminta maaf.Aku tulus mengatakan itu tidak ada maksud lain" dia makin jauh dari linwei. Dia sadar dia juga ikut andil dalam retak nya hubungan mereka. Kubur saja cinta yang baru berputik.


"Ohh siapa nama putra mu?"Tanya shen You .Dia melirik si kecil yang di Gendong oleh Tang. Tapi linwei sang mantan istri bahkan tidak mau menjawab.Begitu benci nya linwei pada diri ini.


"Nama nya Lin You,hehehe bukan kah dia manis.Bocah gemuk yang langka " Yang menjawab adalah Tang.Dia tau nama dan usia youyou setelah berbicara banyak di mobil.


Dia menyadari jika wajah si kecil sebenarnya persis sama dengan shen You. Dia sedikit sebanyak tau alur cerita nya.


"Ohh lihatlah kau dan bayi youyou ada banyak kesamaan. Alisnya ,bibir bahkan matanya yang sipit.Hahahaha mengapa ada begitu banyak kesamaan nya,seperti di buat dengan cetakan yang sama hahahaha "sambung Tang lagi.Dia sengaja memperlihatkan sosok youyou kecil agar lebih jelas.


Afeng datang mendekat dan berdecak lirih.Dia mencium aroma yang bicara biasa.


"Benar benar mirip ,jika aku tak tau aku pasti mengira ini adalah putra mu Xiou You hahahaha"


Mendapatkan dua pendapat yang sama Shen you jadi penasaran. Dia ingin melihat dari dekat. siapa tau linwei langsung marah dan meraih youyou kecil di gendongan nya lagi.


" Tidak perlu" bentak linwei kesal.

__ADS_1


Kesalnya linwei membuat Shen you bisa menebak semuanya.Diia kembali tersenyum mekar bak bunga.


"Lin You ,apa You dengan nama ku ,aku tau kau bohong kan.Ini putra ku ,putra kita " Shen you ingin menangis ketika mengenali putra nya sendiri. Lin You .


Linwei masih mencintainya begitu banyak. Putra nya pun di sematkan dengan nama nya.Apalagi itu jika tidak cinta. Dengan sigap dia menarik Youyou kecil dari pelukan Linwei.


" Youyou..you sayang " dia mencium youyou kecil tanpa malu.Yang paling menyakitkan ternyata youyou sangat suka dengan Shen You. Dia sangat familiar dengan wajah Shen you yang ada kemiripan dengan Herbie itu.


Dia tertawa geli bahkan terkesan menyukai interaksi antara dia dan Shen You. Youyou kecil memeluknya erat tidak ada kecangungan sama sekali. Mungkin ini lah yang di sebut dengan ikatan darah.


Tapi Linwie tidak menyukai sedikit pun Bagaimana bisa putra yang dia besarkan di telapak tangan menghianati nya dalam sekejab.


Sulur beringin segera membungkus Youyou kecil dari pelukan Shen You. Youyou kecil di serahkan pada nona Tang melalui sulur beringin.


Di pandang ya Shen You dengan segala amarah yang doa simpan selama ini.Jangan pernah bilang jika youyou adalah putra nya.Ini adalah putra linwei tanpa campur tangan Shen You.


"Enak aja ngaku ngaku anak,pergi sana yang jauh !" linwei menarik sulur lain dengan ringan.Tubuh Shen you terbang ke samping mobil.


Brakkk


Kapten Gu meringis ,itu pasti sakit. Tapi pertarungan antara suami dan istri . Orang ketiga tidak baik ikut campur. Lihat saja dari samping,anggap saja ada film laga gratis yang tayang secara live. Tarik kursi cari popcorn.Sayang sekali popcorn tidak ada jika tidak mari gigit kuku mu.


Sementara itu Asu menelan ludah.Linwei begitu kuat jika dia jadi istrinya mungkin akan jadi perkedel setiap hari, uhh..untung..untung.


Dia mengengam tangan Ayah nya dan berisik pelan" Ayah aku masih ingin hidup "


Ayahnya mengganguk setuju. Ada baiknya Asu dan wanita ini tidak saling kait.Asu adalah putra satu satunya.


