
Di dalam sebuah rumah sederhana. Tidak jauh dari rumah yang disewa oleh linwei, sepasang suami istri yang seharusnya pergi bekerja pagi ini . Masih duduk diam di ruang tamu seraya memegang secarik kertas yang mereka ragukan keaslian nya.
Bagaimana mereka tidak meragukan keaslian surat ini . Mereka bahkan tidak mengenali siapapun di pangkalan F yang baru mereka di diami beberapa bulan ke belakangan ini.
Dua suami istri ini saling pandang dan mereka tidak menemukan jawabannya meskipun mereka sudah berpikir keras sebelumnya.
"Suami ku, bagaimana?"
" Kupikir ini adalah penipuan besar. Tidakdak mungkin ada orang yang memiliki kekuatan besar di negara kecil . Lagi pula apa kau pikir kita bisa pergi menghilang begitu saja tanpa ada sebab dan akibat?" kata tuan Feng.
Dia juga tahu jika mereka masih berada di pangkalan F ini dan masih berlama-lama .Kemungkinan besar untuk hidup sangatlah tipis. Mereka suami istri dipaksa melakukan sesuatu yang tidak mereka suka. Jika berani menolak anak-anak akan menjadi korbannya.
Ketika keduanya bekerja, ada orang yang akan menjemput dua anak pergi. Awalnya dua anak dikatakan akan pergi bersenang-senang bersama beberapa anak konglomerat yang mendiami lingkaran A.
Akan bodoh jika suami istri ini tidak tahu apa yang mereka maksudkan
Ini karena tidak memiliki sekolah ataupun taman bermain juga. Anak-anak hanya akan di sandera agar mereka bertahan dan bekerja dengan patuh di ruang penelitian.
Hanya dalam beberapa waktu saja dua anak yang tadinya gemuk dan ber daging berubah menjadi se tipis toge.
Karena kesibukan dua orang tua mereka tidak memiliki waktu lebih untuk memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh dua anak mereka.Hanya saja pihak pangkalan F sudah menjanjikan jika mereka bekerja di laboratorium bahan makanan akan tetap terjamin bagi dua saudara ini.
Sepasang suami istri ini tidak meminta apapun yang muluk muluk. Mereka hanya menginginkan agar putra mereka tetap bisa makan layaknya kelompok elite lainnya.
Bukankah mereka bekerja keras demi pangkalan F ini.
Karena tidak bisa berbuat apa-apa. mereka menyerahkan masalah makanan anak anak kepada pihak pangkalan F.
Namun lama-kelamaan anak-anak tidak lagi berenergi dan tumbuh daging seperti sebelumnya. tapi menjadi kurus di hari kiamat sangat umum dan dua sepasang suami istri ini tidak mengambil hati sama sekali.
Hanya saja tiga hari sebelum ini, nyonya feng berusaha bertanya kepada putranya. Tentang apa yang telah mereka makan sore tadi. Betapa terkejutnya mereka ketika putra pertama menjawab jika mereka hanya menggigit satu roti kukus yang berwarna hitam.
setelah mereka bertanya lagi barulah ketahuan jika selama ini mereka hanya bisa menggigit satu roti kukus sepanjang siang.
Untungnya odua orang tua pulang untuk makan malam bersama. Jadi anak-anak masih bisa makan layak di malam hari.
inilah sebabnya dua putra tidak mengadukan perihal apa yang mereka makan di sore hari. Mendengar dua putranya hanya bisa makan satu buah roti kukus berwajah hitam perhari. Mereka sudah merasa begitutertekan. Apatah lagi jika mereka mendengar cerita , pernah dua putranya ini tidak makan apapun sepanjang hari.
jika saja mereka mengetahuinya pastilah mereka akan pergi ke pemilik pangkalan dan melakukan protes keras.
