Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
Tim tornado


__ADS_3

Tim singa hutan yang berdiri dari empat orang mengemudikan bus sekolah dengan lancar.


Karena Tang Qian tidak bisa ikut, mereka mengalami masalah air bersih.


Untungnya bus sekolah sudah mengalami perbaikan lagi.Ada tangki air di atap mobil


Bukan tangki bulat seperti tangki air biasa.Tapi lebih mirip dengan atap mobil tambahan dengan ketinggian satu meter.


Tang Qian mengisinya sebelum mereka pergi.Namun karena kelangkaannya,tim ini tidak bisa menghabiskan air dengan sia sia.


Untuk penghematan,hanya bisa mandi tiga hati sekali.Sangat menyiksa , mereka bahkan rela berhenti di pinggir jalan hanya untuk buang air .


Jangan sampai buang air di bus,selain boros air,itu juga kan menimbulkan bau tidak sedap jika air di hemat untuk membilas toilet.


Karena ada stok minyak dari Linwei ,bus sekolah tidak berhenti sedikit pun.Jadi mereka bisa sampai lebih cepat dari yang seharusnya.


Dalam empat hari mereka tiba di kota kecil.Ada sebuah pangkalan kecil di sini tapi tim tidak berniat untuk singgah.


Mereka lebih suka tinggal di dalam bus sekolah.Di sini semua sudah lengkap, bahkan ada kasur untuk tiduran yang nyaman.


Dapur darurat bahkan toilet dan air bersih.Apa lagi yang mereka mau.Hanya saja kapten Gu ingin ke pangkalan kecil Itu untuk melihat lihat, siapa tau ada seseorang yang mereka cari di sana.


Bus di tempat kan di sebuah garasi sebuah rumah besar yang di tinggalkan pemilik nya.


Kapten Gu dan Afeng pergi ke pangkalan kecil.Hanya Shen You dan Asu yang tinggal di bus sekolah.


Di era ini mobil yang masih bisa berlari ,menjadi harta karun.Terlebih lagi dengan segala perlengkapan yang ada.


Orang orang pasti akan merebut nya jika mereka bisa.


Shen You mendapatkan giliran masak hari ini. Kerena mereka hanya tinggal berdua dia hanya merebus nasi dengan banyak air.


Setelah nasi pecah,dia melempar kan segenggam daging sapi pedas.Setelah lima menit dia melemparkan lagi asinan kubis.


Cara masak yang aneh tapi masih menggugah selera bagi orang orang yang lapar.


Untungnya tempat ini adalah sebuah garasi yang tertinggal.Tempatnya agak tertutup jadi bau daging nya tidak keluar ke mana mana.


Belum lagi nasi masuk ke mulut,ada ketukan di pintu garasi.Cara ketukan nya mirip kode dari kapten tim.


Tok.tok


Tok..


Tok.tok.tok.tok.


Mereka saling pandang, kodenya adalah kapten Gu tapi dia baru pergi beberapa jam yang lalu.Sesuai kesepakatan seharusnya mereka akan kembali esok pagi.


Kali ini pintu di ketuk dengan cara yang sama.Shen You turun dari bus dan langsung pergi untuk membuka pintu garasi.


"Kapten Gu?"


Di depannya memang ada kapten Gu tapi sejumlah orang lagi di belakang nya.


Kapten Gu dan Afeng mengangguk kan kepala dan masuk ke garasi dengan cepat.Setelah semuanya masuk ke dalam bus pintu garasi di tutup lagi.


Shen You hanya diam diam melirik orang orang yang baru tiba itu.Ada lima pria muda dan satu wanita usia awal dua puluhan.


Bersama mereka ada empat orang lansia dua di antara nya terluka berat.


Yang satu kakinya patah sehingga dia perlu di topang ketika akan berjalan.


Yang satunya lagi, wanita tua yang terluka di punggung sehingga dia di gendong dengan hati hati oleh seorang pemuda berambut pirang.


