Membawa Bayi Di Hari Kiamat

Membawa Bayi Di Hari Kiamat
kecelakaan


__ADS_3

Tak disadari rupanya ketika bertarung dia telah pergi terlalu jauh dari keluarganya.Dengan kemampuan mental linweu.mendeteksi arah


Ada beberapa titik biru di tempat yang dia katakan. Hanya saja titik titik biru sedang bertarung hebat dengan sekelompok zombie.


Linwei terkejut,dia kecolongan.


Mereka sudah kelelahan dan kehabisan energi. Palingan mengandalkan kemampuan air ayah yang kebetulan belum habis. Ada juga kemampuan es paman Sam .Yang menghawatir kan ,jumlah zombie.


Linwei segera berlari cepat ke lokasi mereka.Lima menit kemudian dia sampai.Perkiraannya benar,ayah dan paman bertahan tapi kondisi dua sepupu sangat berbahaya.


Mereka sepertinya terluka.


Meski begitu keduanya hanya bisa pasrah dan bertarung sengit.Pisau semangka sudah berlumuran dengan cairan hitam yang lengket.


Pisau semangka tidak cukup panjang untuk serangan jauh.Untuk bisa membunuh mereka hanya bisa mendekat dan lebih dekat kearah zombie.


Itulah mengapa mereka bisa terluka. Satu goresan panjang di lengan Ana sudah terlihat. Ada juga luka goresan di wajah Lin Sie.


Harus nya mereka akan berubah menjadi zombie dalam satu atau dua jam lagi.Linwei segera masuk ke pertarungan .


Dia mengambil alih tanpa pandang bulu.


"Ayah paman,mundur dulu ke.mobil,sepupu tergores"sekarang mereka harus pergi.Tidak tau apakah kamar antivirus bisa bekerja untuk ini.


Ketika seseorang tergores zombie dengan level yang sama atau di bawahnya.Kemungkinana menjadi zombie sangat kecil sekali.


Tapi jika zombie yang melukai mu ada di level lebih tinggi maka anda akan bergabung di pihak zombie tergantung dengan level tinggi nya.


Semakin tinggi level zombie maka waktu anda berubah akan semakin singkat.Mari berharap zombie yang melukai sepupu adalah zombie level rendah.


Dua sepupu memiliki level dua di sistem bumi.


"Apa?" paman Sam segera terkejut.Dia tidak tau kondisi anak anaknya.Hanya sibuk bertarung tanpa melihat ke belakang.


"Ana , sie ?"


"Ayah kami tidak akan selamat. hiks..hiks..pergi lah " Ana langsung menangis sedih.Dia melampirkan kesakitan yang pada zombie di depan.


Mengingat dia akan menjadi seperti mereka sebentar lagi dia ketakutan tapi tidak berdaya.Lin Sie pula tidak menangis tapi dia juga tidak akan memaafkan zombie yang zombie yang menjijikkan ini.


Bunuh..Bunuh.Bunuh..


Dengan bantuan linwei semua zombie segera di tumpaskan.Tidak ada lagi zombie aneh.Dengan kemampuan tanah yang tersisa, Ana membentuk perisai berupa bulatan kecil di dinding.


Dia menangis di sana,sementara ayah nya alias paman Sam tidak bisa berbicara.Hanya matanya yang memerah penuh dengan air mata.


"Ayah..aku tidak mau berubah seperti mereka. Ayah mengertikan?" kata Lin Sie. Dia menundukkan wajahnya menatap lantai dengan enggan.Pisau semangka di genggam erat. Dia sudah membunuh banyak zombie dengan ini.Sekarang dia akan pasrah jika ini di gunakan kepadanya.


"sie jangan paksa ayah,apa kata ibu mu nanti,hah?" paman Sam tidak akan melakukan apa yang di minta oleh putranya ini dia tidak akan tidak mau.


"Ayah katakan pada ibu kami minta maaf.Aku...aku..sayang ayah dan ibu juga..hiks..hiks..tapi..aku tidak mau jadi zombie huwaaaaa" kata Ana yang menangis keras.Tidak takut jika suaranya mengundang zombie lagi.


