
Mendapatkan firasat buruk ,kapten Gu tidak lagi berdiam diri di dalam rumah .Dia langsung bergegas untuk mencari anak-anak.
Jika ada sesuatu yang buruk terjadi kepada mereka .Tentu saja dia tidak akan merasa senang. Rasa bersalah akan menghantui nya seumur hidup . Karena memerintahkan sesuatu yang berbahaya tanpa menyadari konsekuensinya sama sekali.
Suasana suram desa dengan banyaknya darah di mana-mana membuat kapten Gu bergidik ngeri. Melihat situasinya dipastikan ada begitu banyak monster yang terlibat.
Mereka baru saja menghabiskan tenaga hanya untuk membantai dua monster apalagi jika monster ini berjumlah satu desa penuh.
Seketika kapten Gu bisa mendengar suara pertempuran dari tengah desa. Dengan cepat dia datang untuk membantu.
Sesampainya di lokasi pertempuran dia terpana sesaat. Sebelumnya dia telah mempersiapkan mental untuk ini tapi melihatnya secara langsung membuat dia tidak ayal menggigil di tempat.
Tiga orang anak buahnya begitu kelelahan melawan puluhan monster sekaligus. Meskipun para monster itu bergerak lambat tapi jumlah yang banyak membuat mereka bisa memberikan situasi sebentar lagi.
Dari cerita prajurit tang ,kapten Gu mendapat tahu kelemahan monster sebenarnya terletak pada otak mereka bukan seperti mereka pikirkan sebelumnya.
Awalnya mereka berpikir jika memisahkan antara tubuh dan kepala , itu sudah membuat mereka mati. Namun kenyataannya kepala yang lepas bahkan masih berusaha menggigit orang.
"Kelemahan bukan di leher tapi pada otak nya hancurkan itulah!" teriak kapten Gu seraya masuk ke dalam barisan pertarungan.
Kapten Gu sangat teguh memegang besi panjang yang dia dapat entah dari mana. Besi panjang ni bisa membuat dia sukses menghantam kepalanya dengan mudah.
Sebenarnya tidak sulit membunuh monster ini. Kepala mereka begitu lunak. Hanya dengan satu tebasan ringan ,isi kepala yang berwarna putih dan sumber hamburan keluar.
film satu terbalaskan dia bisa membunuh gua musuh sekaligus. kedatangan kapten buku dalam kaca peperangan tentu saja yang bisa membantu ketiganya.
tapi itu malah membuat mereka lengah. stamina mereka sudah habis sampai sini di sini.
" Kapten sampaikan kepada keluargaku jika aku meminta maaf .Karena tidak sempat pulang selama ini " kata Afeng pada kapten gueyang baru masuk kedalam lingkaran.
" Bodoh katakan saja sendiri " seru kapten Gu marah .Sementara dia tidak berhenti menebas dan berlari dengan energi.
"Kapten aku...
" jangan bicara selesaikan dan cepat pergi dari sini"potong nya ketika Shen you juga ingin mengatakan sesuatu.
Grrrakhhhh
Grrrrrrhkkk
Aurrggg
GmGigigigi
Mungkin karena stamina sebuah habis, kecepatan mereka untuk menebas berkurang dengan cepat . Sementara para zombie bertambah dan makin bertambah. Suara pertempuran membuat zombie lain tertarik dan datang ke arah sini.
Asu tidak menyadari jika satu zombie menyergap nya dari belakang.Dia ...
Uhhhh...
Ketika itu Afeng melihatnya dan memilih menjadi tameng untuk asu.Karena dia sudah kelelahan. Tapi entah bagaimana ketika dia menyilangkan tangan nya tiba-tiba saja ada satu perisai yang terbuat dari tanah.
Perisai ini segera memblokir zombie yang bersemangat.Zombie begitu marah dan menggaruk perisai tanah Afeng.
Ggrrrhhkkk
Afeng ketakutan sendiri, dia takut dia akan berubah menjadi mereka setelah ini.
"Kapten?" pekiknya. Afeng ingin bilang jika dia tidak ingin berubah menjadi monster seperti mereka. Jika perlu bunuh saja dia sebelum semua itu terjadi.
" Tidak aku tidak mau menjadi monster jelek itu"pikir Afeng lemah.Dia masih banyak dosa dengan orang tua nya.