Wajah wanita tua itu tidak terlihat,karena dia perlu berbaring dengan posisi tertelungkup.


Shen You dan Asu tidak berbicara apapun.Mereka berdua adalah jenis bawahan yang menghormati keputusan kapten tim.


"Apa kalian sudah masak?"


"Sudah tapi...

__ADS_1


Jelas saja porsi yang mereka masak tidak cukup untuk beberapa orang tambahan.Kapten meminta mereka memasak ulang.


Shen You pergi memasak beberapa genggam beras lagi.Sementara bubur daging yang tadinya sudah siap santap di berikan kepada empat orang lansia terlebih dulu.


Shen You hanya bisa menelan ludah,dia lapar tapi nasinya di berikan kepada orang lain.


"Kakak hemm,apa yang bisa aku bantu?" gadis satu satunya di sini datang untuk menawarkan bantuan nya.Dia gadis tapi dia masih tamu yang datang tiba-tiba.


Nasi amat berharga saat ini,tentu saja dia malu untuk makan tanpa bayaran.


"Masak saja yang kamu bisa, tidak masalah" dia meletakkan beberapa bahan makanan yang akan di masak .Dia juga mengatakan di mana air dan sebagai nya.


Gadis itu segera mengerti bdan menepuk dadanya dan berkata "serahkan padaku".


Shen You pergi ke kapten Gu, kebetulan sekali kapten Gu ingin membicarakan masalah tim lain yang mereka bawa kembali.


Untuk itu empat orang ini turun dari bus sekolah untuk membicarakan nya secara pribadi.


Kapten Gu menceritakan asal mula kejadian.Waktu itu mereka berdua seharusnya pergi ke pangkalan kecil itu.


Ini adalah kota B.


Kota di mana linwei pergi mencari benih ikan.Jika linwei ada di sini dia pasti mengingat tim ini .Tim ini adalah kelompok yang sama dia temui di toko ikan ketika itu.


Kapten Gu dan AFeng baru setengah jalan ke pangkalan B.sebuah pangkalan kecil yang di dirikan oleh tim tornado.


Di sisi jalan ada sekelompok orang yang sedang bertempur. Kapten gu tidak berniat untuk ikut campur dalam urusan orang lain jadi dia hanya melihat dari kejauhan apa yang terjadi selanjutnya.


awalnya sekelompok orang bergerak bergerak cepat untuk melawan sekelompok zombie. Kelompok zombie ini dengan mudah ditaklukkan oleh mereka tapi mereka ke kewalahan setelahnya.


Akibat dari pertarungan itu timbul lah suara yang sangat berat dan suara itu berhasil menarik perhatian beberapa zombie lain.


Terlebih lagi dengan kehadiran zombie level tiga.Dan salah dari mereka adalah zombie level ke empat.


Karena zombie mengalir seperti air saat kemudian.Beberapa kemampuan segera terluka.


Dua di antaranya terluka karena kuku zombie.Sudah jelas tidak ada harapan lagi bagi pengguna kemampuan itu.


Melihat pemandangan di depannya agak berbahaya, sudah menjadi sifat dari tim singa hutan untuk mengulurkan tangan bagi orang yang kesulitan .Jadi mereka tanpa ragu tampil ke hadapan dan mas langsung masuk ke area pertempuran.


Zombie kecepatan level ke empat di pegang dengan cara di tekan ke tanah. Zombie ini tidak siap karena diserang secara tiba-tiba oleh Afeng.


Baru saja afeng akan bergegas untuk memotong kepalanya ,zombie kecepatan entah bagaimana bisa membebaskan diri dari belenggu tanah yang dibuat oleh Afeng itu.


Dia langsung menargetkan alfon sebagai sasaran selanjutnya. tapi sebagai seorang prajurit Afeng memiliki insting yang bagus.


Dia bisa menghindar tengah memasang perisai secepat mungkin. Takut perisai tidak akan bertahan lama dia mengubah metode nya dengan cara menggulung zombie yang datang mendekati perisai.