"Sepupu jangan bodoh, pikirkan dengan benar.Menurutmu berapa level zombie yang mulakai kalian?Apa level lebih rendah atau lebih tinggi dari kalian?" tanya linwei


"Weiwei..hiks..hiks..aku..aku tidak ingat..huwaaaaaa!""


"Ku pikir masih level satu atau sebanding, ada perbedaan kah?" kata Sie


"Tentu ada.Jika mereka lebih rendah maka kalian tidak akan berubah meskipun di gigit" jelasnya lagi ada banyak perbedaan hanya di dasarkan ini.


"Benarkah, jadi..kami masih punya harapan?"


"Mari kita ke mobil dulu.Kalian pergi lah ke kamar antivirus untuk antisipasi nya.Aku pergi melihat inti crystal nya,siapa tau jika tebakan mu benar" kata kata linwei nyatanya memberi pengaruh pada dia sepupu. Berharap sebuah keajaiban terjadi.


"Mari pergi ke mobil,jangan tunggu lagi" kata Paman Sam lagi.


Linwei menganguk kan kepalanya,dia keluar terlebih dulu. Aktifkan kemampuan kayu.Ambil puluhan inti kristal di lantai dengan cepat. Dia bekerja cepat dengan enam sulur beringin sekaligus.


Clap


Clap


Empat orang yang lain segera bergegas turun ke lantai satu dengan cepat mereka tidak mau terlambat hanya demi mengutip butiran inti kristal dilantai.


Ayah linwei dan paman Sam masih punya sedikit energi lagi.Mereka berniat tidak menunda waktu jadi mereka bergerak dengan mengaktivkan kemampuan mereka karung masing meskipun resiko kehabisan energi lebih cepat.


Hanya satu lantai saja.


Linwei menyelesaikan semua inti kristal yang ada.Ada empat inti crystal dengan. level tiga dan tiga di level dua.Melinatt ini hati linwei mau tak mau berdetak kencang

__ADS_1


Jika salah satu dari zombie level tiga ini yang mengores dua sepupu ,maka mereka akan berubah tak lama lagi.


Sangat berbahaya jika mereka masuk ke mobil dan berubah di sana. Memikirkan itu linwei bergerak secepatnya ke bawah.Dia melaju dengan kecepatan yang mencengangkan.


Dua sepupu dan keluarga nya dalam bahaya.


Linwei melihat bagaimana empat orang berlari di tengah zombie yang datang entah dari mana.


"Pergi lah" linwei berteriak memberi jalan sesegera mungkin.Dia bisa menangani zombie di bawah level tiga dengan mudah.


Ayah agak bimbang dengan putrinya. Apalagi dua keponakan sudah terluka dan berisiko menjadi zombie yang kelaparan.


"Ayah kalian harus cepat,ini zombie tier empat,bergegas lah" Teriak linwei yang datang kedepan .Zombie sombong yang sedang memamerkan giginya langsung di tenas di dari dahi ke dagu nya.Ini di belah dua dengan


rapi .


"ahh zombie tier empat, astaga anak anak ku!" paman Sam langsung drop mendengar nya.Bukan satu tapi dua sekaligus . Ini adalah cahaya mata dan sumber kehidupan nya.Apa jadinya jika mereka mati di usia muda.


Dua sepupu juga menangis histeris.Semua sudah berakhir.Keduanya tidak lagi bersemangat seperti di awal.Malahan mereka berdua berhenti bertarung.Ana makin histeris di tengah tengah kepungan zombie. Sepertinya dia sudah pasrah mati malam ini.


Linwei bergegas mengulur kan sulur beringin membuat blokade dari daun untuk menghalangi zombie dari menyerang dua sepupu yang duduk di lantai supermarket.


"Jangan lengah,paman ,ayah cepatlah pergi,aku akan mengurus ini" Kata kata linwei bergema di seluruh penjuru lantai satu tapi paman Sam dan dua sepupu seperti tidak mendengarkan sama sekali.


"Pergilah ke mobil cepat,aktifkan sistem antivirus ke tingkat tinggi. Masih ada harapan .Jangan gugup" katanya .Dia belum berhenti menebas dan menusuk.


Paman Sam sadar kah mereka masih bisa di selamat kan" pelik linwei lagi


"Benarkah" kali ini untuk entah bagaimana paman Sam mendengarnya dengan jelas.Dia memandang linwei dengan mata penuh pengharapan.


