
Di malam yang gelap gulita tidak ada lampu penerangan. Sebenarnya ada dua manusia yang berlari beriringan.Tidak satupun dari mereka yang mau memperlambat.
Mereka adalah linwei dan Giant.
Linwei berlari cepat karena ingin berlepas diri dari boblegum ini.Sedangkan Giant berlari karena tidak ingin tertinggal jauh.
Sebelumnya dia berpikir jika kemampuan kecepatan yang dia miliki akan banyak berguna untuk menyamakan langkah dengan linwei.Tapi dia salah, linwei tidak memiliki kemampuan kecepatan tapi dengan dua kemampuan di level tinggi sekaligus . Dia juga bisa berlari kencang .
Tidak begitu, bagi linwei dia tidak berlari dengan cepat tapi orang orang lah y berjalan lamban.
Ada enam zombie di arah jam lima. Jika dia tidak sedang berlari bersama Giant. Dia pasti tidak akan melewatkan mereka begitu saja.
Para zombie masih akan diketemukan di masa depan. Sekarang misinya hanyalah untuk mengantarkan Giant ke supermarket.
Jika para zombie mendengar tentang apa yang dipikirkan oleh linwei. Mungkin mereka masih akan bersyukur karena tidak menjadi sasaran perburuan linwei malam ini.
Meskipun sudah menghindar namun ada beberapa zombie yang berdiri di jalan.Linwei hanya menyapu mereka dengan sekali tenasan ringan.
Adapun inti crystal, serahkan saja kepada Xiou Yu.
Giant sempat terkejut melihat gerakan ringan linwei berbarengan dengan sulur panjang yang menyerupai tapi itu.
Baru dia sadar jika kakak cantik ini sebenarnya adalah penguna kemampuan sistem kayu.Hanya saja dia tidak mengerti jika kemampuan sistem kayu bisa berguna untuk mendukung daya serang.
Setaunya kemampuan kayu hanya kemampuan untuk menumbuhkan sesuatu alih alih bertarung di lapangan.
Mungkin dia belum banyak melihat dunia.
Hampir dua jam perjalanan akhir nya supermarket yang di sebutkan oleh linwei sudah ada di depan mata.
Lineei memindai lagi,tidak ada zombie di sekitar supermarket. Namun sekelompok zombie ada di empat ratus meter dari sana.
Jika manusia yang ada di supermarket tidak berisik,besar kemungkinan malam ini adalah malam yang damai.
Linwwei dan Giant bergegas menuju pintu rolling door supermarket. Untuk naik ke supermarket tidak mudah memang. Beberapa kursi dan meja sudah di letakkan di depan sehingga mampu memblokir orang yang berniat masuk ke dalam.
Seharusnya tidak.begini.Para zombie tidak memiliki otak dan daya pikir.Mereka bahkan tidak berpikir cara membuka pintu dengan benar.
Terkadang anda bisa menemukan jika zombie lebih suka mencakar dinding kaca sampai pecah alih alih membuka pintu dorong.
Cara memblokir pintu sebegini, hanya untuk mencegah manusia lain untuk masuk ke supermarket.
"Buka pintu nya,kami ingin masuk!"Teriak Giant dengan keras. Sebenarnya dia tau jika zombie akan tertarik karena suaranya tapi mau bagaimana lagi. Supermarket adalah salah satu tempat aman sekarang.
Dia trauma dengan rumah rumah kecil.
Setelah berteriak sedemikian rupa, tidak ada jawaban dari dalam. Orang orang di dalam.supermarket mungkin tidak senang dengan manusia tambahan lain.
"Kak bagaimana ini?"
"Tunggu sebentar "Linwei tidak akan diam saja.Ada begitu banyak orang orang egois termasuk dirinya sendiri. Tapi dia terlanjur berjanji kepada Giant.
Sulur beringin segera menjalar ,dari satu cabang menjadi dua dan tiga, begitu lah seterusnya.Mereka melilitkan diri kepada kursi dan meja.Dalam hitungan menit semuanya sudah di bungkus sulur beringin.
