
Setelah beberapa waktu,ruangan yang tadi berisik menjadi sunyi senyap.Lin Jinxi tetap pada posisi nya semula.Dia di bekukan setengah tubuh.
Setelah di sembuhkan dengan kemampuan cahaya,bibi ke dua menangis di bahu paman Sam.Tentu saja paman Sam merasa marah ketika istrinya di perlakukan tidak layak oleh kakak lelaki nya sendiri.
Masalah adalah masalah tapi senioritas adalah masalah lain.Dia adalah seorang adik tidak pantas mengadilinya sementara ayah dan ibu masih hidup dan segar bugar.
Paman Sam duduk di sofa lain,dia akan marah setiap kali dia melihat kakak nya Itu.Lebih baik dia menyingkir dulu.
Kakek Lin sudah sedikit tenang.Dia di tarik ayah linwei untuk duduk di kursi kebesaran nya.Begitu juga dengan nenek lin.
Wanita tua ini menangisi nasibnya yang tidak beruntung.Dia tidak menyangka...
Sementara itu ibu linwei membersihkan kekacauan ini.Dia masih seorang menantu biarkan mereka menangani masalah ini sendirian.
"Ayah maafkan aku ayah, yakin lah akau tidak sengaja"kata lin Jinxi yang masih dalam kondisi beku.
"Kakak katakan apa yang kau tidak puas.Aku adalah adik lelaki mu aku tau itu.Tapi sebagai seorang anak aku tidak akan berdiam diri melihat orang tua ku di lecehkan orang"kaya ayah linwei.
"Aku juga akan membereskan akun sebentar lagi, istri ju di lecehkan seperti ini.Aku tidak terima"kata paman Sam dengan marah.
"Istri mu merendahkan kakak iparnya sendiri, jadi ini pertarungan antar wanita.Guan wan hanya mempertahankan posisinya sebagai kakak ipar tertua "jawab lin Jinxi yang merasa selalu benar.
Bukan kah benar istri nya adalah menantu perempuan pertama yang posisi nya harus di atas menantu perempuan yang lain.
Dulu ketika menikah mereka langsung pindah ke apartemen nya sendiri.Jadi adik ipar perempuan lain belum pernah melayaninya istrinya sebagai menantu perempuan pertama.
Sekarang setelah mereka tinggal di satu atap yang sama,bukan kah wajar jika Guan wan menginginkan posisi nya semula.
"Kakak apa hak Guan wan memukul istri ku,aku saja belum pernah menjentik nya !"bentak paman sam marah.
"Apa kau panggil ?dia kakak ipar tertua mu.Hormati di sedikit oke.Kalian semua melupakan aturan ini kan.Betapa kurang ajarnya istri adik kedua yang bahkan berani berkata-kata kasar dengan Guan wan tadi " kata lin Jinxi sampai melotot.
Guan Wan merasa tubuhnya sakit di mana mana.Tapi dia masih bisa bahagia. Di sini suaminya membela nya di mana mana.
Dia tidak senang pada ibu linwei ,dia jelas memiliki kemampuan cahaya yang melegenda.Tapi dia tidak punya otak untuk merawat kakak iparnya terlebih dahulu.
Bodoh.
"Kakak kau dan istri mu saja tidak menghormati ayah dan Ibu kan.Jadi mengapa kami harus menghormati kalian?" kata ayah linwei.
Dia masih menjaga suaranya sedikit meski pun dia juga kesal.
Mendengar kata yang dilontarkan oleh ayah linwei, lin Jinxi tidak tahu mau berkata apa. Dia mengakui bahwa dia salah di posisi ini.
Tidak seharusnya dia berlaku kasar dengan dua orang tua nya tapi saat itu dia sedang dalam keadaan marah dan lapar.Jadi ini hanya ke tidak sengajaan belaka.
" ayah ibu maafkan aku, aku tidak sengaja berkata kasar .Kalian harus mengerti posisi nya kan. Kami sedang lapar sekali. Kita memiliki supermarket satu-satunya di hari kiamat ini. Mampu memiliki begitu banyak bahan makanan yang berlimpah ruah sehingga bisa memberi makan jutaan orang dalam berbulan-bulan. Bayangkan saja perasaan kami. tidak satupun sehari kalian yang bertanya apakah kamu sudah makan atau belum" kata lin Jinxi geram.
