
Dia menuntun Ku turun ke air, sebelah tangan nya yang lembut terus menggengam jemari Ku dengan hangat, kami benar benar seperti pasangan kekasih yang terikat satu Sama lain.
Air yang begitu dingin menjadi hangat saat Ia merangkul Ku dari belakang, Aku merasa hangat dan bersandar di dada nya yang bidang.
Aku terhanyut dalam nuansa keindahan yang Ia berikan nya untuk Ku, " Ini kah yang di bilang Ayu tadi pangeran " batin Ku sambil meresapi sentuhan demi sentuhan.
Gak tau berapa banyak sentuhan yang dia berikan, Tiba-tiba aja muka Ku seperti kecipratan Air.
Aku kaget langsung melek terbangun ternyata tadi Aku mimpi, " Yu gak sekolah udah Jam berapa dari tadi Ibuk bangunin gak bangun bangun, tidur kok kayak orang mati " omel Ibuk Ku sangking kesal nya.
Aku gak jawab omelan Ibuk, Aku masih ingin bersama laki laki dalam mimpi Ku,Mimpi itu sangat jelas, pangeran sangat tampan dan hangat, Aku gak sadar senyum sendiri.
__ADS_1
' Hee.. Ni anak malah senyam senyum sendiri, Yu sadar Nak kamu kenapa " Tanya Ibu Ku suara nya berubah lembut.
" Gak pa-pa Buk " jawab Ku lalu bangun turun dari tempat tidur, Aku harus pergi sekolah dan akan menceritakan mimpi Ku pada Seta pacar Ku.
Selesai mandi Aku bergegas berpakaian, Ku lihat lagi penunjuk waktu, masih ada waktu setengah Jam bisa lah Aku sedikit bersantai.
Ibuk masuk lagi dengan membawakan sarapan nasi goreng dan segelas teh, " Makan dulu Yu " ucap Ibu Ku sambil meletakan nasi dan teh di atas meja belajar Ku.
Saat merunduk ambil pulpen yang terjatuh mata Ku melihat ke kolong terlihat tas semalam, ingin Aku nanyak ke ibuk soal tas itu, tapi gak mungkin Aku takut sebab tas itu kan udah robek bisa bisa Aku kenak omel gak jadi pergi sekolah.
" Yu...itu teman kamu jemput " ucap Ibu bikin Aku kaget karena cuma kepala ibuk yang nyembul dari balik kain pintu.
__ADS_1
" Iya Buk Ayu udah siap " jawab Ku, sudah pasti yang jemput Seta, kangen juga Aku sama anak itu
" Buk Ayu pergi ya " ucap Ku Salim Sama Ibuk, " belajar yang bener " jawab Ibuk Ku saat Aku mencium punggung tangan nya.
" Iya Buk doa in Ayu sukses ya " ucap Ku lagi lalu keluar, sempat sepintas Ku lihat Eyang baru keluar dari kamar, tapi Aku milih pura pura gak liat aja.
sampai di luar Aku melihat Seta berdiri di samping mobil, gak tau tu anak kenapa muka nya melihat masam.
" Hay Beb, tu mukak kenapa ?! " tanya Ku mendekati nya, " Gak gak kenapa Ayo masuk kita berangkat " jawab nya malah langsung masuk mobil.
Aku muter lagi, Ku buka pintu lalu masuk, Ku lihat muka Seta masih masam gak tau Aku Dia kenapa.
__ADS_1
" Gak biasa nya Seta begini ada apa ya ?" monolok Ku dalam Hati, Aku tuh gak tahan diam diaman terus, tapi nanyak duluan gengsi dong.
Aku kan cewek masak ngalah, seharus nya Dia lah ngalah rayu Aku dengan romantis.