Brakkk
Brakkk
Brakkk
Kursi dan meja di gulung ke sisi lain dengan mudah.Tidak sulit sama sekali untuk linwei. Ini semudah membalikkan telapak tangan.
Setelah semuanya di singkirkan,linwei menarik lagi kemampuan. Sulur sulur yang tadi banyak tiba-tiba menyusut dalam sekejab mata.Dengan tidak adanya halangan pintu supermarket di buka dengan mudah.
Linwei dan Giant berjalan hati hati.Tak lama mereka melihat beberapa kelompok yang memeluk lutut di berbagai sudut berbeda.Mereka rata-rata pucat dan kusut.Kulit mereka juga kering karena tidak minum seharian.
Tidak ada satupun dari mereka yang berbicara .Linwei tidak peduli dia juga tidak akan lama.Janjinya untuk mengantarkan Giant sudah cukup sampai di sini.
"Kakak Gi,apakah itu kau?"ada seseorang yang bertanya.Seorang gadis muda yang meringkuk di sudut dengan baju biru tak berbentuk lagi.
Bajunya terlihat penuh dengan noda gelap,begitu juga dengan wajahnya.Dia telah mengalami banyak hal sebelum hari ini.
"Mehwa?mehwa kah?" Giant pergi ke arah gadis itu dan menemukan jika dia terlihat familiar.
"Ohh kakak Gi,syukurlah kau masih selamat " katanya tergerak.Gadis itu tersenyum lebar melihat seseorang yang dia kenal.
" Kenapa kau ada di sini ?"Tanya Giant heran. Mehwa adalah gadis satu desa dengan nya.Setaunya dia belum pernah pergi keluar dari desa mereka sejak dia muda.
__ADS_1
"Kakak Gi,itu..itu..hiks..hiks...hiks..
Mehwa menangis tiba-tiba, dia menahan emosi nya tapi sekarang semuanya tumpah begitu saja.
" Mehwa katakan apa yang terjadi?" tanya Giant tidak sabar.Dia tidak mengharapkan desa nya terpengaruh juga dengan fenomena zombie ini.Dia sudah pulang dengan susah payah tapi apakah akan berakhir sia sia belaka.
"Kakak Gi,desa sudah tidak aman lagi.Banyak yang menjadi zombie termasuk keluarga ku.Huks..hiks..ayah..ibu..Kakak ipar dan keponakan ku..hiks.. hiks..semuanya ..hiks.."
Mehwa memiliki dua saudara lelaki di atasnya,satu sudah menikah bahkan memiliki anak balita.Sekarang keluarga nya sudah tidak ada lagi,mereka berubah menjadi zombie yang selalu lapar menginginkan daging dan darah.
"Mehwa bagaimana..dengan.. ngan keluarga ku?"
"Aku dengar selain kakek dan nenek mu semuanya selamat tapi mereka bergerak ke tempat aman bersama mobil prajurit. Aku tidak tau tujuan mereka "
"Benarkah?" Giant senang sekali gus bingung, nenek dan kakek nya " meninggal " tentu saja dia sedih.Adapun keluarga yang lain nya,di mana mereka sekarang.
"Hem"
"Jika mengikuti prajurit kurasa mereka pergi ke kota A.Mereka sudah membangun pangkalan orang-orang yang selamat di sana " kata linwei
Saat ini memang yang membangun pangkalan besar batu kota A. Yang lain akan mengikuti setelah nya.Alan tetapi pangkalan kecil sudah tersebar di mana mana.Mereka mengambil alih supermarket ataupun gudang besar sebagai sentral.
Namun keselamatan dan makanan tidak terjamin di pangkalan kecil,istilahnya ini hanya penampungan sementara. Kebanyakan pemimpin pangkalan kecil meminta bayaran besar untuk biaya masuk dan harian.
"Pangkalan di kota A?" beberapa orang saling pandang Mereka tidak tau tentang kabar ini. Tidak mengerti jika pemerintah sudah mulai memberi kabar melalui radio jadul.
"Itu benar ,di sana lebih selamat. Jika benar keluarga mu pergi bersama para prajurit .Mereka pasti baik baik saja" terang linwei lagi.
