Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
Dendam wanita


__ADS_3

Kata kata sosis entah bagaimana membangun rasa kebencian yang dalam.Di luar sana satu bungkus mie instan bisa menarik perhatian banyak gadis.


Tiga bungkus mie sudah begitu mahal untuk seorang gadis cantik. Tidak tau berapa panjang antrean par aaagadis yang rela bermalam di bawahnya hanya dengan imbalan sebanyak ini.Sekarang gadis di depannya ini sudah bagus dapat tawaran tiga bungkus mie tapi minta di tambah satu sosis lagi. Apa gadis ini bodoh atau gila.


"Sosis ya,hemm apa ini pelacur kelas atas, sialan.Jangan memancing kemarahan tuan ini.Di bayar tidak mu maka maafkan tuan jika pergi secara paksa " berkata begitu tangan nya mengeras secara bertahap.Perlahan lahan lengannya berubah menjadi pedang panjang kuning emas yang terlihat sangat tajam .


Kemampuan sistem emas.


Pantas saja dia begitu arogan dan mendominasi .Kemampuan sistem serangan jarak dekat. Linwei terkesan,rabu dia tidak heran dengan ini.


Bukan dia saja,pria yang sejak tadi hanya melihat juga memamerkan kamampuanya,pura pura mengatur beberapa barang berat hanya dengan satu jari nya.Sofa yang berat di angkat seperti kapas saja.


Dia melirik Linwei seperti minta di puji. Linwei sendiri hanya acuh tak acuh tidak berkomentar apapun .Dia diam diam sedang mengukur kemampuan calon lawannya.Lawan juga dengan senyuman memamerkan apa yang mereka punya.


Pria kedua sebenarnya penguna Kemampuan sistem kekuatan.Tidak heran...


Dua pria yang bergayut pada dua wanita juga membuat perisai kecil dari tanah dan perisai air.


Tidak ada yang menyembunyikan kemampuan masing masing. Mereka memilih pamer untuk kesenangan sendiri. Tidak berpikir jika di langit masih ada langit yang lain.


Sangat wajar jika mereka ingin pamer.


Mereka semua sebenarnya adalah pengguna kemampuan khusus. Mereka bukan orang biasa. Pantas saja dua wanita ini tidak bisa lari dari genggaman.


Kemungkinan lainnya dua wanita adalah manusia tanpa kemampuan apapun. Jadi mereka tidak kuasa menolak ide di lecehkan para pria bau yang arogan ini.


Linwei hanya tersenyum sinis melihatnya.Dia juga bukan wanita biasa. " Hanya sebatang sosis saja,kenapa marah hem?"


"Apa kau yakin hanya sebatang sosis daging?ku pikir sosis bawahku masih lebih bagus buat mu gadis cantik hahahaha " katanya dengan tawa senang.


Dia seperti bisa membayangkan jika gadis di depannya ini menundukkan diri di bawah dan memuaskan sosis milik nya.Hemm.


Dia yang **** tapi tuan yang keenakan,hehehehe.


Belum apa apa dia sudah merasa sensasi indah di bawah kakinya. Sungguh beda wanita tua dan gadis cantik. Hanya dengan pandangan dia mampu membuat tiang nya naik dengan cepat.Senyum jorok segera terbentuk di bibirnya yang kering itu.Sesekali dia menekan tiang yang makin menyesak kan itu tanpa malu.


Linwei tau jika orang di depannya ini berpikir jorok.Tiga temannya turut tertawa geli.


"Bos ,bagi bagi oke" kata orang di belakangnya. Linwei tidak akan sibuk untuk mencari tau nama mereka satu persatu.


"Tunggu saja sampai aku.bosan menekan sosis ku ini padanya. Kalian bisa main dulu dengan yang lama" katanya dengan menjilat bibirnya yang kering.


