
Pagi harinya setelah sarapan dan sedikit mengobrol dengan kakek Song mereka berpamitan untuk kembali, dan Song Hanyu justru membawa Aihara ke sebuah mall untuk berbelanja. karena masih cukup pagi suasana mall tidak terlalu ramai, mereka juga mengenakan topi dan kacamata agar tidak banyak orang mengenali Song Hanyu
‘cih ribetnya dunia selebriti’ cibir Aihara dalam hati
“aku tidak mau brand ini” kata Aihara ketika mereka tiba di sebuah brand mahal kelas dunia
“kenapa?”
“tabunganku akan habis hanya mendapatkan sepotong pakaian dan lagi pula aku tidak membawa dompetku” kekeh Aihara
“aku yang membayar jangan khawatir”
“tidak, aku tidak mau berhutang”
“siapa yang mengutangimu, kau calon istriku aku harus memperlakukanmu dengan layak”
“tidak Hanyu aku tidak mau brand ini”
Namun Song Hanyu tetap menyeretnya, memilih beberapa potong gaun dan memerintahkan pramuniaga untuk membungkusnya membayarnya kemudian kembali menyeret gadisnya ke counter counter yang lain, bukan hanya pakaian, sepatu dan tas, bahkan ia juga membelikan under ware hingga penuh satu paper bag ukuran besar.
“kau menghambur hamburkan uangmu” gerutu Aihara
“aku senang untuk itu” jawab Song Hanyu sambil melajukan mobilnya.
“Hanyu apa kau tidak bekerja hari ini?”
“kita akan menuju tempatku bekerja”
“Hanyu aku ingin di apartemen saja” keluh Aihara
“kau akan ikut kemanapun aku pergi, aku takut kau melarikan diri”
“paspor dan dompetku ada padamu, bagaimana caranya aku kabur? Aku sekarang jadi wanita miskin, aku bahkan tidak memegang uang sama sekali” jawab Aihara sebal
__ADS_1
“selama ada aku kau tidak memerlukan uangmu”
“ternyata idolaku pria yang menyebalkan, aku menyesal 8 tahun mengidolakanmu” keluh Aihara
“kau tidak akan menyesal cinta” kata Song Hanyu, ia masih memanggilnya cinta, dan Aihara mulai terbiasa dengan panggilan itu.
Mereka sampai di sebuah gedung pencakar langit, ada sebuah tulisan di Song (dengan emoticon not) production.
Song Hanyu membawa Aihara menuju lantai teratas dengan lift khusus, jadi tidak ada seorangpun yang melihat kedatangan mereka kemudian memasuki ruangan kerja Song Hanyu yang bertuliskan CEO di depannya, Aihara benar benar terkagum kagum dengan apa yang di lihatnya.
“jadi kau seorang ceo?” tanya Aihara lugu
“mmmmmm, di masa depan ini akan menjadi milikmu”
“oooo” hanya itu yang terucap dari bibir Aihara, tanggapannya biasa saja. Lagi pula ia sebentar lagi akan kembali ke Indonesia, setelah berhasil membujuk Song Hanyu untuk memberikan dompet dan paspornya. Dan yang pasti ia lebih menyukai pekerjaannya di Indonesia.
Song Hanyu menginstruksikan pada Aihara untuk mengganti pakaiannya dengan dress berwarna biru muda yang sangat lembut, dan memadukan dengan sepatu berwarna netral, Aihara enggan berdebat jadi ia mengikuti semua yang di isntruksikan oleh Song Hanyu. Setelah itu memanggilnya dan mendudukkannya di kursi kerja miliknya, lalu memanggil seseorang melalui interkom.
“Chen Yu” kata Song Hanyu setelah pria itu datang “ini adalah Aihara calon istriku, di masa depan ia akan jadi nyonya boss kalian perlakukan dia dengan baik dan layani semua yang ia butuhkan seperti kau melayaniku” kata Song Hanyu “cinta ini Chen Yu ia sekretarisku” lanjutnya memperkenalkan.
“baiklah boss, nyonya cinta senang berkenalan dengan anda” mata sekretaris itu mengamati dengan seksama wajah Aihara
“kau tidak boleh memanggilnya cinta, hanya aku yang boleh memanggilnya cinta” kata Song Hanyu tidak senang pada sekretarisnya
“baiklah boss maafkan saya”
Setelah sekretaris itu pergi, Aihara tertawa terbahak bahak
“kenapa kau tertawa?”