Nenek dan kakek ingin menyela tapi mata ayah lin menghentikan nya.Lin Jinxi harus memuntahkan semua yang dia simpan di hati nya sebelum kita serang dengan kenyataan.
Dua lansia duduk lagi dengan.mengurut dada mereka masing-masing.
Melihat semua orang terdiam dengan kata-katanya lin Jinxi merasa di atas angin.Dia benar hehehe.
" aku adalah putra tertua yang seharusnya memiliki tanggung jawab penuh pada keluarga ini .Tapi lihat saja bagaimana cara kalian memperlakukan aku dan istriku. Seolah-olah aku ini lebih buruk dari seorang pengemis buta"katanya berapi api.
" Peraturan di rumah ini sudah mati. Tidak ada lagi yang mengerti bagaimana cara memperlakukan seorang pewaris asli di rumah ini"sambung nya lagi.
Dia melirik sebentar ke arah istrinya yang tersenyum dan memberikan jempol padanya . Melihat itu lin jinxi semakin percaya diri.
Dia akan berhasil.
" Pengaturan apa yang tak tak tertua punya ?" tanya ayah linwei lagi dengan wajah serius.
__ADS_1
Paman Sam merasa marah dengan pertanyaan ini .Seharusnya mereka sekarang memukul kakak pertama nya ini sampai dia tau tinggi nya langit.Tidak bertanya apa yang dia inginkan.
Tapi melihat ayah dan ibu hanya duduk diam mendengarkan pembicaraan itu . Dia juga tidak bisa berkata apa-apa pun .
Tapi dia yakin adik bungsunya, bisa menangani masalah ini sendirian. Dulu ketika perusahaan itu masih ada, ayah juga lebih memilih adik kecilnya ini sebagai pemimpin perusahaan daripada dia atau kakak tertua.
Sebagai kakak yang lebih tua dia juga merasa ayah dan ibunya sedikit bias tapi semuanya telah terbukti ketika perusahaan itu berkembang dengan pesat.
Ketika puncak kepemimpinan jatuh pada lin wei.dia lagi lagi tidak merasa puas dengan keputusan ini
Namun kenyataan lagi-lagi menampar wajahnya dengan keras.
Perusahaan yang di pegang oleh linwei saat itu sudah go internasional. Dia sebagai seorang paman tidak bisa melakukan sebaik yang dilakukan oleh keponakan perempuan nya.
Namun krisis lagi-lagi datang dalam keluarga lin. Saat itu perusahaan langsung goyah ketika linwei memutuskan untuk menikah dalam keluarga Shen.
Tapi kakak tertua mengambil keuntungan dari kepergian linwie. Dia mengambil alih perusahaan namun saham perusahaan langsung
terjun bebas di tangan nya.
Pada awalnya dia lebih setuju dengan keputusan kakak tertua nya untuk mengambil alih perusahaan.
Dia pikir ini memang sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai kakak pertama.Siapa sangka dalam dua bulan saja perusahaan langsung ambruk.
Walaupun perusahaan sempat goyang sedikit. Ayah linwei sebagai putra kecil tidak ingin mengambil alih lagi perusahaan itu seperti sebelumnya .
Agar semua kakak-kakaknya puas, dia memberikan tanggung jawab langsung pada katak kedua yaitu paman Sam.
Tentu saja sebagai kakak kedua dia menyukai ini ini dan langsung duduk di posisi CEO dengan megah.
lagi-lagi kenyataan menang per bacanya dengan keras dia tidak bisa menanggulangi kerusakan yang sudah dibuat oleh kakak pertamanya.
Namun dia bertekad untuk mencobanya terlebih dahulu tapi dalam waktu empat bulan dia mundur teratur.
Baru lah dia mengerti bagaimana sulitnya mengatur sebuah perusahaan kecil menjadi sebuah perusahaan besar yang bahkan sudah go internasional.
Berbicara mengenai bakat hal itu juga di warisi oleh linwei secara bulat.
