MEMBELAH BATAS DIRI

MEMBELAH BATAS DIRI
BAB 28


__ADS_3

Waktu istirahat sudah selesai, Aku tetap gak konsen dengan pelajaran selanjut nya sampai waktu nya pulang.


Ayu udah buat hati dan perasaan Ku patah, dengan tega nya mutusin Aku, Ku lihat Ayu sedang kemasi buku buku nya kedalam tas.


semua udah pada keluar dari kelas tinggal Aku berdua dengan Ayu, ingin Aku samperin Dia buat nanyak apa keputusan nya udah mutlak, sebagai anak laki laki Aku merasa Ayu sudah begitu menyepele kan dan merendah kan Aku.


tapi hati Ku tetap gak bisa terima kalau harus putus, Aku gak mau putus, ego seorang laki-laki dan perasaan cinta berkecamuk dalam dada Ku.


Ya Tuhan baru tadi kami saling menumpah kan segala perasaan cinta dengan berciuman, ingat Itu Aku raba Bibir Ku.


Ku lihat Ayu menoleh melihat Aku sekilas lalu melangkah keluar, setelah Ayu gak terlihat lagi, Aku juga melangkah keluar kelas.

__ADS_1


Hati Ku hampa dada Ku sakit, Ku angkat wajah melihat ke langit, entah kenapa Aku gak rela dan gak mau putus dari Ayu.


Ya Tuhan apa yang harus Aku lakukan untuk perbaiki hubungan kami, Aku benar benar ingin Ayu berada di sisi Ku.


" Kamu kenapa Seta " tegur Buk Indri dari belakang, Aku kaget, " Ehh Ibuk, belum pulang Buk " Aku balik nanya.


" Ini Ibuk mau pulang " jawab nya sambil tersenyum, " Ohh yaudah Buk Seta permisi mau kekantin dulu haus " alasan Ku.


Sampai di lorong menuju kantin keadaan sudah sepi, langkah Ku terhenti Aku lihat Ayu sedang jongkok sambil nutup muka nya dengan kedua telapak tangan.


Tapi kemudian Ku rasa ini semua karena Tuhan mendengar kegelisahan yang Aku sampai kan tadi, Aku bersyukur kalau memang benar begitu perlahan Aku melangkah menghampiri Ayu.

__ADS_1


Niat Ku ingin memperbaiki hubungan kami, Aku gak mau putus karena Ayu adalah perempuan kedua yang tersemat dalam hati setelah Mama Ku.


" Beb Kamu kenapa " tanya Ku, Ayu langsung bangun nubruk Aku, hampir aja Aku hilang keseimbangan. Dia peluk Aku sambil nangis sejadi jadi nya.


Baju ku basah dengan Air mata nya, " Beb jelasin kamu kenapa? " tanya Ku, " Kamu jahat" jerit nya di dada Ku bikin Aku bengong gak tau musti ngapain.


Kok bisa nya Dia ngatai Aku jahat, yang mutusin Dia eee malah bilang Aku jahat.


" Apa yang sudah Ku perbuat sampe Kamu bilang Aku jahat " Tanya Ku lagi, " Kamu jahat, Kamu mau beneran kita putus kan? " teriak nya lagi di dada Ku.


Aku diam bingung jadi nya yang mutusin kan Dia tapi malah bilang Aku yang mau putus, Aku coba raba ucapan nya dan ahir nya Aku ngerti mungkin Ayu bilang putus itu Karena masih kesel Sama Aku.

__ADS_1


" Beb liat Aku " pinta Ku, Ayu menengadah liat muka ku Air mata nya begitu deras ternyata Ayu terluka dengan kata-kata nya sendiri, hati Ku seperti di remas, Ku pegang kedua pipi nya.


" Aku gak pernah mau kita putus " ucap Ku di depan wajah nya tampa permisi Aku mencium mata basah nya lalu ke bibir nya


__ADS_2