"Bos ..yang ini sudah bau tidak wangi lagi " dia bilang begitu tapi tangan dan mulut masih tidak sopan pada wanita di depannya. Meremas dan mengigitnya di berbagai tempat dengan semangat.Dia tidak peduli jika wanita di depannya ini bukan mendesah nikmat tapi mengeliat kesakitan.


Wanita yang di perlakukan tidak senonoh itu seperti mati rasa.Tidak ada binar kehidupan di mata mereka berdua. Mendapatkan tindakan memalukan itu mereka hnya diam bagaikan patung manekin.


"Gadis cantik mendekatlah ,biar aku bisa mencium keharuman mu dengan puas hahahaha "


Linwei bukan hanya tidak datang mendekat dia juga mengeluarkan pedang titanium dengan santai nya.Dia tersenyum ringan dan berkata."Aku mau sosis mu dan memberikannya pada zombie wanita "


"Bisa saja tapi lihat bagaimana kemampuan mu" Kata tuan itu.Fia sangat meremehkan wanita ,apalagi setelah keberhasilan nya dalam menaklukkan wanita wanita yang hanya meminta imbalan sebungkus mie instan.


Tiga pria di belakang nya juga mendekat melupakan dua wanita.Satu lawan empat ,sudah bisa di lihat siapa menang dan siapa yang kalah.


Dari ujung mata nya,dia bisa melihat satu wanita berdiri pelan dan bergerak tak bermaya ke arah pintu rolling door.


Siapa yang peduli dengan wanita tua jika ada linwei yang cantik di depan mata.


Di kelilingi oleh empat pria besar linwei tidak takut. Dia sudah mati rasa dengan darah .Membunuh manusia yang hidup bagi nya itu sama saja.


Sulir beringin bergerak membungkus kaki empat orang mesum dengan cepat. Tapi tuan yang memiliki sistem emas,membentuk pisau tajam dari lengannya. Pisau itu di tebas ke arah sulur yang putus begitu tersentuh.


Mendapatkan linwei yang berkemampuan sistem kayu dia tertawa lirih. "Hanya sistem kayu yang tidak berguna.Pantasan minta nya sosis,dia mungkin sudah lama bosan dengan sayuran hahahaha "

__ADS_1


Sulur beringin yang putus segera di gantikan dengan yang baru. Malah potongan tadi terbelah menjadi dua bagian yang berbeda.


Menghadapi sistem emas linwei mungkin agak pria waktu.Juka hanya sistem air dan api.Dia menebas nya dengan santai.


Cling..


Cling..


kemampuan sistem api rupanya sudah mencapai level tiga yang berbahaya. Hanya saja pria ini memiliki pemahaman diam diam dengan tuan nya.Dia malhaq mengarah kan serangan api ke arah sulur beringin yang sebenarnya menuju kepada tuan.


Sulur beringin segera dibakar sehingga sulur beringin yang baru terbentuk menjadi hangus dan layu dalam sekejap mata.


Di saat itu tarian pedang di tahan oleh tuan hanya dengan menggenggam nya saja. Bunyi besi bertemu besi segera terdengar.Ada sedikit percikan api setiap kali pedang titanium bertemu dengan pedang yang dia buat dengan kemampuan emas.


Sungguh linwei menemukan lawan yang sepadan .Pria yang di panggil tuan ini terkesiap melihat dia tidak bisa mematahkan pedang titanium. Biasanya dia selalu bisa mematahkan besi besar dan berat.Tapi pedang ini begitu ringan dan tipis ,lalu kenapa dia gagal mematahkan nya.


Linwei masih bergerak dengan sulur beringin yang mengincar pria dengan sistem air dan tanah. Mereka agak lengah karena berpikir dengan tuan yang maha kuasa mereka tidak perlu campur tangan.


Mereka tidak sadar jika dua sulur beringin sudah ada di kaki dan merayap seperti ular kecil.Membelit dengan lembut dan lemah.


Mereka berdua tidak sadar sangking lembutnya gerakan itu.


Mata dan hati keduanya sudah di tutup oleh tarian pedang titanium yang bertarung indah dengan pisau tajam yang ganas dari tuan nya.


