Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
Saran


__ADS_3

Tidur satu malam di kondominium yang memiliki fasilitas untuk hidup.Membuat semua orang di tim Singa hutan merasa puas.


Orang tua linwei nyata nya tidak pelit sama sekali. Yang katanya ada beberapa bahan makanan di dapur,itu memang benar-benar ada.


Ada beras dengan bumbu yang bisa di bilang lengkap.Setelah beberapa bulan berjalan, tim.ini barulah bisa merasakan puas dan makan sampai muntah.


Di dalam tim hanya ada dua wanita .Prajurit Tang dan Ran bimbim.Soal memasak tidak mungkin jga di serahkan kepada keduanya tanpa pandang bulu.


Semuanya bahu membahu masak di dapur. Ada tiga liter beras disini.Beberapa waktu lalu ,Tang bercerita tentang bagaimana enaknya nasi kabuli.


Semua mengeluarkan air liur saat itu.Hanya saja tidak ada daging kambing yang bagus.Tapi mereka punya beberapa daging beku di kulkas.


Di antara mereka tidak ada yang benar benar tau memasak. Tapi masak nasi di magiccom masih mampu.


Singkat cerita, ambil beberapa bumbu yang ada seperti cabe ,bawang merah, bawang putih dan beberapa rempah lagi.


Bendera semua dan tumis dengan sesenfok minyak panas. Setelah harum lemparkan saja irisan daging yang sudah di potong Asu kecil kecil. Tak lama kemudian masukkan juga beras yang sudah di cuci juga dengan segenggam garam.Tutup magiccom dan tunggu setengah jam.Nanti beri segelas krim di atas nya dan aduk sampai rata.


Setelah nasi matang pastikan acara turun sebagai pelengkap nya.Uhh.memunggu nais matang sungguh menyiksa kan.


Semua orang duduk di sekitar magiccom hanya untuk menunggu Lampu nya jatuh yang menandakan semua sudah matang.


"Keluarga mertua Xiou You orang baik,di sisi aman dan tidak khawatir tentang makanan lagi" kata Afeng.


"Hem.kapten bagaimana sekarang, kita bahkan tidak perlu lagi ke kota A. Apa rencana setelah ini?"


"Aku ingin di sini menunggu pangkalan S di buka untuk umum.Entah bagaimana menurut kalian" Kapten Gu merasa tujuan mereka pergi ke kota A sudah di selesaikan.Sekarang ada misi bari lagi.Mencari tempat berlindung untuk keluarga .


Numpang nyaman di kondominium ini tidak bagus dan sedikit memalukan. Tapi untuk pergi juga merasa tidak suka.Jadi dia pikir akan menunggu sementara di sini tapi akan pergi ke pangkalan jika pangkalan itu sudah di buka untuk umum.


"Kupikir begitu juga tapi kita tinggal di mana?" kata Asu. Betapa nyaman nya jika bisa tinggal. Diluar panas sekali tapi di dalam masih ada AC jadi di sini orang masih bisa hidup .


"Apa sebaiknya kita bertanya dulu, gedung ini begitu besar,tidak apa memeras satu kamar kan?" Kata bimbim lagi.Dia masih begitu. muda dan penakut .Tidak suka berkeliaran tidak jelas di luar sana.


"Ayah di luar masih banyak rumah kosong lainnya.Atau kita cari satu gedung yang masih layak huni?"Kata Asu membantah. Sebenarnya dia masih patah hati tapi tidak seluruh itu hanya sedikit tidak nyaman.Takutnya Shen you menyimpan nya di dalam hati.


" Kau benar sekali ,memang banyak gedung-gedung kosong di luar sana . Hanya saja aku tidak yakin jika listriknya masih berfungsi seperti di gedung ini"kata ayah Asu lagi.Dia ingin sekali tinggal disini jika bisa.Di bus sekolah dia merasa tidak nyaman.


