MEMBELAH BATAS DIRI

MEMBELAH BATAS DIRI
BAB 22


__ADS_3

Tas lumayan berat tapi apa ya isi nya, apa mungkin pakaian yang sudah tidak terpakai tapi gak mungkin lah Ibuk jadi kan kamar Ku gudang untuk nyimpan pakaian bekas, Aku benar-benar penasaran dengan isi tas, aneh nya lagi di gembok.


Aku duduk termenung sambil ngeliatin gembok tas yang gak bisa Ku bukak, apa ya kira-kira isi nya Aku penasaran bangat.


Aku terus penasaran dan setelah Ku lihat penunjuk waktu di dinding kamar Ku, ternyata sudah menunjukan waktu pukul 12 tengah malam .


Ku buang jauh-jauh rasa penasaran dengan isi tas, Aku gak mau telat pergi kesekolah, Aku angkat lagi tas dan ingin ku letakan kembali ke atas lemari tapi saat Ku dorong agak ketengah gak tau kenapa tiba-tiba tas itu malah jatuh menimpa kepala Ku.


Sangking berat nya Aku terhuyung kebelakang jatuh terduduk dan tas Itu jatuh kelantai dengan bunyi gedebuk yang tidak terlalu keras, Pantat Ku lumayan sakit karena langsung kepentok dengan lantai.

__ADS_1


Aku bangun ingin kembali mengangkat tas itu, tapi ternyata tas itu sudah sobek mungkin akibat jatuh tadi.


Aku panik apa yang Ku bilang kalau Ibu tanya tentang tas yang sudah koyak, kemudian Aku langsung merasa ini lah kesempatan baik bagi ku, karena gak perlu cari kunci atau alat lain untuk membuka gembok.


" Kenapa gak dari tadi kek " gumam Ku lalu melihat isi dalam tas, yang Ku lihat hanya ikatan kain mirip bundelan Aku sempat bergidik ngeri teringat di Carita Film horor.


Tapi Aku penasaran habis dengan isi bundelan bundelan itu, Aku duduk sambil mikir buka atau tidak bundelan itu.


Aku buka satu sambil mengingat agar tidak lupa saat mengikat nya kembali, dada Ku mendadak berdebar setelah tali ikatan bundelan itu bisa Ku buka.

__ADS_1


" apa ya kira kira isi nya, apa mungkin jenglot " fikir Ku sambil terkekeh sendiri, Ku buka perlahan kain yang terlipat segi empat seperti membungkus kotak kecil.


" Apa ya isi nya kotak kecil begini , yang mungkin lebih besar kotak korek lidi" batin Ku lagi, ternyata kain pembalut kotak dua lapis yang pertama merah dan putih yang kedua, kotak kecil ini seperti nya terbuat dari besi atau logam apa itu Aku juga gak ngerti.


Setelah Ku amati kotak kecil ini ada ukiran nya, kalau aku lihat ukiran nya mirip gambar naga, Aku makin penasaran dengan Isi nya.


Aku terus bolak balik kotak Itu tapi gak tau gimana cara buka nya, lama kelamaan ngantuk, Ku lihat penunjuk waktu di dinding kamar Ku, ternyata waktu sudah hampir menunjukan pukul 3 dini hari.


" Kamu gak bisa Ku buka yaudah lah Aku simpan aja lagi " ucap Ku lalu membalut nya lagi.

__ADS_1


Setelah Ku ikat kembali Aku memasukan bundelan kedalam tas yang memang sudah koyak, gak mungkin kembali Ku taruh di atas lemari, Aku gak mau ketimpa lagi.


Mata Ku udah berat, malas mikir panjang karena udah ngantuk aku sorong aja tas itu kebawah kolong tempat tidur Ku biar aman besok baru naikin keatas lemari.


__ADS_2