Mereka tidak seperti bertarung dengan taruhan nyawa. Tapi seperti sebuah pertunjukan di panggung .Apa lagi keberadaan sosok sistem api yang sesekali membakar beberapa sulur dan daun.


Desingan indah yang terhasil dari benturan benda tajam juga menimbulkan sebuah irama di tambah sedikit cahaya dari percikan api .


Sudah lama tidak ada hiburan jadi pemandangan ini segera menarik perhatian dua musuh yang terpana.


Sesekali mereka bertepuk tangan dan berdecak kagum tanpa ragu.Sungguh penampilan yang memukau .


Di sisi lain,wanita yang telah mencapai pintu membuka pintu rolling door dengan sengaja.Dia sempat menarik senyuman tipis di sudut bibirnya yang pucat.


Ketika pintu di buka,suara bising dari benturan pedang segera mengusik zombie yang telah lama kehilangan sumber makanan nya.


Dia sudah tidak punya harapan untuk hidup lagi.Tapi dia tidak berpikir untuk mati sendirian.Wanita yang lemah dan tidak berdaya, tapi jika dia memiliki keinginan yang kuat.Pria gagah pun akan tumbang dengan sendirinya.


Hanya saja dia belum mau mati jika musuh nya masih hidup. Jadi dia pergi bersembunyi di sudut terjauh.Wanita yang lain melihat apa yang dia lakukan. Dia tidak peduli tapi ikut sembunyi di tempat yang sama dengan nya. Ada kilatan api dendam di pupil mata mereka .Padahal tadinya mata itu tidak membuat cahaya apapun.


Sementara itu sulur beringin yang membelit di kaki kian naik ke pangkal paha.Barulah keduanya sadar dengan apa yang terjadi.Tapi itu sudah terlambat.


Sulur makin cepat naik ke atas membungkus keduanya sehingga mencapai leher. Meski ada sedikit pusaran air dan tanah yang membalut tubuh, sulur beringin masih terus membungkus nya lagi dan lagi.


Ketika sulur beringin mencapai leher,itu semakin ketat dan mencekik dengan erat.


Hugg...Huhg..


Akh.... akhhh..


Keduanya terengah engah dan terbentuk karena oksigen di paru paru semakin menipis dari detik ke detik.Semua kemampuan di kerahkan di saat yang sama.


Jantung sepertinya berdetak tidak karuan seakan akan bisa melompat keluar dari mulut.


Dalam sekejap mata mereka mulai membulat seiring udara di paru paru makin menghilang.


Sementara dua yang lain tidak sadar jika dua tim nya sedang berjalan ke arah pintu neraka. Mereka masih bertarung sengit dengan linwei yang masih bersemangat itu.


Linwei membuat cambuk dari sukur beringin, cambuk segera menghantam punggung si tuan.Menghadapi dia dengan kemampuan emas ,pedang titanium tidak berguna.


Cetar...


Cetar...

__ADS_1


Cetar..


Dia segera menjerit keras karena tubuhnya berhasil di lukai oleh sulur dengan duri duri mawar dari linwei.


Akh..


Temannya bergegas datang dan berusaha membakar cambuk berduri. Dia tidak tau jika dua temannya sudah terbujur kaku di lantai.Mereka tidak bisa bergerak lagi ketika nyawa sudah tidak lagi di badan.


Sulur beringin yang tadi membungkus mereka menarik diri dan bergerak ke arah pria dengan sistem api.


Enam sulur bergerak ke satu arah pasti,dia menambahkan duri duri mawar yang setajam paku. Sulur sulur itu segera menahan nya pergi dan membungkus nya dengan cepat.


Dengan duri mawar,tubuhnya segera berdarah tertarik duri. Dia menjerit kesakitan tidak menyangka jika sulur beringin bisa berdiri begini.


Segera kemampuan sistem mentalnya mendeteksi puluhan zombie yang mendekat.