Di sini hanya menonton tapi di sudut itu Shen You merasa tulang tulang nya hampir patah.


Shen you bangkit lagi meskipun ada sedikit darah di sudut mulutnya. Wanita ini kasar di permukaan tapi lembut di dalam.Dia marah itu wajar sekali.


Anak sudah sebesar ini tapi dia gagal mengetahui nya. Kapan hamil kapan lahir,ayah macam apa ini.


Cetartt


Cetarrr


Cetarrr


Untuk menujukkan keseriusan nya,cambuk diri menari tepat menuju tubuh Shen you yang tanpa pertahanan.


Cetarrr


Sulur beringin berhasil melukai Shen you dengan mudah tapi Shen you bukan zombie yang bijak punya otak. Dia malah menerima cambukan dan menariknya ke tubuh secara langsung.


Linwei bisa marah tapi dia tidak mungkin bisa membunuh nya. Matanya masih sama seperti dahulu yang memandangnya dengan cara memuja. Hanya saja ada sedikit kemarahan yang tersimpan di sana. Shen you harus bekerja keras agar kemarahan itu terhapus dengan sendirinya.


Shen Yau yang menerima cambuk berduri ,berputar putar cepat untuk membuat jarak antara mereka semakin dekat dan dekat saja.Pada detik berikutnya dia berhasil meraih linwei ke pelukan nya. Meskipun sekujur tubuhnya telah mengeluarkan banyak darah akibat sulur dengan duri mawar.


"Weiwei...aku salah.Maaf kan aku oke"mereka begitu dekat sampai tamgan Shen You bisa membungkus pinggang ramping Linwei.Dia bahkan bisa mencium bau tubuh nya dengan begitu.


Kenapa dia dulu tidak berpikir jika linwei sebenarnya sangat cantik dan menarik.Lama mereka saling pandang.Bahkan tanpa sadar kedua nya bahkan tidak berkedip.


Merasakan hembusan nafas Shen you di wajahnya ,jantung linwei berdetak hebat .Dia jadi gugup di buat nya. Sial kenapa jantung ini masih berdetak untuk nya.Linwei hanya bisa mengertakkan gigi dan berteriak marah


"Tidak akan,pergi mati sana"


"Dengan mati apakah kau memaafkan aku?"Kata shen You pelan.


"Mungkin saja jadi cobalah mati " pekiknya

__ADS_1


"weiwei aku mau kita mengulangi semuanya dari awal lagi.Aku akan menjadi suami yang baik untuk mu.Ayah yang baik untuk Youyou kita,bagaimana hem?" mata Shen you masih menatap jauh kedalam mata linwei. Dia mencari tanda tanda cinta yang masih ada di sana.


"Tidak mungkin,aku mau cerai" kata Linwei lagi.Jangan ada hubungan lagi antara dia dan keluarga Shen. Keluarga parasit. Keluarga gila yang tidak memiliki hati nurani sebagai seorang manusia. Mereka lebih jahat dari zombie sekalipun.


"Cerai ? sayang sekali kantor urusan agama sudah lama tutup. Jadi tidak ada perceraian. Kecuali satu di antara kita mati" jawab Shen You ringan. Dia benar kantor mana yang bisa buka sekarang.


"Kau..kau.."


"Ya sayang,ini aku suami mu" Shen You menarik senyuman semakin lebar saja. Dia bahkan tidak ragu menarik satu ciuman singkat.Yang membuat mata linwei melebar.


Kata kata klise tapi Tang dan Bimbim sebagai wanita mereka menjerit senang. Bimbim yang berdiri di belakang kakak nya berbicara tanpa hati.


"Uhh romantis nya,hei hei aku tak tau jika kakak You begitu Hot, aww hehehe "


Tang yang mengendong Youyou kecil bergidik ngeri jiwa jomblo nya bergetar keseluruh nadi.Baru kali ini dia melihat kisah cinta romantis secara live dan pemeran nya adalah teman sendiri. Dia sukses merasa cemburu.


