Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
Hujan merah 2


__ADS_3

Afeng masih saja tenggelam di dalam kesedihannya seraya menatap mayat mayat yang tergeletak di depan pintu tanpa berniat untuk memindahkannya.


Sebagai seorang lelaki dia tidak mungkin akan menangis apalagi sekarang dia adalah seorang prajurit tangguh yang selalu berdiri di dalam situasi antara hidup dan mati.


Siapapun tidak pernah berpikir akan melihat kematian yang sangat mengerikan ini terjadi kepada saudara terdekat mereka.


Kematian orang terdekat dan tersayang sungguh berbeda rasanya. Berbanding terbalik ketika anda kematian orang yang tidak Anda kenali.


Kapten Gu merasa dia harus memberikan waktu untuk Afeng berdamai dengan hatinya sendiri. sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk berduka. Mereka tidak bisa berdiam diri di satu tempat untuk waktu yang lama. Masih ada anggota keluarga lain yang harus mereka cari tahu tentang kondisinya saat ini.


Kapten Gu akhirnya meninggalkan AFeng sendirian di ruang tamu. dia memilih untuk melihat ke belakang apa saja yang dikerjakan oleh Shen You dan Asu di dapur.


Sebagai seorang tentara yang telah berjuang di barisan depan dia juga tidak luput dituntut untuk mengetahui dasar-dasar memasak.


Meski tidak begitu baik ,seorang prajurit paling tidak harus tahu caranya untuk memasak nasi sederhana.


Hanya dengan alasan lapar dan merindukan nasi putih ,mereka tidak punya kesempatan untuk memasak yang rumit .lemparkan saja beras ke panci dengan air matang yang banyak.


Ketika kapten Gu sampai di dapur ,aroma nasi sudah tercium dan air sudah menghilang setengahnya. Dengan sigap Shen you melempar segenggam wortel, sosis dan juga bacon.


Shen you menemukan daging asap yang tergantung di sisi kiri. Dia mengiris nya kecil-kecil tidak lupa meremdamnya dengan sejumput penyedap dan kecap.


Sementara bubur masih mendidih,daging asap di buat menjadi sop sederhana yang kental dengan aroma daging.


tanpa sadar tiga orang ini menatap panci yang mendidih dengan tidak sabar. masing-masing mereka memegang mangkok sambil mengelilingi panci panas. baru lima hari mereka belum makan panas rasanya sudah satu abad saja.


Selagi menunggu bubur matang, perut mereka sudah berbunyi kencang tanda minta di isi.


Kruk..kurukkk.kurukkk


Mereka bertiga saling pandang seolah menuduh salah satu dari mereka sebagai pelakunya. Namun detik berikutnya mereka tertawa terbahak-bahak.


" hahaha..... hahaha"


Suasana suasana dapur menjadi hangat seiring bunyi panci yang mendidih. Sedangkan Afeng di ruang tamu memilih untuk membakar empat jasad kerabat terdekat nya di halaman.


Ini adalah kewajiban bagi kerabat yang masih hidup untuk mengkremasi mayat mayat ini. Bisa mengkremasi dan menguburkan mayat sebenarnya adalah suatu berkah bagi mayat tersebut di hari hari kiamat ini. Ada begitu banyak mayat yang tidak beruntung menikmati kemewahan itu.


Tubuh mereka terkadang hancur lebur dimakan para zombie hingga ke tulang belulang nya. Setengah dari mereka akan tetap menjadi zombie yang berkeliaran sepanjang waktu.


Setelah menghidupkan api kepada jasad kerabat nya,Afeng meninggalkan mereka dan masuk ke dalam rumah. Dia membuka tirai jendela untuk melihat bagaimana mayit mayat itu terbakar sehingga hangus.


" Ayah, ibu ,kakek dan nenek.Selamat jalan dan doakan agar aku dan saudara-saudaraku baik-baik saja di dunia di yang aneh ini" Kata nya dengan lirih.


Hanya berharap agar keluarganya itu tidak membencinya karena membunuhnya tadi. lagipula dia tidak bisa membiarkan keluarganya ini menjadi zombie yang kelaparan di jalanan yang rusak.


Baginya mereka adalah orang-orang baik dan yang terbaik yang pernah ada di hatinya .Itu akan selalu begitu sepanjang hidup ini. Afeng pribadi tidak mau kenangan buruk tentang mereka yang menjadi zombie membuat ingatan itu merubah segala nya.


dia juga Tidak akan.