Dia tau apa yang terjadi. Dua wanita penuh dendam kesumat harus di puaskan hingga akhir.


Semua sulur beringin di tarik dengan cepat.Sulur berubah membungkus linwei seperti bola bola besar seukuran manusia.


Dalam semenit linwei sudah berada di dalam bola daun dengan wangi mawar yang bisa menyembunyikan bau nafasnya.


Dua musuh tadi hanya bisa berguling kesakitan dengan tubuh penuh darah dan luka.Linwei sendiri segera menyingkir dengan membuat bola daun nya berguling guling melewati pintu rolling door.


Dia bahkan tidak berhenti di sana,pergi menjauh de bola daun yang berguling guling.Hanya berhenti di pintu yang berbeda.


Di dalam bola daun, dia masih bisa melihat titik titik merah yang datang memperebutkan dua manusia sebagai makanan nya.


Linwei juga bisa mendengar jeritan kesakitan dari keduanya.


Yang tidak di sangka adalah dua wanita tadi yang berjalan ke arah kerumunan itu.Mereka belum puas jika belum melihat bagaimana musuh musuh nya mati dengan mata kepala sendiri.


Meskipun itu arti mereka juga akan menjadi bagian dari pesta.


Dari titik titik ini linwei bisa tau jika wanita itu tidak menjerit tapi tertawa keras dan ikut mengigit dua musuh nya dengan gembira.


Linwei mendesah, wanita memang lemah tapi akan kuat jika mereka mau.Mereka akan berjuang sampai akhir. Jangan pernah sakiti makhluk yang bernama wanita.


Di sudut itu linwei segera melihat jika toko emas sudah begitu penuh dengan zombie yang bergabung. Saat nya bertindak.


Linwei berlari ke arah pintu rolling door dan menutup nya dengan keras Beberapa zombie membenturkan kepala karena inginkan daging linwei yang segar.


Linwei berjongkok dan menusuk sulur beringin dari celah pintu yang sedikit. Sulur beringin makin besar dan banyak saja. Mereka menyerang langsung ke inti otak zombie dengan cepat dan akurat.


Satu persatu zombie zombie itu tumbang karena inti crystal nya sudah di ambil secara paksa dan langsung di kirim ke ruang angkasa.


Dalam satu jam para zombie segera tumbang tidak bersisa lagi.Empat pria yang tadi linwei lawan sudah berubah menjadi tulang belulang.


Dua wanita juga demikian tapi linwei yakin mereka berdua mati dengan hati puas karena dendam nya sudah terbalaskan.


Sekarang setelah semuanya, linwei memperkirakan lantai dua sudah bersih dari zombie. Tinggal lantai tiga saja lagi. Dia juga akan membersihkan nya nanti.


Energi Iinwei sudah hampir habis dia kan berencana membersihkan nya nanti.


Dia bergegas pergi keluar angkasa untuk istirahat untuk mengembangkan energinya yang sudah hilang.


Di dalam ruang angkasa, ada sedikit aura yang terkumpul. Di sini lah keuntungan nya.Dia bisa mengisi energunya dua kali lebih cepat dari pada di luar ruangan.


Sekarang ruang begitu penuh dengan makanan.Bukannya linwei tidak senang tapi dia khawatir ruang tidak sanggup lagi menampung isi nya yang seharusnya makin bertambah banyak dari hari ke hari.


Karena itulah dia membutuhkan supermarket ini.Dia akan memindahkan segala sesuatu yang tidak khawatir tentang kadaluarsa.


Ada begitu banyak benda dibuang angkasa yang bisa di keluarin dari ruang angkasa.

__ADS_1


Seperti pakaian sepatu dan peralatan dapur. Ketika linwei pergi menjarah supermarket lain dia mengambil semuanya tanpa pandang bulu.Jadi ada begitu banyak material seperti meja dan kursi yang memenuhi ruang angkasa.


Jika dia bisa memindahkan nya dia masih punya banyak ruang untuk menyimpan hasil panen lain.


__ADS_2