MEMBELAH BATAS DIRI

MEMBELAH BATAS DIRI
BAB 23


__ADS_3

Aku gak tau berapa Lama Aku tertidur, tapi yang jelas Aku sendiri gak tau sekarang Aku dimana, hamparan taman bunga begitu indah. Aku melihat kesana kemari tapi memang tempat ini Aku gak kenal.


",Ayu sini..." suara seseorang memanggil Ku, tapi Aku gak lihat siapa siapa, " Ayu Aku di belakang kamu " ucap nya lagi, Aku langsung berbalik.


" Ya Tuhan siapa Dia " batin ku terkejut melihat siapa yang berdiri di belakang Ku, Aku seperti melihat Diri Ku sendiri.


Lama Aku menatap nya tampa berkedip wajah nya benar benar mirip Aku, "Apa Iya Aku punya saudara kembar" batin ku.


" Udah yuk kita kesana " tunjuk nya kearah belakang, Aku berbalik untuk melihat arah yang Dia tunjuk, menakjub kan ada air terjun cantik banget padahal tadi nya Aku cuma liat taman bunga.


Suatu keanehan, tapi kemudian Aku berfikir mungkin tadi pandangan Ku kurang jauh, " Ya sudah ayuk kita let's go " ucap Ku sudah gak sabar ingin mandi di air terjun itu.


Kami jalan bergandengan, Aku merasa sangat nyaman, walau aku gak kenal Dia siapa dan kami baru saja bertemu.

__ADS_1


" Nama kamu siapa? " Tanya Ku, " nama Ku Ayu " jawab nya sambil sent u my, setelah diam beberapa saat dan Aku syok dengar nama nya kok persis nama Ku.


Kami sampai di tepian air terjun Ku lihat ada beberapa Orang yang sedang mandi, ternyata Bukan cuma Aku dan Dia yang berada di tempat Itu.


" Ayu sini turun" panggil salah seorang dari mereka yang sudah berendam dalam air.


" Ya Kami kesitu " jawab Nya sambil melihat pada Ku.


Gak ada pangeran, yang ada ku lihat semua itu anak cewek gak ada cowok nya.


" Buka baju mu Ayu " ucap Nya lagi membuat Aku langsung berbalik menatap nya, Ku lihat Dia menanggal kan pakaian nya satu persatu.


"Ayo buka " perintah nya, " apa gak bisa kalau Aku tetap pakai baju " protes Ku biar mereka semua cewek gak mungkin lah Aku telanjang Aku masih punya rasa malu.

__ADS_1


" Gak boleh pakai baju air itu suci jangan kotorin dengan pakaian mu yang kotor" ucap nya bikin Aku mendelik gak terima, enak aja Dia bilang pakaian ku kotor.


" Ya sudah kalau kamu gak mau Aku turun sendiri " ucap nya lalu pergi.


Aku duduk di atas batu menyaksikan mereka bersuka ria, ada keinginan ingin ikutan mandi tapi ngingat harus telanjang Aku milih tetap di tempat dari pada mempertonton kan bentuk tubuh Ku.


" Ayo turun lah " tiba tiba aja ada tangan terulur di depan wajah Ku, Aku kaget lalu mengangkat wajah ku untuk lihat siapa Dia.


" Ya Tuhan ganteng banget " batin Ku terkesima dengan wajah nya yang rupawan, dada telanjang nya begitu sempurna mirip dada pria pria tampan yang Aku lihat di majalah.


Aku seperti tersihir dengan ketampanan nya, " Ayo " ajak nya lagi, akal sehat Ku hilang gak tau entah dorongan dari mana Aku udah buka baju.


Tatapan nya begitu lembut, fikiran normal Ku hilang, yang ada fikiran ingin masuk kedalam dekapan nya, Aku gak bisa berfikir lain lagi.

__ADS_1


__ADS_2