
Aku gak tenang apa cobak maksud si Titin nyampe in Salam anak baru itu, apa Dia mau jadi mak comblang. Aku panas gak terima jelas Aku cemburu karena Ayu itu pacar Ku dan milik Ku.
" Ayu Pr kemarin udah kamu buat " Tanya Ku sengaja agar Ayu mengabai kan Titin karena Ku lihat Titin udah buka mulut mau ngomong lagi.
Muka Ayu kayak orang bingung liat Aku, " Udah kita masuk kelas dulu " bisik Ku, Aku langsung tarik tangan Ayu biar ninggalin Titin.
setelah beberapa langkah Ayu berhenti noleh ke belakang, " jalan terus buat apa liatin lagi, emang kamu penasaran Sama anak baru itu ya " tanya Ku terbakar cemburu.
" Kamu kenapa Ta!? " Ayu balik nanyak.
" Yuk kita ke kantin " Aku gak jawab pertanyaan Ayu tapi Ku ajak karena masih ada waktu beberapa menit sebelum bel masuk.
__ADS_1
sampai di pinggiran lorong menuju kantin suasana sepi, Aku seperti punya kesempatan untuk bicara pada Ayu dan menekan kan pada nya kalau Dia adalah milik ku.
" Beb " panggil Ku, " Ya " jawab Ayu, " Aku pacar kamu kan? " Tanya Ku menarik tangan nya.
" Iya Aku pacar kamu lah Beb " jawab nya berhenti melangkah, bikin Aku senang " Kalau Aku pacar Kamu apa bukti nya " sengaja Aku tantang karena Aku ingin Ayu membukti kan nya.
Gak tau Aku kerasukan setan Apa si Ayu tiba-tiba Dia peluk Aku sekuat nya, jelas dua bola kenyal itu nempel di dada Ku, Uhh hangat Aku gak ingin Dia cepat lepas pelukan nya.
Memang benar-benar indah Ku lihat mata Ayu terpejam, seluruh kulit tubuh Ku serasa bergelombang, Gak sanggup Aku lukis kan dengan kata-kata.
Rasa nya, Aku dan Ayu kayak mengawang gak injek tanah, Ayu menyudahi ciuman Kami, nafas nya terengah engah Sama Aku jugak.
__ADS_1
Belum sempat apa-apa lagi Aku kembali nyosor Ayu, jelas Ayu terima dengan senang hati, Aku gak ngerti dengan rasa ini kok berasa nikmat banget.
Aku tenggelam dengan rasa indah Gak terasa tempat ku buang air kecil kayak nya mulai bereaksi, ada perasaan bergelombang Aku jadi pengen buang Air kecil.
" Heyy apa yang kalian lakukan " Suara Titin menghentikan kegiatan gila kami. Aku dan Ayu terkejut lalu saling melerai pelukan ternyata Titin tidak sendirian ada anak baru itu ikut bersama nya Dia juga lihat kami berciuman.
" Kalian gila ya berani nya di lingkungan sekolah berbuat seperti Itu, apa kalian pacaran Ya? " Titin memarahi kami seperti seorang guru Dia sekalian bertanya.
Aku lihat muka Titin dan anak baru itu secara bergantian, Aku heran kenapa Titin pulak yang marah, kebetulan anak baru itu ada, pas ending nya biar dia tau Ayu itu punya Ku.
Aku rangkul bahu Ayu " Iya Kami pacaran kenapa! " Aku tanya Titin, " Bagus lah, ayok Don kamu incar yang lain aja" ucap Titin dengan marah lalu menarik Tangan anak itu.
__ADS_1
Ku lihat Ayu nunduk gak ada suara hanya diam Aku gak tau mungkin Dia malu atau apa, " Kamu sih, pake gak percaya sama Aku " Ayu marah menyalah kan Aku.