Nenek dan kakek adalah panutan seumur hidup.


Ayah dan ibu adalah orang yang telah melahirkan dirinya keduanya ini.


Afeng masih menatap jauh kepada api yang tetap membakar kerabatnya itu melalui tirai jendela.dia tetap di sana meskipun tiga orang di belakangnya sudah menghabiskan satu mangkok penuh bubur dengan bacon dan sosis.


Meskipun Afeng juga belum makan panas beberapa hari ini.Untuk sekarang dia memang tidak memiliki nafsu makan sama sekali.


Kerabatnya sedang dibakar bagaimana dia bisa tega untuk makan dengan bahagia.


Afeng bahkan tetap di sana sampailah abu mereka menjadi dingin sehingga dia bisa memasukkannya dengan mudah ke dalam pot yang ditemukan entah dari mana.


Di hari yang sama tidak ada rangkaian kemewahan pemakaman yang layak.Hanya lahan proses menanam pot abu jenazah ke tanah tepat di samping rumah keluarga Feng. Ada kayu panjang dengan ukiran nama yang di tulis dengan pisau dapur.

__ADS_1


Inilah yang bisa di lakukan sekarang, tidak lebih.Tapi Afeng sudah tidak bisa menahan tangis untuk pertama kali nya.Dia merasa bersalah tidak mampu membuat proses pemakaman yang layak untuk mereka.


Dalam hati Afeng bertanya kepada dewa.


Kenapa harus mati...


Jika memang harus mati kenapa harus dengan cara ini....


Kenapa ketika dia baru pulang...


Kenapa...


Begitu banyak pertanyaan kenapa dan kenapa tapi siapa yang bisa menjawab nya. Siapa juga yang harus di salahkan.


Nenek dan kakek belum menikmati berkah dari cucu busuk ini.Ayah dan ibu bahkan belum melihat cucu yang mereka inginkan.


Mereka belum...


Belum...


"Kita bermalam di sini,besok pagi kita berangkat ke kota B terlebih dulu" kata kapten Gu setelah dia berpikir panjang.


Mereka bisa saja berangkat setelah makan siang tapi memikirkan kondisi mental Afeng yang belum pulih. Ada baiknya mereka bermalam sembari beristirahat.


Shen You yang mendengar itu terkejut. Jarak antara kota B dengan desa ini masih agak jauh jika dibandingkan kota tempat kediaman kapten Gu Dan Asu.Tapi apa yang membuat kapten Gu berpikir perlu untuk pergi kesana alih-alih ke kota kediaman nya.


Mereka harus berjalan jauh dan berputar putar jika begitu.


"Aku tidak setuju,terlalu jauh jika begitu. Kita harus nya ke rumah kapten dan Asu dulu baru kita pergi ke kota B"Kata Shen You langsung yang menolak dengan tegas.


Asu tidak menolak jika mereka harus pergi ke kota Shen you terlebih dahulu. Meskipun dia masih menghadirkan keluarganya tapi baginya Shen you adalah adik kecil yang masih murni dan tidak tahu apa-apa.Shen You memiliki seorang istri yang belum pernah dilihatnya sejak dua tahun lebih.


Sampai detik ini Shen You tidak tahu juga dia sebenarnya telah memiliki seorang bayi mungil bernama Lin You .


Kapten dan teman-temannya hanya tau cerita versi Shen you sebelum dia pergi ke pelatihan militer.


Sebagai seorang kapten ,seorang Gu merasa buruk jika keluarganya di dahulu kan. saat ini semua orang tidak dalam keadaan baik-baik saja dan semua kerabat membutuhkan bantuan.Ini hanya pemikirannya sendiri tidak tahu bagaimana pendapat Asu jika mereka berputar begitu jauh.


"tidak ini sudah jadi keputusan ku sebagai seorang kapten "kata kapten tegas.Dia mungkin akan membatalkan perintah ini jika Asu menolak nya. Tapi Asu tidak menolak sama sekali jadi keputusan ini sudah bulat .Mereka akan segera berangkat ke kota B.Kota kelahiran Shen You.