“kakek juga memanggilku cinta tapi kau tidak protes”
“hanya aku dan kakek yang boleh”
__ADS_1
“dan aku belum menjawab lamaranmu, siapa yang akan menjadi istrimu? Kau terlalu percaya diri”
“kau pasti menjadi istriku” Song Hanyu mengecupi punggung tangan Aihara, kemudian memberi kode agar Aihara bangkit karena ia akan duduk Aihara bangkit dari duduknya dan entah bagaimana dengan cepat ia telah berada didalam pangkuan Song Hanyu, Song Hanyu mengotak atik keyboard laptopnya tenggelam dalam pekerjaannya.
“jangan terlalu banyak bergerak cinta” kata Song Hanyu
“aku ingin duduk sendiri, kakimu akan kram jika terlalu lama seperti ini”
“kau ringan sekali cinta, kakiku akan baik baik saja” Song Hanyu berhenti sejenak karena Aihara sedikit bergerak “jika kau terus bergerak sesuatu akan semakin mengeras” bisik Song Hanyu membuat Aihara ketakutan sepeti tadi malam benda itu mengeras Aihara benar benar berhenti bergerak, ia bahkan takut untuk bernafas, menyadari tubuh Aihara yang tiba tiba kaku Song Hanyu meniup telinga Aihara hingga wajahnya berbalik untuk memelototi Song Hanyu, tidak membuang kesempatan itu Song Hanyu segera menangkap kepala Aihara dan mendaratkan ciuman di bibir Aihara, melumatnya hingga tubuh Aihara menegang, ia teruus melumat bibir Aihara hingga gadis itu menunjukkan reaksinya dan mulai membalas lumatannya, kali ini ciuman Aihara sedikit lembut dan tidak terlalu berantakan.
Song Hanyu sedikit menyeringai senang sudut bibirnya terangkat ke atas dan memperdalam ciumannya, lidah mereka saling membelit, menghisap dan bertukar saliva bahkan tangan gadis itu berpindah memegang erat di jass yang di pakai Song Hanyu tepat di bagian pinggang. Setelah benerapa saat ciuman itu terlepas Song Hanyu membersihkan bibir Aihara dengan ibu jarinya, kemudian mengecup kening Aihara dengan penuh kelembutan kemudian membawanya dalam dekapan.
Aihra menyembunyikan wajahnya pada dada Song Hanyu karena malu, Song Hanyu tau itu jadi ia tidak menggodanya.
Tiba tiba Chen Yu datang, Chen Yu terkejut melihat adegan ada seseorang yang meringkuk di pangkuan bossnya
“maaf boss” kata Chen Yu
“Chen Yu, kau harus berhati hati mulai saat ini, bagaimana jika aku sedang....”
Aihara mencubit perut Song Hanyu agar tidak menyelesaikan kalimatnya.
“ada apa?” tanya Song Hanyu pada Chen Yu
“take vocal di mulai dalam 15 menit” kata Chen Yu
“baiklah, aku akan segera berada di sana”
Dan saat ini Aihara benar benar di ajak masuk ke dalam studio rekaman, seluruh orang yang berada di sana brnar benar tercengang, boss besar mereka untuk pertama kalinya membawa seorang wanita ke perusahaan, mereka bahkan tampak intim dan boss mereka memperlakukan wanita itu dengan lembut, menggenggam tangannya dan tidak sedikitpun melepaskan pandangannya dari wanita itu.
Dan wajahnya tampak sangat bahagia, ia bahkan tidak terlalu banyak berteiak untuk mengulang vocal penyanyi yang sedang melakukan rekaman Hua ling-ling merasa tertolong dengan kehadiran wanita yang datang bersama bossnya hari ini, karena produser rekaman hari ini tidak berulang kali memarahinya. Menarik, batin semua yang ada di tempat itu.
Aihara duduk di kursi yang seharusnya di tempati atas perintah Song Hanyu, asistennya Xiao Yan juga berada di tempat itu dan di tugaskan menjaga aira. Xiao yan sangat kesal dengan gadis bermata besar itu, baru beberapa hari ia datang ia telah membuat bossnya menjadi aneh dan sekarang ia malah bertugas menjaga gadis ini.
__ADS_1
Tolong bantu like😭😭😭😭😭😭😭😭