"Mari kita cari tau dulu,sementara itu aku akan izin tinggal sementara sebelum rumah di temukan " kata kapten Gu.Dia bisa pergi keluar mencari.bahan makanan bersama timnya sementara anak anak dan orang tua bisa nyaman di tinggal kan di kondominium ini.Bisa saja minta tempat berteduh tapi makanan harus di cari sendiri.


"Ide hebat kapten, seperti yang di harapkan dari seorang kapten"


Mereka berhenti bicara ketika lampu magiccom turun. Nasinya sudah matang.Abaikan saja jika tidak enak.Ini adalah nasi dan daging dengan sedikit acar asin.


Entah siapa yang duluan menjangkau sendok nasi, yang pasti hanya ada suara sendok dengan piring setelah itu.Mereka benar benar menghayati acara makan kali ini.Nasinya harum dengan sedikit bau daging dan krim.Pedas dan bumbu nya merata tidak buruk telah menunggu lama.


"Ohh enak..ini enak sekali, aku ingin menangis tuhan"


"Oh harum nya hiks..hiks..hiks..."


"Jika besok aku mati..aku juga sudah tidak ada penyesalan lagi "


Kapten Gu tidak serakah,dia mengisi mangkok nasi dua putra nya dengan cepat. Jangan sampai kehabisan.Hantu lapar di mana mana.

__ADS_1


Benar saja tak lama kemudian nasi di satu magiccom habis tak perlu di cuci. itu licin seperti cermin.


Setelah makan semuanya pergi mencari kamar yang bagus.Mengeluh marah kenapa baru sekarang tiba di sini.


Kondominium ini sangat nyaman dan bebas


zombie. Tempat yang sangat layak untuk hidup. Hanya saja tidak mungkin mereka semua tinggal di sini.Menginap satu atau dua hari masih mungkin.


Sementara itu di lantai lain,tepatnya di lantai tempat di mana keluarga Lin tinggal.Linwei segera di sambut dengan idak tangis kakek dan nenek nya.


Begitu juga dengan keluarga paman Sam yang merasa sangat berterima kasih atas peringatan nya akan hari kiamat.


Jika dia tidak mengaku mungkin mereka akan terlunta lunta di jalan yang panas dan perut yang kelaparan seperti orang lain.


Linwei juga tak kuasa membendung tangisannya.Semakin di ingat semakin dia merasa bersalah. Kesalahan besar karena keras kepala nya yang berakibat fatal.


"Nenek kakek..maafkan weiwei ya,huhuhu.." dia memeluk neneknya dengan tulus seraya menangis sedih.


Ayah dan ibunya duduk di sisi lain.Sementara Shen you ada di sisi satunya lagi. Dia harus menjelaskan kebenaran tentang pernikahan antara dia dan linwei.


Linwei menangis lama di pelukan sang nenek.Wanita tua itu sangat puas dengan rasa penyesalan cucu perempuan nya ini.Tentu saja dia akan memaafkan. Apalagi jasa jasanya untuk antisipasi hati kiamat sangat membantu sekali.


Walau bagaimana pun darah lebih kental dari air.


Linwei tidak lupa besimpuh di kaki kakek mengharapkan kasih sayang nya.Jika di pikir tidak ubah seperti acara sungkeman di hari raya.


Mereka saling tangis dan saling peluk untuk menghilangkan rasa kasih dan penyesalan yang lama.


Linwei tidak lupa dengan paman dan bibi nya.Dua sepupu tidak lagi merasa benci pada linwei. Jika tidak ada dia bagaimana mereka bisa hidup nyaman sampai sekarang.


Kakek dan nenek memandangnya dengan kebencian yang nyata.Di kehidupan yang lalu bagaimana menderita nya sang cucu dan tragisnya akhir kehidupan sang buyut. Semua ada di kepalanya.


Tapi bagaimana bisa menyalahkan semuanya di atas Shen you sementara linwei sendiri lah yang teringin melompat ke lubang api.