"Mari kita coba dulu, sebelum masuk ke kamar antivirus ada baiknya ikat tubuh mereka sekuat mungkin "


Ada harapan tapi tidak ada harapan di saat yang sama.Semuanya belum pasti jadi harus ada sesuatu yang memastikan keselamatan mu.


"Baiklah "


Paman Sam menarik Lin sie dan ayah menarik Ana agar bangkit dan berlari ke depan pintu.Mobil tidak jauh dari pintu supermarket.


Linwei yang masih bertarung masih bisa melihat keempat nya berdiri dan masuk ke dalam mobil. Dia juga harus cepat pergi tidak lagi peduli.dengan inti crystal yang berserakan.


Nyawa dua sepupu masih berharga dari itu.


Di dalam mobil,rupanya dua sepupu masih menangis .Pintu kamar antivirus tidak bisa dibuka tanpa suara linwei.


Segera saja Linwei terkejut melihat bagaimana wajah kesimpulan yang mulai membiru. Matanya sudah mulai merah meski belum semerah darah. Urat urat hitam mulai muncul juga.


"Sepupu?"


Paman langsung terduduk melihat wajah dua anak nya yang memperlihatkan perubahan awal dari sosok yang di benci nya.


"Astaga anakku"


Ana tidak kuasa menangis sedih. Hidup dia dan kakaknya hanya sampai disini.


"Ayahhhh huhuhuhu"


"Kenapa diam saja ayo ke kamar antivirus, Herbie buka kamar antivirus di tingkat tertinggi,cepat "


Keduanya di tarik ke kamar antivirus. Sebelum itu mereka diikat dan kamar antivirus di beri sekatan.Ini mencegah keduanya saling melukai nantinya.


Setelah di ikat,keduanya di biarkan masuk dan pintu di tutup sepenuhnya.Untungnya sistem mobil sudah di tingkat kan jadi berat keduanya masih bisa di pakai.


" Mendeteksi virus tidak di kenal virus berbahaya tahap satu 70 %...


"Herbie katakan sekali lagi berapa persen sistem bisa menetralkan virus nya?"jika tidak salah virus sudah sampai ke tahap 70 %. Masih ada peluang sebelum virus naik ke 100 %.


" Virus tidak di kenal..menertralisasi dalam waktu 2×24 jam" terang Herbie lagi.


"Benarkah, lakukan saja dan laporkan setiap perkembangan nya?"jika begitu masih ada harapan untuk sembuh.


Baik ibu atau ayah sangat senang mendengar Qatar Herbie yang berdiri di depan mereka secara visual.Terlebih lagu paman Sam sebagai ayah kandung mereka.


"Weiwei apa kah ini akan berhasil?" tanya paman Sam.Dia pikir virus zombie belum ada penawar nya.Harapan nya sangat tipis sekali.


"Mari kita tunggu beberapa jam paman.Mari pergi ke depan "


Di depan ibu linwei sudah menunggu dengan raut wajah khawatir . Rupanya youyou belum tidur siang. Mereka semua pergi belum lama dan kejadian mengenaskan segara terjadi.


"Ibu "

__ADS_1


"Sayang ,mengapa ini bisa terjadi?"linwei tidak bisa berkata .Dia sungguh tidak ada di tempat kejadian ketika itu terjadi.


"Aku yang salah, seharusnya aku tidak mengajak mereka pergi,seharusnya kita hanya perlu ada di kondominium" Keluh paman Sam sedih.


Mereka ada di depan tapi masih bisa mendengar suara tangisan Ana yang keras.Untungnya linwei sudah mengaktivkan sistem peredam suara sebelum masuk ke mobil.


"Ibu..huhuhu.. ayahhh "


Paman Sam juga menangis mendengarnya. Itu anak anak yang di harapkan akan menjaga hari tuanya di masa depan.Tapi sekarang sudah hampir dekat di pintu neraka.


"Saudaraku"


"Achai,apa kata istriku nanti. Kita baru pergi beberapa jam dan ini sudah terjadi " kata Paman Sam lagi.