Dalam hitungan detik zombie sudah menjadi sosis gulung. Dia baru guling-guling di tanah tapi masih tetap mengeram dengan marah.


Setelah zombie level empat menjadi sosis, dengan mudah Afeng memutuskan kepalanya dan langsung menggali inti crystal yang dimiliki oleh zombie tersebut.


Tapi zombie-zombie masih berdatangan dari berbagai penjuru. Tim mereka tidak sempat untuk mengutip inti kristal dari zombie-zombie yang ada.


Untungnya beberapa orang yang tadi berkelahi dengan zombie berhasil lolos dan pergi menjauh. Dengan itu misi penyelamatan dianggap berhasil.


Sedangkan dua kemampuan khusus yang tersisa hanya bisa menerima nasib karena mereka jelas-jelas sudah terinfeksi oleh virus zombie yang mematikan.


Kapten guma lirik sekilas keadaan mereka saat itu mereka jelas-jelas sudah menunjukkan tahap-tahap keracunan nya.


beberapa urat sudah mulai menonjol dan mata mereka sudah mulai menyusut.


"Tuan pahlawan, tolong jangan biarkan aku menjadi zombie yang menjijikkan itu"


"Aku juga,aku tidak rela menjadi zombie jelek" kata yang lain nya.


Secara tidak sadar kapten Gu berjanji,dia akan melakukan "hal" itu.


Dua orang berkemampuan khusus ini mengerti akhir dari kisah mereka jadi mereka bunuh diri di pisau di tangan mereka langsung di tusuk menembus jantung dan mereka mati tanpa beban lagi.


Mereka memang berhasil mati tapi kapten Gu dan Afeng jelas tahu bunuh diri tidak akan memblokir virus itu.

__ADS_1


Meskipun anda sudah mati ,virus tidak akan berhenti sampai disitu. Anda masih akan tetap menjadi zombie lagi . Jalan satu-satunya hanyalah memutuskan kepala nya.


Srek...


Srek..


Kapten gu yang melakukan eksekusi itu tanpa melihat dua kali. Mereka adalah jenis-jenis pahlawan yang layak dihormati . Jadi kapten gu membakarnya saat itu juga dan membiarkan abunya terbang ke mana-mana.


Setelah itu kapten gu dan Afeng langsung meninggalkan lokasi di mana para zombie masih terus datang.


Setelah beberapa langkah pergi mereka akhirnya menemukan kelompok yang tadi mereka selamatkan masih ada tidak jauh dari tempat mereka berdiri.


Kelompok itu terlihat sedang menarik enam orang lansia yang mereka dapatkan entah dari mana.


Para lansia ini ditinggalkan begitu saja di jalanan sepi dengan maksud memberikan kelompok mereka waktu untuk pergi.


Enam lansia menangis tanpa suara.Dari apa yang mereka katakan, kelompok yang pergi kebanyakan memiliki hubungan darah .


Jarak antara para lansia dengan kapten Gu masih agak jauh.Zombie mulai menarget mereka, melupakan target mereka yang sesungguhnya.


Kapten Gu dan Afeng ingin menolong tapi jarak terlalu jauh.Zombie keburu sampai ke tempat itu.


Tapi sekelompok orang datang menarik para lansia ke gedung kosong.


Meskipun begitu para zombie telah tiba dan marah mengetahui makanan nya telah kabur.Berbekalkan aroma mereka mengepung gedung dan merengsek masuk dari celah-celah yang ada.


Dari kaca kaca yang pecah, beberapa zombie berhasil masuk. terjadi pertempuran yang tidak terkata kan di dalam gedung. Pada saat itulah kapten gu dan Afeng menyerang para zombie dari luar.


Hampir satu jam lebih kapten gu dan afeng bertempur di luar sementara sekelompok orang itu bertempur pula di dalam gedung. Para zombie yang menghuni gedung dan zombie-zombie yang baru tiba bukan sedikit jumlahnya.