Setelah tahu setahun menikah Linwei mendirikan sebuah perusahaan miliknya sendiri dari nol. Mungkin dia tidak mau bersinggungan langsung dengan lin grup. Linwei memilih jalur lain yaitu jalur server komputerisasi.
Siapa sangka belum genap satu tahun perusahaan yang didirikan linwei itu mampu mendunia
Bahkan dicari-cari oleh banyak orang.
Diam diam paman sam menaruh rasa hormat pada ponakan perempuannya ini .Walaupun dia seorang wanita tapi dia miliki . bakat yang tidak dimiliki oleh cucu cucu lin yang lain termasuk putra dan putri nya.
Yang lebih hebatnya lagi dia bahkan bisa memprediksi hari kiamat akan terjadi . Bergegas menjual semua harta benda keluarga dan menarik kakek dan neneknya untuk menikmati hidup aman damai di hari kiamat.
Sukses besar untuk menarik keluarganya dalam keadaan aman. linwei bahkan mendirikan supermarket besar satu-satunya di dunia saat ini.
sejujurnya supermarket ini adalah hasil kerja keras lindungi sendirian dia dan yang lain hanyalah mengikuti dari belakang saja.
Tapi siapa sangka jika saat ini lin Jinxi membuka mulutnya lebar-lebar. Dia menginginkan supermarket.
Cis ,tidak tahu malu.
Berpikir dengan cara begini, paman Sam tidak lagi memberontak . Dia memilih mendengarkan saja dari pinggir dan mendukung ayah linwei dari belakang.
" aku menginginkan hak ku sebagai putra tertua di keluarga ini . Jangan banyak-banyak serahkan saja supermarket pada ku?" kata lin Jinxi dengan santai.
" Supermarket itu bukan milik keluarga lin. Itu adalah milik linwei secara pribadi yang dia buka sendiri dengan uang dan keringatnya sendiri .Keluarga lin tidak ada sangkut paut nya dalam hal ini. Terlebih lagi kakak tertua yang tidak tahu di mana posisinya saat lin wei membuka lahan" kata ayah lin dengan tenang.
" kami tidak percaya , itu hanyalah akal akalan kalian saja yang tidak mau membagikan harta" dengus Guan wan . Dia tidak senang melihat suaminya melempam seperti kerupuk disiram air.
__ADS_1
" bukankah ayah dan ibu akan menjadi tanggung jawab kami di masa depan .Apa yang harus kami berikan kepada dua lansia jika kami tidak memiliki hak pengelolaan supermarket itu?" tambah nya.
" Bagaimana caranya kakak ipar mau melayani ayah dan ibu yang sudah tua. Sementara tadi saja kalian sudah tidak menghormati nya. Apa aku yakin hanya dalam satu minggu kalian akan mencekik mati ayah dan ibu kami " Kata ayah linwei.
" kalian bisa yakin jika aku bisa menjaga ayah dan ibu seandainya tidak ada menantu perempuan kedua yang kurang ajar seperti dia" tuding guan wan pada bibi kedua.
" kakak ipar jangan lupa dengan satu hal. Sejak kalian menikah beberapa tahun yang lalu. Belum satu sendok nasi pun yang ibu dan ayahku makan dari tangan mu, sementara kakak ipar kedua aku sudah melayani ayah dan ibuku berbulan-bulan. Sekarang setelah hari kiamat berlalu berapa tahun dia sudah menantu yang berbakti?" tanya ayah linwei lagi.
Guan wan tergagap mendengar nya. Dia memang tidak pernah melayani orang tua. Setelah menikah dia dan suaminya hanya kembali ketika tahun baru cina.
" Aku memang tidak bisa tapi aku punya supermarket yang memiliki banyak makanan aku bisa membayar seseorang untuk melayani dua lansia !"katanya dengan arogan.
Semua orang tiba-tiba tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh mulutnya yang bau.Guan wan tidak mengerti apa yang mereka tertawa kan.Apakah dia mengatakan sesuatu yang salah.
"Kau punya supermarket?di mana? kenapa kita tidak tau?"tanya Paman Sam .
" bukankah kita sedang membicarakan nya sekarang. Mengenai pembagian hak supermarket?"Tanya nya dengan wajah memerah.