"Uhh merinding bro"


Terlalu sibuk melihat suami istri ini bertengkar satu sama lain. Tidak satupun orang-orang ini yang menyadari jika lift berjalan dan berhenti di lantai satu.Hanya ada bunyi ting yang pelan.


Orang di dalam lift tercengang ketika melihat area yang mereka bersih kan setiap hari sudah berubah menjadi lokasi pertarungan.


"Apa apaan ini?" Suara dari lift mengejutkan semua orang. Di dalam lift ada suami istri lama.Shen you Langsung mengenali keduanya. Dia tidak menunggu tapi berteriak dengan keras.


"Ayah mertua..ibu mertua. Apa kabar hehehe "


"Shen you?kau disini? weiwei sayang, apakah yang kau sebutkan tamu ini adalah mereka ?" tanya ayah linwei.


Dia tidak berpikir jika putrinya akan membawa menantunya kembali ke kondominium . Bukankah hubungan mereka sudah lama renggang. Apalagi linwei bercerita bagaimana menderita nya dia di kehidupan sebelumnya. Hanya saja dia tidak mengerti kenapa putrinya ini sekarang berubah pikiran.


Apa putrinya masih saja buta karena cinta.


" Bukan begitu ayah, aku justru tidak tahu jika dia termasuk dalam tim ini. Jika aku tahu aku tidak akan mengundang mereka datang" kalah linwei tidak enak dengan orang tuanya ini.


Mungkin sedikit kata-kata ini akan menyinggung beberapa orang di dalam tim singa hutan. Tapi mengingat situasi yang terjadi sekarang mereka tidak ambil hati sama sekali.


" Sudahlah, mari bicara di atas saja.Tidak baik lama-lama di sini lagipula darah bisa memanggil zombie" ayah linwei melihat jika tubuh Shen you sebenarnya mengalami begitu banyak luka dan berdarah di mana-mana.


Apa apapun mari bicara sebelum melakukan sesuatu. Tapi itu tidak bisa dilakukan di sini mari naik ke atas. Itu akan lebih selamat.


"Ohh benar, weiwei ,dimana cucuku " kata ibu linwei lagi.Mata nya segera mengenali bocah gemuk di dalam gendongan Tang itu.


Dia berlari mengambil youyou kecil dari gendongan Tang. Tidak peduli dengan pandangan yang lain nya.


"Ayo naik" kata ibu yang hanya fokus pada cucu gemuk nya ini.Mencium nya dan memeluknya dengan gemas.


Mereka segera naik ke lift meski berdesak desakan.Takut bau darah dari tubuh Shen you yang akan mengundang zombie.


Seperti janji ibu linwei,mereka telah menyimpan satu lantai khusus untuk menyambut para tamu pahlawan ini. Di lantai ini ada beberapa kamar kosong yang bisa segera dihuni oleh tim singa hutan untuk sementara.


Karena ada keterbatasan stok air bersih. Hanya ada satu toilet dan satu kamar mandi untuk satu lantai. Tapi itu tidak masalah karena semua orang sudah belajar bagaimana tetesan air itu.


" Silahkan istirahat dulu dan pilihlah kamar yang kalian suka ada dapur juga yang bisa di digunakan" kata ibu linwei dengan ramah . Dia bukan tidak mau melayani tamu tamu ini hanya saja dia ingin lebih dekat dengan cucu di gendongan.


Lagi pula kakek dan nenek linwei juga ingin melihat cucu buyut nya ini. Semua anggota tim mengangguk dan berterima kasih kepada ayah dan ibu linwei atas izin menginap ini.


Beberapa orang sudah lama tidak bisa tidur nyenyak di dalam bus sekolah karena itu tidak begitu nyaman.


Sekarang ada tawaran untuk bisa tidur di kasur empuk siapa yang mau menolaknya.


"Sekarang kami tinggal dulu ya,nanti kita bisa berbincang-bincang lagi .Oh iya di dapur juga sudah ada beberapa bahan makanan. Kalian bisa menggunakannya sesuka hatimu ,jangan sopan"

__ADS_1


Kata-kata terakhir ibu linwei segera membuat hati yang panas menjadi dingin seketika.


Ada makanan coy.


__ADS_2