"Shen you apapun pendapat mu tentang hubungan kalian sekarang?"


"Kakek nenek,ibu dan ayah .Aku ingin meminta maaf atas semua kebodohan ku di masa lalu. Tapi yakin lah aku sangat menyesalkan nya" kata Shen you dengan tulus.


Dia tidak tau akhir cerita linwei dan putranya itu.Dia hanya menyesal sikap pengecutnya sebagai lelaki.Sekarang dia akan menebus semuanya. Jadilah suami dan ayah yang baik.


"Ayah ibu aku ingin berpisah,Salah ku memaksakan pernikahan ini.Aku tidak akan mengikat nya lagi. Shen You pergilah jika kau mau.kita akan menjadi asing di masa depan "Kali ini Linwei berkata tegas dia bahkan tidak menangis. Orang yang salah harus mau mengakuinya dan tidak ada pengulangan di masa depan.


"Tidak ,weiwei.Aku ingin melakukan nya lagi dari awal,sungguh!"


"Jangan hina dirimu sendiri Shen you. Apa yang kau lakukan jika tidak menemukan kamu di sini.Inikan maksudnya?"


Siapa tau apa yang dia pikirkan. Melihat kenyamanan hidup di kondominium pasti dia berpikir ingin cuci kaki.Benar benar lelaki bodoh jika dia pikir linwei tidak tau.


"Weiwei sebenarnya kami semua ingin perginke kota A seandainya tidak menemukan kalian di sini.Kaptrn bilang kami akan terus pergi dari pangkalan satu ke satu pangkalan lain hanya untuk menemukan keluarga yang berpisah, aku sumpah. Ini adalah kebenaran nya" kata Shen you buru buru.


Dia tidak berniat sama sekali mengambil keuntungan dengan ini. Bukan linwei saja yang perlu di cari,ada juga saudara Afeng yang mungkin pergi ke pangkalan B.Keluarga besarnya juga perlu di perhitungkan juga.Hanya saja semua rencana perlu di susun ulang setela Linwei di temukan.


Adapun pikiran kakek dan nenek lebih jelas lagi.Menurut linwei Tim Singa hutan tidak pernah menetap di satu pangkalan. Mungkin kah di saat itu kebenaran nya begini.

__ADS_1


Shen you dan tim nya mencari linwei tapi tidak pernah menemukan nya di mana-mana. Jika ini benar bukankah Shen you berkata jujur.


Memikirkan ini,hati kakek dan nenek jadi meleleh seperti eskrim di musim panas. Sepertinya cucu perempuan tidak salah dalam memilih suami.


Tapi beda dengan ayah dan ibu yang masih tidak terima. Mereka tetap ingin pernikahan hanya sampai di sini.


"Baik kami terima alasannya,hanya saja pernikahan tetap sampai di sini.Anak di asuh oleh kami.Kakek dan nenek nya masih sehat dan kuat jika untuk mendukung cucu kecil"


"Ya aku sebagai ibu juga meminta maaf dari pihak putri kami. Namun untuk kembali makan hati berulam jantung,aku juga tidak sudi" kata ibu lin seraya melipat tangan ke dadanya.


Youyou kecil telah lebih dulu di bawa pergi dengan keluarga paman Sam. Mereka tidak akan ikut campur dengan urusan keluarga lain.


"Ibu mertua aku akan berubah ,aku tidak akan membuat weiwei di tekan lagi.Jika saja aku bisa lebih berani di masa lalu mungkin kami kan baik-baik saja. Ibu mertua beri aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikan jika aku layak untuk weiwei" katanya memelas.Ini ucapan tulus nya yang entah yang keberapa.Sangat sulit mengejar istri.


"Sudah sudah..Shen you ,nenek mengerti jika kau tidak bersalah di masa lalu.Nenek dan kakek akan mem eri kamu satu kesempatan lagi.Tapi lau harus bisa membuka hati weiwei sendiri. Kami juga tidak akan ikut campur tangan dalam hal ini " nenek mengatakan keputusan akhir yang telah di dukung oleh kakeknya.Jika sudah begitu siapa yang bisa menentangnya.


