MEMBELAH BATAS DIRI

MEMBELAH BATAS DIRI
BAB 9


__ADS_3

Ku hapus lelehan air mata di pipi setelah Ku dengar langkah, " grapff" ternyata langkah Seta tadi, Dia melingkar kan tangan di leher Ku dari belakang.


Aku kaget sempat menjerit kecil, jantung Ku seperti lompat mau keluar dari dada, untung suara Ku gak besar kalau besar pasti bikin gaduh aku jamin Seta kena semprot abis-abisan dengan Mama nya.


" Beb kamu bau keringat " ucap Seta dapat mencium aroma tubuh ku , " memang Aku belum mandi " jawab Ku mengakui, " jangan sedih-sedih lagi, bau juga Aku sayang sama kamu "..ucap Seta seperti angin segar menerpa dada Ku.


" Tuh kamar kamu masuk mandilah dulu abis itu kita makan" ucap Seta sambil cubit pipi Ku," gak usah lah Beb Aku gak berani" jawab Ku.


Seta melepas lingkar tangan di leher Ku lalu mengitari kursi tempat Aku duduk, " Apa nya yang gak berani, ini rumah Beb bukan kuburan" ucap Seta berdiri di depan Ku melipat kedua tangan nya.

__ADS_1


" Bukan gitu maksud Ku Beb, aku segan gak enak sama Mama Kamu "..jawab Ku sambil ngelirik kesana kemari takut ada Mama Seta.


" udah ayok Aku antar, Mama udah kasi ijin kok "...Seta narik Aku biar berdiri, Aku ngikuti langkah Seta, tangan kami masih bertaut.


" ckrakk... masuk lah Beb " Seta buka pintu nyuruh Aku masuk, Aku tidak bergeming menatap nya dalam, " terimakasih Tuhan sudah hadir kan Seta dalam hidup Ku " ucap hati Ku, bersyukur Aku masih bisa tidur nyaman berkat Seta.


" Beb, Aku tau Aku ini tampan ya setara lah sama boy band korea " ucap nya tampa malu, bikin Aku pengen ngakak sekeras nya, sampe terbatuk-batuk nahan tawa.


Naas nya ujung sepatu Ku kesandung tanjakan kecil lantai kamar, Aku reflek berbalik narik Seta, yang lebih untung lagi kaki Seta cukup kuat menopang hingga kami gak perlu jatuh bertindih seperti di film-film.

__ADS_1


" Pelan-pelan Beb jalan nya " ucap Seta bau nafas nya segar menyeruak indera penciuman ku.


mata kami saling tatap fikiran Ku udah tinggi kayak di drakor-drakor , eeehh abis itu Dia nyengir ketawa, " Masuk mandi sana mata kamu bengkak lucu tau liat nya"..ucap nya mematah kan halu di fikiran Ku , Seta megangang pinggang bantu Aku berdiri tegak.


" Yaudah Aku mandi dulu ya " ucap Ku dengan rasa malu dalam hati, " Ya mandi lah biar wangi nanti kita lanjut " jawab Seta bikin Aku mikir apa maksud dari kata lanjut.


Di dalam Aku gak langsung mandi kulihat wajah ku di cermin besar, ternyata benar mata ku bengkak lucu mirip boneka jepang tapi fersi tonjokan Rambo.


Ku lihat lagi sekeliling, tempat tidur yang nyaman kata batin ku, entah lah setiap Aku lihat sesuatu yang mirip dengan yang ada di rumah pasti Dada ku terasa sesak.

__ADS_1


Wajah Ibu dan Ayah kembali terbayang, Aku kembali menangis gak tau kenapa hati Ku seperti terikat dengan mereka, " Ya Tuhan apakah mereka ingat aku juga" batin ku sambil menengadah menatap langit-langit kamar.


__ADS_2