Dua bersaudara ini sangat bijak dan bertanggung jawab sejak muda.Mereka tidak pernah mengadukan hal-hal buruk kepada dua orang tua .Ini karena mereka pikir apa yang terjadi kepada mereka saat ini sudah begitu buruk. Jangan memperburukkan suasana lagi hanya karena masalah makanan.
anak-anak tidak mengandung secara langsung tapi pasangan suami istri ini tidak begitu bodoh mereka segera mendapat kabar jika sebenarnya dua putranya ini sudah hidup susah di pangkalan F.
Keberadaan mereka berdua tidak disambut dengan ramah oleh anak-anak lainnya. Malahan mereka diejek dan dihina entah kenapa.
Karena itu karena masalah ini , sepasang suami istri ini tidak bisa tidur dengan nyenyak seperti sebelumnya .Mereka pikir pangkalan F ini tidak layak dihuni lagi. Masalah nya mereka tidak punya tujuan untuk pergi . Sebenarnya ada kekuatan besar di balik pangkalan F yang tidak bisa mereka tolerir.
Mereka bisa saja kabur tapi ketika mereka tertangkap lagi ini bukanlah hal yang baik. Walaupun hidup di pangkalan F ini sangat tidak layak. p
Paling tidak dua anak masih bisa makan malam yang layak selagi orang tuanya masih layak pakai.
Masalah ini menjadi duri di hati nyonya dan tuan feng.
Namun sekarang ada seseorang yang menawarkan bantuan dengan janji yang sebenarnya kelewatan.
Entah tawaran itu benar atau tidak . Tawaran itu sangatlah menggiurkan. Bagi mereka, untuk bisa melakukan pekerjaan secara bebas tanpa paksaan dan masih di bayar dengan bagus.
Apalagi yang mereka butuhkan.
__ADS_1
Pertanyaannya adalah apakah tawaran ini bener adanya atau hanya sebuah jebakan yang dibuat oleh pihak bangkalan F saja.
"Suami ku?" tanya nyonya Feng lagi. dia sudah memanggil suaminya berkali-kali tapi suaminya masih tidak mendengarkan seolah olah dia sedang memikirkan sesuatu yang rumit.
"Ya sayang,ada apa?" tuan feng segera menjawab pertanyaan panggilan istrinya dengan tergagap gagap.
" apa pendapatmu tentang mereka?' nyonya slank pikir ada sebuah komplotan sebegitu dia menggunakan kata mereka alih-alih dia.
" akupun tidak mengerti apa yang mereka maksudkan .Tapi tawaran ini sangat bagus untuk dilewatkan begitu saja kan.Bagaimana jika aku bertemu dengannya dan bertanya secara langsung?" kata tuan Feng. Dia dan istri benar-benar tidak menyukai kehidupan yang dijalani oleh dua putranya di pangkalan ini. Tapi dia tidak berdaya, sekarang ada seseorang yang menawarkan bantuan dengan persyaratan yang bagus .Sebaiknya dia harus memikirkan ulang.
"Aku pikir begitu juga suamiku, menurut surat ini dia bisa datang setelah makan malam, apa benar begitu ?"kata nyonya Feng lagi. " " "entahlah ,tapi mari kita coba meletakkan apa yang dia minta di pekarangan depan "kata tuan feng yang di sambut dengan anggukan kepala oleh istri nya.
Linwei meminta tuan fong meletakkan 10 batu besar yang dibuat melingkar sebagai tanda ingin bertatap muka. jika linwei melihat tanda itu, dia akan tiba di malam hari ketika pasangan ini sudah kembali dari laboratorium.
Dengan tergesa-gesa tuan feng membuat sebuah lingkaran dari 10 buah batu kecil yang tidak begitu mencolok. Tak lama kemudian seseorang dari pihak pangkalan datang untuk mengambil anak-anak lagi.Menandakan sudah waktunya bagi mereka untuk pergi bekerja seperti biasanya.
" hati-hati dijalan ya yah, hati-hati dijalan ibu" kata dua anak dengan senyum yang dipaksakan.