"Tapi nek aku..


"Weiwei ingatlah satu hal, youyou kecil juga butuh figur ayah.Kau bisa tidak menerima Shen you tapi jangan sampai youyou tidak tau siapa ayah kandung nya"


Linwei tidak bisa menolak ide ini. Youyou kecil juga butuh ayah nya.Sebab itulah dia membuat avatar yang mirip sekali dengan sosok shen You yang sekarang .Pertama kali melihatnya ,linwei sendiri sempat terkejut ketika dia menyadari skala kemiripan yang 90 % ini.


"Menantu perempuan, biarkan mereka tinggal di kamar yang sama sejak malam ini. Mereka harus memupuk perasaan masing-masing "


Biarpun tidak suka tapi perintah ibu mertua juga tidak bisa di abaikan.


"Nenek tidak bisakah nenek memberi aku kelonggaran sedikit.Aku perlu waktu untuk sendirian" bukankah dia punya rahasia yang harus di jaga.Jika ada Shen you di sekitar apakah semua rahasia nya tidak terbongkar dengan cepat. Dia tidak bisa percaya Shen you akan menyembunyikan nya jika dia tau. Apalagi jika itu menyangkut dengan kepentingan keluarga nya.


"Baiklah tapi kedepan kau tidak bisa pergi jika tidak ikut di tim Shen you " kali ini kakek sendiri lah yang memberikan syarat. Jika memang di masalalu Shen you setia dan mencari cucu perempuan ini bukankah yang terjadi hanya salah faham yang berujung maut.


Yang salah adalah keluarga nya bukan Shen you secara pribadi. Akan ada satu waktu untuk menbuktikan apakah Shen you lebih memilih keluarga atau istri dan putranya sendiri.


"hah? maksudnya?" linwei pikir dia slah dengar mungkin banyak melakukan pertempuran dengan zombie membuat telinga nya rusak.


"Shen You,nenek ingin bertemu dengan kapten mu besok.Entah kau yang keluar dari tim atau linwei yang masuk ke tim kalian. Itu terserah "


Shen you juga menarik alisnya ke atas.Dia sangat menghargai tim Singa hutan .Untuk keluar dari tim sana seperti harus mengiris daging nya sendiri. Dengan kemampuan yang besar ,untuk linwei masuk ke tim singa hutan. Pasti kapten Gu tidak menolak .Hanya saja apakah linwei sendiri mau.


"Ini..


"Nenek dan kakek sudah lelah, linwei tidak mau selamat dengan mu.Jadi berkumpul lah dengan tumbuhnya di bawah.Sampaikan niat ku pada Kapten tim mu" kakek Lin bangun untuk mengakhiri semua pembahasan ini.


Adapun solusinya serahkan saja kepada orang muda.


" Baik kek"


Shen you merasa mendapat lampu hijau untuk mengejar istri .Dengan izin dari orang tua ini,semua akan lebih mudah.Dia hanya perlu berusaha lebih keras lagi.


Dengan pergi nya dua lansia,ayah dan ibu Linwei juga pergi dengan wajah masam.Shen you tidak ambil hati.Dia akan meluluhkan gunung es ini nanti.


Sekarang dia berlari cepat mengikuti langkah Linwei.Dia berteriak penuh semangat. Dia seperti orang yang baru saja minum minuman berenergi.


"Istri ku..tunggu aku "Linwei membalikkan badan dan menangis dengan marah ke arahnya. Jika dulu dia mendengar nya pasti linwei akan senang sampai ke awan dengan panggilan ini.Tapi sekarang itu malah menusuk jauh kedalam jantungnya. Sakit ...

__ADS_1


"Huh..Siapa istri mu,minggir sana"


"Istri ku...hehehehe...


__ADS_2