Dia lupa jika belum ada kata putus untuk pembagian supermarket tapi dia sudah lancang mengatakan jika supermarket itu adalah miliknya.
" sudah kubilang supermarket itu milik linwei pribadi dan akan jatuh pada Youyou kecil sebagai putra satu-satunya.Jadi supermarket mana yang akan kita bagi?"tanya ayah Lin tertawa.
" Sebelum hari kiamat terjadi aku sudah memberikan arahan agar semua harta benda dijual untuk membeli semua perbekalan yang ada.Hanya kau yang menolak. Karena waktu yang mepet hanya kondominium ini saja yang bisa aku selamatkan. Ada juga beberapa perbekalan di lantai bawah tapi jika tidak ada linwei semua perbekalan seharusnya sudah habis saat ini. kondominium ini tidak ada sedikitpun yang tertulis atas nama mu, jelas?"kata kakek lin bersemangat.
Jika diingat lagi kakek merasa terharu dan juga menyesal tidak menimbun perbekalan lebih banyak lagi saat itu.
" saat itu kita sudah membagi semua harta benda dengan sama banyak. Sekarang aku bertanya ke mana harta yang aku berikan saat itu?" tanya kakek dengan serius.
" harta apa semua harta itu tidak berguna saat ini ayah, semuanya salahmu . jika saja ayah mengatakan kondisi yang sebenarnya .Mungkin aku juga akan lebih bersiap-siap seperti ayah saat itu" bantah lin Jinxi malu.
Ketika lin Jinxi melarikan diri, dia masih memiliki beberapa simpanan berapa uang ,emas permata beserta semua aset aset penting di tubuhnya. Semua harta itu diberikan kepada keluarga Guan. Sebab itulah keluarga Guan berani membawanya ke ibukota.
" lihat adikmu san. kenapa dia bisa datang menghampiri kami dan berbakti kepada kami padahal dia juga tidak mengetahuinya?"bentak nenek dengan keras.
" hal pertama yang kau pikirkan ketika zombie-zombie itu datang adalah melarikan semua harta benda dan menyerahkan nya kepada keluarga Guan kan. Sedikitpun kau tidak berpikir apakah ayah dan ibumu hidup atau mati di sini?" kata Kakek lin dengan sedih.
Betapa sulitnya membesarkan anak tapi ketika anak sudah besar dia benar-benar menjadi milikku orang lain.
"Ayah...aku..
" katakan apa alasanmu lagi?"tanya nenek dengan tidak puas.
Untuk sementara lin Jinxi tidak bisa berkata apa-apa sama sekali.
Dia tidak menemukan alasan yang layak dia perjuangkan.
Adalah fakta ,dia sedikitpun tidak memikirkan kondisi orang tuanya sendiri saat itu terjadi.
Yang dia pikirkan adalah bagaimana caranya pergi dalam keadaan hidup hidup.Tapi dia tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Semua orang berpikir demikian pada saat itu.
Dia tidak salah kan.
" keluarga Guan hanya menginginkan harta yang kau bawa pergi bukan dirimu apa kau sadar itu?" kata Paman Sam tanpa embel embel kakak di dalam kata kata nya.
Mata semua orang beralih pada guan wan yang secara tidak langsung menggigil kedinginan.
Di dalam keluarga Guan dia sebenarnya dipandang sebelah mata oleh keluarganya itu. Terlebih lebih sekarang ketika harta yang mereka bawa pergi tidak lagi bisa dipakai.
Hanya kebetulan saja dia menyandang nama Putri Guan ke enam dari ibu kota. Sempat juga dia merasa stres dan sedikit terhina tapi demi hidup dan bisa makan dia memilih mundur dengan kejam.
Untuk mengikat keluarga Guan lebih dalam. Guan wan rela menggantikan nama belakang putranya sebagai keluarga Guan.
lin jinxi tidak tahu mengenai ini.
__ADS_1
Dia pikir semua orang sedang dalam kesulitan nya sendiri sendiri. Di otak kecil suaminya ini ,dia hanya memikirkan tentang makan apa mereka besok.
Sungguh sial menikahi Lin Jinxi