Tapi karena mereka memiliki kemampuan khusus mereka bisa menyelesaikan zombie zombie itu tanpa terluka sedikitpun. Ini mungkin dikarenakan zombie zombie yang tiba ini hanyalah zombie level satu .


Setelah semua zombie teratasi barulah kapten dan Afeng masuk ke gedung .


Lebih sepuluh zombie yang tersisa di bantai habis oleh keduanya.Barulah keduanya bertemu dengan sekelompok orang yang kemudian memperkenalkan diri sebagai tim tornado.


Dari enam lansia hanya empat orang yang tersisa, itupun dua di antaranya terluka ringan.


Ketika kelompok tadi meninggalkan para lansia sebagai umpan.Merrka di lukai dulu agar bau darah bisa memancing zombie.


Pengerjaan ini sangat kejam tapi ini adalah satu pengaturan yang di buat oleh pangkalan B.Pangkalan kecil yang akan di tuju oleh keduanya.


"Beberapa orang menjual keluarga mereka kepada pengurus pangkalan.tujuan penjualan untuk mengalihkan perhatian zombie"


"Kejam sekali mereka, kapten jangan pergi ke sana.Keluarga ku pasti lebih memilih pangkalan besar kan"


" kita tidak akan pergi kesana ayo kembali"


" tuan-tuan jika boleh tahu kalian anda kemana tanya seseorang yang menurut perawatannya adalah kapten tim tornado sebenarnya kami akan pergi ke pangkalan A. tapi kami ingin melihat dulu di pangkalan ini siapa tahu ada keluarga yang mengungsi ke sana"


Dari pembicaraan inilah kapten gu mendapati bahwa tim ini sebenarnya adalah pendiri asli dari pangkalan B itu sendiri.


Awalnya mereka mendirikan pangkalan B sebagai tempat singgah untuk orang-orang yang ingin pergi ke pangkalan lain.


Tetapi pangkalan ini memprioritaskan anak anak dan lansia. anak-anak dan lansia tidak akan dipungut biaya untuk bisa tinggal di pangkalan.Wanita yang lemah akan di kenakan setengah nya. Sebaliknya orang yang muda dan kuat akan di kenakan biaya masuk dan sewa tempat.


Awalnya peraturan ini tidak mengalami kendala yang signifikan. tapi lama kelamaan beberapa orang memberontak karena mereka berpikir buruk untuk memberi makan orang-orang yang tidak berguna.


Tapi sebulan ke belakangan ini pemberontakan dimulai lagi dan itu didukung oleh tim bulan yang selama ini memang menjadi rival dari tim tornado sejak mula.


Hanya saja entah bagaimana tim bulan bisa menang karena istri dari kapten tim tornado selingkuh.


Setelah tim bulan benar-benar mengambil alih pangkalan B. Mereka mengubah peraturan secara keseluruhan.Langkah awalnya adalah mengusir tim tornado keluar dari pangkalan B sepenuhnya.


Setelah tim tornado benar-benar keluar dari pangkalan B. Para lansia wanita dan anak-anak tidak lagi terjamin . Mereka kerap kali di eksploitasi secara berlebihan dan yang lemah akan dilempar ke mulut zombie demi penghematan bahan makanan.


Mendengar kisah dari tim tornado tentu saja kapten Gu tidak lagi berniat untuk pergi ke pangkalan B.


Ketika kapten gu mengatakan mereka akan mundur , saat itulah kapten lee menanyakan apakah ada tempat untuk empat lansia di mobil mereka.


Sebagai seorang kapten tim, kapten gu tentu memiliki hak untuk membuat keputusan sepihak tanpa bertanya kepada bawahannya lagi.

__ADS_1


Jadi dia setuju begitu saja tanpa berfikir. Itulah sebabnya mereka kembali ke garasi di mana Asu dan Shen You menunggu dengan mangkok nasi di tangan.


__ADS_2