Kapten Gu yang masih sibuk menebas dan membunuh.Sempat terkejut melihat afeng yang mampu membangkitkan kemampuan sistem tanah. Ada terbesit rasa iri di hati nya.
Tapi dia juga mengerti apa yang dimaksudkan dengan Afeng itu.
" kau tidak akan menjadi seperti mereka .Itu adalah kemampuan sistem tanah " kata kapten yang subuh bertarung tapi masih mau menghibur Afeng yang ketakutan.
" Benarkah?" Afeng terkejut sekaligus bahagia mendengarnya. Sekarang membunuh Zombie sama seperti dia sedang latihan kemampuan. Dia akan berusaha keras.
" Sekarang kerahkan kemampuan mu , lindungi kami" Panggil kapten. pada Afeng.
"Kapten ,saya belum mengerti?" kapten tidak menjawab karena dia begitu sibuk.Dia pikir akan ada banyak waktu untuk menjelaskannya nanti. Lagi pada apa Afeng menjadi bodoh begitu tiba-tiba karena kemampuan itu .Sehingga tidak sadar jika mereka tidak dalam kondisi terbaik untuk berbincang bincang santai.
Selagi mereka berbincang tiba-tiba Asu dapat kemampuan yang sama kemampuan sistem tanah.
Dia tidak sama seperti Afen yang ketakutan. Melainkan bergembira mendapatkan kemampuan seperti yang dikatakan oleh sang kapten. Mereka akan bicara tentang masalah kemampuan ini nanti .Pada saat ini bisa bertahan dan membunuh para zombie adalah tujuan pertama.
Asu membimbing tenaga yang baru dia rasakan di ujung jari.Berusaha membentukanya menjadi bola besar.
Tapi...
__ADS_1
Tuing...
Dia memang berhasil membentuk bola berduri dari tanah hanya saja ukurannya begitu kecil. Hanya seukuran biji salak . Sehingga tidak mungkin bisa digunakan sebagai senjata untuk membunuh.Asu Kecewa dengan hasil nya tapi shen you berteriak dengan keras.
" Afeng,Asu ,cobalah berkonsentrasi pada kaki mereka. Tahan agar mereka tidak bergerak "
Mendengar ide dari Shen you, mereka akhirnya mengerti jika kekuatan mereka saat ini belum lah cukup banyak untuk melakukan pergerakan besar.Tapi pergerakan kecil juga masih bisa memungkinkan.
Keduanya kerjasama membenci berusaha membentuk tanah keras hanya di bagian kaki para zombie.
Itu cukup membantu karena tanah berangsur-angsur naik dari ujung jari kaki sampai ke pangkal paha pihak zombie.
Dengan begitu puluhan zombie tidak bisa bergerak dengan leluasa hanya mengandalkan kuku beracun mereka saja.
Kapten Gu dan Shen you bergegas menebas kepala para zombie yang tidak bergerak itu dengan cepat. Karena mereka tidak bergerak mereka dengan mudah ditumpaskan dalam hitungan menit.
Slas...
Slas...
Pakkk
Krest
Slass
"Xiou You, cari mobil " perintah kapten Gu. Mereka tidak mungkin tetap tinggal di desa ini jika masih ingin hidup. Shen you yang mendapat perintah segera bergegas ke arah lain. Mencari di sekitar desa apakah ada mobil yang bisa masih layak pakai .
Dia tidak begitu kesulitan dalam mengemban misi nya ini. Saat ini para zombie sedang berkumpul di satu lokasi saja.
Untuk mempersingkat waktu dia hanya pergi menuju rumah yang terbaik saja yaitu rumah yang baru saja mereka tinggalkan.
Sebelumnya dia sudah melihat keberadaan sebuah mobil minibus. Tadi dia tidak sempat berpikir kegunaan mobil ini .Namun sekarang sudah beda lagi, mereka harus bergegas pergi secepatnya.
Segera saja shen You membuka pintu mobil .Dia berusaha mencari kunci yang pada akhirnya ditemukan.
Ketika mobil dihidupkan bisa dilihat jika bensin yang ada di mobil hanya tinggal setengahnya. Tidak mau berpikir banyak dia segera mengemudikan mobil ke arah di mana kapten Gu dan yang lain bertempur.
Di sisi lain kapten Gu tiba-tiba saja membangkitkan kemampuan elemen petir. Dia begitu bersemangat hanya mencobanya ke arah puluhan zombie yang baru datang.