" Pikirkan lagi kapten. Masalahnya bahan bakar mobil sangat sulit dicari . Apa salahnya jika kita pergi ke tempat yang lebih dekat daripada jauh. jangan sampai kapten akan menyesal seperti Afeng sekarang" bantahan nya.


Jika dipikir lagi apa yang dikatakan oleh shen You itu memang benar .Untuk sampai ke desa ini saja mereka harus bersusah payah apalagi jika di paksa untuk berputar jauh.


Mungkin mereka memang bisa sampai ke kota B tapi untuk kembali ke kota ini mungkin agak sulit. Sulit untuk keluarga bertahan di tempat yang sama untuk beberapa waktu. Kemungkinan besar keluarga dan kerabat akan bergerak ke pangkalan orang-orang selamat.Sehingga mereka akan sulit di ditemukan nantinya.


Ada begitu banyak pangkalan yang dibangun secara dadakan untuk menampung orang-orang yang selamat. Jika mereka terlalu lama datang Kemungkinan besar akan sulit untuk menemukan di pangkalan mana keluarga dan kerabat itu pergi.


Kapten Gu tidak berbicara lagi tapi dia masih memikirkan ulang keputusannya tadi.


Mereka benar-benar menginap di rumah keluarga Feng malam itu. Setelah makan malam kapten Gu mengumumkan jika mereka tetap akan pergi ke rumahnya dan rumah Asu terlebih dahulu.


Barulah Setelah itu mereka berangkat pergi ke kota B untuk mencari keluarga Shen You di manapun mereka berada. Misi ini nantinya dikhususkan untuk mencari istri Shen You yang ditinggalkan.


Desa tempat tinggal Kapten ku dan abang hanya berjarak satu kota dari desa. ini tidak terlalu jauh sebenarnya .Hanya saja dari kota itu jika masih ingin pergi ke kota B mereka harus melewati kota S terlebih dahulu.


Beda jika mereka langsung berangkat ke kota B dari desa Afeng. Mereka tidak akan melewati kota Sbmelainkan langsung menuju kota A. Di mana dikabarkan sebuah pangkalan sudah di buka bagi orang-orang yang selamat


Jika mengikuti perintah Kapten Gu di awal tadi. Seharusnya mereka bisa singgah ke pangkalan tersebut untuk mencari kerabat Shen you. Siapa tahu keluarga Shen You sudah ada di sana sebelumnya.


malam itu diputuskan di kamar yes mereka besok akan berangkat ke kediaman kapten lagu dan asu terlebih dahulu.


Dari kediaman kapten Gu, mereka akan pergi ke kota B melalui kota S terlebih dahulu .Sampai sekarang kota S belum membangun sebuah pangkalan jadi mereka tidak berpikir untuk singgah di sana.Itu hanya lewat.

__ADS_1


Di kehidupan sebelumnya ,inilah penyebab linwei dan shen You tidak pernah bertemu sampailah linwei tiada.


linwei tidak pernah sampai ke pangkalan A maupun pangkalan S. Dia telah berputar arah sampai ke pangkalan F yang membuat dia tewas dengan keadaan yang mengenaskan di sana.


Di kehidupan sekarang linwei berniat langsung menuju ke pangkalan S .Di mana sekarang Shen you melewati tempat yang sama.


Menurut perkiraan Linwei kota S akan membangun pangkalan terbesar di provinsi ini. Kabar nya lagi kota S adalah pangkalan yang paling makmur yang pernah ada.


Tapi mereka tidak luput dari godaan intrik intrik para pembesar pangkalan. hampir semua pangkalan memiliki masalah yang sama tidak terkecuali dengan pangkalan S ini.


Hanya saja linwei tidak tahu apakah pangkalan ini bisa bertahan atau tidak. Karena dia terburu-buru ditangkap dan mati di ujung pisau bedah.


Ini juga yang menjadi keputusan ayah linwei untuk membuat tempat aman mereka sendiri. Tanpa perlu bergantung kepada pangkalan manapun. Semakin banyak orang semakin banyak pula masalah yang akan dihadapi oleh pangkalan itu.


Tapi keputusan kapten Gu malam ini telah membuat kontribusi besar di dalam pertemuan antara linwei dan shen You di masa depan.


Tapi kapten gu tidak pernah tahu itu..