Ayah linwei juga tidak tau berkata apa.Hanya bisa menepuk punggung paman Sam sesekali. Ibu juga tidak bisa berkata dia lari ke atas membawa youyou kecil di gendongan nya.


Saat ini linwei harus pergi mandi dan menganti pakaian sebelum bisa mengendong bayinya. Dia pergi ke belakang. Kamar mandi berada bersebelahan dengan kamar antivirus.Jadi dia masih bisa mendengar kata kata sedih dari dua sepupu nya.


"Ana?" panggil nya pelan


"Ya weiwei,kamu di sini?" Ana masih menjawab dengan terbata bata.


"Hemm,aku ingin mandi sebentar " jawab linwei singkat


"Mandi?huwaaa ,sepupu kelak aku bahkan tidak bisa mandi lagi..huwaaaa"Linwei bukan tidak peduli tapi dia tidak berdaya


Betapa bagusnya jika dia memiliki sumber air ajaib yang sangat berkhasiat dan bisa menetralkan virus zombie seperti banyak novel yang lainnya.


Soalnya dia bukan hanya tidak punya ,ruang nya juga tidak begitu besar seperti yang di miliki oleh karakter pemeran utama.


Hubungan dia dan Ana tidak begitu baik seperti hubungan nya dengan sepupu lain.Mereka tidak tinggal di rumah yang sama.Hanya bertrmau jika tahun baru imlek atau perayaan lain di dalam keluarga besar.


Ana tergolong gadis kaya yang manja sama seperti dirinya yang dulu. Bedanya linwei memiliki jiwa bisnis dan dia berhasil membawa perusahaan kakeknya menjadi perusahaan besar .


Saat itu Ana selalu memandangnya dengan pandangan iri .Dia bahkan membencinya terang terangan. Karena itu linwei pernah mengira jika serigala bermata putih yang misterius adalah Ana sendiri.


Sekarang linwei tidak melihat rasa iri di mata Ana. Jadi dia ragu jika Ana lah pelakunya di masalalu. Jika benar begitu tidak mungkin dia mengalami hal ini sekarang. Ataupun ini adalah efek kupu kupu dari kelahiran kembali.


"Kakak..oh kakak Sie,weiwei kakak ku aneh!"


"Aneh bagaimana?"


"Dia ...dia mengeram pelan, hiks..hiks..kakak mulai berubah weiwei!"


Linwei merinding mendengar nya.Kakak Sie ...


"Ana coba lihat kukunya?" kata linwei yang tidak jadi mandi. Dia takut jika kakak sepupu nya tidak selamat melalui siang ini.Dia tidak bisa melihat perkembangan nya hanya mengandalkan penglihatan Ana di dalam sana.


"Kukunya sudah panjang kakak sie..kak sadar kak!" pekik Ana dari dalam.


" Herbie, sebutkan persentase virus nya"


Herbie hadir tiba-tiba. Sosok ny yang mirip ShenYou berkata.


"Peningkatan Virus tidak di kenal 80%..


"Sistim antivirus terlalu kotor di sarankan menggunakan sistem pembersih sekarang juga"


"Baiklah Aktif kan dual fungsi. Sistim pembersih di kamar antivirus,kelak sistem pembersih habis di pakai secara otomatis tanpa di perintahkan" kata linwei.


"Sistim pembersih otomatis di terapkan "


Dalam beberapa detik Herbie berkata lagi.


"Pembersihan selesai" Linwei tidak buru buru senang.Belum bisa di pastikan apakah nasib dua sepupu nya,Lin sie dan Lintiana.


"Perhatikan lagi persentase antivirus sekarang" kata linwei di saat Ana masih menangis di dalam kamar antivirus.


"Virus tidak di kenal turun 74% "


Itu turun,artinya virus akan segera di singkirkan sebentar lagi


" Herbie laporan perkembangan setiap satu jam sekali. Simpan data virus menjadi virus Z.Cari pemecahan secara otomatis "


"Data virus tidak di kenal di ubah ,virus Z berhasil di simpan " Herbie segera melaporkan apa yang di Perintah.


Linwei menarik nafas lega.Dia pergi mandi dengan ceria lagi.Dua sepupu nya akan baik baik saja di penghujung hari.


Ana..huwaaaaaa .....huwaaaaaa....

__ADS_1


__ADS_2