Zzzztttt.
Zzzttttt
Pada percobaan ke tiga kalinya, sistem petirnya sudah tidak bisa digunakan lagi. Tapi mendapatkan kekuatan sistem petir sudah lebih bagus.
Kekuatan tanah Afeng dan Asu juga berangsur-angsur hilang. Mereka begitu khawatir dengan itu . Beruntung sekali Shen You datang dengan mobil yang dia temukan.
Zombie gelombang kedua masih berjarak sepuluh meter dari mereka. Jadi mereka bisa bergegas kabur dan langsung masuk ke dalam mobil dengan selamat.
Begitu tiga orang itu masuk ke dalam mobil shen You segera tancap gas.
Bruuummm
Bruuumm
Mobil segera melaju meninggalkan desa yang penuh dengan para zombie kelaparan. Mereka masih saja mengejar dari belakang dengan gerak lamban nya itu.
Di dalam mobil,empat orang ini diam seribu bahasa. Mereka telah jatuh ke dalam pemikiran masing masing.
Apakah hal ini hanya ada di desa kecil ini saja atau kah sudah menyebar?
Apakah pemerintah sudah mendapatkan kabar ?
Apakah keluarga di sana aman dan baik baik saja?
*****
Sementara Shen you dan teman-temannya sibuk bertarung dengan masalah para zombie yang baru lahir. Linwei masih sibuk menemani si buah hati bermain.
Tadi pagi adalah pengalaman pertama bagi Youyou untuk melihat keberadaan para zombie yang mengerikan. Dia bahkan sempat shock sebentar tapi sudah baikan beberapa jam kemudian.
Sekarang dia sudah tidak menangis lagi bahkan sudah bisa tertawa seperti biasanya.Bayi itu sungguh manis tapi mengingatkan Linwei tentang ayah busuk nya itu.Jenis lelaki yang tidak bertanggung jawab.
Linwei baru saja selesai menyuapi You you dengan bubur bayi dan memberinya sebotol susu.Sekarang dia bersiap untuk tidur siang.
Hari kiamat telah tiba ,sangat disayangkan jika LinWei melewati kejadian bahagia ini. jika tidak ada yau yau mungkin linkwe sedang bertarung untuk melatih kemampuannya.
Tidak dipungkiri keberadaan seorang bayi di hari kiamat, emang agak merepotkan untuk Linwei saat ini.
Keselamatan youyou adalah prioritas nya yang pertama. Membunuh zombie itu bisa menunggu. Linwei hanya perlu membiasakan youyou untuk melihat kenyataan yang ada. Setelah dia terbiasa bukan tidak mungkin Linwei akan terjun langsung bertarung seraya menggendong bayi seperti di masa yang lalu.
__ADS_1
Hari pertama kiamat para zombie masih sangat mudah untuk dibunuh tetapi mereka tidak akan menghasilkan inti kristal seperti yang diharapkan.
Akan tetapi ini adalah waktu yang bagus untuk memulai aksi anda dari tingkat nol. Setelah satu minggu barulah para zombie akan menghasilkan inti kristal tersebut.
inti kristal ini akan berguna untuk manusia menaikkan level kemampuan sistem masing-masing.
Akan tetapi bagi linwei, inti crystal itu juga sangat berguna untuk menggerakkan mobil RV nya agar lebih efektif.
Segala sesuatu di dalam mobil RV menggunakan teknologi nuklir yang sama dengan inti kristal zombie itu sendiri.
Jika terus menggunakan bensin ,dia akan membuat kosong inventaris bensin hanya untuk mencapai kota S.
Lagi pula Hidup bukan hanya untuk besok Line Wei berniat untuk hidup lima atau sepuluh tahun lagi.
Yang menjadi masalah adalah linwei yang berasumsi bahwa inti kristal zombie dan teknologi nuklir adalah sama besarnya. Lalu bagaimana jika itu tidak bekerja.
Sekarang manusia harus bertahan hidup dengan kemampuan diri sendiri tanpa bergantung kepada orang lain.
Begitu juga dengan keberadaan mobil RV ini. bukan tidak mungkin suatu hari mobil ini akan dirampas orang. Bagaimana kehidupan dia dan putranya jika seandainya suatu hari itu terjadi juga.
Oleh karena itu dia tidak boleh hanya mengandalkan sebuah mobil melainkan harus mengandalkan diri sendiri.