" Baik sayang ,kamu juga ya nak nanti makan lah tepat waktu, jangan sampai terlambat oke "kata nyonya feng kepada dua anaknya .Dia juga tersenyum tapi hatinya sakit seperti tertusuk duri.
Senyum yang ditampilkan oleh putra putranya ini adalah senyum penuh sandiwara. Dia tahu mereka bahkan tidak bahagia tinggal di pangkalan f ini.
Tidak ada masalah yang bisa disembunyikan oleh seorang anak dari mata seorang ibu.
Memikirkan ini saja nyonya Feng bersemangat ingin bertemu siapa yang telah mengirimkan surat yang tidak bertanggung jawab itu.
Beberapa waktu kemudian dua anak segera diangkut pergi dengan mobil. Sementara ayah dan ibu pergi ke sisi lain untuk meneruskan pekerjaan mereka di laboratorium.
Masalah antara mereka dan pemilik surat itu, harus bersabar hingga malam hari tiba.
Di sisi linwei pula dia tiba kembali ke rumah pasangan ini setelah makan siang. Dia benar-benar melihat sebuah lingkaran yang dibuat oleh nya tuan Feng yang menunjukkan jika mereka mempertimbangkan lamaran yang telah dia buat.
Dengan senyum di bibirnya linwei pergi dan bersiap kembali menikmati hidup sebagai ikan asin di ruang angkasa nya.Dia hanya perlu untuk menunggu malam tiba.
Setelah bekerja begitu keras keduanya kembali ke rumah mereka menunggu dua anak diantarkan kembali.
Sementara sang ibu pergi menyediakan makan malam untuk anak-anak mengisi kembali energi mereka yang telah hilang di siang hari.
Meskipun keduanya tidak mendapatkan gaji tapi pihak pangkalan F mempersiapkan sejumlah bahan makanan untuk mereka . Ini memungkinkan untuk anak-anak bisa makan enak. Meskipun itu hanya satu kali dalam satu hari.
yang disebutkan dengan makanan enak hanyalah bubur nasi dengan sepotong kubis cina jika anda memilih untuk makan dik makan di cafe dari anda bahkan tidak akan melihat beras pada buburnya.
Itu sangatlah tipis dan semakin tipis setiap harinya.Tapi keluarga Feng ini masih bisa membuat bubur dengan banyak nasi di dalam nya.Sehingga anak-anak juga merasa puas dan tidak mengeluh lagi.
Akan tetapi tuan Feng dan nyonya feng juga tahu jika pihak pangkalan memberikan jatah yang sedikit menurun dari hari ke hari .Mereka tidak tahu apa yang mereka dapatkan untuk jatah mereka bulan depan.
Ini semakin sulit saja.
Setelah makan malam suami istri ini ini menggiring dua anak untuk tidur lebih awal. Karena tamu yang mereka tunggu-tunggu.
Tanpa mereka tahu sebenarnya linwei sudah tiba dari tadi. Tapi dia menunggu keluarga ini menyelesaikan makan malamnya.Dia melihat apa yang mereka lakukan dengan kemampuan mentalnya.
Jadi begitu dua anak digiring ke kamar tidur dia segera mengetuk pintu depan.
Pasangan ini saling pandang dan mengerutkan dahi mereka masing masing.Tamu yang mereka tunggu sebenarnya ada di depan pintu.Keduanya jadi gugup seperti seorang murid yang menunggu waktu ujian tiba.
"Suami ku?"
"Pergilah buka pintu"kata tuan feng seraya mengatur detak jantung nya.Dia tidak yakin akan berhasil tapi semua kemungkinan nya harus di coba .
__ADS_1
"Baik"
Nyonya Feng bergegas menuju pintu dan menyesuaikan detak jantungnya sebelum dia membuka pintu.
Ketika pintu dibuka seorang gadis cantik berdiri dan itu membuat suasana hati sepasang suami istri ini bergejolak aneh.Mereka pikir akan datang seseorang dengan status mulia dan berkuasa bukan seorang gadis kecil.
