
Malamnya mereka berpesta barbeque sambil duduk menghangatkan diri di dekat perapian dan ternyata mereka membawa beberapa kaleng beer
“mau ini?” tanya nico pada Aihara
Aihara menggeleng
“tidak, terima kasih aku belum pernah minum minuman beralcohol nic”
“ooo” Nico meletakkan kaleng tersebut
“gak papa Ra, minum itu gak bakalan mabuk, paling kamu beser aja” kata bobby
“iya paling kamu bolak balik toilet sampe basah” timpal Denny
“jangan di dengerin Ra kalo kamu sampe mabuk aku bakal ribet ngurusin kamu, terus yang ngurusin aku siapa?” tanya Rebecca
“kan ada aku” kata Leo
“ogaaah banget yaa di urusin sama kamu, mau ngambil kesempatan aja kamuuuu!” tuduh Rebecca pada Leo
“siapa juga mau ngambil kesempatan ama dada triplek” ejek Leo
Dan mereka semua tertawa
“Nic kamu gak minum?” tanya Aihara
“sedang tidak mood minum” kata Nico santai
“dingin banget kan disini untung aku bawa selimut sendiri tadi” keluh Aihara
“makanya minum ini biar hangat” kata Bobby sambil menyesap kaleng beernya
Nico tersenyum mendengar keluhan Aihara
“Nic kamu dari tadi senyum senyum sendiri kenapa sih?” tanya Bobby
“iya, Rara kedinginan kasih kehangatan Nic” seloroh Leo
“tidak masalah, yang jadi masalah apa Rara mau aku kasih kehangatan?” kekeh Nico
“apaan siih kalian?” jawab Aihara pipinya sedikit merona
Mereka lalu mengobrol hingga malam semakin larut sambil Nico memainkan gitarnya dan bernyanyi, kadang ia mencuri curi pandang pada aira. Teman temannya satu persatu membubarkan diri dengan alasan yang tak masuk akal, membeli rokok, mencari kunang kunang, pergi ke toilet dan tidak kembali...
“Nic mana mereka kok belum kembali?”
“mungkin mereka membeli makanan, kamu takut berduaan sama aku?”
“bukan begitu Nic sepi jadinya”
“baiklah, mungkin kita bisa bernyanyi biar tidak sepi”
“to love you more bisa?”
“oldis banget lagu pilihan kamu” cibir Nico
“sepanjang masa” sahut Aihara sambil menyeringai
“She won't love you like I will
I'm the one who'll stay
__ADS_1
When she walks away
And you know I'll be standing here still
I'll be waiting for you
Here inside my heart
I'm the one who wants to love you more
You will see I can give you
Everything you need
Let me be the one to love you more”
Aihara melantukan lagu dengan baik dan terkesan mendalami.
“kamu bernyanyi atau curhat Rara?” tanya Nico sambil matanya mengikuti jari jarinya memetik senar gitar
“Seperti curhat ya?” tanya Aihara
Nico tertawa ringan “bosan juga ya di sini, ayo kita jalan jalan Ra” ajak Nico.
Mereka bangkit lalu mengambil barang barang berharga mereka dan membawanya, Nico juga membawa sebuah senter kecil.
“Nic gelap sekali aku takut” kata Aihara
“ada aku, tenang saja”
Beberapa saat kemudian setelah berjalan lebih jauh ternyata benar, banyak kunang kunang di sekitar lahan persawahan kering itu.
“Nic betul itu di sana banyak kunang kunang, ayo kita lihat”
“diam di situ Rara aku ambil foto kamu” kata Nico sambil mengambil beberapa foto Aihara dan juga foto dirinya, tanpa sadar mereka bercengkerama dengan hangat dan tertawa bersama
“gelap nic tidak kelihatan”
“nanti aku edit, akan jadi terang sedikit”
“enak ya tinggal di desa seperti ini?” guman Aihara tiba tiba
Niko menekuk kakinya dan meletakkan pantatnya di pematang sawah sekaligus jalanan setapak, Aihara juga ikut duduk di sampingnya.
Mereka tenggelam dalam pikiran mereka masing masing sambil memandang bintang yang bertaburan di langit pikiran Aihara mengembara, sekarang ia benar benar rileks, tidak memikirkan target pekerjaan dan target untuk mengejar idolanya. Mungkin sekarang memang saat yang tepat untuk memanjakan dirinya.