Dia " mengambil "satu radio lama dari ranselnya. Menyerahkan nya kepada Giant beserta dengan batre nya.
Giant mengerti tujuan Linwei jadi dia mulai mengotak atik radio itu.
Sementara mereka semua sibuk dengan radio dari linwei. Linwei sendiri memutuskan untuk pergi diam diam tanpa mengatakan kepada Giant. Sekarang tugas nya sudah selesai sampai di sini.Setidaknya Giant sudah memiliki teman seperjuangan nya lagi.
Dia hanya mengejar waktu matahari terbit. Masih ada sekitar tiga jam lebih.
Sebelumnya dia melihat beberapa mobil yang masih layak jalan.Banyqk mobil di jalan jalan hanya karena kehabisan benzin. Linwei tidak memiliki masalah dengan itu.
Dia punya banyak di ruang angkasa .
Mobil putih terparkir agak jauh dari supermarket. Tidak begitu bagus tapi masih layak jalan.Berjalan kaki Linwei masih sanggup tapi jika ada mobil mengapa tidak.
Dia kembali turun demi mengisi bensin sebentar.Tidak lama dia masuk dan meraih kunci yang di tinggal kan pemilik nya.Segera mengemudi dengan lancar ke arah jambatan layang.
Linwei tidak begitu patuh dengan lalu lintas. Dia memacu mobil dalam kecepatan penuh.
Brummmmm...
Brummmmm..
Brummmm.
Suara mobil yang berlari di jalan segera memecah keheningan malam. Terkadang dia harus berbelok tajam.
Begitu banyak mobil yang di tinggal kan di jalan itu sungguh menganggu.Tapi tidak masalah buat linwei. Hidup di hari-hari kiamat membuat dia ahli dalam urusan ini.
Sesekali ada banyak mobil sehingga tidak mungkin bagi linwei untuk meneruskan perjalanan nya.Tapi dia masih bisa mengendalikan situasi.
Keluar dari mobil dan simpan. Mobil di ruang angkasa. Berjalan kaki ke arah depan,jika ada zombie, lumpuhkan dan kumpulkan juga inti crystal. Ketika di rasa jalan sudah bisa di lalui lagi.Tinggal keluar kan mobil dan kendarai kembali.
Dia melakukan trik ini beberapa kali lagi sebelum perjalanan kembali mulus.
Dia mendapatkan beberapa inti crystal di dalam perjalanan nya menuju jembatan layang.
Dua jam kemudian dia sampai ke tujuan nya.Tapi lagi lagi pemandangan tidak mengenakan tersaji di depan mata.Jembatan layangnya putus tepat di tengah tengah.
Linwei tidak terkejut. Dia telah bertemu dengan situasi ini berkali-kali di kehidupan sebelumnya. Banyak infrastruktur yang rusak parah di berbagai kota.
Belum lagi akan ada gempa bumi yang dahsyat. Tidak ada gedung bertingkat yang selamat. Sebab itulah ayah linwei membangun kondominium agar tahan gempa dan berbagai bencana lain.
Sekarang di depan nya ,jembatan ini benar-benar putus .Tidak akan bisa di lewati lagi.
Putus nya mungkin sekitar dua ratus meter kedepan. Mungkin inilah penyebab banyak nya manusia yang berubah menjadi zombie. Mereka tidak bisa berputar arah sementara zombie ada di belakang.
Tapi lain cerita jika itu adalah linwei.
__ADS_1
Dia masih mengemudi di jembatan hanya berhenti di depan jalan yang putus.Turun dari mobil dan simpan mobil di ruang angkasa.
Dengan kemampuan mentalnya dia mendapati jika di jembatan ini masih ada ribuan zombie yang menunggu mangsa. Dengan bau tubuh nya linwei yakin beberapa zombie sudah menyadari kehadiran nya sebagai makanan utama. Dia harus bergerak secepat mungkin untuk pergi ke seberang.
"Hanya dua ratus meter ,masih bisa " gumam linwei kepada dirinya sendiri. Bukan masih bisa tapi harus bisa,itu harus jika masih ingin hidup.