Bila perlu dia harus menjadi kuat lebih kuat dari orang lain.
Satu jam kemudian barulah Linwei berhasil membuat putranya tertidur. inilah saatnya untuk Line Wei bergerak.
Setelah menggantikan pakaian serba hitam dengan bahan jas hujan ,linwei segera keluar dari mobil nya.
Setelah mengunci pintu mobil, Linwei " "menyimpan "nya ke dalam ruang angkasa. Melakukan ini dia yakin anaknya akan baik-baik saja di sana.
Bukan dia tidak yakin dengan mobil RV, hanya dia sendiri tidak percaya dengan hati manusia. Keselamatan lebih penting dari apapun.Apalagi jika di hadapkan dengan si kecil Youyou.
Ibu akan bertarung dengan seluruh dunia untuk mu jika di perlukan.
Lokasi tempat mereka berada sekarang bisa dibilang adalah tempat yang tidak begitu ramai dengan manusia.
Linwei berniat melatih diri agar lebih kuat. Untuk itu dia akan mencari sekelompok Zombie sebagai sasaran latihan . Mari temukan mereka dan berlatih lah demi menjadi kuat.
Menumpuk bahan makanan itu bukan lagi pekerjaannya.Meskipun masih ada kesempatan lain di masa depan tapi tidak sekarang.
Linwei segera bergerak menuju perkotaan ,di mana banyak manusia yang hidup di sana. Biasanya di sana juga lah tempat berkumpul nya para zombie.
Keluar saja dari kawasan gudang daerah, dia sudah menemukan sepasang Zombie yang sepertinya adalah pasangan kekasih. Bila dilihat dari pakaian mereka yang serba couple.
Melihat itu linwei tersenyum mengejek. Jika di masa masa aman keberadaan mereka berdua pastilah membuat beberapa orang akan beranggapan itu sangatlah romantis.
Akan tetapi rasa romantis itu menghilang begitu saja ketika melihat raut wajah mereka yang mengerikan. Mereka berdua berjalan lambat dan lebih lambat lagi karena salah satu kaki pasangan wanita sudah patah.
Bahkan isi perut mereka sudah keluar dari tubuh masing-masing. Jelas lah mereka adalah makanan zombie sebelumnya tapi di tinggalkan begitu saja.Sekarang mereka berdua adalah zombie bukan lagi manusia yang hidup.
Sementara kaki yang laki-lakinya malah sudah putus. Demikian juga dengan tangan kanannya yang hilang entah ke mana.
Melihat linwei dan mencium aroma nya mereka bergegas datang berniat untuk makan besar.Mereka berdua membuka baskom darah nya lebar lebar memperlihatkan gigi taring yang penuh darah dan berbau bangkai itu.
Akan tetapi Linwei sudah siap dengan itu. Segera saja dia memfokuskan kekuatan kayunya di telapak tangan.Fokus dan ....
Perlahan-lahan lahan Sulur beringin yang telah bergabung dengan duri mawar , segera terbentuk dan memanjang tiba-tiba.
Dengan ini Linwei membentuk sebuah cambuk lengkap dengan duri yang bisa membunuh mu.
"Datang lah" pekiknya lantang, tidak takut jika suaranya bisa mengundang para zombie yang lain.Memang itu lah yang dia inginkan sekarang Panggil lagi...
Bukan nya takut dua zombie itu malah mempercepat gerakannya seraya menggapai-gapai kan tangan nya dengan penuh harapan ke arah.
Aggrrrkkkk.
Agggrrrrkkkk
Sebelum mereka berdua mendekat, cambuk beringin linwei sudah di kebut terlebih dulu.
Serakkkk
Srakkkk
Cambuk duri mawar segera bergerak memutar ke arah leher Zombie laki-laki seperti seekor ular yang melilit mangsanya. Dengan sekali sentap leher itu putus begitu saja.
Jles..
Tapi linwei belum puas dengan itu baginya zombie laki-laki itu belum mati. Lihat saja matanya yang marah meski kepalanya sudah tergeletak berpisah dari badan. Giginya juga masih gemeratuk marah kepada linwei.
Seharusnya dengan satu kali sentakan,Zombie sudah tidak bisa bergerak lagi.Justru dia bisa di katakan gagal.
__ADS_1
ini belum cukup kuat.
Hiyaaat