Mereka masih tidur dengan nyaman sepanjang malam tanpa tahu jika malam itu telah terjadi hujan yang mengakibatkan perubahan besar kepada para zombie.


itu adalah hujan merah.


Hujan berwarna merah darah yang mengandung partikel-partikel kecil berbahaya yang mampu membangkitkan kemampuan para zombie ke lavel selanjutnya.


Para zombie menjadi aktif dan bisa bergerak lebih fleksibel dari sebelumnya. Tentu saja ini membuat mereka sedikit sulit dikalahkan dari semalam.


Bangun dari tidur malam yang nyenyak ,kapten Gu dan tiga anak buahnya tetap melakukan beberapa putaran yang biasa mereka lakukan di kamp. Saat ini mereka masih belum menyadari ada sesuatu keanehan di luar sana.


Setelah melakukan putaran yang melelahkan. Mereka berempat segera berkemas-kemas untuk berangkat pergi dari desa.


Masukkan segala sesuatu yang di pikir penting ke belakang mobil. Semua bahan yang bisa dimakan dan air yang bisa diminum segera berpindah ke dalam mobil.


Tidak boleh disia-siakan sama sekali. Itu juga termasuk dengan tabung gas. Kebetulan sekali nenek Afeng baru saja mengisi tabung gas dengan penuh.


Dengan gas mereka tidak perlu susah payah mencari kayu di jalanan. Ada dua tabung gas besar dan dua tabung gas kecil yang semuanya diangkut tanpa terkecuali ke dalam mobil yang sekarang penuh sesak dengan bahan makanan.


Di samping gudang Afeng menemukan dua jeregent besar berisi bensin mungkin kakek mempersiapkan ada tiga memikirkan keluarga yang akan kembali dari jauh. ini cukup bagus dengan ini mereka bisa bergerak lebih cepat ke kota yang mereka tuju tanpa berhenti di tengah jalan hanya untuk mencari tambahan bensin.


Mereka juga sempat membuat makanan siap saji seperti roti isi daging. perjalanan sangat jauh sehingga mereka tidak memungkinkan bagi mereka untuk berhenti dan memasak. Ada baiknya mempersiapkan sesuatu yang siap santap seperti ini.


Kali ini mereka tidak berniat untuk berhenti dan membantu orang-orang di sepanjang perjalanan.


Bisa tiba dengan selamat dan cepat di lokasi itulah yang menjadi misi mereka saat ini.


Pada jam 09.00 pagi mobil yang dikendarai oleh shen You ini bergerak untuk keluar dari desa. tapi siapa tahu begitu mobil keluar dari pekarangan rumah ada bayangan hitam yang tiba-tiba meloncat ke atas atap mobil dengan bunyi tubrukan yang kuat.


Brakk...


Dengan bunyi itu tentu saja empat orang ini mendapatkan firasat buruk tapi tidak satupun dari mereka yang berniat untuk keluar dari mobil.


Tanpa menghiraukan bunyi itu mobil tetap melaju dengan cepat .Hanya saja kecepatan itu membuat sesuatu di atas sana meluncur dan melemparkan diri di kaca mobil.


Kucing...


Itu memang benar-benar seekor kucing rumahan.Namun ukurannya sedikit tidak wajar. Ini tiga kali atau empat kali lebih besar dari kucing pada umumnya.


Selebihnya tidak ada yang berbeda dari fisik kucing itu hanya saja jika orang melihat kepada kuku tajam mereka bisa dipastikan ini adalah kucing mutant.


Seekor kucing besar dengan kemampuan berpikir seperti layaknya seorang anak berusia dua tahun.


Hanya dengan sekali cakar nya saja kaca mobil hampir saja pecah. Karena kecepatan mobil yang tidak wajar ini membuat posisinya tidak begitu nyaman. Apalagi dengan keberadaan kucing mutant itu membuat shen You membawa mobil dengan posisi zigzag.


Kucing mutant yang masih sibuk mencari cara untuk memecahkan kaca mobil .Tidak menyadari posisi dirinya sendiri yang tiba-tiba miring ke kiri dan ke kanan seiring gerakan mobil.

__ADS_1


Tapi dia bukanlah kucing biasa ini adalah kucing mutant label satu.Ada kilatan cahaya aneh dari pupil matanya yang hitam kelam.Tiba tiba saja kucing mutant mengeong dengan keras.


Meonggggg.....


__ADS_2