“apa yang kamu pikirkan Ra?” tanya Nico
“memikirkan diriku sendiri” jawab Aihara sambil menghembuskan nafas
“memikirkan pacar kamu?”
“kalau kamu tau cerita sebenarnya pasti kamu akan menertawakan aku sampai mati, aku yakin” kata Aihara sambil tertawa sendiri, sekarang ia benar benar telah menganggap permasalahan dalam dirinya bukanlah apa apa
“mau cerita sama aku?”
“sebenernya ini harga diriku, tapi karna kamu udah baik membawaku piknik kesini dan aku bahagia sekali hari ini jadi aku akan ceritakan sedikit, tapi mohon dengan sangat kamu jaga rahasia ini” kata Aihara sambil meninju lengan Nico pelan
“janji... aku janji sebagai sahabat” kata Nico mengepalkan tinjunya di depan Aihara dan di balas Aihara juga dengan kepalan tinjunya.
“oke rahasia sahabat” jawab Aihara
“aku sama Song Hanyu itu tidak ada hubungan, aku hanya mengidolakan dia terus mengejar dia ke Shanghai, menguntit dia kemana mana, nah kamu silahkan ketawa dulu sama kebodohanku!!!” kata Aihara dengan nada ringan.
__ADS_1
“pppppffftttttt” Nico tertawa senang “Terus?”
“terus aku ketahuan dan aku di sandra olehnya di paksa jadi pacar dia bahkan dia ingin menikahi aku, semua dokumen dokumen ku di tahan sama dia aku tidak bisa kembali ke Indonesia”
“aku bingung juga apa yang dia lihat dari diriku? dan Untungnya teman masa kecil dia memberi tau kalau aku itu mirip sama tunangannya yang sudah meninggal 10 tahun yang lalu” nada Aihara terdengar lesu
“dan kamu percaya begitu saja?”
“bukan percaya begitu saja tapi aku melihat sendiri foto foto mereka, memang mirip sekali denganku, persis sama, hanya saja warna dan bentuk matanya berbeda”
“terus kamu bisa pulang ke Indonesia bagimana?”
“aku mengancam dia dengan berbagai drama sampai ingin terjun atas dari balkon”
“dia mengizinkan kamu pulang begitu saja?”
Aihara mengangguk
“tidak ada penjelasan apa pun?”
“aku tidak mau terima penjelasan dia aku emosi, 3 minggu di sandra ternyata buat menggantikan tunangannya yang udah tidak ada”
“dan sampai sekarang dia tidak ada menghubungiku, sebenarnya aku lega tapi semua orang masih menganggap aku pacarnya, aku merasa tidak nyaman” kata Aihara
Nico tersenyum
“Nico kenapa tersenyum? Setidaknya beri komentar dengan nasib buruk aku!”
“hidup kamu lucu ya seperti dalam dunia anime?” Nico kembali tertawa “sudah tidak perlu di pikirkan, ayo kita kembali ke tenda” ajak Nico sambil berdiri dan mengulurkan tangannya pada aira untuk berdiri yang di sambut oleh Aihara.
Aihara berjalan di belakang Nico sambil memegang bagian belakang ujung jaket Nico
“Nic jangan cepat sepat aku takut”
“takut?”
“.....”
Nico berjongkok “naik ke punggungku Ra”
“apa yang kamu lakukan Nic?”
“naik”
“aku berat Nic”
“masih lebih berat weight plates yang aku angkat di gym, cepatlah”
Akhirnya Aihra naik ke atas punggung Nico, mereka ternyata telah berjalan terlalu jauh dan sesampainya di tempat camping teman teman mereka masih mengobrol mengerumuni api unggun dan terkejut melihat Aihara di gendongan Nico, Nico memberikan kode pada teman temannya bahwa Aihara tertidur kemudian menidurkan aira di tendanya, menutupi tubuhnya dengan selimut supaya hangat.
Nico menggeleng gelengkan kepalanya, bisa bisanya gadis itu tertidur begitu saja di gendongannya. Setelah memandangi wajah Aihara beberapa saat Nico mendatangi teman temannya menyeruput kopi panas bersama teman temannya.
“Nic kamu suka Rara kan?” bisik Rebecca yang tak lain kakak Nico yang hanya berjarak 1 tahun
“kata siapa?”
“kamu mendekati dia trus dari dulu”
“kamu yang terlalu berpikir ke sana, aku mau tidur”
“tidur di mana?”
“di tenda ku”
__ADS_1
TAP JRMPOL 👍😁DAN KOMEN