Segera dua utas sulur beringin membentuk memanjang ke depan. Semakin panjang dan panjang di setiap menitnya.Dar8 dua menjadi empat sulur dan begitu seterusnya. Semua sulur menjalin jalan kecil untuk linwei.Tidak besar tapi cukup untuk melangkah ke depan.
Ada keringat di dahi linwei mengeluarkan dua sulur sebegini tidak menghabiskan banyak energi tapi linwei masih kelelahan karena nya.
Beberapa menit kemudian, sulur sulur yang terjalin sampai ke sisi lain. Ini menyenangkan jika tidak ada zombie lain di belakang linwei.
Dari pada sia sia,linwei membantai zombi zombie sebelum menyeberang. Ini bukan pilihan tapi keterpaksaan saja.Meraka begitu banyak dan nekat.
Jika linwei memutuskan untuk pergi secepatnya menggunakan tali sulur beringin itu. Dia yakin para zombie akan mengikuti nya dari belakang. Antara dia dan zombie,pasti akan jatuh ke air nanti nya. Apakah dia masih punya pilihan.
Dia cukup lelah tapi masih harus bertarung dengan lincah nya.Linwei masih ingin hidup dengan bayinya.
Hiyattt.
Kres..
Kemampuan nya benar-benar sudah di kuras jadi dia hanya bisa mengandalkan tarian pedang titanium nya saja.Tangan nya sudah mulai keram.Kakinya juga sudah melemah. Mungkin biar sudah sampai ke batasan nya.Tapi jangan mau menyerah dulu, bunuh saja lagi.
Srekkk
Tasss
kress
Linwei menebas lagi dan lagi.Hanya saja zombie zombie ini seperti tidak ada habisnya.Sebelum tenaga nya habis tidak tersisa, linwei bergegas menarik sesuatu di depannya untuk memblokir zombie lainnya.
Tarik di satu sisi tapi di sisi lain masih melayani zombie yang mendekati nya.
Dia menemukan mobil bus sekolah yang terbalik. Dengan kemampuan kayu yang tersisa, Tarik ke tengah tengah untuk membentuk penghalang sederhana. Ambil dua mobil lagi untuk mengisi celah nya.
Sreetttt
Sreettt.
Ini tidak buruk, zombie tidak punya pikiran bagaimana cara melewati penghalang sebegini.
Dengan ini dia bisa memberikan dirinya waktu.
Linwei segera mengambil inti crystal dari zombie zombie yang dia bunuh sebelum melangkah kan kakinya ke jembatan kayu yang dia buat tadi.
Dia harus berhati hati karena tidak ada tali pengaman nya sama sekali. Tidak ada lagu energi kayu yang tersisa.Hanya bisa mengandalkan fokus yang bagus.
Pelan pelan linwei berjalan di atas sulur beringin. Dia berhati hati sekali sampai sampai dia menahan nafas nya sendiri.
Tap.
Tap.
Tap.
Untuk sampai keseberang linwei memerlukan waktu lima belas menit.Di saat itu penghalang yang di buat linwei akan jebol oleh ulah zombie yang tidak kenal takut.
Hap.
Ini adalah pijakan pertama linwei di seberang.Dia bisa menarik nafas lega. Tapi tidak, para zombie sudah menerobos, mereka berlari cepat ke arah linwei dengan semangat.
Linwei pun menarik pedang dan menebas sulur beringin yang dia buat sebagai titik pijakan tadi.Hasilnya zombie gagal menyusul dia ke seberang.
Para zombie tidak peduli mereka terus sajabberlari tanpa akhir. Dengan mudah puluhan zombie terjun bebas ke air.
Byuuurr
Byyuuuur
Byuurrrr
Linwei hanya menyeringai dengan penuh kepuasan. Menyaksikan keindahan ratusan zombie yang sengaja terjun ke air tanpa halangan. Sungguh pemandangan indah dan ini gratis.
Dia tetap di situ sampai lah tidak ada lagi zombie yang tersisa.
Linwei segera mengeluarkan lagi mobil putih dan bergerak pergi ke arah luar jembatan. Terus berjalan sampai dia melihat matahari terbit.
__ADS_1
Sekarang waktunya untuk pulang.