Secara tidak sengaja keduanya meletakkan harapan tinggi kepada pemilik surat tapi keduanya tidak menyangka jika si pemilik surat hanya lah seorang gadis yang terlihat lemah.
Tiba-tiba saja mereka lemah dan tidak mengharapkan hasil apapun dari pertemuan ini.
Demi sopan santun ,nyonya feng tetap mempersilakan linwei untuk masuk ke dalam .Dia segera menutup pintu lagi agar tidak ada mata-mata jahat yang melihat kedatangan gadis kecil ini.
Akan berbahaya jika pihak pangkalan F meragukan kesetiaan mereka sementara harapan yang mereka titipkan kepada pemilik sudah hancur lebur.
Setelah dipersilakan untuk duduk, linwei langsung duduk saling berhadapan dengan tuan feng tanpa ragu sedikitpun.
"Ini..nona?"
"Langsung saja ke inti nya tuan Feng, ini proposal kami" linwei menyerahkan brosur supermarket yang dia siap kan.
Pasangan itu mengambil satu untuk masing-masing mereka.Beberapa saat kemudian keduanya saling pandang dan tidak bisa berbicara. Apa yang mereka tanyakan tetap mereka simpan dalam hati .
Apa yang disampaikan oleh gadis ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
Membuka sebuah supermarket di hari kiamat, apakah itu mungkin?
jika anda memiliki beberapa stok bahan makanan yang dengan bsusah payah anda kumpulkan. Untuk apa anda menjualkan nya ke pihak lain hanya untuk kepingan inti crystal yang belum tentu lebih berharga dibanding bahan makanan itu.
Di sisi linwei pula dia mengerti apa yang mereka pikirkan tapi dia mempunyai kartu as.
" Tanyakanlah apa yang ingin anda tanyakan dan saya akan menjawab sesuai apa yang saya ingat" kata linwei dengan wajah serius.
" Apa tujuanmu untuk menjual bahan makanan yang sangat berharga itu?"
" Hahaha tuan Feng, saya akan balas bertanya kepada tuan Feng yang bijak. Apa yang lebih berharga di dunia ini dibandingkan dengan bahan makanan?"
"Itu.. kehidupan kah?"
"Hemm itulah yang mendorong saya untuk membuka supermarket ini. adapun kenapa saya ingin membawa anda berdua karena saya memang sangat membutuhkan tenaga dan ilmu dari tuan dan nyonya Feng"
" apa yang bisa kamu bantu di supermarket itu apakah anda memerlukan kami sebagai penjaga?"
" Tentu saja tidak tuan feng ,betapa naif nya saya jika saya menginginkan tenaga ahli seperti tuan Feng untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna itu"
" sejujurnya saya memiliki sebuah teknologi beberapa teknologi lebih tepatnya tapi saya tidak memiliki ilmu ke arah itu ada baiknya teknologi ini saya serahkan kepada tuan fong untuk bisa dikembangkan agar berguna bagi manusia di masa depan"
teknologi apa yang nona maksudkan tanya tuan feng ,dia tidak bermaksud untuk meremehkan linwei.Tapi jawaban linwei sudah mengena langsung di hati nya.
Setelah melihat ketertarikan dari pasangan ini,linwei tidak bersembunyi lagi .Dia segera mengeluarkan sehelai kertas lagi dan itu adalah brosur mengenai sistem mobil RV.
Browser ini tidak tebal hanya tiga helai dan itu membuat mata keduanya terbelalak.
Baru saja membaca beberapa kata di bagian depan mereka terkejut dan jantung tiba-tiba berhenti berdetak.
Apa ini, sistem perisai?
Sistem pemurnian air?
Sistim Anti virus?"
__ADS_1
Masih banyak lagi sistim yang tidak perlu di sebutkan.Tapi tiga sistim di atas sangatlah memanjakan otak dua ilmuwan ini.
"Nona ini.. ini benar?"